
dalam mobil terasa sangat hening...tak ada perbincangan antara Marvel dan Diandra..membuat suasana sedikit menyeramkan..
"ada apa??"Marvel mencoba memulai pembicaraan..
"tak ada apa-apa..hanya sedikit memikirkan perkataan pria tadi.."sahut Diandra sambil tersenyum tipis.. lebih tepatnya memaksakan untuk tersenyum
"tentang apa??"Marvel menarik istrinya hingga duduk di pangkuannya
"tentang kenyataan,kalau aku bukanlah istri yang sempurna untuk mu..."menatap kedua manik mata suaminya dalam-dalam..dia ingin melihat kekecewaan dari pria yang ada didepannya itu..tapi sedalam mata memandang..dia tak menemukannya...
"jangan dengarkan pria itu..dia hanya emosi karena adiknya telah hancur dan tak bisa bangkit lagi..bukankah kamu tau,kalau Abang sangat mencintaimu..atau sekarang kamu mulai meragukannya??"mengelus lembut rambut istrinya..
"entahlah..."sahut Diandra malas..ingin beranjak dari pangkuan sang suami...dia benar-benar malas membahas ini..kalau boleh jujur Diandra takut kehilangan pria didepannya ini...karena sudah sangat mencintainya...
"jangan seperti ini..kamu membuatku sedih sayaank..aku tak bisa melihatmu mengabaikan ku seperti ini.."memeluk istrinya dan menciumi leher sang istri dengan lembut membuat menggelinjang karena rasa geli dan nikmat..
"hentikan...ini geli.."sambil mendorong bahu suaminya agar sedikit menjauh..tapi bukannya menjauh,Marvel malah menahan pinggang sang istri..hingga mereka makin menempel...
"aku ingin melakukannya disini.."bisik Marvel..membuat Diandra menegang...
"g boleh...itu sangat memalukan..."tolak Diandra yang mulai panik dan melupakan kekesalannya tadi
"g ada yang lihat sayaank..."pembatas antara sopir dan penumpang mobil langsung tertutup secara otomatis begitupun dengan tirai jendelanya...dan dengan gerakan lembut tapi pasti..Marvel melancarkan aksinya untuk menjamah tiap jengkal tubuh istrinya...dan Diandra tak bisa menolak suami ya yang menang selalu bisa membuatnya terbang melayang...hingga tanpa sadar..semua pakaian Diandra sudah dilucuti tanpa sisa...membuahkan Marvel menikmati setiap lekuk tubuh istrinya tanpa ada yang terlewatkan...keduanya memacu tubuhnya dengan semangat..membuat rancauan tak tertahankan bahkan keringat bercucuran karena kegiatan yang menguras tenaga hingga keduanya kelelahan karena merenggut kenikmatan bersama hingga beberapa kali...sampai Diandra tertidur karena lelah...dan Marvel menciuminya dengan senyuman yang tak pernah memudar...
"cari hotel ku yang terdekat...."perintah Marvel,setelah membuka pembatas dan menyelimuti tubuh istrinya yang kelelahan..
"ba..baik tuan.."jawab sopir gugup..meski tak melihat dan mendengar..tapi dia tau,apa yang baru saja terjadi..bahkan melihat wajah nyonya yang sedikit pucat karena kelelahan..membuat pak sopir membayangkan yang tidak-tidak..
"fokus ke jalan..."kata Marvel datar..saat melihat sopir nya memperhatikan sang istri yang tertidur di pangkuannya..
__ADS_1
"ma..maaf tuan.."kembali sopir memandang jalan untuk mencari hotel terdekatnya..
"aku tak akan melepaskanmu...meskipun kamu ingin pergi dari ku..tapi aku tak akan membiarkan itu terjadi..karena kamu hanya milikku,,aku sangat berharap..kamu segera mengandung anakku,dengan begitu kamu tak akan memikirkan untuk pergi dariku..karena ikatan kita sangat kuat dengan hadirnya anak...meski aku tak mempermasalahkan tentang anak..tapi saat melihatmu sedih tiap kali membahas tentang anak..membuatku ingin membunuh tiap orang yang membahas tentang anak...bila perlu aku ingin sekali melakukan operasi vasektomi..agar kita sama-sama tak bisa punya anak..."gumam Marvel..
sopir Marvel yang mendengar gumaman tuannya sempat tertegun dengan apa yang diucapkan tuannya..dia tak menyangka kalau tuannya rela melakukan apapun untuk nyonya nya..
"kita sudah sampai tuan..apa anda perlu bantuan untuk mengangkat nyonya..??"tanya pak sopir..yang tak dijawab oleh Marvel..tapi dia menatap tajam ke arah sopirnya..dan itu jawaban yang jelas dan pasti adalah penolakan..bahkan ancaman untuk pak sopir..
"pulanglah..besok pagi kembali untuk menjemput kami.."segera meninggalkan sopirnya yang serba salah dibuatnya..
"apa salahku??aku hanya ingin meringankan beban tuan..dengan membantunya mengangkat istrinya..tuan pasti lelah setelah bercinta,dan memangku nyonya sepanjang perjalanan..masih ditambah harus menggendongnya sampai kamar hotel...aku jadi bingung,dimana letak kesalahanku??tapi aku kagum Dengan stamina tuan muda...dia benar-benar pria hebat..."gumam pak sopir sambil masuk ke mobil dan melajukan mobil itu untuk meninggalkan hotel..
Marvel langsung membawa istrinya menuju ke kamar pribadinya..membaringkannya dengan lembut..tak lupa dia seja seluruh tubuh istrinya dengan air hangat..membersihkan sisa-sisa bercintanya..agar istrinya bisa tidur dengan nyaman..setelah itu dia membersihkan dirinya sendiri dikamar mandi...dan langsung membaringkan tubuh lelahnya disamping sang istri...
"jangan meragukan ku sayaank...dan percayalah,,kita akan memiliki keturunan...aku akan berusaha terus untuk membuatmu hamil.."kecupan lembut mendarat di kening Diandra..Marvel mengabadikan momen ini...istrinya yang tertidur pulas hanya tertutup selimut..dan dirinya yang bertelanjang dada..dengan mesra mencium pipi sang istri dengan penuh rasa cinta yang mendamba...sungguh pemandangan yang sangat menyejukkan hatinya...lalu Marvel ikut menyusul sang istri ke alam mimpi indah nya..
sedangkan ditempat lain..Thomas dengan kesal dan emosi yang membuncah membanting semua barang yang ada di apartemennya..
"tuan Thomas...ada tuan Jeremy ingin menemui anda.."kata pelayan Thomas gugup..
"Jeremy..??tumben pria itu mendatangiku...aku akan menemuinya.."Thomas langsung pergi membersihkan wajahnya biar tidak terlihat lelah dan kusut...mengganti pakaiannya dengan baju rumahan yang lebih santai..lalu langsung menemui tamunya yang berada diruang tamu..
"ada perlu apa??"tanya Thomas tanpa basa basi..
"aku ingin bekerja sama denganmu.."sahut Jeremy santai
"bisnis apa??"menenggak minumannya..
"memisahkan Marvel dan istrinya..bukankah itu yang ingin kamu lakukan??"Thomas terdiam sesaat...lalu menatap lawan bicaranya..
__ADS_1
"apa masalahmu??"tatapan tajam mengarah pada Jeremy
"tak ada masalah..aku hanya menginginkan istri Marvel.."sambil membalas tatapan Thomas dengan santai
"hahaha....j*l*Ng punya banyak penggemar ternyata...apa yang kamu suka darinya??"selidik Thomas
"entahlah..tapi sejak pertemuanku dengannya aku sudah tertarik padanya...dengan semua yang ada pada dirinya,,.."sahut Jeremy santai
"apa yang aku dapatkan??aku bukan orang bodoh yang bisa kamu manfaatkan.."sahut Thomas ketus
"apa yang kamu inginkan sebagai imbalan..??aku bisa berikan padamu.."
"gimana kalau bulan pertama dia jadi milikku??baru setelah itu aku berikan padamu??"ejek Thomas
"jangan macam-macam..."ancam Jeremy
"hahaha.. bukannya dia juga sudah dipakai Marvel..apa salahnya kalau aku juga memakainya dulu??"cibir Thomas
"aku memberikan apapun yang kamu mau,tapi tidak dengan Diandra.."sahut Jeremy tegas
"hahaha...aku jadi penasaran dengan wanita itu,sampai bisa membuat banyak pria menginginkannya...kalau begitu,aku tak ingin bekerja sana..aku juga ingin mendapatkannya.."sahut Thomas santai
"bukannya kamu ingin membalaskan dendam adikmu pada Marvel??"tanya Jeremy menahan emosinya..
"kau salah..aku ingin balas dendam pada saat Anita itu..karena dia adikku jadi mangsa babi tua bangkitan itu..bahkan aku tak bisa melepaskannya.."dengus Thomas
"kalau kau marah pada Diandra...itu salah,karena Marvel yang membuat adikmu itu sengsara,bukan Diandra.."
"cih...sama saja,aku tak ingin melepaskan k duanya..kalau istrinya bisa aku dapatkan..Marvel juga akan hancur dengan sendirinya...pergilah,kita tak sejalan.."langsung pergi meninggalkan Jeremy yang kesal karenanya...
__ADS_1
"sial..aku tak bisa berbuat banyak kalau sendirian..Marvel terlalu kuat untuk dilawan sendirian..dan Diandra dalam bahaya,karena Thomas mengincarnya..."gumam Jeremy sambil beranjak dari duduknya dan pergi meninggalkan rumah Thomas
"apa istimewanya wanita itu..banyak sekali pria yang menginginkan nya..dia memang cantik,tapi bisa saja itu karena oplas atau male up..aku akan menyelidiki nya secara langsung.."gumam Thomas