
setelah drama yang menegangkan dipagi hari.. akhirnya pasangan kekasih itu keluar juga dari apartemen untuk bekerja seperti biasa.. Satria mengantarkan Nia ke tempat kerjanya langsung..karena dia g keburu kalau harus pulang,lagian dia juga udah berganti baju baru dari Satria..
sedangkan pasutri yang satunya sedang uring-uringan..gimana tidak,Diandra g suka bau parfum suaminya..padahal parfum itu sangat berkelas,hanya segelintir orang yang mampu membelinya,dan mau membelinya karena kemahalan nya..tapi kualitasnya memang sangat-sangat wah...tapi,kembali lagi,bumil g mau suaminya pakai parfum itu..dia malah meminta suaminya memakai parfum yang beraroma buah..kalau Marvel menolak,dengan teganya Diandra g mau dideketin...
"Nah...gini kan seger,,dapat dari mana parfumnya??baunya sangat manis dan segar.."Diandra mulai menempel pada sang suami..
"tadi minta ke mama,tapi g ada.. akhirnya Abang minta ke Vita.."jawab Marvel sedikit kesal..sedikit yaach..
"tapi kok ekspresi nya gitu??g ikhlas yaach??jengkel yaach??"tuduh Diandra,,selain sangat sensitif,masa kehamilan Diandra ini seperti bisa membaca suara hati orang..karena apa yang dibatin selalu bisa ditebak nya..
"g kok sayaank,,apa sih yang g Abang lakuin buat kamu...??Abang rela, ikhlas lahir-batin lakuin apa aja buat kamu.."dengan cepat Marvel mengubah raut wajahnya,dari cemberut jadi tersenyum manis..
"ya udah..kita sarapan sekarang,,nanti Abang anter aku ke rumah sakit dulu yaach,baru setelah itu ngantor.."sambil berjalan menuju ruang makan..
"kamu g ingin ambil cuti??kamu butuh istirahat lebih banyak.."tutur Marvel lembut
"boleh..tapi Abang temenin cuti yaach..biar aku g bosen cuti sendirian dirumah.."dengan cengirannya yang lucu..
"huuffhh..Abang kan harus kerja,,buat penuhi kebutuhan kita semua sayaank.."tolak Marvel..
"aku juga harus kerja untuk menolong banyak orang...jadi harus tetap kerja.."senyum manis mengembang
"baiklah..kamu yang menang..tapi harus jaga diri dengan baik,kalau lelah langsung rehat,g boleh telat makan,jangan terlalu lama berdiri, hati-hati saat jalan atau bersinggungan dengan pasien..g boleh lari-lari dan lompat-lompat..g boleh.."kalimat Marvel terpotong dengan jawaban istrinya
"iya-iyaaa..aku tau apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh ibu hamil...jadi g perlu secerewet itu juga.."sungut Diandra dengan kesal lalu duduk di ruang makan..dan saat itu udah ada papa,mama dan Vita yang siap sarapan bersama
"ada apa??kenapa menantu kesayanganku wajahnya ditekuk gitu??bisik papa Marvel pada putranya..
"ngambek,aku beri banyak wejangan saat kerja.."sahut Marvel datar..dan papanya hanya terkekeh geli,melihat putranya tak bisa berkutik..saat g hamil saja udah takluk,,apalagi saat hamil,pasti pasrah tak berdaya..
"bffuuhh..sabar,mungkin itu keinginan cucuku.."sahut papa Marvel
"CK.. merepotkan saja.."dumel Marvel
"nanti saat udah lahir,lebih merepotkan lagi..papa berani taruhan,kamu akan terabaikan..karena istrimu lebih perhatian pada anakmu.."ledek papa..
"itu tak akan terjadi...aku tetap jadi prioritas istriku.."balas Marvel
"cih..kita lihat saja nanti..jangan mengeluh saat kamu harus sering puasa setelah anakmu lahir..karena dulu papa juga begitu..kamu itu sering ganggu waktu berduaan kami.."cibir papa..
"kalau gitu..papa dan mama aja yang rawat anakku..biar aku bekerja keras lagi buatkan cucu yang lebih banyak.."Marvel tak mau kalah dari papanya..dan papanya hanya mendengus kesal
dan saat Diandra menyodorkan piring yang udah terisi dengan makanan..Marvel mengernyit heran..g ada daging dipotongnya..padahal dia sangat suka dengan olahan daging
"sayaank..dagingnya belum ada.."Marvel mengira kalau istrinya melupakan lauknya..
__ADS_1
"Abang g boleh makan daging banyak-banyak..ganti telur,ikan atau yang lainnya..aku g suka makan daging..jadi Abang g boleh makan daging untuk sementara.."dengan wajah memohonnya yang imut Diandra menatap suaminya yang terdiam..papa dan mama Marvel menutup bibirnya rapat untuk menahan tawanya..
"baiklah...sesuai keinginanmu sayaank,,"jawab Marvel pasrah..
"dan jangan lupa minum susu saat pagi dan sebelum tidur..karena aku juga memakannya..jadi Abang harus temenin minum.."dengan mata berbinar..dan itu membuat Marvel melongo..dia tak terlalu suka dengan susu..baunya aneh,begitulah alasan yang selalu diucapkannya dari dulu..dan saat itu papa dan mama tak bisa lagi menahan tawanya..hingga kelepasan
"iya..Abang akan lakukan apapun untukmu sayaank..apa kamu senang sekarang??"
"sangat senang..makasih Abang"memberi kecupan singkat di pipi suaminya..setelah itu dia berlanjut menyiapkan makanan untuk putrinya..dan sesekali membantunya makan..
mereka menyelesaikan sarapannya dan melanjutkan dengan aktifitas nya masing-masing..
"sayank..jangan abaikan kesehatan mu yaach..Abang g mau kamu kelelahan,ingat semua pesan ku.."tutur Marvel lembut..
"iya sayaank..aku ingat semuanya,,jadi Abang tak perlu khawatir akan hal itu..aku berangkat dulu yaach.."sambil mengecup bibir suaminya dengan singkat..
kesempatan itu tak disia-siakan oleh Marvel..dia memperdalam ciumannya..karena saat istrinya udah rapi dan memoles wajahnya..dia sangat sulit di cium..
"selamat bekerja istriku.."
"selamat bekerja juga suamiku..."balas Diandra dengan tersenyum manis dan langsung masuk ke rumah sakit..
saat dilobi,Diandra berpapasan dengan Nia yang juga baru datang..
"pagi bumil..semangat banget hari ini??"sapa Nia
"eeh..enggak ada apa-apa..jangan banyak berfikir.."elak Nia
"ooh...jadi udah main rahasia sekarang yaach??mau cerita,atau aku cari tau sendiri??"ancam Diandra..dan Nia tak bisa mengelak lagi..
"aku akan cerita..tapi g sekarang..nanti saja saat jam istirahat..karena pagi ini aku ada operasi.."
"Ok..g masalah,,"lalu keduanya berpisah masuk ke ruangan masing-masing untuk bersiap melakukan kerjaannya..
tak terasa jam istirahat sudah tiba..Diandra dan Nia udah duduk manis di kantin rumah sakit saling berhadapan..
"semalam aku nginap di apartemen kak Satria.."Nia mulai ceritanya..
"lalu..??"sambil meminum minumannya
"kita hampir saja tak bisa mengendalikan diri.."Nia berhenti lagi ceritanya..
"CK..cerita yang bener,jangan diputus-putus..kita atau dia yang g bisa ngendalikan diri??"sahut Diandra ketus
"dia..tapi aku juga tak menolaknya.."jawab Nia lirih..membuat Diandra terkekeh
__ADS_1
"tapi tak terjadi apa-apa kan..kenapa lesu gitu??atau kamu maunya terjadi apa-apa??"goda Diandra..
"kok kamu tau??"sahut Nia terkejut..
"jelas tau lah..buktinya kamu masih bisa jalan hari ini..itu berarti kak satria belum menerkammu..haha"tawa Diandra meledak,dan Nia hanya mendengus kesal
"sialan..sehebat itu kah kekuatan pria??"cibir Nia
"oohh..tentu saja,jangan remehkan pria yang datar dan dingin..dia lebih menakutkan dari pada pria yang slengek'an dan pecicilan.."tutur Diandra penuh keyakinan
"yakin banget??tau dari mana kamu??"cibir Nia
"tentu saja tau..terbukti dari suamiku sendiri..dia tak pernah lelah saat diatas ranjang..kadang aku heran dia dapat kekuatan dari mana.."keluh Diandra membuat Nia terkekeh geli
"apa kamu tak bisa memuaskannya?? seperti nya tuan muda butuh istri tambahan.."goda Nia
"CK..itu tak akan terjadi..dia cinta mati denganku..tak akan bisa berpaling..karena hanya tubuhku yang bisa memuaskannya.."sahut Diandra dengan penuh percaya diri
"jangan terlalu percaya diri nyonya..kamu g lihat,sekarang itu pelakor makin di depan.."tambah Nia mengompori
"dan janda makin mempesona..kalau suamiku berani berulah,aku tak akan segan untuk memotong senjata kebanggaan nya itu..setelah itu aku akan meninggalkannya,,dengan pesonaku,siapa yang bisa menolaknya.."dengan kebanggaan yang mutlak
"kesombongan yang hakiki.."cibir Nia dan keduanya terkekeh geli
"jadi..ada apa dengan hubunganmu nona??"Diandra kembali membahas tentang hubungan temannya itu
"dia membatalkan pertunangan kita,dan menggantinya dengan pernikahan langsung.."perkataan datar dan lirih itu membuat Diandra tersedak hingga terbatuk karenanya
"uhuk..uhuk..uhuk.."Diandra memukul dadanya beberapa kali
"minumlah..apa kamu anak kecil,bisa tersedak makanan seperti itu"gerutu Nia kesal
"g lah...ini gara-gara kamu.."titik Diandra
"aku??hey..ada apa denganku.."protes Nia g terima
"CK..kau ini,,kenapa masih bingung??diajak nikah langsung saja jawab iya,,dan setujui..kamu bisa cepat malam pertama kan??"jawab Diandra santai..
"kenapa otakmu jadi kotor An..apa yang dilakukan suamimu hingga membuatmu jadi mesum seperti ini"keluh Nia kesal
"haha...kalau ingin tau,cepatlah menikah..dan kamu akan menjadi seperti diriku ini.."kekeh Diandra
"sialan...menyebalkan sekali kau ini...sudahlah,kita kembali kerja...jam istirahat udah hampir habis..."menarik tangan Diandra dan mengajaknya kembali ke ruangannya
"hey..tak ada yang bisa melarang dan memerintah ku.."lagak Diandra
__ADS_1
"iya..iya..aku tau nyonya.. terserah kamu saja.."pasrah Nia,dan keduanya sama-sama tertawa di koridor rumah sakit..