Dokter Cinta

Dokter Cinta
Kisah Satria..


__ADS_3

setelah mendapatkan telpon dari Diandra..Nia segera bersiap untuk mengantar pesanan Diandra...tak lama satria datang menjemputnya...


"eeh..bukankah anda asisten tuan muda Marvel??"tanya mama Nia..


"benar nyonya..saya di minta untuk menjemput nona Kania untuk mengantarkan pesanan yang diminta nona muda.."


"ooh.. seperti itu..kalau gitu,masuklah..biar aku kasih tau pada Nia kalau anda sudah datang.."


"baik..terima kasih nyonya..."


"iya..panggil Tante saja...biar lebih akrab.."lalu masuk dan memanggil Nia untuk segera turun dan menemui tamunya..


"tok-tok-tok..."Nia segera membukakan pintu kamarnya..


"iya...ada apa ma..??"


"tuh..ada cowok ganteng jemput kamu"


"cowok ganteng??jemput aku??aaahh...itu pasti tuan satria yaach??"


"iyaa..udah,Pepet itu aja...udah ganteng,sopan,kerjaan mapan..kurang apa lagi coba??"


"ngomong apa sih...ngigau ya??dia itu g mungkin sama Nia ma...orang yang berkelas kayak gitu,darinya yang anggun dan elegan..bukan jadi-jadian kayak anak mama ini.."berjalan mengambil tasnya dan melewati mamanya begitu saja..


"hey..usaha dikit kan g apa-apa..kalau jadi beneran kan lumayan..bisa memperbaiki keturunan..."


"emang keturunanku g baik gitu??"


"bukan gitu juga...tapi biar g parah-parah banget bar-bar nya.."


"udah deh..jangan ketinggian mimpinya..tar kalau kebangun..g bisa terima kenyataan yang ada malah nangis-nangis..."ledek Nia pada mamanya yang dari tadi mengekorinya...


"kau ini..susah banget dibilangin.."keduanya berjalan menuju ruang tamu untuk menemui satria yang dari tadi menunggu di sana dengan santai sambil mengutak-atik ponselnya,memeriksa email yang masuk..


"hallo..maaf kalau anda terlalu lama menunggu.."


"tidak masalah..mari nona kania,kita bisa berangkat sekarang..!!"


"baiklah,ma...Nia berangkat sekarang.."sambil mencium punggung tangan mamanya dan masuk ke mobil satria..


satria melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang...


"berhenti di minimarket depan sebentar.."ucap Nia sambil menunjukkan tempat yang dia inginkan..satria tak menjawab tapi tetap menghentikan mobilnya..lalu Nia keluar dan membelikan pesanan Diandra..setelah selesai..Nia langsung kembali ke mobil satria dengan menenteng belanjaannya..lalu menyodorkan air mineral pada satria..


"apa ini nona??"


"panggil Nia saja..minumlah,tadi di rumah g sempat memberimu minum,aku takut kamu dehidrasi.."


"terima kasih nona Nia.."


"haisshh..hilangkan kata nonanya..cukup Nia saja..coba??bisa g??"


"eh..itu saya rasa tidak terlalu sopan.."tolak satria..yang notebene dari kecil dididik untuk jadi bawahan satria yang selalu berperilaku formal..dan jarang berinteraksi dengan orang lain selain urusan bisnis..wajar kalau merasa tidak terbiasa dengan aku kamu,atau hanya memanggil nama saja...


"tenanglah...aku hanya orang biasa..dan aku tak ada urusan bisnis atau kerjaan denganmu..jadi bisakah kamu berbicara denganku menggunakan bahasa santai..??saya..anda..nona..tuan..itu sangat kaku ditelinga ku..."


"maaf,,saya memang tak terbiasa dengan hal non formal.."


"astagaa...apa kamu tak bosan dengan kehidupan yang terlalu kaku seperti itu??nikmatilah masa mudamu..cari pacar, bersenang-senang dengan teman..dan masih banyak yang bisa kamu lakukan untuk hidup ini..g monoton untuk kerja dan kerja..."


"eemmhh..itu,,..waktu saya habis untuk kerja nona"


"Nia.. Ok.."


"iya..itu maksud saya.."


"apa kamu g pernah ambil cuti??"


"tidak..karena kapanpun tuan muda Marvel membutuhkan saya..maka saya harus siap.."


"woow..itu keren,pasti gajimu sangat besar??lalu mau kamu pakai buat apa uangmu??g bisa menikmati nya juga?? bisa-bisa dimakan serangga tuh tabunganmu karena terlalu lama di simpan.."


"heemmhh..mungkin untuk masa depan.."

__ADS_1


"emang kamu udah tentukan masa depan kamu??apa kamu punya pacar??tunangan atau istri??"


"belum terfikir sampai ke sana.."


"hahaha..belum terfikir??tapi udah siapkan tabungan untuk masa depan...pasti istrimu nanti sangat beruntung...dapat suami seperti kamu.."


"semoga saja seperti itu..apa anda sudah punya kekasih??atau pria idaman mungkin??"


"belum terfikir kan.."


"kenapa tidak memikirkan nya??sekarang nona muda sudah punya pasangan..harusnya anda juga segera mencarinya.."


"g semudah itu.., kebanyakan pria suka wanita yang anggun, elegan,sopan dan masih banyak lagi kriteria yang ditetapkan..sedangkan aku bukan wanita yang bisa merubah diri hanya untuk mendapatkan pasangan...aku tak beda jauh dari Diandra...kami lebih suka tampil apa adanya..."


"saya rasa anda juga tidak terlalu buruk...sebagai seorang wanita,anda cukup cantik,pintar,mandiri dan menarik.."


"hahaha...jangan memuji ku..banyak juga kekuranganku yang kamu tak tau...."satria menghentikan mobilnya..dan membukakan pintu mobilnya...dan langsung mengajak Nia untuk segera masuk ke hotel tempat Diandra menginap..setelah naik lift khusus..dan terbuka pintunya..Nia sangat terkejut..


"wooow..ini keren,g heran banyak orang yang suka duwit...karena duwit bisa membuat keinginanmu jadi nyata..."gumam Nia..


"hehe..tuan muda menentukan konsep menghias jalan untuk menuju kamar pengantin nya..untuk membuat nona muda terkesan di hari bahagia mereka..."


"manisnya...astaga...ini sangat menakjubkan..tak heran kalau tuan mudamu itu yang melakukannya...pasti banyak uang yang harus dia bayar untuk ini semua.."


"benar..tuan muda sangat royal dalam membahagiakan nona muda..dia tak perhitungan dengan apa yang dia lakukan..."


"aku berharap mereka bisa bahagia selamanya..."


"saya juga..setelah tuan muda bertemu dengan nona muda..membuat emosinya stabil..tak pernah meledak-ledak seperti dulu.."


"benarkah??"


"iya...itu benar..meski kadang tuan jadi lebih sering suka seenaknya meninggalkan kerjaannya.."jawab satria pasrah..


"hahaha..dan kamu jadi korbannya..??"ledek Nia yang tau keluhan satria..


"begitulah..tapi itulah tugas saya...asal tuan muda bahagia,saya mah pasrah saja..."


"kamu sangat totalitas dalam kerjaan.."


"ohya??"


"heemmhh..saya hanya seorang anak gelandangan tak punya orang tua dan keluarga...dan tak sengaja bertemu tuan muda saat ban mobil yang ditumpanginya kempes di jalan..saat itu saya sangat kelaparan dan meringkuk di depan emperan toko...tapi tuan muda mengulurkan tangannya dan memberikan saya roti,,tanpa banyak tanya saya langsung memakannya..karena sangat terburu-buru membuat saya tersedak..dengan lembut tuan muda menyodorkan botol minum untuk saya..awalnya saya tidak tau kalau tuan muda punya myshopobia...jadi saya ingin berjabat tangan untuk mengucapkan terima kasih..tapi dengan lantangnya tuan muda menolak dan mengatakan kalau saya kotor..dan dia g ingin berjabat tangan dengan orang yang kotor..."


"haah??berapa usianya saat itu??"


"sekitar 10th..dan saya 8th.."


"astagaaa..sifat bossy nya sudah ada sejak kecil ternyata..apa kamu tersinggung saat itu??"


"hehe..tuan muda dididik untuk jadi pewaris..seorang pemimpin memang harus begitu kan??jadi wajar saja kalau sikapnya sombong dan berkuasa..saya tidak tersinggung..saya cukup sadar diri dengan keadaan saya..tapi tuan muda malah mengajak saya ikut dengannya..."


"bukankah dia punya myshopobia??kok mau ngajakin kamu??"


"iya..sebelumnya tuan mengajak saya ke toko pakaian yang tak jauh dari sana dan saya harus jaga jarak 2m..ditoko baju saya sekalian numpang mandi...bahkan tuan muda mau membayar lebih dari harga bajunya..katanya sekalian untuk bayar sewa kamar mandi...setelah cukup bersih..saya diajak naik mobil mewahnya,tapi tak berdekatan dengan tuan muda..saya duduk di depan..sesampainya dirumah mewah,saya sangat terkejut...dan itu tertangkap oleh tuan muda,dia berkata..kalau kamu ingin punya yang seperti ini..kerja keras,jangan hanya pasrah pada nasib..nasib seseorang tak akan berubah kalau tak ada usaha dari orang itu sendiri.."


"tajam tuh..."


"justru karena kalimat itu saya jadi tahu kalau nasib kita bisa berubah kalau kita ada keinginan untuk merubahnya..apa lagi tuan muda menawarkan saya untuk bekerja dengan nya..saya sangat senang,,tapi itu tak mudah...awalnya tuan besar tak setuju,karena takut saya adalah suruhan atau mata-mata dari musuh-musuh bisnisnya tapi tuan muda sangat kekeh dengan pendiriannya,, akhirnya tuan besar menuruti keinginannya..bahkan tak tanggung-tanggung..saya disekolahkan di tempat favorit..meski tuan muda tak sekolah di tempat umum..dia selalu mengontrol semua apa yang saya lakukan..seperti orang tua yang mengontrol anaknya..saat nilai saya turun..tuan berkata,kalau kamu ingin tetap berada disisiku..tunjukkan keseriusanmu,aku tak butuh orang yang b*d*h..cukup tak enak didengar..tapi itu memang sangatlah penting untuk dijadikan cambuk,agar saya bisa lebih bersemangat untuk menjadi yang lebih baik lagi..."


"masih kecil saja sudah sangat tegas...apalagi saat ini..pasti makin tegas yaach??"


"begitulah..tapi semenjak ada nona muda..tuan muda sering berubah-ubah.."


"maksudnya??"


"kadang moodnya sangat baik..kadang marah-marah g jelas...padahal,biasanya datar-datar saja...dan yang sangat terlihat jelas perubahannya adalah tuan muda jadi lebih banyak bicara..tidak seperti dulu..hanya satu atau dua kata saja.."


"haaah??tuan kamu itu sangat luar biasa yaach.."


"iya..dan teman anda lebih dari luar biasa..karena bisa meluluhkan hati tuan saya.."


"hahaha..kamu benar.."saat keduanya berbincang-bincang tanpa sadar,mereka sudah sampai didepan kamar pengantin baru...dan satria menekan tombol bel pintu kamar tersebut..

__ADS_1


"lama sekali.."kata Marvel saat pintu telah terbuka..


"maaf tuan.."jawab satria


"masuk,dan mana pesanan istriku.."


"ini tuan muda Marvel..eemmhh apa saya bisa melihat kondisi Diandra saat ini..??"tanya Nia sambil menyodorkan kantong bawaannya..sesaat Marvel menatap ke arah Nia..


"ikut saya..kamu tetap disini.."sambil menunjuk satria.."Nia langsung mengekori Marvel..sedangkan satria duduk disofa ruang tamu..


"astagaaa...dekorasi kamar ini benar-benar sangat indah..aroma bunga menguar memenuhi seluruh ruangan..."batin Nia sambil mengamati ruangan yang dilewatinya..


"sayaank..pesananmu datang..diantar oleh temanmu...berbincanglah sebentar dengan temanmu..aku masih ada perlu sedikit dengan satria.."


"baiklah..pergilah,kak satria pasti udah menunggumu.."


"apa kamu tak ingin memberimu sesuatu sebelum aku pergi??"


"hah??apa??kamu kan hanya pergi ke ruang tamu..g lama juga.."tolak Diandra..


"Ok..biar aku saja yang ngasih...cup..cup..cup.."Marvel mengecup singkat kening,hidung dan bibir Diandra..lalu tersenyum nakal pada istrinya yang sudah memasang wajah kesalnya..


"tak tau malu.."gumam Diandra lirih..


"aku dengar sayaaank.. berhati-hatilah dengan kata-kata mu,atau aku akan menghukummu.."suara Marvel menggelegar diruang itu..karena Marvel sudah berjalan menjauh dari Diandra..


"hehehe..pengantin baru mah biasa.. mesra-mesraan seenaknya...g perduli dengan kondisi jomblo yang nelangsa ini.."kata Nia dengan wajah dibuat sedih..


"cih..lebay..mana pesananku??"tagih Diandra


"nih...apa masih sakit??"


"g terlalu...sekarang udah lebih baikan..."


"Oo..tapi semalam udah sempet ***-*** kan??"goda Nia..


"kepo....mending kamu cepet tuh,,Pepet kak satria..biar bisa nyusul aku,dan bisa rasain ***-*** juga.."


"hadeeeh..kok malah aku yang dibahas...wah,berarti kamu gagal bukan madu dong..??"


"ngapain juga bulan madu..g bakal jadi juga debay nya.."


"jangan putus asa...apa salahnya kalian terus usaha..lagian,g ada ruginya kalau terus-terusan usaha kan..!!"


"emang g ada ruginya..tapi aku yang encok..badanku rasanya seperti habis dipukuli.."


"hahaha...hebat juga aksi tuan muda...bisa membuat kamu tak berdaya.."


"sialan...dia g ada capeknya,,aku jadi curiga dia minum obat kuat..."


"hehe..mau minum obat kuat atau g..tetap aja kamu yang suka..orang kamu juga menikmatinya..😁😁"


"haha..mau gimana lagi..istri harus layani suami laah..."


"hallaaah..bilang aja kamu juga ketagihan..gitu gayanya ngeluh.."cibir Nia..


"tuh kamu tau..makanya,cepetan kawin..biar tau rasanya..."


"nikah dulu..baru kawin..."rakat Nia..


"maklum....pengalamanku kebalik.."lalu keduanya terkekeh geli...dan saat itu Marvel masuk..


"biarkan temanmu pergi sayaank..kamu harus istirahat.."kata Marvel sambil tersenyum manis dan mengelus lembut rambut istrinya..


"kok cepet banget siih.."keluh Diandra..


"dia juga harus kerja..begitu juga dengan satria.."


"eehhemm..baiklah,aku pergi dulu yaach..jangan lupa diminum obatnya,.."


"Ok.. hati-hati dijalan..jangan lupa pesanku,Pepet terus..jangan kasih kendooorr..."tapi Nia udah berlalu begitu saja,tak menghiraukan ucapan Diandra Tan sengaja menggodanya..


"apanya yang dipepet terus sih??"tanya Marvel penasaran..

__ADS_1


"ini urusan wanita..kamu jangan banyak tanya..cup.."Diandra langsung beranjak dari ranjang menuju ke kamar mandi untuk membersihkan diri..Marvel yang melihat hanya mengangkat kedua bahunya..lalu meminta pihak hotel membersihkan dan merapikan kamarnya..


__ADS_2