Dokter Cinta

Dokter Cinta
Mamamu Masih Hidup...


__ADS_3

Diandra dan Marvel langsung masuk ke mobilnya dan meluncur menuju apartemen Marvel yang satu apartemen dengan Diandra,tapi beda lantai..


"kamu putus asa karena ditinggal tunanganmu dengan pria lain??"


"g..aku sama sekali g ada rasa sama mantanku..kami hanya dijodohkan..dan aku menerimanya,hanya karena desakan dari mama.."


"trus..setelah kamu kecelakaan dia ninggalin kamu??"


"g..sebelum aku kecelakaan..aku udah putuskan pertunangan ku dengannya.."


"alasannya??"


"karena dia mencoba menggoda suami adikku..dan mengakibatkan mereka berdua kecelakaan.."


"maksudnya??"


"Susi menggoda papanya Vita,tapi karena ditolak..dia nekat menyabotase mobilnya..jadi saat mereka mengendarai mobil dengan kecepatan tertentu.. tiba-tiba saja mobil itu meledak..dan mengakibatkan orang tua Vita meninggal ditempat.."


"g nyangka..dia kejam juga..kok g dilaporkan ke polisi??"


"mereka main halus...g ada barang bukti yang menjurus ke Susi..karena semua dilakukan oleh suruhannya..bahkan saat di persidangan tersangkanya lebih memilih bunuh diri dari pada menyebutkan nama orang yang menyuruhnya.."


"sulit juga..trus,sekarang dia jadi kekasihnya di Jimmy itu??"


"menang mereka dari dulu pasangan yang serasi...satu ular,satu pengkhianat.."


"kok bisa??"


"Jimmy itu dulu teman aku,,tapi ternyata dia rela menjadikan kekasihnya umpan untuk menjatuhkan ku..hanya karena iri dengan semua yang aku dapet??"


"hebat juga dia,,bisa memberikan kekasihnya kekasihnya untuk orang lain..."


"emang anda dapat apa


"loh-loh...tuan salah tekan no.looo..."


"diamlah..kita ke apartemenku.."


"eeh..tuan punya apartemen disini??"


"ada..dilantai paling atas.."


"eemmhh..setahuku lantai teratas tidak di perjual belikan..karena dulu aku sempatan ingin beli yang paling atas itu..."


"emang kamu suka??"


"suka...aku g sengaja pernah lihat sekilas..saat ada petugas yang membersihkannya..tapi saat aku mendekat,malah tak diizinkan.."


"kalau gitu...kamu bisa tinggal disana sesukamu.."


"serius??"


"tentu...karena itu milikku..jadi kamu juga bisa tinggal disana juga.."


"aku jadi g sabar ingin melihatnya.."Marvel hanya tersenyum melihat binar mata wanitanya itu..lalu saat sampai,Diandra langsung berlari keluar lift..


"jangan berlarian...nanti kamu jatuh.."


"eeh..disini khusus milikmu saja yaach..?? wooow..sumpah ini kereeen banget.."kata Diandra kagum dengan desain apartemen mewah milik Marvel itu..


"tinggallah disini d denganku.."memeluk Diandra dari belakang...

__ADS_1


"kamu tau tuan..kalau aku masih belum percaya bahwa anda menyukaiku.. seperti ini tidak nyata.."


"kok bisa??"


"karena menurut rumor yang aku dengar,anda itu sangat cuek, arogant,dingin dan tak tersentuh...dan saat awal pertemuan kita itulah aku membenarkan rumor yang beredar..jadi saat anda berubah sikap seperti ini..jadinya malah kayak aneh dan sulit dipercaya.."


"hehe.. berlahan-lahan saja..g usah terburu-buru,lambat lain kamu akan terpikat juga dengan pesonaku.."goda Marvel...


"heemmhh..aku mau mandi,tapi g ada baju ganti.."rengek Diandra sedikit manja..dan itu membuat Marvel senang..


"pakai kemejaku saja..kamu terlihat seksi saat memakai bajuku.."goda Marvel dengan seringai nakalnya...


"kamu bisa tahan melihatku nanti??"


"sudaaah..cepatlah mandi..."kata Marvel sambil mendorong Diandra ke kamar mandinya...


"aku g mau pakai kemeja mu..siapkan baju tidurku,atau aku balik ke kamarku sendiri.."teriak Diandra saat di kamar mandi..dan Marvel hanya bisa mematuhinya...


setelah selesai mandi,Diandra keluar dengan kimono mandi dan mengeringkan rambut nya..lalu Marvel masuk ke kamar mandi untuk mandi agar bisa tidur dengan nyenyak malam ini...


"tuan..mana baju buatku??"teriak Diandra..


"ada di ranjang.."balas Marvel dari kamar mandi..lalu Diandra membuka baju tidurnya..


"haah??serius aku pakai ini??"batin Diandra sambil menenteng baju tidur yang cukup seksi..meski biasanya dia memang menggunakan baju seperti itu saat tidur..tapi tidak untuk saat ini yang akan tidur satu kamar dengan Marvel..


"ceklek...kok belum ganti??kenapa??ukurannya g sesuai dengan tubuhmu??"tanya Marvel saat melihat Diandra belum mengganti bajunya..


"apa anda yakin aku memakai baju ini??"tanya Diandra sambil menyodorkan baju tidur itu..


"emang ada yang salah dengan bajunya??aku tak tau selera mu..jadi aku minta gaun tidur untuk wanita dari butik langganan mama.."jawab Marvel santai..bahkan dia tak tau seperti apa gaun tidur itu..dan dia tak melihatnya tadi..


"huuffhh..baiklah,aku akan memakainya..tapi jangan salahkan aku kalau ada masalah nanti padamu.."


Diandra udah jalan menuju kamar mandi,dan Marvel mulai mengeringkan rambutnya dengan handuk kecil...saat pintu kamar mandi di buka..dengan santainya Diandra berjalan ke arah ranjang..dan Marvel yang melihatnya hanya bisa menelan salivanya..dan jakunnya naik turun menahan sesuatu yang mulai bergejolak...


"shiitt..kenapa gaunnya sangat menggoda...bikin juniorku berontak ingin menyelam lagi.."batin Marvel..


"biar ku bantu keringkan rambutmu.."lalu mengambil handuk kecil yang ada di tangan Marvel..dan mulai mengusap lembut kepala Marvel sambil memijatnya pelan..dan Marvel mendongakkan kepalanya pas dibawah dada Diandra yang menjembul karena tak mengenakan bra..


"Diandra...kau sangat menggodaku.."kata Marvel lirih..


"kamu yang belikan bajunya kan??jadi jangan salahkan aku tuan.."kata Diandra terkekeh..


"kau menyiksaku sayaank..."


"itu kemauan mu.."


"ayolaaah..Diandra,jangan bercanda terus..aku butuh pelepasan sayaank.."


"kita tak punya seratus apapun tuan.."


"kita akan buat seterusnya makin jelas malam ini.."


"aku belum siap.."


"Diandra... please..."rengek Marvel..


"jangan merengek...dasar lemah iman.."cibir Diandra..


"CK..kalau ada 10 wanita telanjang di depanku..aku bisa tak meresponnya..beda cerita kalau itu kamu sayaank..meski dengan sentuhan tanganmu saja membuat libidoku meningkat drastis.."kata Marvel mulai resah..

__ADS_1


"lalu..aku harus gimana??"


"bantu aku lagi buat tidurin adik kecilku.."dengan memasang wajah memelas..


"kalau segitu kecil..besarnya kayak gimana??"batin Diandra bergidik..


"Diandra.."


"heemmhh..eeh..iya,ada apa??"


"kamu ngelamun??mikirin apa siih??"kata Marvel manja..


"cuma lagi mikir aja.. bisa-bisa nya tuan Marvel jadi mesum dan manja..kalau ada yang tau,pasti pada pingsan karena terkejut.."


"cuma dengan mu..Han hanya padamu.."


"rambutnya udah kering..sekarang cepat bobok.."


"si kecil g mau diajak bobok.."memutar badannya,lalu menghadap ke Diandra..


"trus maunya gimana??jangan berfikir aku kamu anggap j*l*Ng yang bisa memuaskanmu setiap saat yaach.."jawab Diandra kesal...


"iya-iyaaa..kita bobok sekarang..."Marvel berdiri lalu menggendong Diandra ala koala..


"tuan serius g apa-apa??"


"tenang aja...tidur sekarang yaach.."merebahkan tubuh Diandra dengan lembut...dan mengecup kening Diandra sangat dalam..Diandra yang tau situasinya jadi makin bersalah,telah membangunkan junior Marvel..dengan malas Diandra bangun dan duduk bersila menghadap Marvel..


"aku tau tuan tersiksa..untuk kali ini aku bantuin lagi..tapi kalau lain kali g yaach.."Diandra mulai menyentuh pusaka yang sudah siap tempur itu..lalu mulai memainkannya dengan perlahan..Marvel mulai menikmati sentuhan dari jari lentik milik Diandra...hingga mengeluarkan desahan yang menggema diruangan itu...


"ooh...no...aku tak tahan lagi Diandra..."rancau Marvel saat Diandra mulai mengulum pusaka Marvel dengan mulut seksinya..dan memainkan lidahnya diujung Pusaka nya....membuat Marvel makin menggila...dan menekan lebih dalam untuk masuk ke mulut Diandra..


"lepas Diandra..aku mau keluar,,ooh....Diandra..ini gila,,aku mencintaimu..."teriak Marvel sat mencapai pelepasannya...dengan dada yang naik turun...dan nafas yang tak teratur..


"cukup..sekarang tidur..aku g mau membantumu lagi.."Diandra membaringkan tubuhnya disebelah Marvel..dan dengan cepat Marvel langsung memeluknya dari belakang dengan erat..


"aku ingin secepatnya menikahi mu..setelah kamu bertemu dengan mamamu.."bisik Marvel lembut..


"apa anda yakin kalau mamaku masih hidup??"


"sangat yakin..tanyakan pada papamu..karena selama ini papamu selalu bersama dengan mamamu.."Diandra langsung berbalik menghadap Marvel..


"apa maksudnya??"


"Diandra..papamu mengusirku dari rumah untuk melindungimu dari kekejaman Silfi dan mamanya..kalau kamu tetap tinggal di rumahmu..papamu g bisa mengawasi dan menjagamu..karena banyak kemungkinan mereka akan menyiksamu dirumah,sedangkan papamu tak bisa selalu ada dirumah,karena harus mengurus mamamu juga...makanya papamu g pernah pulang..karena papamu ada bersama mamamu..bukan karena terlalu sibuk dengan bisnisnya diluar kota.."Diandra terkejut dengan apa yang didengarnya..


"ap..apa itu semua benar??"


"sangat benar..aku udah mendapatkan tempat tinggal papa dan mamamu saat ini.."


"lalu kenapa mama g pulang dan menemui ku??"


"itu karena mamamu masih belum ingat padamu..beliau hilang ingatan..dan belum bisa mengingat siapa saja orang-orang terdekatnya,.."


"apa aku bisa menemuinya??"menatap sendu pada Marvel..


"bicarakan dengan papamu..."mengelus lembut pipi Diandra...


"aku sangat merindukan nya..."kata Diandra lirih...


"aku tau itu..kalau kamu udah bicara dengan papamu...aku bisa mengantarkanmu menemui mamamu..."

__ADS_1


"benarkah??"dengan mata berbinar senang


"tentu saja..."lalu dengan penuh kesadaran Diandra mencium bibir Marvel dengan lembut..itu tak disia-siakan oleh Marvel..dia membalasnya lebih dalam...hingga keduanya terbuai..dan terjadilah apa yang diinginkan oleh keduanya...sebuah adegan panas yang menguras tenaga tapi sangat membuat banyak orang menginginkan nya...


__ADS_2