Dokter Cinta

Dokter Cinta
Bukan Gangguan Tapi Kesenangan..


__ADS_3

tak terasa mereka telah sampai direstoran yang telah di booking untuk acara keluarga Sultan ini...disana udah dah ada papa Diandra dan keluarganya Nia yang tersenyum melihat kedatangan keluarga terkaya dikota ini...


"apa sudah lama menunggu kami??maaf masih ada sedikit masalah yang harus diurus tadi..."terang mama Marvel ramah..


"tidak apa-apa nyonya..kami juga baru saja sampai..bukan begitu tuan Bima??"kata mamanya Nia..


"iya..saya juga baru tiba.."sahut papa Diandra ramah..


"baiklah...lebih baik kita duduk dulu..biar lebih enak ngobrolnya.."tambah papa Marvel sambil menggandeng istrinya untuk duduk disebelahnya...tak lama Diandra dan Marvel tiba..dan segera mencari tempat duduk..dan dengan lembut Marvel memundurkan kursi untuk Diandra..tapi Diandra malah duduk disebelahnya..tak menghiraukan Marvel..


"g perlu repot-repot..aku bisa sendiri.."kata Diandra datar..sedangkan yang lain menatap interaksi calon pengantin itu dengan sedikit heran..


"dasar Diandra..selalu saja seenaknya.."batin Nia..


"huuh..aku g tau harus bagaimana menghadapi anak ini.."batin papa Nia


"padahal calonnya sangat tampan..kenapa Diandra tak merespon??apa dia sehat??"batin mama Nia..


"bagaimana bisa Dara bersikap seperti itu pada tuan muda??apa nanti tidak akan jadi masalah??"batin papa Diandra..


sedangkan kedua orang tua Marvel hanya tersenyum tipis melihat tingkah laku mereka..karena sudah tau dan terbiasa melihat pertengkaran ala pasangan itu..


"sebaiknya kita makan dulu atau ngobrol dulu??"kata mama Marvel mengalihkan perhatian mereka semua..


"kita bahas dulu saja tentang pernikahan tuan muda dan dara..."jawab papa Diandra


"baiklah.."lalu mereka membicarakan tentang persiapan untuk pernikahan Marvel dan Diandra Minggu depan..dan sebelum hari pernikahan..papa Diandra akan membawa Diandra menemui mamanya dan itu membuat Marvel kaget..dan menolaknya..tapi apa daya..Diandra langsung melotot sebagai ancaman tidak langsung pada sang tuan muda itu.. akhirnya mau g mau Marvel menerima keputusan itu..dengan syarat setelah acara ini mereka akan melakukan foto prewedding dan jalan berdua..karena malamnya Diandra akan berangkat bersama papanya untuk menemui mamanya yang berada di negara P


setelah selesai membayar semuanya tentang pernikahan,acara selanjutnya makan siang bersama sambil ngobrol santai..


acaranya telah selesai..semuanya telah beranjak dari duduknya..begitu juga Diandra dan Marvel..tapi kalau semuanya langsung balik pulang dan kerja..untuk Marvel dan Diandra malah kencan..


"sepertinya g perlu foto prewedding.."kata Diandra santai..


"aku g akan melewatkan sedikitpun proses pernikahan kita ini.."


"tapi itu g terlalu penting juga..."


"semuanya itu penting...aku ingin melukis kenangan bersamamu..biar bisa ku ingat sampai kita tua nanti.."


"mulutmu sangat manis..."


"tentu..apa kamu mau merasakannya??"

__ADS_1


"g..aku g mau terkena diabetes.."


"haha...aku bisa menjadi obatnya sayaank..."


"hentikan omong kosong mu..kamu suka sekali mengganggu ku.."


"aku serius....ini bukan gangguan..tapi kesenangan.."menarik Diandra lebih dekat padanya..


"jangan begini..tempatnya masih luas..buat apa nempel-nempel gini??"


"diamlah...ini untuk tabungan,biar saat kamu jauh dariku..aku tak terlalu tersiksa.."


"haah??dasar aneh.."


"terserah..tapi aku tak bisa jauh darimu..dan itu satu Minggu..tak terbayangkan gimana rindunya aku nanti sayaank..."rengek Marvel..


"jangan manja..kita g ketemu cuma satu Minggu..dan kamu masih bisa telp atau vc kan....!!"


"iyaa...tapi,g seperti saat kita bertemu langsung.."mendekatkan wajahnya pada leher Diandra...


"hentikan..malu dilihat pak sopir.."bisik Diandra..dan Marvel langsung menutup sekat antara kursi sopir dan penumpang..


"kalau begini gimana??g akan ada yang lihat lagi..."bisik Marvel sensual..


"aku tak akan izinkan kamu berfikir....dan aku sangat suka membuatmu kesal,,itu sangat menggemaskan.."mendorong Diandra hingga saat ini sudah ada dibawah tindihan Marvel..


"hey-hey-hey..kau ini mau apa..jangan seperti ini..aku g mau.."teriak Diandra sambil berontak..


"hehe..diamlah...aku hanya ingin sedikit bersenang-senang..."


"aku g mau..Marvel..kau sangat menyebalkan..lepaskan aku..."rengek Diandra..tapi Marvel tak mau melepaskannya malah mulai menurunkan baju yang Diandra pakai..hingga terlihat bra yang dikenakan Diandra..


"sedikit saja...hanya uang atas...yang bawah aman.."kata Marvel lirih...


"kamu keterlaluan..aku g mau Marvel..lepaskan aku.."tapi tetap saja Marvel adalah Marvel yang tak bisa menerima penolakan...jadi dia langsung menikmati dua gundukan yang sangat dia sukai..membuat Diandra tak berdaya dibuatnya...


"sial...pria ini benar-benar gila..tapi tubuhku juga tak bisa ku kendalikan..karena nyatanya aku juga terbuai dengan sentuhan lembutnya..."batin Diandra..


"huuffhh..kuatkan hamba-Mu ini..menahan cobaan berat yang ada dibelakang..tuan muda tak pernah bisa mengendalikan diri saat bersama nona muda..lain kali aku akan memakai headset..biar tak mendengar suara-suara yang menyesatkan.."batin pak sopir..saat sampai di depan studio sopir menghentikan mobilnya..tapi tak tau harus melakukan apa..kalau mau bilang..takut ganggu..kalau g bilang..mereka berdua tak akan menghentikan kegiatan panasnya..


"Marvel..hentikan.. sepertinya kita sudah sampai.."kata Diandra lirih..


"huuh..padahal aku belum puas.."

__ADS_1


"cih..kamu tak pernah ada puasnya.."merapikan pakaiannya yang berantakan akibat ulah batu(bayi tua) yang ada didepannya ini..


"mau gimana lagi..aku juga tak bisa mengendalikan diriku saat bersamamu.."membantu merapikan rambut Diandra yang sedikit acak-acakan..


"jangan memberiku tanda seperti ini..kalau terlihat kan memalukan.."kata Diandra ketus sambil menutup tanda yang dibuat Marvel dengan foundation..


"kenapa ditutup siih..itu kan maha karyaku.."


"ini tuh memalukan.. seperti digigit serangga tau g??"


"masak ada serangga seganteng aku.."lalu keluar dari mobil..dan berlari memutari mobil untuk membukakan pintu buat sang pujaan hati..


"g perlu seperti ini..aku bisa membukanya sendiri.."keluar dari mobil Marvel..


"aku suka melakukannya..."sambil membantu Diandra keluar dan menahan kepalanya agar tak sampai terbentur


"kamu berlebihan.."berjalan masuk ke studio foto


"aku g mau terjadi apa-apa sama calon istriku..kamu lupa tadi papa bilang apa??"memeluk pinggang Diandra dengan posesif..


"jangan dengerin papa...lagian papa juga udah lama g tinggal denganku..dia mana tau kebiasaanku sekarang.."sangkal Diandra..karena tadi papanya sempat bahas tentang keburukan Diandra..yang termasuk anak ceroboh,manja dan keras kepala..


"baiklah...terserah kamu saja..tapi aku akan selalu bersikap seperti ini padamu..hanya untuk memastikan kamu tak akan terluka.."


"kepala batu.."gumam Diandra..


"aku dengar umpatanmu sayaank.."


"aku sengaja.."


"apa kamu mau dihukum disini??"


"aku tidak melakukan kesalahan..jadi buat apa dihukum..??"


"kesalahanmu mengumpat calon suamimu.."


"itu sih maumu saja.."


"emang kamu g mau??hukumannya enak loo..bikin nagih.."goda Marvel..


"cukup..kamu jadi foto prewedding atau tidak??"


"iya-iyaaa.."mencium bibir Diandra sekilas..dan itu membuat semua kru di studio itu terpaku..dan Diandra juga melotot mendapat serangan dadakan didepan umum..sedangkwnarvel cuek sambil tersenyum nakal pada wanita pujaan hatinya yang sedang kesal itu..

__ADS_1


__ADS_2