
saat diperjalanan..Vita cerita tentang pengalamannya disekolah hati ini..karena Diandra akan membiasakan Vita untuk bercerita padanya,apapun yang dilakukan bisa setiap harinya saat tidak bersama maminya itu...biar Vita bisa terbuka,dan Diandra juga tau keadaan putrinya itu...sampai dirumah..mereka disambut mama Marvel yang sudah memasang wajah sumringah saat melihat kebersamaan keluarga kecil itu sangat harmonis...
"ya Tuhan..semoga kebahagiaan ini selalu berada di keluargaku..."batin mama dan langsung menghampiri mereka..
"waaah...asyiknya habis makan diluar,,g ajak-ajak Oma siih??"goda mama Marvel pada sang cucu..
"lain kali ya Oma...karena,kata mami...setiap akhir bulan kita akan diajak piknik bersama...Oma mau kan??"jawab Vita polos...
"tentu saja mau...tapi sekarang..Vita harus bersih-bersih badan dulu,lalu istirahat.."
"siap Oma.."jawab Vita lalu langsung berlari menuju kamar nya ditemani dengan pengasuh..
"sayaank...terima kasih yaach..udah hadir dalam keluarga mama...kamu bisa membuat rumah ini ceria dan g suram lagi..."
"mama ngomong apa siih...??Diandra yang harusnya berterima kasih kepada keluarga ini..karena mau menerima wanita yang tak sempurna seperti aku ini.."
"kamu itu sangat sempurna Dimata mama...g ada yang lebih cocok jadi menantu mama selain kamu..jadi,kalau Marvel berani macam-macam..bilang sama mama..biar Marvel mama tukar tambah dengan yang lain.."kata mama santai..sedangkan Marvel sudah mendelik menatap mamanya yang g peduli itu..
"mama iih...enak aja mau tukar tambah Marvel...lagian anak ganteng gini..mau ditukar yang kayak gimana coba??"jawab Marvel kesal..sedangkan Diandra hanya terkekeh geli..
"ganteng doang g cukup buat dampingi menantu kesayangan mama ini..jadi kamu baik-baik tuh..jaga istrimu..atau kamu bakal nyesel seumur hidup..."
"serem banget ancamannya.....aku juga selalu baik kok jaga istri aku..lagian g akan aku biarkan pujaan hatiku ini menjauh dariku ma...udah,kita mau ngamar dulu..mama jangan ganggu pengantin baru..."cibir Marvel sambil menggandeng istrinya..
"CK...dasar anak nakal..inget,istrimu lagi tanggal merah..jangan diterjang.."ledek mama santai sambil tersenyum mengejek...
"masih banyak cara menuju kenikmatan dunia ma..."kata Marvel dengan senyum tengilnya..
"astagaaa....anak ini,dari mana kamu dapat ilmu tak tau malu seperti itu...??mama g habis fikir..kalau kamu lebih parah dari papamu...kasian sekali menantu kesayanganku kalau kamu gempur terus-menerus..."gerutu mama Marvel yang hanya ditanggapi tawa oleh Marvel...tapi mamanya Marvel hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah putranya yang mulai bisa diajak bicara dan bercanda seperti manusia normal..😁😁
"kamu tuh yaach..g sopan banget sama mama.."omel Diandra kesal dengan sikap suaminya...
"g masalah sayaank... jarang-jarang bikin mama kesel..lagian itu malah membuat mana seneng kok.."
__ADS_1
"seneng??apa maksudnya??"
"iya..mama dari dulu ingin aku bisa bersikap seperti orang-orang pada umumnya..tutur kata yang lembut,bercanda,tertawa,sedih dan cemas..katanya aku ini g normal,,g punya ekspresi seperti tembok datar itu.."
"hahaha...masak sih??dari awal aku ketemu kamu,,,bukannya ekspresi kamu itu sangat nyebelin yaach...??"ledek Diandra..
"aku juga g tau...dulu kalau bersama kamu aku jadi pengen marah terus,,bawaannya kesel,jengkel,emosian dan suka kangen kalau g denger Omelan kamu..."
"cih..mulai deh gombalnya.."cibir Diandra sambil membuka pintu kamar mereka..dan masuk lalu Diandra duduk hendak melepas sepatunya..tapi Marvel sudah duduk dilantai dan membantu melepas sepatu istrinya...membuat Diandra terkejut..
"kenapa??kamu suka sekali pakai sepatu tinggi gini sih??nyiksa kaki sendiri.."omel Marvel..
"ini tuh mode sayaank..."jawab Diandra santai sambil tersenyum manis sekali..
"jangan suka ngikutin mode yang menyiksa diri sendiri... bisa-bisa kamu jadi korban mode..tar kalau kamu hamil..jangan pakai sepatu katak gini lagi..."kata Marvel dan ok merebahkan kepalanya di pangkuan istrinya..
"iya-iyaaa...itu masih belum pasti sayaank..."jawab Diandra lirih..entah kenapa,kalau ngobrolin masalah kehamilan dan anak...Diandra selalu sedikit teriris hatinya...
"sayaank..percayalah, Tuhan itu maha baik..kita harus terus berusaha dan berdo'a..aku akan bawa kamu berobat kemanapun...dengan dokter terbaik..."
"aku tak butuh apapun selama ada kamu disisiku...tapi aku tau,sebagai seorang wanita..kamu sangat ingin merasakan masa-masa kehamilan, melahirkan,dan menjadi seorang ibu dari anak yang kamu lahirkan dari rahimmu.."
"Marvel...tapi itu seperti nya mustahil..."
"sayaank... percayalah padaku..kita akan terus berusaha..dan lakukan pengobatan yang terbaik buat kamu..aku udah konsultasi dengan dokter yang menanganimu sebelumnya...dan dia mengatakan kamu udah dinyatakan sembuh dari sakitmu...tinggal kita usahanya lebih giat lagi..."
"kamu modus yaach???"
"hehe...modus apa siih...aku serius ini...lagian kita sama-sama enak kan...kita akan ikut program hamil..kalau belum berhasil,kita cari alternatif lain..bayi tabung misalnya...aku dengar,,kalau bayi tabung bisa jadi anaknya kembar 3 loo..."
"satu aja belum jadi mau minta 3..siapa yang akan ngurus??"jawab Diandra kesal..
"hehe..ada aku,ada papa dan mama..nanti aku sewa pengasuh yang profesional dan teruji,kamu tenang aja..yang penting usahanya harus makin ditingkatkan lagi..."
__ADS_1
"usaha-usaha...tar,usahanya masih lama..kamu lupa masih ada lampu merah tandanya stop dulu..."
"ya kan aku bisa nunggu lampu hijaunya..biar bisa jalan teruuuss...."
"aku mau mandi..badan aku udah lengket semua..."
"bareng...biar hemat waktu.."
"no...nanti malah kebanyakan buang waktu..."
"haha...berisik.."Marvel langsung membopong tubuh istrinya masuk ke kamar mandi..dan melakukan ritual mandi bersama tanpa ada embel-embel yang lainnya...
telah selesai mandi dan ganti baju bersih...mereka istirahat sambil berpelukan..
tiba-tiba ponsel Marvel berdering..
"tuan muda..nona Silfi dan ibunya berulah.."
"ringkus,bawa ke markas.."
"baik.."
"sepertinya mereka harus segera di singkirkan...tikus got harus di kembalikan ke habitatnya.."gumam Marvel..lalu menghubungi satria untuk segera menemuinya markas..memang Marvel punya markas khusus untuk mendisiplinkan musuh yang mengganggu keluarga dan perusahaannya..tapi jangan kira markasnya sangat kumuh dan lembab seperti pada umumnya...markas Marvel sangat bersih dan kinclong...tapi tak mengurangi kengeriannya..apa lagi adanya alat penyiksa yang super super canggih...untuk menyiksa musuh-musuh nya...tanpa harus mengotori tangannya...
"aku pergi dulu.. istirahat yang nyaman sayaank..."bisik Marvel di telinga istrinya yang tertidur pulas dipelukannya...lalu beranjak dari ranjang dan keluar dari kamarnya..saat mau naik mobilnya...Marvel dihentikan oleh papanya..
"mau kemana??"
"ada urusan bentar pa..."
"hati-hati dijalan..ingat,kamu udah punya istri..g sendiri lagi..."
"aku tak kan lupa itu pa...Marvel pergi dulu.."papanya hanya tersenyum melihat putranya yang nampak bahagia dengan pernikahannya...
__ADS_1
"semoga...kebahagiaan ini abadi untuk selamanya.."batin papa Marvel....setelah Marvel pergi meninggalkannya,,papa langsung masuk ke mansionnya..sedangkan Marvel langsung menuju ke markas rahasianya...