Dokter Cinta

Dokter Cinta
Hukuman...


__ADS_3

saat berada di dalam kamar...Diandra dan Marvel sudah merebahkan tubuhnya diatas ranjang yang empuk dan nyaman...


"bang...boleh tanya g??"


"tanya apa??"sambil memeluk mesra pinggang istrinya..sambil mengendus-endus leher Diandra...


"apa yang Abang lakuin sama kak silfi dan mamanya??"


"g Abang apa-apa in kok...cuma sedikit pelajaran saja...biar g mengulanginya lagi..."


"iyaa...tapi apa??aku g mau yaa Abang melakukan kejahatan..dan berurusan dengan polisi..."


"kenapa???kamu takut aku dipenjara??khawatir kangen berat sama Abang yaach...??"


"CK...za g laaah...aku g mau Abang ditangkap polisi..kasihan mama dan papa pasti akan cemas dan kepikiran...trus Vita juga g ada Pelindungnya lagi...belum lagi nanti kamu bakalan masuk berita dan di cap sebagai penjahat...kan g keren banget bang..."kata Diandra..dan itu membuat Marvel terkekeh geli..


"bisa-bisa nya kamu berfikir suamimu ini akan ditangkap polisi karena kejahatannya...bahkan polisi g ada yang berani menangkapku..."batin Marvel sambil geleng-geleng kepala...


"bang...kok diem,,katakan padaku,,apa yang Abang lakukan pada kak silfi dan mamanya....kasihan tau bang,jangan disiksa seperti yang difilm-film ya bang...ngeriiii"tambah Diandra sambil bergidik membayangkan kisah hukuman balas dendam pada film yang pernah ditontonnya dengan Nia..


"g sayaank...Abang g apa-apa in mereka kok....kamu tenang saja yaach...."


"beneran??kok aku ragu yaach??"telisik Diandra


"huuffh... iya-iya..Abang ngaku,Abang sekap dia di markas ..dan aku g tau apa yang dilakukan anak buahku pada mereka..."


"g mungkin Abang g tau,...bawahan Abang pasti lakukan apa yang abang perintahkan..."

__ADS_1


"huuuffhh..susah sekali bicara denganmu...aku hanya bilang beri mereka pelajaran,,biar ke depannya tidak bertindak lancang lagi...lagian di markas ada alat penyiksa sendiri sayaank....aku tak perlu mengotori tanganku dengan menyiksa mereka.."


"jangan terlalu kejam...itu tidak baik sayaank,,dendam,benci itu bisa merusak hati...dan tak akan membuat orang jadi tenang..."


"kamu mau melepaskan orang yang mau mencelakai orang tua mu??"


"mereka akan mendapatkan hukuman dari perbuatannya sendiri sayaank...karena apa yang kita tanam,itulah yang akan kita tuai..jangan menyiksanya lagi...biarkan polisi yang mengurus kasus ini...jangan menghakimi mereka sendiri..."


"kamu terlalu baik hati sayaaank....dunia itu kejam,jadi kita juga harus sedikit keras pada hidup ini..."


"aku hanya ingin hidup tenang tanpa beban...g ingin terusik dengan balas dendam dan kebencian...itu bisa menambah jeritan di wajah cantikku ini..."


"hahaha...makin cintaaaa deh..."


"jadi??"


"abaaank...ayolaaah...barsihkan hati dari rasa benci dan dendam..."


"baiklah-baiklah..semoga mereka masih dalam kondisi yang baik..."


"huuffh...terima kasih sayaaank..."kata Diandra lembut,,


"heemmhh..."balas Marvel menanggapi perkataan Diandra..dia g habis fikir dengan istrinya itu,,,bukannya seneng suaminya memberi hukuman pada orang yang sudah menjahatinya ..tapi malah minta pengampunan buat penjahatnya...tapi apalah daya,,meski sedikit tidak rela..Marvel g bisa menolak permintaan sang suami...membuat Marvel segera menelpon anak buahnya untuk menyerahkan ke tiga wanita ular itu ke polisi...


disisi lain..ruang penyiksaan,,ketiga wanita itu merasa sangat tersiksa dengan alat yang memberinya kejutan listrik...setelah itu saat malam di masukkan ke kolam dengan air yang sangat dingin...direndam selama beberapa jam hingga menggigil...setelah itu dibiarkan tanpa berganti pakaian...siang harinya dijemur dibawah terik matahari,membuat mereka sangat tersiksa karena tak bisa berteduh dimanapun...peluh dan kulit yang mulai menghitam karena tak memakai perawatan kulit dan badan yang biasa mereka gunakan....


"bos memberi perintah menyerahkan mereka ke kantor polisi dengan tuduhan percobaan pembunuhan...Dan semua yang bersangkutan dengan kejahatan mereka harus diringkus...gulung tanpa sisa..."kata anak buah Marvel pada rekannya..lalu mereka segera bersiap untuk mengantarkan tawanan dan bukti-bukti yang sudah mereka dapatkan pada polisi agar bisa ditindak lanjuti...

__ADS_1


"apa kesalahan ku sehingga bosmu itu menangkap ku...aku tak merasa kenal dengan bosmu itu...jadi katakan,siapa yang menyuruh kalian ..."bentak silfi...karena dia tak merasa menyinggung orang yang berbahaya...


"akan ku wujudkan keingin tahunmu...biar g penasaran lagi..."


"cepat katakan...g usah bertele-tele..."


"sabaaarr...."kata pengawal itu santai...lalu melakukan panggilan vc pada Marvell...dan langsung terpampang jelas wajah tampan yang jadi dalang penyekapan itu...


"Marvel..."gumam Susi terkejut dengan apa yang dilihatnya...karena dia tak menyangka kalau Marvel akan melakukan sampai sejauh ini...


"halloooo....sudah hilang rasa penasarannya??"tanya Marvel santai...


"jadi kamu yang menyekapku??"


"iya...kenapa kamu kaget begitu???aku udah bebaskan kamu untuk beberapa tahun ini...tapi kamu tak tahu diri malah membuat masalah untuk istriku...jadi maaf,aku tak bisa bersabar lagi..."


"apa segitu pentingnya wanita j*l*Ng itu??sehingga kamu tak memandangku lagi??paling tidak kita pernah dekat selama 2th..."bujuk Sudi berharap Marvel masih mau berbaik hati padanya...


"cih....dekat dari mana???yang ada aku mual saat berdekatan denganmu...dan ku peringatkan...kalau bukan karena permintaan istriku untuk melepaskan kalian...aku tak akan semudah itu melepaskan mangsa ya sudah aku tangkap..."


"tuan muda...Diandra itu adalah wanita yang licik..dia bisa menggoda banyak pria...jangan percaya padanya..",sela silfi menjelek-jelekkan Diandra..


"jaga mulut busukmu itu,atau aku akan merobeknya sekarang juga....istriku adalah wanita terbaik yang pernah ada..jadi awas kalau kau berani menjelek-jelekkan nya dengan mulut kotormu itu..."bentak Marvel dengan tatapan tajamnya...


"maafkan putri saya tuan muda,,dia masih belum mengerti apa-apa...tolong maafkan lah kami,,kami janji g akan mengusik Diandra lagi..."ucap mama Silfi menengahi..agar putrinya terselamatkan...


"seperti itu tidak mengerti apa-apa??lalu seperti apa kalau putrimu itu mengerti banyak hal??bahkan dari dulu sudah licik dan berperangai buruk...apa kamu kira aku tak tau semua sifat busuk putrimu itu??kalau aku mau...aku bisa saja menjualnya pada lelaki tua hidung belang...biar bisa jadi pemuas nafsunya...tapi aku masih berbaik hati hanya menyiksa kalian secara fisik...bukan secara psikis...jadi bersikap baiklah...sebentar lagi,kalian akan masuk ke penjara,semoga bisa belajar jadi orang yang lebih baik saat didalam sel...agar bisa jadi manusia yang lebih berguna saat kalian keluar nanti..."Marvel langsung mematikan sambungannya secara sepihak...dan itu membuat ketiga wanita ular itu memucat...saat mereka masuk sel,sudah jelas semua keluarga dan teman-teman sosialitanya akan hilang...g ada yang mau mendekat pada seorang narapidana...apalagi saat ini mereka berurusan dengan seorang tuan muda Marvel....tamat sudah riwayat karier dan kehidupan mewah yang mereka jalani saat ini...

__ADS_1


__ADS_2