Dokter Cinta

Dokter Cinta
Godain Aku Lagi...


__ADS_3

sesampainya diapartemen..dunia dan Diandra segera membersihkan diri..lalu langsung merebahkan tubuh mereka diranjang yang empuk dan nyaman..


"huuffhh..lelahnya,.."gumam Diandra


"hehe..besok kita pijat terapis aja..gimana??"


"boleh..tapi belum jamnya malamnya kita ada undangan ke pesta pernikahan dr.sista??"


"iya..acaranya kan malam,kita datang agak telatan dikit g masalah kan.."sahut Nia santai..


"Ok deh,,aku juga butuh dipijat..sekalian perawatan komplit aja yaach..??"tawar Diandra..


"g masalah..asal kamu yang bayarin..."kata Nia sambil terkekeh kecil..


"kebiasaan,maunya yang gratis..terus gaji kamu mau dipakai buat apa sih??heran aku,.."


"hahaha..g usah heran,ini tuh mau aku pakai buat biaya nikah.."


"what??calon aja belum ada,udah mikir mau nikah aja..."ledek Diandra..


"g masalah..jodoh itu datangnya tak terduga,siapa tau malam ini dapat wangsit..terus besok ketemu jodohnya..nah,kalau udah gitu...mau nolak juga g bisa kan??"Nia dengan santainya menjawab pertanyaan Diandra sambil cengengesan..


"Ok-ok..serah kamu deh,yuk tiduuur..ngantuk nih..."pasrah Diandra..


"baiklah..mimpi indah zeyeeenk..."balas Nia..


"heemmhh.."jawab Diandra santai..


pagi menjelang..seperti biasa,Nia yang bangun terlebih dahulu..dia mandi dan menyiapkan sarapan..baru setelah itu membangunkan Diandra..dan saat Diandra mandi..Nia bersiap-siap..


"sudah siap??kita sarapan sekarang.."kata Nia sambil berjalan menuruni tangga..


"kamu g perlu selalu memanjakanku Nia..dan kamu g perlu bangun terlalu pagi untuk masak..kita bisa pesan dari luar.."


"sudahlah..aku suka masak sendiri,lebih terjamin kebersihan dan aku juga bisa sesuaikan komposisi nutrisi yang terkandung di makanan kita..aku g suka kamu makan sembarangan,itu kurang baik untuk kesehatan Diandra..dan satu lagi,aku mau kamu pindah tidur di kamar bawah saja..biar saat aku g nginap,kamu g terjatuh dari tangga.."


"Nia..tangganya juga g terlalu tinggi,lagian g setiap hari juga aku terjatuh..itu hanya terjadi saat aku masih ngantuk.."


"terserah kamu saja..tapi aku udah minta orang buat beresin kamar kamu untuk dipindahkan ke kamar bawah..aku juga udah minta papa buat renovasi kamar bawah,biar bisa sesuai dengan keinginanmu..jangan membantah anak kecil..ikuti kata orang dewasa ini.."ledek Nia..


"iisshh..kita seumuran yaach..jangan sok-sokan kamu.."kata Diandra sambil menggembungkan mulutnya..


"hehehe..baiklah orang dewasa..sebaiknya cepat habiskan sarapannya,jangan sampai belepotan.."goda Nia..


"iiiihhh..Niaaa..kamu nyebelin banget siih.."gerutu Diandra kesal..sedangkan Nia malah tertawa terbahak-bahak..sambil membersihkan meja makan dan mencuci peralatan makan mereka...


"kita berangkat zeyeeenk..aku ada pasien yang pulang pagi ini.."sahut Diandra sambil memakai sepatunya...


"aku malah ada operasi jam 9 nanti...orang kaya,g mau lahiran normal..jadinya minta operasi ditanggal cantik,,semoga anaknya cantik,kalau g..malu tuh sama tanggal yang dipilih.."gerutu Nia..


"hehe..g boleh gitu yaach..pilihan orang sendiri-sendiri Nia..mungkin takut akan rasa sakitnya.."sahut Diandra sambil bergandengan tangan dengan Nia..


"iya..aku juga tau,,tapi kadang aku sayaank aja,kalau ada orang yang bisa lahiran normal tau minta di Cesar..padahal,banyak yang minta normal padahal kondisinya tidak memungkinkan..mereka itu kurang bersyukur.."


"sudahlah..kita g berhak menghujat mereka...bukankah kita g bisa mengendalikan dan memaksa keinginan kita pada orang lain..??mereka pasti juga banyak pertimbangan Nia..kita sebagai dokter hanya bisa menjalankan tugas kita dengan sebaik-baiknya.."tutur Diandra lembut sambil merangkul Nia masuk ke rumah sakit..sambil membalas senyuman dan sapaan orang-orang yang melihat mereka..memang Nia dan Diandra terkenal dengan kecantikan dan keramahannya..selain itu juga tak pernah merendahkan orang yang statusnya berada dibawah mereka..jadi banyak yang menyukainya..


setelah masuk ke ruangan masing-masing..mereka menjalankan tugasnya masing-masing dengan sangat serius..meski kadang liar,bar-bar dan urakan..tapi saat dihadapkan dengan tugas negara menyelamatkan pasiennya..mereka tak pernah bermain-main..bahkan cenderung serius dan itu makin menambah pesona keduanya makin terpancar...


saat jam istirahat...Diandra datang di ruangan Nia,sambil memesan makanan lewat onlien..mereka menang tak bisa dipisahkan..


"An..esok kita ke panti dan ke daerah kumuh padat penduduk..udah jadwalnya melihat kondisi kesehatan mereka..."kata Nia mengingatkan Diandra..itu menang kegiatan rutin yang mereka lakukan satu bulan sekali..memberi sumbangan berupa uang,sembako dan pengobatan gratis untuk orang yang membutuhkan..bahkan dalam satu bulan mereka bisa ke berbagai tempat yang berbeda sesuai dengan jadwal yang sudah mereka buat...


"Ok..kamu siapkan saja..jadi kita nanti tinggal berangkat.."sahut Diandra santai..


"semua udah disiapkan mama..tapi papa dan mama g bisa ikut,karena kau ke acara nikahannya teman papa katanya.."


"g masalah..kita bisa kesana sendiri..yang penting semuanya udah disiapkan oleh Tante..jadi kita tinggal antar dan membagikannya saja.."


"siiip...kita kesannya pagi aja..setelah dari sana kita bisa masuk kerja..tukar ship dengan yang lain.."


"beres..bisa diatur itu..."sahut Diandra santai dan langsung beranjak dari duduknya untuk membuka pintu ruangan Nia..


"eeeh..mau kemana jamu??"tanya Nia terkejut..


"mau buka pintu,,bentar lagi pasti ada yang anter makanan.."jawab Diandra santai...sambil memutar handle pintu yang masih tertutup itu...


"haah..sudah kayak dukun aja kamu..bisa menebak sesuatu yang belum terjadi.."cibi Nia..


"hahaha..hanya kebetulan,tadi dapat wangsit dari si Mbah Google.."jawab Diandra santai tanpa beban..

__ADS_1


"somboong..kalau aku jadi dukun..g minta wangsit..tapi minta jodohku dipermudah.."jawab Nia santai


"hahaha..emang mau kamu apakan jodohmu kalau datang sekarang??udah deh..kita selesaikan makannya..kita juga harus bekerja kembali,biar bisa pulang lebih awal..dan langsung perawatan memanjakan diri..."


"iya-iyaaa..aku tau..!!biar jodohku datang kapanpun yang dia mau..."jawab Nia kesal..dan itu membuat Diandra terkekeh melihat nya..


lalu keduanya kembali beraktivitas seperti biasa nya...setelah jam kerjanya habis..Diandra dan Nia langsung cuuuss ke salon perawatan langganan mereka...setelah sampai langsung ditangani oleh yang profesional..karena mereka sudah referensi dari kemarin..jadi semuanya udah disiapkan...mau cantik,harus mau keluar duwit...itulah pikiran mereka,,dan nyatanya usaha tak membohongi hasil,keduanya memang sangat lah cantik diantara dokter-dokter yang lainnya..lebih pantas jadi aktris dari pada dokter..tapi tetap saja..masih jomblo..bukan karena tak laku yaach..tapi karena keduanya sangat selektif dan tak sembarangan nyambar cowok gitu aja untuk dijadikan pasangan..makanya mereka sangat berhati-hati dan pastinya tak pernah memberi harapan palsu atau memanfaatkan para pria yang menyukai atau menaruh hati pada keduanya..itulah mereka,..


tak peduli dengan apa yang dikatakan orang..tapi cantik itu wajib dijaga..itulah prinsipnya..lagian itu tubuh mereka,jadi merekalah yang harus menjaga dan menikmati hasilnya..tak ada yang bisa mengubah pemikiran orang tentang apapun....jadi masa bodoh dengan orang lain..selama mereka tak mengganggu..maka cuekin aja lah...😅😅


selesai perawatan..keduanya jalan ke butik dan cari gaun untuk pesta malam ini..


"segeeer banget... fresh.."gumam Diandra lirih..


"iya...jadi ringan nih badan..aku mau cari gaun yang simpel aja deh..Kamu gimana??"tanya Nia..


"samain aja..katak biasanya,.."sahut Diandra malas..dia menang kurang suka pergi ke acara pesta..karena menurutnya sangat membosankan..tapi mau gimana lagi..dapat undangan masak g mau datang...za g mungkin kan...😊😊


setelah beberapa menit berkeliling.. akhirnya mereka berdua dapat gaun yang cocok..



sederhana tapi tetap mempesona...memancarkan aura yang luar biasa..tanpa harus menggunakan perhiasan yang mewah tetap bisa menampilkan Kilauan dari wajah mereka..


dengan langkah yang anggun,sedikit pandangan cool dan cuek pada setiap orang yang menatap kagum pada keduanya..membuat nilai plus tersendiri buat Nia dan Diandra..


Nia dengan wajah manisnya selalu punya fansnya sendiri..sedangkan Diandra yang seperti Barbie bernyawa dengan kulit putih seperti porselin membuat siapa saja yang melihatnya ingin mengelus kulit mulus itu..tapi siapa yang berani dengan ratu jalanan itu..??meski tak bisa berkelahi..tapi siapa saja yang mendekatinya dengan niatan buruk..jangan harap bisa pulang dengan selamat..banyak korbannya sudah membuktikan itu..siapa lagi pelakunya??jelas pengawal yang disuruh papanya...


"kamu nyadar g sih,kalau kita selalu jadi pusat perhatian??"gumam Nia..


"hehe..jelas laah..siapa yang kenal ratu pesta ini..yang selalu mengalahkan bintang utamanya.."kata Diandra sombong..


"serah deh...aku jadi kasihan sama orang yang ngundang kita kepesta.."


"kenapa??"


"selalu kalah pamor sama kita.."jawab Nia sambil terkekeh..


"bisa saja...kita mau kemana dulu nih??ingat..aku g mau lama-lama yaach??"sahut Diandra..


"iya..kita juga datang telat..jadi g perlu lama-lama disini.."kata Nia santai..


"makan dulu laaah..paper nih,dari tadi belum keisi makanan.."sahut Nia semangat..


"kebiasaan..apa cacing diperutmu itu bisa sopan sedikit.."omel Diandra..tapi tetap ikut Nia ke tempat makan yang sudah disediakan oleh tuan rumah..


namun tiba-tiba ada seorang pelayan yang menabrak Nia..dan menumpahkan minuman di bajunya..


"aaah..."teriak Nia terkejut..


"ma..maaf nona,saya tak sengaja.."kata pelayan itu takut..


"g masalah,lain kali berhati-hatilah.."sahut Nia ramah..


"ba..baik..terima kasih nona.."lalu pelayan itu pamit undur diri..


"iisshh.. seperti nya aku harus ke toilet dulu deh,kamu g apa-apa kan kalau aku tinggal sebentar??"tanya Nia..sambil mencoba membersihkan gaunnya dari noda minuman


"iya..g apa-apa..tapi jangan lama-lama.."


"Ok,jangan bicara dengan orang asing,apalagi menerima minuman yang aneh-aneh.."pesan Nia sebelum pergi..


"hehe..iya mommy.."goda Diandra..yang mendapat pelototan dari Nia..dan itu membuat Diandra tertawa lepas..hingga menjadi pusat perhatian tamu lainnya..jadi akhirnya Diandra tersenyum kecut karena canggung dengan tatapan orang-orang itu..tapi itu tak berlangsung lama... tiba-tiba ada seseorang yang menyapanya


"makin hari kamu makin cantik saja.."ucap Daniel dengan tatapan penuh minat menatap intens pada Diandra..


"sial..kenapa dia juga ada disini sih.."umpat Diandra dalam hati..


"kenapa diam saja??dimana teman cerewet mu itu??"terus mendekat ke Diandra..


"bukan urusanmu..jangan terlalu dekat denganmu..pasanganmu sudah menatapku dengan tatapan tajamnya.."sahut Diandra yang sempat melirik Silfi yang sedang menatapnya kesal..


"jangan pedulikan dia...bolehkah aku mengajakmu berdansa di lantai dansa??"tanpa malu-malu langsung menarik tangan Diandra dan memeluk pinggangnya dengan erat..


"lepas..aku tak Sudi berdekatan denganmu..apalagi berdansa.."kata Diandra sambil berontak...tapi Daniel tak mau melepaskannya..malah mengeratkan pelukannya..


"jangan membuatku berlaku kasar padamu Diandra..aku tak sebaik uang kamu perkirakan.."idul Daniel tepat ditelinga Diandra..sambil menghirup aroma wangi dari parfum yang Diandra pakai..


"aku tak peduli..cepat lepaskan aku..atau aku teriak,kalau kamu melecehkan ku.."ancam Diandra.. tiba-tiba ada yang menarik Diandra dari pelukan Daniel..hingga ia berputar dan menubruk dada bidang Marvel sang penolong..

__ADS_1


"maaf tuan,anda salah menyentuh orang..dia adalah wanitaku..dimana wanitamu"kata Marvel datar tapi penuh penekanan..


"shiitt..sejak kapan Diandra dekat dengan tuan muda Marvel??"batin Daniel..


"sayaank...aku cari-cari dari tadi,ternyata kamu disini.."kata silfie sambil bergelayut manja di lengan Daniel..


"heh..wanitamu jauh berbeda dari wanitaku..bagaimana mungkin anda bisa keliru tuan??dari kejauhan saja sudah terlihat,mana porselin dan mana tanah liat.."cibir Marvel lalu memeluk pinggang Diandra posesif dan mengajaknya ke lantai dansa..langsung saja musik mengalun indah..semua mata tertuju dengan pasangan yang ada dilantai dansa itu..sangat serasi,terlihat mesra..dan sangat lentur.. seperti sudah profesional yang sering melakukan kegiatan dansa tiap hari..memberi pemandangan yang sangat indah untuk para tamu yang lain..seperti sebuah pertunjukan dansa berkolaborasi dengan balet..sangat memukau di mata para tamu..


"jangan dekat-dekat dengan mantan gilamu itu lagi..aku tak suka"bisik Marvel..


"aku tak mendekatinya..dua yang selalu mendatangiku.."protes Diandra tak terima dituduh mendekati Daniel..


"kenapa kamu sendirian??dimana temanmu yang biasanya itu??"


"dia ditoilet..tadi gaunnya terkena minum.."


"huuh..untung saja aku tepat waktu..kalau tidak,bisa saja dia menyentuh kulitmu.."


"emangnya kenapa??kalau dia menyentuh kulitku??"


"Jan aku udah bilang..aku g suka ada pria lain yang menyentuhmu lagi.."


"jangan terlalu posesif padaku tuan muda..anda tak ada hubungan apapun denganku.."


"kata siap?aku udah memutuskan untuk memilikimu..jadi kamu g bisa menolak ku lagi. dan itulah faktanya..siapa saja yang berani mendekati atau menyentuhmu akan berhadapan langsung denganku.."ancam Marvel..


"astagaa..apa lagi ini..sepertinya ini tidak terlalu baik.."batin Diandra..


"kenapa diam??kamu keberatan??"


"huuh..emangnya saya boleh merasa keberatan dengan keputusan anda??"


"jelas tidak.."


"ya sudah..apalagi yang harus aku jawab??bukankah lebih baik aku diam saja??"


"gadis pintar..!! ngomong-ngomong kenapa kamu tak pernah menggodaku lagi seperti dulu??"


"aku hanya menggoda pria yang tak peduli padaku..kalau dia udah tergoda..dia yang akan terus mendatangi ku.."


"dasar kucing liar..trikmu itu sangat nakal ternyata..tapi aku suka.. kapan-kapan godain aku lagi.."


"ogah.."


"kalau gitu biar aku yang menggodamu gimana??"


"apa anda kurang kerjaan tuan??"


"iya..aku bisa jadi pengangguran asalkan kamu bisa bersamaku setiap saat.."


"CK..lalu anda mau makan apa kalau jadi pengangguran??"


"uangku g akan habis meski aku g kerja..lagian aku terbiasa kerja dari rumah.."


"terserah anda..aku tak peduli..yang penting sekarang lepaskan aku..udah dari tadi kita berdansa..capek tau.."


"sebentar lagi..aku masih ingin memelukmu seperti ini.."


"sadarlah tuan..banyak pasang mata uang melihat kita dari tadi..ini sangat memalukan.."


"hey...kamu tak lihat,tatapan mereka itu sangat memuja kita..itu berarti mereka terpesona dengan penampilan kita.."


"siapa juga yang bikin pertunjukan disini..kita g dibayar untuk itu tuan,buat apa kita capek-capek berdansa seperti ini.."


"baiklah-baiklah..kamu ini cerewet sekali..lagian temanmu juga udah pulang diantar oleh satria.."


"apa??kok bisa??"


"bajunya basah..dia g bisa lama-lama disini..atau dia akan masuk angin nanti.."


"astagaaa..hari apa sih ini..kenapa sial banget aku,,"batin Diandra kesal


"jangan takut..aku yang akan mengantarkan pulang malam ini.."


"terserah..aku mau ke toilet..kebelet pipis.."


"Ok..mau ku antar??"


"g perlu..aku bisa sendiri.."

__ADS_1


"baiklah...jangan lama-lama..."


__ADS_2