Dokter Cinta

Dokter Cinta
Ikut Ke Kantor


__ADS_3

Marvel menggendong istrinya masuk ke mobil..dia mencium bau alkohol yang cukup kuat..bahkan nafas istrinya berbau alkohol..membuat Marvel khawatir..karena istrinya itu tak pernah minum..sedangkan Diandra sudah hampir tertidur,karena terlalu nyaman diperlukan suaminya yang selalu wangi itu..


Marvel langsung pulang ke mansionnya..sesampainya di mansion,dia langsung menyeka dan mengganti gaun istri ya dengan baju tidur..setelah selesai mengurus istrinya yang sudah tertidur pulas..Marvel segera membersihkan dirinya sendiri,,setelah bersih... Marvel segera berbaring di samping sang istri dan memeluknya,,tapi suara ponselnya sangat mengganggu..membuatnya harus segera meraih benda pipih yang pintar itu..


"katakan sat.."sahut Marvel datar


"saya kirim video di acara malam ini tuan..dan menunggu perintah selanjutnya.."jawab Satria


"baiklah..aku lihat dulu..jangan biarkan orang yang bersangkutan kabur..tahan semua yang ikut dalam masalah ini..bila tuan rumah ikut andil di dalam masalah ini..seret juga sekalian..biar tak ada yang bertingkah lagi didepan istriku.."langsung mematikan telepon nya


"tumben tuan muda kalimatnya panjang gitu.."gumam Satria..


Marvel hendak beranjak dari ranjang,tapi tangan Diandra menahannya..Diandra masih memejamkan matanya,tapi dia mencari kenyamanan dari pelukan sang suami yang menghilang..dengan kekehan kecil Marvel segera memeluk tubuh istrinya dengan lembut..agar tidur sang istri kembali tenang..


"apa senyaman itu pelukan dariku...??nyenyak sekali tidurmu..apa kamu kelelahan setelah berulah??"gumam Marvel lalu mencium kening istrinya...dan membenamkan sang istri di pelukannya yang hangat...


pagi menjelang...Diandra bangun lebih dulu,,dan melihat pria tampan yang ada disampingnya...membuat senyumnya merekah...


"kenapa hanya melihat saja??g ingin kasih morning Kiss kah??"gumam Marvel dengan mata yang masih terpejam..


"eeh..Abang udah bangun??sejak kapan??"kaya Diandra lembut..


"sejak kamu melonggarkan pelukannya.."sahut Marvel membalas tatapan sang istri dengan penuh puja..


"Abang hari ini kerja??"tanya Diandra


"kenapa??kamu ingin jalan sama Abang??"sambil mengecupi wajah istrinya..


"geli abaang... hentikan dulu Doong!!aku ingin seharian bersama Abang.."rengek Diandra


"tumben...??"dengan tatapan penuh selidik.


"emang g boleh yaach,,nempelin suami sendiri..atau Abang maunya ditempelin wanita lain,..??"nada manjanya tak pernah hilang saat bersama suaminya..ditambah dia baru bangun tidur..masih malas-malasan diperlukan sang suami sambil memainkan kancing piama sang suami..


"bukan begitu...tapi biasanya kamu paling g suka bila Abang ajak ke kantor atau temani Abang kerja..katanya bosen,jenuh,ngantuk dan masih banyak lagi alasan lainnya..


"lagi pengen aja jadi asisten Abang..yang kemana-mana ngekor Abang terus..."sahut Diandra santai


"baiklaaah..kalau istriku ingin ikut kerja.. sekarang harus bersiap-siap..karena Abang ada meeting pagi ini.."sambil menatap istrinya lembut..


"siaap tuan..."Diandra langsung beranjak dari ranjang..dan berlari menuju kamar mandi..


"jangan lari sayaaank..nanti jatuh"tegur Marvel sambil menggelengkan kepalanya..


Diandra mandi dan bersiap,memakai pakaian kerja seperti wanita kantoran..sedang kan Marvel masih mandi..


"semua udah beres..tinggal nungguin bang selesai mandi.."gumam Diandra..dan saat itu terdengar suara pintu kamar mandi terbuka



"heemmhh..Abang jadi g ingin ke kantor sayaank.."bisik Marvel tepat di samping telinga Diandra sambil memeluknya erat..


"loooh..kok gitu siih,,aku udah siap gini masak g jadi..??"sungut Diandra


"Abang g rela kalau istri cantikku ini di lihat orang..."sahut Marvel lembut


"uuuh...selalu saja gitu..jangan terus mengurungku...aku bisa mati kebosanan.."rengek Diandra


"hahaha.. baiklah-baiklah,,bantu Abang bersiap..biar kita bisa cepat berangkat.."mengecupi pipi istrinya...


"gimana bersiap nya kalau kayak gini terus??"protes Diandra..dan Marvel malah nyengir sambil merenggangkan pelukannya..tapi tidak melepaskan istrinya itu..Diandra hanya bisa membuang nafas dengan kasar, perlakuan suaminya itu memang sangat posesif..dimanapun mereka berada..

__ADS_1


"hehe...Abang g bisa jauh-jauh dari kamu sayaank.."goda Marvel..


"iisshh.. pagi-pagi udah gombal aja..."sahut Diandra sambil memakaikan kemeja suaminya...dan mengancingkan nya hingga rapi..


"serius ini..."mengusap-usap kan hidungnya dihidung istrinya..


"abaaang...jangan gitu iihhh..."memundurkan kepalanya biar g digangguin suaminya..


"gemes banget lihat kamu sedekat ini...jadi pengen lanjut ke ranjang aja..."kekeh Marvel


"nanti Abang telat ke kantornya...hilang dek proyek ratusan juta nya.."memakaikan dasi sang suami dengan serius


"g masalah...kehilangan satu proyek g membuat Abang miskin sayaank..."mengecup kening sang istri dengan lembut


"udah deh..sana pakai celananya diruang ganti saja.."pinta Diandra sambil mendorong suaminya


"Abang ganti disini saja..g mau tinggalin kamu.."dengan santainya Marvel melepas handuk yang mengikat pinggangnya,dan Diandra langsung menutup mata nya dengan kedua tangannya..


"aaaarrhh...Abang,,malu dooong.... bisa-bisa nya Abang ganti didepanku...mau buat aku jantungan yaach.."gerutu Diandra kesal


"hahaha...kamu ini lucu sekali siih..kita udah sering buka-bukaan,masih saja malu-malu..."santai dengan tanggapan sang istri yang udah heboh..


"itu beda doonk.."balas Diandra..


"bedanya apa?? sama-sama dibuka juga.."goda Marvel


"Abaaang...makin nakal deh,,jangan godain aku terus...nanti malah g berangkat-berangkat looo..."dengan lembut Marvel membuka kedua tangan istrinya yang menutup wajahnya..


"udah selesai..kita berangkat sekarang.. Ok"suara lembut Marvel membuat sang istri tersenyum manis..


"yuk....kita sarapan dikantor yaach.."rengek Diandra..


"kenapa??masih ada waktu buat sarapan dirumah sayaaank..."terang Marvel


"baiklah...sesuai keinginan istri cantikku ini saja.."kata Marvel mengalah menuruti keinginan sang istri


keduanya keluar kamar,,dan turun sampai di bawah disapa pelayannya..


"tuan dan nyonya tidak sarapan dulu??"tanya sang pelayan sopan..


"tidak baik...istriku ingin sarapan di kantor katanya..."sahut Marvel


"iya..bibik dan mbak-mbak yang lain makan saja sarapannya hari ini..udah terlanjur dimasak juga kan..sayang kalau dibuang.."tambah Diandra..


"baik nyonya muda.. hati-hati dijalan semoga hari anda menyenangkan..."balas sang pelayan..


"pasti bik..hariku akan selalu menyenangkan..iya kan bang??"Diandra memastikannya pada Marvel..


"tentu saja...kami berangkat ya bik..jangan lupa,untuk para penjaga makannya bergantian..jangan biarkan penjagaan didepan kosong"tambah Marvel mengingatkan


"baik Tuan.."sahut pelayan


keduanya keluar dan masuk ke mobil yang sudah disiapkan sopir,,dan langsung meluncur ke kantor...karena masih terlalu pagi,..jalanan tidak terlalu macet..dan saat di jalan,Marvel menghubungi satria untuk memesankan makanan untuk dia dan istrinya...dan pastinya sesuai dengan keinginan sang istri...


"kita sudah sampai Tuan.."kata sang sopir..pintu di buka untuk Marvel..dan setelahnya Marvel membukakan pintu untuk istrinya..itu kebiasaannya..


"sayaank..apa sarapannya udah datang??"tanya Diandra saat mereka berjalan menuju lift


"mungkin sudah...kamu bisa tau saat kita udah diruangan Abang nanti...apa istri ku ini sudah sangat lapar??"dengan mencubit hidung mungil istrinya


"sangat...aku menahannya dari tadi..."rengek Diandra lagi..

__ADS_1


"hehehe..kamu sendiri yang minta sarapan di kantor kan.."kekeh Marvel geli melihat tingkah istrinya yang sedikit berbeda


"mana ku tau kalau ternyata aku sudah sangat lapar..."keluh Diandra


"ya sudah...mau Abang gendong??siapa tau saja karena lapar kamu jadi lemas dan g kuat buat jalan..."goda Marvel


"g segitunya juga kali bang..."dengus Diandra


"hahaha...siapa tau aja sayank...Abang kan cuma bercanda..."tawa Marvel pecah melihat istrinya cemberut karena godaannya..


"uuuh nyebelin...nanti Abang meeting nya dimana??"tanya Diandra


"di kantor..emang kenapa??"balas Marvel..


"g kenapa-kenapa..takut aku bosen aja,kalau ditinggal sendirian terlalu lama.."keluh Diandra


"nanti kamu ikut Abang diruang meeting.."sahut Marvel santai..


"beneran??g ganggu Abang kan??"tanya Diandra dengan mata berbinar..


"iya..kamu duduk disebelah Abang.."tambah Marvel sambil tersenyum menatap sang istri


"heemmhh...makasih Abang..makin sayaank deh..."tambah Diandra antusias


"hehehe..berarti ronde jatahnya ditambah Doong..."goda Marvel


"hahaha..mulai deh nakalnya.."mereka memasuki ruangan Marvel dan sudah disambut oleh Satria didepan pintu ruangan tersebut..


"pagi kak Satria.."sapa Diandra ramah..


"pagi nyonya muda..."balas satria tak kalah ramah,membuat Marvel berwajah gelap melihat keakraban istri dan asistennya itu..


"jangan terlalu ramah pada Satria sayaank...dia itu mau menikah dengan temanmu loo...nanti ada kesalah fahaman diantara kalian.."kata Marvel datar


"jangan berlebihan..saling sapa saja g ada masalah Abang...dulu sebelum nikah,biasanya aku kalau nyapa orang sambil peluk dan cipika-cipiki.."tambah Diandra membuat Marvel makin geram


"Abang g suka kamu tersenyum seperti itu pada orang lain sayaank.."sungut Marvel sambil masuk ke ruangannya


"astaga... pagi-pagi udah emosi...cuma gara-gara nyonya menyapaku??apa tuan sehat pagi ini??"batin Satria,meski udah terbiasa dengan kelakuan tuannya yang posesif pada istrinya..tapi tidak seperti ini juga kan..


"jadi..hanya karena aku nyapa kak Satria,Abang jadi marah sama aku?? Ok fine..gimana kalau sekarang aku pulang aja..dari pada g nyaman disini lama-lama..."ancam Diandra santai..dengan memasang wajah yang menggemaskan...membuat Marvel kelabakan..




"eeehhh...kok pulang sih,kan katanya tadi mau seharian bersama Abang.."bujuk Marvel


"habisnya Abang ngambek,cuma gara-gara sapaan aku pada kak Marvel.."sungut Diandra kesal..


"huuffhh..baiklah,kamu yang menang...maaf yaach..Abang g maksud seperti itu.."Marvel menyudahi sesi marahnya..untuk merayu sang istri agar tak minta pulang..


"gitu Doong..jadi kan enak dilihatnya,,g cemberut terus..."sahut Diandra dengan wajah yang kembali berbinar senang...


"oohh... apalagi ini...drama pagi hari kah??membuat orang jantungan saja...ternyata tuan muda sangat mudah dibujuk nyonya..!!mending aku pergi deh..dari pada ikutan baper.."batin Satria,,dan dia langsung pamit undur diri dari pasutri yang lagi rayu-merayu..


"kamu paling bisa buat Abang kesel,trus juga bisa langsung membuat Abang jadi serba salah.. akhirnya Abang yang minta maaf.."keluh Marvel..


"hehe..jadi nyesel nih??g tulus minta maafnya??"dengan wajah serius


__ADS_1


"g gitu sayaank...udah yaah,kita sarapan dulu,,biar ada tenaga buat aktivitas hati ini.."bujuk Marvel langsung menggandeng istrinya menuju sofa..Diandra menurut saja..karena udah puas mengerjai suaminya..dan keduanya langsung makan bersama..


__ADS_2