
setelah menghabiskan makanannya..Marvel dan Diandra masuk ke mobilnya untuk melanjutkan acara kencan singkat mereka...
"kita mau kemana lagi??"tanya Diandra..
"jalan-jalan saja.."mereka menuju ke lokasi pantai sudah menjelang sore.....setelah sampai Diandra kaget..
"pantai..??"
"heemmh..Marvel menggandeng mesra Diandra ke tepi pantai..tanpa basa-basi Marvel berlutut dihadapan Diandra..sambil menyodorkan kotak beludru kecil..sambil menatap mesra kearah Diandra..
"maukah kau menikah denganku??menjadi pendamping hidupku dalam keadaan apapun??menerima segala kekuranganku hingga menua bersamaku??"ucap Marvel sambil tersenyum manis dan menatap dalam pada Diandra yang mulai gugup dan salah tingkah..karena tak menyangka Marvel akan melakukan ini...
"yes..aku mau.."jawab Diandra sambil tersenyum tipis menahan malu yang luar biasa..lalu Marvel menyematkan cincin di jari manis Diandra..lalu mengecupnya dengan mesra..
"sangat pas..cocok di jarimu..terima kasih sayaank..."bisik Marvel sambil memeluk pinggang Diandra mesra..
"kenapa kamu lakukan ini..??padahal kita udah mau nikah.."
"sudah kubilang...aku tak akan melewatkan satu moment penting kita sayank..semua harus bisa jadi kenangan manis saat kita tua nanti.."
"apa kamu tidak terlalu berlebihan??"
"g..tak ada yang berlebihan kalau itu menyangkut tentangmu.."
"terserah kamu saja...kita jalan-jalan ditepi pantai??"
"boleh...tapi kamu g bawa baju ganti..!!"
"kita kan bisa beli..."
"baiklah..."mereka menyusuri tepi pantai sambil berjalan bergandengan tangan...
"terima kasih untuk semua yang telah kamu lakukan untukku.."
"itu tak perlu..aku akan lakukan yang terbaik untukmu.."
"kamu terlalu meninggikan ku Marvel...aku tak sesempurna itu.."
"bagiku kamu yang paling sempurna sayaank..jangan merasa tak sempurna di depanku..karena hanya kamu wanita yang paling sempurna di mataku.."
"kamu makin pintar menggombal.."
"itu karena kamu.."
"belajar dari mana??"
"awalnya dari kamu kan...terus berlanjut lewat google.."jawab Marvel jujur..karena dia memang sering browsing tentang cara merayu cewek,cara memikat hati wanita,cara membuat wanita jatuh cinta..dan masih banyak lagi yang dia pelajari..selama masih dianggapnya wajar..it's Ok..lah..
"hehehe..kamu seperti remaja saja..kita tak semuda itu untuk saling merayu.."
"aku akan tetap melakukan itu biar kita merasa selalu jadi remaja yang sedang jatuh cinta.."
"apa kamu selalu seperti ini pada setiap wanita??sudah berapa banyak korban rayuan mautmu itu..??"cibir Diandra..
"g..kamu yang pertama dan terakhir..dan tak akan ada yang lainnya.."
"serius??lalu mantan kamu??"
"aku tak pernah mencintainya..bahkan aku tak pernah menyentuhnya..anggap saja seperti hubunganmu dengan mantan kamu.."
__ADS_1
"beda yaach...kita tak sampai bertunangan.."
"aku bahkan tak pernah berpacaran..ksmi awalnya dijodohkan,karena mama takut aku jadi bujang lapuk..tapi karena myshopobia aku tak bisa menyentuhnya sama sekali..dan itu membuat orang tuaku juga khawatir..tapi tetap ingin mencobanya mendekatkan kami..tak taunya setelah kecelakaan yang menimpaku dia malah pergi dengan kekasihnya.."
"apa kamu sakit hati??"
"tidak..aku hanya sedikit kecewa..ternyata tak semua orang tulus pada kita.."
"apa kamu tak takut kalau aku juga tak tulus padamu??dan hanya ingin menguras hartamu??"
"hehehe..lakukan kalau kamu mau..aku bekerja juga untuk kamu nikmati nantinya....dan apapun yang terjadi,aku tak akan membiarkan pergi dariku.."jawab Marvel santai..
"CK..jangan terlalu baik..atau kamu akan dimanfaatkan orang.."
"kalau orang itu kamu,aku tak masalah.."
"sudahlah..kita pulang yuuck..takutnya kemalaman dijalan.."
"aku masih ingin bersamamu..tetaplah disini..aku g ingin kamu jauh dariku.."rengek Marvel..
"jangan seperti itu..aku juga ingin ketemu mamaku..kamu tau itu kan..lagian itu hanya satu Minggu.."
"huuh..untuk kali ini aku izinkan..setelah kita menikah..kemanapun aku pergi..kamu harus menemaniku.."
"terserah padamu.."jawab Diandra pasrah..lalu mereka pergi menuju mobilnya untuk kembali ke apartemen Diandra dan bersiap kebandara..
"jangan lupa meneleponku..kemanapun kamu harus selalu membawa ponselmu..awas kalau aku telp kamu g angkat..aku tak akan memaafkanmu dan langsung menjemputmu.."oceh Marvel memberi peringatan kepada Diandra..
"iya..kalau g lupa.."
"sayaank..jangan bilang begitu.."rengek Marvel kesal..
"jangan diingat saja..tapi juga dilakukan.."
"astagaa..kau ini cerewet sekali..."dengus Diandra kesal..
"entahlah...aku tak bisa diam saat bersamamu..apa kita bisa meraih kenikmatan dunia sekali saja??"kata Marvel memohon..
"g.."
"cuma sekali pelepasan..g nambah..buat isi ulang saat aku jauh dariku.."
"CK..dasar mesum,g ada sekali-sekali..kamu g dapat dipercaya kalau urusan itu.."
"hehe..janji cuma sekali sayaank..."rengek Marvel..
"g bisa Marvel..kalau kamu masih memsksa... aku g akan mengangkat telpon mu nanti..pilih yang mana??"
"huuuff... baiklah-baiklah..kamu yang menang.."kata Marvel pasrah..
"anak pintar..."sambil mengelus kepala Marvel lembut..dan Marvel malah merebahkan tubuhnya di paha Diandra..sambil menghadapkan wajahnya ke perut rata Diandra..
"aku akan buat perut ini bisa berisi..."
"jangan berharap terlalu tinggi..nanti kamu kecewa.."
"aku tak akan kecewa sayaank..kita akan berusaha setiap harinya...tenang saja,, percayakan semuanya padaku.."
"itu sih maumu..otak kotormu selalu diisi dengan urusan ranjang...aku tak menyangka kalau kamu semesum itu...pria yang dingin dan arrogant ternyata lebih menakutkan dari pada pria yang playboy dan slengean..."
"hahaha..benar kata pepatah..kalau air yang tenang itu menghanyutkan.."
__ADS_1
"yaa..itu fakta yang tak dapat dibantahkan..karena aku sudah membuktikannya.."
"apa yang kamu buktikan..??"
"bahwa aku bisa terjebak dalam permainanku sendiri..awalnya aku sengaja suka menggodamu,,agar aku bisa membuktikan kalau semua pria itu sama saja..mudah tergoda.."
"lalu apa hasilnya..??"
"hasilnya itu benar..buktinya pria sedatar tembok dan sedingin es sepertimu bisa tergoda juga denganku.."
"hehehe..trus,kenapa sekarang g dilanjutkan..acara goda menggodanya??"
"kapok...sekali tergoda kamu g mau berhenti..malah aku yang kewalahan menghadapi kenyataan pahit..."Marvel tertawa ngakak..sampai sakit perut..karena mendengar jawaban jujur dari wanita pujaan hatinya itu..sampai Diandra cemberut melihat tingkah calon suaminya..
"ternyata tuan muda bisa tertawa juga...selama hampir 11th bekerja sebagai sopir di kediaman tuan besar...baru kali ini lihat tuan muda tertawa lepas..dan semua itu karena nona muda,,sikap berani,polos dan jujurnya membuat kebersamaan mereka makin terlihat romantis..semoga kebahagiaan ini tak pernah berakhir..."batin pak sopir
"eeh..kok ini menuju bandara sih??aku kan belum bawa koperku.."
"g perlu bawa koper sayaank..aku udah siapin semua keperluan kamu disana.."
"haah..??kok bisa??"
"kamu terlalu meremehkan calon suamimu ini sayaank..sesekali manfaatkan lah kuasaku yang tak tertandingi ini..."kata Marvel dengan sombongnya..
"cih..somboong...g boleh gitu yaach,ingat..diatas langit masih ada langit..jadi g boleh tuh...nyombongin diri.."
"iya-iyaaa..g lagi deh...aku udah suruh bawahanmu untuk anter semua kebutuhanmu untuk tinggal disana..dan ingat pesanku tadi..ditambah..jangan lirik-lirik,dekat atau bertegur sapa dengan pria lain..aku g suka itu.."
"kamu itu terlalu posesif...apa setelah nikah aku mau kamu kurung terus dirumah??"
"bisa jadi seperti itu.."jawab Marvel enteng..
"enak aja... bisa-bisa aku lumutan..awas kalau kamu berani kekang aku berlebihan..aku akan kabur dari rumahmu.."
"kalau kamu berani..coba saja.."tantang Marvel..
"pasti deh..ada udang dibalik rempeyek..jangan bilang kalau nanti kamu juga memberiku pengawalan ketat seperti papa...??"
"istri pintar...bahkan g cuma dua..kalau bisa empat dan menjaganya dengan jarak kurang dari lima meter.."
"what..??no..no..no..aku g mau yaach..itu pasti sangat memalukan..."rengek Diandra..
"hehe..g ada bantahan...cepat turun,tuh papa udah nungguin.."
"iiiihhh...kita harus buat kesepakatan untuk kedepannya...aku g mau kamu kurung seperti burung dalam sangkar..."
"burungnya ada padaku..dan sangkarnya ada padamu..makanya jangan lama-lama jauh dariku..nanti burungnya kangen sangkarnya..."goda Marvel dengan kalimat yang ambigu..
"kamu ngomong apa siih..ngelantur.."
"hehe..udah cepat turun...atau mau olahraga dulu..biar bisa buat stok kangen saat lama g jumpa.."
"dasar sinting..."Diandra hendak keluar dari mobil tapi ditarik oleh Marvel..hingga membuatnya menubruk dada bidang calon suami nya itu..
"aku pasti sangat merindukanmu.."bisik Marvel lirih sambil mencium bibir Diandra dengan ciuman yang sangat menuntut dan ********** hingga membuat bibir seksi itu basah dan memerah..
"eemmhh...kau.. bener-bener mesum.."umpat Diandra saat menyudahi ciuman panas mereka..dan Marvel malah terkekeh geli..
lalu keduanya turun dari mobil mencari keberadaan papa Diandra..setelah ketemu,Diandra langsung memeluk papanya..dan melambaikan tangannya pada Marvel..dan dibalas lambaian juga oleh Marvel..
"huuffhh...entah sanggup atau g aku berjauhan dengannya.."gumam Marvel sambil melangkah meninggalkan bandara menuju mobilnya..
__ADS_1