
setelah dua pasangan itu keluar dari rumah sakit...langsung menuju ke restoran mewah yang sudah dipesan oleh satria sebelumnya..
satria jadi sopir..Nia ada di bangku sebelahnya..sedangkan pasangan pengantin baru jelas ada di bangku penumpang yang ada dibelakang..sambil bermesraan tentunya..Marvel bahkan g mau berjauhan dari istrinya sejengkal pun..kalau Diandra g protes..pasti saat ini udah berada di pangkuan sang suami bucin..
"hari ini gimana kerjaannya??"tanya Diandra..
"biasa saja...aku tetap melakukannya di rumah..tak ada yang istimewa.."sahut Marvel santai..
"kenapa kamu g ngantor??kan bisa langsung pantau pekerjaan karyawan kamu.."
"heemmhh..akan aku usahakan..tapi dengan berlahan..paling satu Minggu 2 kali ngantor..gimana??"
"g masalah...emang biasanya gimana??"
"kadang satu bulan sekali..kadang kalau ada meeting penting yang g bisa dilakukan secara virtual.."Diandra hanya manggut-manggut saja tanda mengerti..
"eeh..ini kan arah ke sekolahnya Vita..kita jemput sekalian gimana??"
"emang ini udah jamnya pulang sekolah..??"
"udah..paling nunggu bentar saja..boleh yaach,,sekalian kita ajak makan siang bareng.."
"baiklah..sesuai keinginanmu...aku hubungi mama dulu,biar g usah jemput Vita.."
"Ok.."setelah mobil berhenti..tanpa menunggu,Diandra langsung keluar dari mobil dan berlari masuk ke gerbang sekolah yang sudah banyak orang tua yang menjemput putra-putri mereka...
"sayaank..jangan lari.."teriak Marvel cemas..sambil mengejar Diandra dan menahan tangannya..
"aku hanya jalan agak cepat..bukan berlari.."protes Diandra..
"beda tipis..ingatlah..kamu itu pakai high heels..kalau jatuh dan terkilir gimana??"
"g akan..aku kan udah terbiasa,,sudah yaa,mending kita masuk sekarang.."
"baiklah...jangan lari-lari lagi..aku g mau kamu terluka.."
"siap boss.."jawab Diandra santai sambil tersenyum manis sekali..
"paling bisa buat aku luluh..."gumam Marvel sambil memeluk pinggang istrinya itu
"siang pak.."sapa Diandra ramah pada pak satpam penjaga gerbang..
"eeh..iya nyonya dan tuan...maaf,saya tidak tau kalau tuan akan datang berkunjung..biar saya lapor ke pihak yayasan.."sahut satpam itu gugup..
"g perlu,saya g ingin berkunjung..tapi mau menjemput keponakan saya saja.."sahut Marvel datar tanpa ekspresi..
"astaga... benar-benar nih orang..auranya bikin orang ketar-ketir.."batin Diandra
"ooh..mari saya antar ke kelas nona kecil.."kata pak satpam ramah..sambil mempersilahkan keduanya masuk..
"g perlu pak..saya udah tau kelasnya kok..bapak lanjutin kerjanya saja..jaga kesehatan ya pak,,"kata Diandra dengan senyum ramah yang selalu tersungging di bibirnya....dan berlalu meninggalkan pos satpam itu..tak lupa menggandeng lengan kekar sang suami...ternyata ditempat tunggu udah banyak ibu-ibu yang juga menjemput buah hatinya...
"eeh..itu bukannya tuan muda Marvel dan istrinya??waaah..mereka pasangan yang serasi yaach...cantik dan tampan.."gumam ibu 1
"iya..tadi pagi istrinya itu yang antar keponakannya tuan muda.."sahut ibu 2
"benarkah??"tanya ibu 3 memastikan..
"iya..istrinya itu sangat ramah dan murah senyum,bahkan tak ragu meminta tolong dan mengucapkan terima kasih pada pak satpam dan petugas kebersihan loo.."kata ibu 4
"apa iya..?? sepertinya dia terlalu banyak bergaul dengan orang-orang yang tak sepadan..makanya dia g punya etitut dalam bersosial dikalangan atas seperti kita.."tambah ibu 5
__ADS_1
"hati-hati dengan ucapanmu..nanti kalau nona muda denger bisa bahaya..."sahut ibu 2
Diandra sebenarnya mendengar semua pembicaraan mereka..tapi dia tak menanggapinya...hanya dia anggap angin lalu..itu sih udah makanannya sehari-hari..digosipin banyak orang...😁😁
saat Diandra hendak duduk,,Vita udah keluar dari ruang kelasnya...
"mamiii..."langsung berlari menghambur ke pelukan Diandra...
"Hay sayaaank..."Diandra langsung merentangkan kedua tangannya dan sedikit berjongkok untuk menyamakan tingginya dengan Vita..
"mami udah lama nungguin Vita??"merenggangkan pelukannya lalu mengecup pipi Diandra lembut..
"g kok..mami baru saja sampai..kita pulang sekarang yaach..papi udah nungguin diluar.."berdiri dan mengambil tas yang dibawa Vita..
"papi juga jemput Vita??"menatap Diandra tak percaya...
"iya..emang kenapa sayaank.."kata Diandra sambil menggandeng Vita untuk berjalan keluar dengan senyuman yang terus tersungging untuk menyapa para wali murid yang juga menjemput putra-putri mereka...
"papi selama ini kan g pernah mau jemput Vita..."
"hehe..kalau gitu,mami bisa minta papi buat jemput Vita tiap hari..gimana??mau g??"
"g mau..Papi tuh orangnya serem..bikin Vita g nyaman kalau lama-lama Deket sama papi.."
"tenang saja...papi udah g galak lagi kok...dan udah lembut seperti kapas..percaya deh sama mami..."
"masak siih...??"
"sudah..g usah takut lagi sama papi,,kita langsung makan siang diluar mau g??"
"mau doonk..Vita jarang banget makan diluar.."
"benarkah??"
"hahaha...ya udah..kita bisa makan diluar setiap akhir pekan dan setiap akhir bulan kita bisa piknik..gimana??Vita mau g??"
"mau-mau..makasih ya mami...mami yang terbaik.."kata Vita berbinar-binar..membayangkan dia bisa piknik dengan keluarganya..karena dia tak pernah piknik atau rekreasi bersama keluarganya..dengan alasan semuanya sibuk..dan Vita juga dulu sangat sulit buat berinteraksi dengan orang lain..pendiam dan tak berani mengutarakan keinginannya...
"hehe..tuh papi ada di pos jaga...dan di mobil juga ada Tante Nia dan Om satria juga..kita makan siangnya rame-rame..pasti bakalan seru..."
"waaah...Tante Nia juga ikutan mi??nanti kita main juga ya Mi..!!"
"eemmhh...tapi Vita masih pakai seragam sekolah sayaank..gimana Doong.."
"yaah...padahal Vita sedang ingin bermain "kata Vita sedih...
"gimana kalau besok saja??kan besok Vita libur..kita bisa main sepuasnya.."tawar Marvel yang udah ada di dekatnya..
"beneran yaach.."
"iya..papi janji.."membuka pintu mobil untuk Diandra dan Vita..dan merekapun masuk ke mobil..dan segera mobil itu meluncur dijalan raya menuju restoran...
"asyiiik...ternyata mami Benar..papi udah g serem lagi..bahkan bicaranya juga lebih lembut.."
"hehe...itu karena udah mami obati sayaank..jadi galaknya ilang deh..."jawab Diandra asal...
"emang ada yaach obat galak??"tanya Vita polos..sedangkan satria dan Nia yang mendengarnya hanya tersenyum geli..
"ada dooonk...buktinya papi bisa berubah jadi selembut kapas..."tambah Diandra sambil terkekeh..sedangkan Marvel cuek-cuek aja..
"obatnya apa mi??"
__ADS_1
"obatnya itu adalah perasaan cinta dan kasih sayang yang tulus...."
"waaah...mami hebat,bisa membuat papi jadi lembut seperti ini...apa Vita juga bisa membuat orang jadi lembut??"
"eemmhh..tentu saja bisa,selama Vita punya cinta dan kasih sayang yang tulus..Vita bisa membuat orang jadi lembut.."
"ajarin Vita Doong mi...biar Vita bisa melembutkan hati temen Vita..."
"eeh..itu,,emang Vita kenapa mau melembutkan hati teman kamu itu??"
"teman sekelas Vita itu ada yang nakaaal banget..sukanya gangguin anak-anak lainnya..bahkan sampai nangis.."
"ooh..Vita coba deketin dia dengan halus..dan beri pengertian agar dia g nakal lagi..katakan kalau berteman itu lebih mengasyikkan dari pada bermusuhan..ajak teman-teman yang lain untuk bermain bersama tunjukkan kalau persahabatan itu seru dan menyenangkan..."tutur Diandra lembut sambil mengelus lembut kepala Vita
"Ok mami..Vita akan lakukan apa yang mami katakan..."sahut Vita semangat..
"bagus...sekarang kita turun dan makan bersama dulu..buat isi perut,biar bisa bertenaga..bukankah nanti kamu udah mulai latihan dance buat kompetisi??"kata Marvel
"oh iya...Vita lupa..ya udah,,kita harus banyak makan hati ini...biar nanti mami juga bisa temenin Vita latihan.."
"siap bos kecil..."kata Diandra dibuat seimut mungkin..dan itu membuat Marvel gemes sendiri..lalu mereka semua turun dari mobil dan masuk ke restoran di ruangan khusus yang sudah mereka pesan sebelumnya..
"waaah...tempatnya sangat bagus..kita bisa lihat pemandangan kota dari sini mi!!"kata Vita terkagum-kagum..
"iya sayaank...kalau malam pasti lebih cantik..karena terlihat ada kelap-kelip lampu seperti kunang-kunang yang sedang berkumpul..."
"benarkah...??waah..Vita ingin melihatnya juga mi.."
"tentu saja..lain kali kita bisa melihatnya..sekarang duduk yang manis..dan makan siang dulu.."dengan patuh Vita langsung menuruti perintah Diandra...dan mulai memilih menu yang dia inginkan..setelah beberapa menit menunggu..pesanan mereka datang..dan mulai memakan dengan tenang makanan yang mereka inginkan...
"satria..antar teman nyonya kembali ke rumah sakit.."kata Marvel santai..
"lalu anda gimana??"
"saya,Vita dan Diandra akan pulang dengan mobil lain,tadi udah minta sopir buat jemput kesini.."
"baiklah tuan..kalau gitu,kami pamit dulu..setelah antar Nia saya akan langsung balik ke kantor.."hanya diangguki oleh Marvel..
"An..aku balik dulu..."pamit Nia pada Diandra..
"yakin kau langsung balik??inget kerjaan yaach..jangan melipir dulu...tar malam aja kalau udah bebas tugas melipirnya.."goda Diandra sambil nyengir..
"aku tau kaliii... gini-gini aku juga profesional dalam kerja..lagian kalau sekarang waktunya kurang lama.."balas Nia..
"cieee..yang mau berlama-lama sama Aa' satria..awas yaach..jaga jarak aman.."
"CK..padahal aku mau ikutin jejak kamu loo.."ledek Nia..
"jangan ikuti langkah yang salah dooonk...meski sama-sama enaknya..tapi yang bener lebih nikmat kaleee..."
"hallaaah..hentikan ocehan mu itu..tar aku g balik-balik..."
"haha.. Ok deh..titidj.."
"siaaap... Aa' sopirnya udah profesional kok.."
"kalau sopirin hati Nia bisa g siih..."goda Diandra lagi..satria yang dari tadi jadi korban hanya bisa tersenyum kikuk..g tau harus gimana..
"hentikan kebiasaan mu itu..lihatlah calon imanku jadi salting...mending tuh,goda suamimu..biar makin nempel kayak perangko.."
"haha..tenang aja itu mah..udah aku buat luluh lantah hatinya...g akan bisa lepas tuh dari cengkraman ku.."jawab Diandra santai..Marvel hanya tersenyum mendengar obrolan istrinya dengan sang sahabat..setelah cukup ngobrolnya..Nia dan satria pergi meninggalkan restoran itu..sedangkan Marvel,Diandra dan Vita juga pergi dari sana karena jemputan udah sampai..
__ADS_1