
setelah makan dan minum obat...mama dan papa Diandra datang bersama mama dan papanya Marvel..
"bagai mana keadaan kamu sayaaank???"tanya mama Marvel...sedangkan para papa langsung duduk di sofa sedangkan mama Diandra mengelus lembut tangan putri nya dengan wajah sendu...
"sudah lebih baik ma...dan akan makin baik untuk kedepannya..."dengan senyum manis yang tersungging di bibirnya..
"kalau kamu patuh pasti akan lekas membaik...makanya jangan bandel.."ledek Marvel sambil mengacak rambut istrinya..dan itu membuat Diandra mengerucutkan bibirnya..
"kamu jangan galak-galak sama istri...g inget kemarin-kemarin nangis guling-guling.."cibir papanya..membuat Diandra menjulurkan lidahnya untuk mengejek suaminya..
"CK..udah ada pendukungnya...mending aku keluar dulu deh..."semua yang ada di sana terkekeh melihat Marvel yang mengalah tanpa perdebatan..padahal biasanya dia g pernah bisa dikalahkan dalam hal perdebatan apapun..
"emang mau kemana??tanya papanya..membuat Marvel harus menatanya sesaat..lalu mendekat ke para papa hebat
"ada urusan dengan Satria pa..udah sangat lama Marvel g ngantor..pasti banyak yang harus dia laporkan...semoga dia masih bisa bergerak dari kursi nya..."duduk di sofa sambil merapikan kancing lengan kemejanya..
"kasihan sekali dia..pasti sangat menderita...tapi dia sangat bertanggung jawab dan dapat di andalkan..kamu harus kasih libur untuknya..agar bisa bersama istrinya..."tutur papa bijak
"dia g perlu libur pa...harusnya dia kerja lembur..karena istrinya sedang hamil..jadi bisa buat biaya persalinan nanti..."sahut Marvel santai..
"Abang kejam sekali siih...kak satria harus dikasih libur..atau Abang yang harus lembur dan g boleh pulang.."balas Diandra kesal dengan kelakuan suaminya yang mirip dengan atasan kejam di film-film..
"astagaaa...mulai deh... Ok-ok,setelah semua beres Abang suruh dia liburan..puas sekarang??"menatap istrinya dengan tatapan tak berdaya..
"belum...karena kerjaan Abang g pernah ada beresnya.. apa-apa kak Satria,,jadi harus ada kepastiannya doonk.."dengan senyum lebar Diandra membalas tatapan suaminya itu..
"huuffhh... Ok,,setelah kamu boleh pulang ke rumah..Abang izinkan Satria untuk libur,jadi apa istrinya Abang ini sudah puas sekarang??"mendekat ke arah istrinya dan mengecup puncak kepalanya.. Diandra hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya..
"apa cucu mama udah di beri nama sayaank??"mama Diandra bertanya dengan lembut pada putrinya
"sudah ma..bang Marvel yang kasih nama.."sahut Diandra berbinar..
__ADS_1
"siapa??"dengan antusias mama Marvel menyahut pertanyaan selanjutnya..
"Narendra Arka Julian...tapi belum tau panggilannya.."dengan sedikit berfikir
"Rendra bagus kok sayank..tapi Arka juga bagus siih...jadi ikut bingung..."balas mama Marvel
"hehe... Arka saja Oma...biar g susah ngucapinnya.."sahut Vita yang baru saja datang diantar Satria dan Nia yang sekalian mau ngecek kondisi Diandra..
"aaahhh...itu tepat sekali...kamu batu pulang langsung kesini sayaank??"tanya Diandra pada putrinya..
"tadi sempat mampir dulu ke kantin rumah sakit...kata om Satria kalau belum makan siang g boleh jenguk mami dan dek Arka..."keluh Vita
"sejak kapan kamu pintar berbohong Sat??"bisik Marvel pada asistennya
"maaf tuan,saya hanya khawatir non Vita terlewatkan makan siangnya..."balas Satria sungguh-sungguh..
"sudahlah...kak Satria bener kok,,istri mami ini memang harus tepat waktu makannya..biar bisa tumbuh sehat dan cepat besar..kan cepet pengen bisa gendong dedek Arka...iya kan sayaank.."bela Diandra...yang diangguki oleh Vita dengan senyum lebarnya
"terus saja belain Satria...aku akan buat dia banyak mengerjakan kerjaan kantor biar g bisa temani istrinya dirumah..."sungut Marvel kesal melihat istrinya terus saja membela asistennya itu..
"baiklah...Abang selalu kalah denganmu sayaank...mending Abang segera ke kantor bersama satria saja...biar g jadi bullian istriku ini..."mencubit gemes pipi istrinya
"hehehe..iya,,jangan terlalu capek kerja...karena masih ada banyak PR yang harus Abang kerjakan nanti...dari menyiapkan kamar baby Arka,cari pengasuh juga..dan mengecek perlengkapan apa saja yang belum ada untuk babby boy.."tambah Diandra dengan santai..
"Sat..kamu dengar itu??persiapkan semua...dan jangan sampai ada kesalahan sedikitpun..."dengan santai Marvel malah memerintahkan semuanya pada Satria..membuat Diandra menatap jengah pada suaminya..
"sebenarnya yang suami aku itu siapa siih??trus yang papinya Arka juga siapa??? Abang atau kak Satria??kok apa-apa kak Satria..??"keluh Diandra kesal..
"tentu saja Abang Marvel..tapi kita tak perlu mengerjakan semuanya sendiri sayaank...biar Marvel yang mengaturnya..kita tinggal mengeluarkan uang untuk membayar..lagian Marvel itu kerja sayaank..dia g mungkin mau Nerima gaji buta..benarkan Marvel??"dengan tatapan mengintimidasi pada asistennya itu..agar tak bisa menjawab tidak..
"iya nyonya..tuan muda sangat benar sekali...saya g ingin Nerima gaji buta...biar berkah untuk keluarga saya.."balas Satria sambil tersenyum..Nia yang sedari tadi melihat dan mendengar hanya tersenyum saja tak menanggapi apa yang ada di depannya itu...
__ADS_1
"cepat Sat...biar kamu dapat segera libur..mau libur 2 hari atau seterusnya sat??"ledek Marvel kesal dengan interaksi Satria dengan istrinya..kalau saja bisa dia sudah memarahi asistennya itu karena terlalu lama menatap istrinya dan memasang senyum yang entah itu untuk apa...tapi sebisa mungkin dia menahannya agar sang nyonya muda tidak memarahinya lagi...mungkin orang akan berfikir kalau Marvel berlebihan...tapi mau gimana lagi...begitulah cara dia mencintai istrinya...
setelah Satria dan Marvel keluar ruangan dan pergi ke kantornya...Nia mendekat ke Diandra...
"kamu sudah baik-baik saja... sering-sering m nggerakkan badan..kaki dan tangan di gerakkan berlahan..kalau udah mulai g tegang lagi..coba buat jalan...nanti akan ada terapi untuk kamu..dokternya sudah siap tapi suami kamu belumkasih izin..dia takut kalau kamu terlalu banyak gerak akan berakibat pada jahitan operasi sesar yang belum pulih..padahal para dokter sudah menjelaskan dan memberi pengertian kepada suami kamu kalau semua sudah lebih dari baik..karena menggunakan metode terbaik saat operasi..tapi entahlah..aku g tau harus gimana lagi untuk menjelaskan,,para dokter tak ada yang berani membantah kata-kata suamimu..."keluh Nia,,tapi Diandra malah terkekeh kecil..
"siapkan saja jadwal terapi ku...biar aku yang urus suamiku...dia tak bisa menolak permintaan ku..."dengan santai Diandra menanggapi keluhkan Nia..
"Ok..aku bisa lega sekarang..dan pastinya para dokter juga seperti itu..kamu tau,selama kamu dirawat,semua dokter disini g ada yang bisa bernafas dengan leluasa...karena takut dengan suamimu.."sambil duduk di kursi sebelah ranjang..karena dua mamanya sudah berpindah untuk melihat baby Arka bersama Vita..
"kenapa??suamiku bukan monster yang harus di takuti Nia...dia itu pria paling manis yang pernah aku temui.."bela Diandra bangga pada suaminya..
"CK..jangan sok polos deh...suami mu itu sangat menyeramkan..saat kamu dinyatakan koma dan g tau sampai kapan...suamimu itu mengamuk, sampai-ssmpsi menghancurkan beberapa ruangan yang dilewatinya..dan kalau sampai kamu tak tertolong dia mengancam akan merobohkan rumah sakit ini..agar semua yang ada dirumah sakit ini terkubur disini gitu katanya...serem g tubuh??"balas Nia sambil mengupas buah pisang untuk Diandra
"itu hanya wujud rasa takutnya..dan kondisi terlemahnya...tapi dia tak bisa mengekspresikan nya..."dengan santai Diandra memakan buah yang dikupas kan untuknya
"aku sangat senang saat kamu sadar An..dan semua dokter juga bisa ikutan lega,karena dengan sadarnya kamu,nyawa mereka terselamatkan...memang tak ada yang lebih baik dari tuan Marvel untuk menjadi pendamping hidupmu...aku bisa lihat betapa dia sangat mencintaimu...selama satu Minggu dia tidak tidur dengan nyenyak,tidak makan dengan benar...dan Sekarang seperti jiwanya telah kembali dari perantauannya..ceraaah banget auranya..tadi pagi aja,semua penghuni rumah sakit tanpa terkecuali dapat makanan sehat lengkap dengan susu dan jus buah gratis,dan itu dipesan dari restoran mewah...sumpah,,aku salut dengan suami Lo..."puji Nia..membuat Diandra terkejut
"Ohya??tapi kenapa aku g dapat??malah dapat makanan hambar,dan lembek..."protes Diandra..tapi Nia hanya terkekeh menanggapinya..
"kamu belum boleh makan yang kasar-kasar.. untuk sementara terima aja dulu..."jawaban Nia membuat Diandra cemberut...
"isshh.. benar-benar menyebalkan.."keluh Diandra..tapi itu malah membuat Nia terkekeh..
"jadi kamu beneran mau pakai pengasuh An??"Nia ingin memastikan keinginan sahabatnya itu,karena dulu dia sangat ingin mengasuh anaknya sendiri... katanya ingin menghabiskan banyak waktu bersama keluarga kecilnya...dia g mau kalau anaknya kurang kasih sayang karena orang tuanya sibuk bekerja...
"iya...tapi jangan salah...aku tetap ikut berperan sebagai maminya...paling saat bang Marvel dirumah aja aku harus pinter-pinter bagi waktu dan perhatian..kalau g bisa ngamuk dia.."Diandra mencoba mengambil minum di meja..dengan cepat Nia mengambilkannya karena melihat Diandra yang kesulitan..
"benar-benar ya laki mu itu...t-e-r-l-a-l-u.."dengan nada seperti bang haji Rhoma..
"hahaha...yaach mau gimana lagi,resiko kalau jadi istri cantik..."kekeh Diandra,membuat Nia jengah
__ADS_1
"percaya deh...percaya.. istirahat dulu giiih..aku mau lanjut kerja,,dan jangan lupa sering-sering pijat laktasi..biar cepat lancar ASI nya..udah tau kan caranya??"sambil merapikan peralatan medisnya
"Ok Bu dokter...saya akan melakukan apa yang Bu dokter anjurkan..."Nia malah mencibirkan bibirnya melihat tingkah temannya itu..setelah merapikan selimut Diandra Nia langsung pergi meninggalkan Diandra,agar dia bisa beristirahat dengan tenang...