
ternyata Marvel langsung mengajak Diandra pamit ke Nia dan Satria..karena dia ingin kembali ke kamar hotel yang telah dia siapkan untuk bermalam hari ini...
"selamat ya sayaaank..semoga kebahagiaan selalu bersamamu.."do'a Diandra pada Nia sambil memeluknya erat..
"amiiiin..terima kasih untuk do'anya sayaank.."balas Nia dengan pelukan yang tak kalah erat
"sudah-sudah...lepaskan istri ku dari pelukanmu..nanti baby kami kegencet.."Marvel melerai pelukan istrinya dari temannya itu..membuat Diandra cemberut..
"CK..Abang iihhh...ngerusak suasana aja deh..."dengus Diandra
"kalau mau peluk-peluk nanti saja sama Abang di kamar,mau lebih dari peluk juga boleh heemm!!..lihat itu,masih banyak yang ngantri untuk kasih ucapan buat mereka.."dengan santainya Marvel mengutarakan isi pikirannya..membuat Diandra makin kesal dibuatnya.. bisa-bisanya suaminya ngomong tanpa disaring dulu...biasanya dia kan paling menjaga imeg nya..
"Abaaang...ngomongnya suka bener.."sahut Diandra sambil terkekeh kecil..lalu memberi kadonya buat Nia..
"ini kado dariku...jangan lupa dipakai malam ini"bisik Diandra..membuat Nia curiga
"jangan dekat-dekat dengan temanmu itu sayaank...dan ini dari ku untuk kalian...semoga kalian suka,,"sebuah amplop coklat.. sungguh kado yang tak ada manis-manis dalam pengemasannya,tapi jangan salah..isi dalamnya sangat luar biasa..sebuah sertifikat rumah dan surat-surat mobil keluaran terbaru tahun ini..ditambah tiket honeymoon selama 3hr dipulau Bali.. Marvel memang tidak memberikan cuti lama buat Satria..karena dia bisa pusing kalau tak ada asistennya itu...apalagi saat ini istrinya sedang masa manja-manja nya karena faktor kehamilan..
"terima kasih banyak tuan.."balas Satria dan hanya diangguki oleh Marvel..
"Abang kasih kado apa??kok g dibungkus Engan indah siih..jangan bilang itu kerjaan yang belum kelar.."tuduh Diandra saat mereka turun dari pelaminan..
"kamu ini jangan berprasangka buruk pada Abang...mana ada kerjaan saat hari pernikahan selain buat babby...Abang tak Setega itu juga sayaank...itu tadi surat-surat rumah dan mobil serta tiket honeymoon ke Bali selama 3hr.."sambil mendekatkan wajahnya pada sang istri..sambil menggesek-gesekkan hidung mereka yang bertabrakan..
"waaah...itu keren,,kenapa Abang tidak memberiku kado pernikahan seperti itu??"ucap Diandra takjub dengan hadiah suaminya..orang kaya memang beda saat memberi hadiah..
"oohh...jadi seluruh harta yang Abang miliki masih kurang untukmu sayaank??"sahut Marvel sambil menjauhkan wajahnya lalu menunjukkan tatapan nakalnya..dan memeluk erat pinggang istrinya itu..
"aaahh...aku sampai lupa akan hal itu..astagaa,aku tidak sadar kalau sekarang aku ini seorang milyarder..jadi bisa shoping sepuasnya.."dengan kekehan kecil dan tepukan jidatnya..
"tepat sekali..jadi,bisakah kita ke kamar sekarang nyonya??agar aku bisa menyerahkan tubuh ini untukmu juga"goda Marvel dengan keringan mata genitnya..dan itu membuat Diandra menutup mulutnya dengan jari tangannya..
"OMG... bisa-bisa nya suamiku ini sangat genit...??kalau begitu layani aku malam ini tuan tampan..."balas Diandra dengan manja..sambil mengalungkan tangannya ke leher suaminya sebagai tanda minta digendong..dengan cekatan Marvel segera menuruti keinginan istrinya..dan menggendongnya ala bridal style..membuat para tamu undangan kagum sekaligus iri pada kemesraan mereka..
"ooohh.. seperti nya gue harus memanggil wanita,untuk menemaniku malam ini... kemesraan mereka buat adik kecilku menegang.."kata Jimmy yang melihat dan mendengar percakapan pasutri yang baru saja lewat didepannya itu..
"sekalian Carikan buatku juga Jim..milikku bahkan sudah berontak ingin dituntaskan.."keluh Jhonny..
__ADS_1
"hehe..kita pesta aja malam ini,,kayaknya seru bareng-bareng gituan.."usul Juno sambil terkekeh
"ogah...tar loe niru gaya gue lagi..Carikan aja 5 wanita..suruh datang ke apartemen kita masing-masing..untuk yang begituan harus bisa dinikmati semaksimal mungkin..biar bisa terpuaskan.."sahut Thomas lalu mereka akhirnya kembali ke apartemen masing-masing setelah berpamitan pada pengantinnya...
------------
akhirnya acara selesai juga...Nia dan satria memasuki kamar hotel yang sudah disediakan oleh Marvel..memang semua sudah diatur bawahan Marvel..atas perintah dari tuan muda itu...karena Satria sudah dianggap adiknya sendiri..meski Satria selalu menjaga jarak agar tidak lupa diri dari mana asalnya...
"huuffhh..g nyangka,acaranya sangat melelahkan.."keluh Nia sambil melepas high heels yang dipakainya..karena dari tadi kakinya sudah sangat sakit karena benda itu..
"bersihkan diri dulu..baru istirahat...biar badannya g lengket.."kata Satria lembut
"iya...kakak dulu aja,,aku mau bersihkan make up dan lepas pernak-pernik yang ada di kepala ini dulu.."tunjuk Nia pada wajah dan kepalanya..
"baiklah.. kakak dulu yang mandi.."sahut Satria..langsung pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri,kemudian Nia mulai membersihkan make up nya..dan melepas satu-persatu hiasan rambut yang ada di kepalanya..setelah selesai,dia menyisir rambutnya dengan perlahan..dan saat itu,satria udah keluar dari kamar mandi dengan bathrobnya yang berwarna maroon,Nia yang melihat itu dari pantulan cermin sangat terkejut..hingga rona merah dipipinya terlihat jelas
"kakak...kenapa g pakai baju di kamar mandi siih..??"keluh Nia
"kenapa??kita sudah suami istri..dan aku tak perlu baju untuk makan ini dan selanjutnya.."goda Satria,membuat Nia merinding..
"aahh.. sepertinya aku juga harus segera mandi..takut kedinginan kalau kemalaman mandinya.."Nia mengalihkan pembicaraan mereka..dan beranjak dari duduknya..tapi saat hendak berpapasan dengan satria tangannya langsung ditarik dan dipeluknya tubuh Nia dengan erat sambil berbisik..
"mau dimandiin atau mandi sendiri??"lanjut Satria..membuat kesadaran Nia kembali dan langsung ngacir masuk kamar mandi dengan detak jantung yang mulai tak beraturan..
"astaga..astagaa..apa ini...aku gugup sekali,,bisakah malam ini langsung tidur saja..aku sangat cemas..Dan jantungku..ooh jantung..tetaplah berada di tempatmu..jangan lompat kemana-mana..aku masih belum ingin mati muda..."gumam Nia gugup,cemas, khawatir dan takut..untuk menghilangkan rasa yang campur aduk itu..Nia memilih berendam sejenak untuk merilekskan tubuh dan fikirannya...setelah dirasa cukup tenang dia membersihkan diri di bawah guyuran air shower..tapi masalah datang kembali..saat dia membuka hadiah dari Diandra..dia langsung melotot dibuatnya..sebuah lingerie seksi yang berwarna hijau gelap..
"Diandra...awas kau yaach...!!membuatku dalam masalah besar,,koperku juga g ada di kamar tadi..dia pasti sengaja ngerjain aku,agar diterkam harimau lapar.. huuffhh,,aku harus gimana ini??"keluh Nia kesal
"tok-tok-tok..apa masih lama??nanti kamu bisa masuk angin loo kalau kelamaan di kamar mandi.."kata Satria di balik pintu..
"iya..sudah,bentar lagi keluar.."sahut Nia lalu tak lama pintu kamar mandi terbuka,,Munjul wanita cantik dengan rambut sedikit basah mengenakan lingerie warna hijau gelap..menampilkan tubuh seksi nya yang terlihat karena baju yang dipakainya sangat tipis dan pendek..dengan ragu-ragu Nia berjalan mendekati ranjang yang ditempati Satria saat ini..sedangkan satria sudah beberapa kali meneguk salivanya dengan susah payah..jakunnya naik turun melihat pemandangan indah didepannya..
saat Nia duduk di ranjang..dan dengan cepat menutup tubuhnya dengan selimut tebal..satria terkekeh geli melihat tingkah istrinya itu..
"kalau kamu malu kenapa pakai baju seperti itu??"ledek Satria tak habis pikir dengan apa yang dilakukan dengan istri barunya itu..
"sebenarnya..itu..eh..ini..kerjaannya Diandra..dia sengaja memberikan gaun ini untukku dan koperku entah di bawa kemana olehnya.."jelas Nia sedikit gelagapan..karena pandangan Satria sedikit berbeda dari biasanya
__ADS_1
"oohh... sepertinya aku harus berterima kasih kepada nyonya muda.."ledek Satria sambil mendekat ke arah Nia
"kenapa begitu..kamu suka dia ngerjain aku??"sahut Nia dengan kesal tapi juga gugup karena Satria makin mendekat padanya
"sangat suka...nyonya muda membuka jalan untukku..agar bisa langsung menerkammu tanpa ragu "goda Satria..
"tapi..aku..itu..eemmhh.."belum selesai nia berkata-kata.. Satria sudah menyambar bibirnya..dengan lembut dan sedikit agresif..awalnya hanya ingin memberi kecupan..tapi karena melihat reaksi Nia yang pasrah dengan perbuatannya.. Satria mulai menci*m dan memberi l*m*t*n-l*m*t*n kecil yang membuat Nia makin terbuai dan membalas apa yang dilakukan Satria pada bibirnya..keduanya makin menikmati dan saling membalas satu sama lain.. Satria mulai turun ke leher putih istrinya yang menggodanya..tak lupa memberi tanda di setiap daerah yang dilewatinya..hingga gaun tipis itu sudah terlepas dari pemiliknya...hingga terpampang nyata tubuh sintal istrinya yang sangat menggoda.. Satria berhenti sejenak untuk menikmati pemandangan indah dibawahnya..dan itu membuat Nia menutup dadanya dengan kedua tangannya karena malu
"kenapa ditutup??aku suka itu.."kata Satria dengan suara beratnya
"jangan menatapku seperti itu.."sahut Nia lirih..dan Satria mulai membuka tangan Nia..sambil mengarahkan bibirnya untuk menikmati buah terlarang yang ada di bawah kungkungannya itu...d*s*h*n-d*s*h*n tertahan itu membuat Satria makin gencar menjamah tubuh istrinya..
"jangan ditahan sayaank...keluarkan suaramu..itu bisa membuat ku makin bersemangat.."bisik Satria sambil terus memainkan tangannya dengan nakal kesembarang arah hingga apa yang dia cari ketemu..tempat tersembunyi yang hangat dan sedikit basah...mulai dia sentuh dengan segala kelembutan
"oohh...jangan nakal tangannya..."lengkung Nia saat satu jari Satria mencoba masuk ke daerah sensitif nya..
"nikmati saja sayaank..milikmu harus siap saat aku memasukimu nanti.."mulai menggerakkan tangannya maju mundur dengan perlahan..saat Nia mulai mendesak dia menambah satu jari lagi hingga membuat Nia makin bergelimang tak karuan..
"aaahh...ssshhh...aku mau ke kamar mandi .."desah Nia
"tak perlu..keluarkan disini.."sahut Satria makin cepat menggerakkan jarinya...dan benar saja lengkungan panjang dari Nia bertanda udah mencapai puncak kenikmatan pertamanya...dengan cepat satria mencabut jarinya dan melepas bathroobnya..hingga menampilkan tubuh atletis yang sangat terjaga..tanpa lemak yang menumpuk..dan jangan lupa pusaka yang cukup untuk membuat Nia menggila diatas ranjang pastinya sudah siap tempur
"aaaaaa...jangan dimasukkan kak,,itu terlalu besar,g akan muat..."ucap Nia lirih sambil menutup wajahnya agar tak melihat tubuh polos suaminya..
"hehe..lihat sayaank..ini yang akan membuatmu melayang setiap malam nantinya..jadi jangan ragu untuk melihatnya.."Satria membuka kali istrinya dengan berlahan tapi pasti..nua yang awalnya menahan,, akhirnya pasrah,karena dia sadar sudah jadi suami istri yang sah..jadi harus menjalankan kewajiban nya sebagai seorang istri..lalu mengarahkan miliknya ke surga kenikmatan dunia yang tersembunyi,sambil merangsang istrinya agar tidak tegang.. Satria menyentuh tempat-tempat favorit nya..dan benar saja,ia mulai terbuai lagi dengan sentuhannya...membuatnya mudah untuk segera memasukinya..
hingga dia menghentakkan miliknya ke dalam tubuh istrinya..membuat Nia terpekik
"aahh..sakit kak..."teriak Nia saat merasakan sakit yang ada di bawah sana..
"maaf...aku akan lebih lembut lagi.."kata Satria lembut..dan mengecup kening,mata dan bibir istrinya..
hingga usaha yang ketiga baru satria bisa memasuki istrinya dengan sempurna...dua terdiam sesaat untuk merilekskan tubuh istrinya yang masih merasakan sakit karena dari ekspresi nya terlihat jelas ada air mata yang menetes dari ujung matanya..setelah tenang.. Satria mulai menggerakkan pinggulnya perlahan hingga Nia mulai menikmati permainan nya...
lengkungan dan ******* terdengar merdu di kamar pengantin udara malam yang dingin tak terasa..bahkan AC yang menyala tak bisa membuat tubuh pasangan ini kedinginan..malah keringat bercucuran karena hentakan dan lengkuhan makin gencar dilakukan pasangan ini..hingga mencapai kenikmatan dunia yang sesungguhnya...
"aaarrrhhhh.....terima kasih sayaank..."bisik Satria saat keduanya mencapai ******* bersama..Nia hanya tersenyum dan mengangguk kan kepalanya.. Satria menarik selimut untuk menutup tubuh polos keduanya..lalu memeluk istrinya dengan erat.."
__ADS_1
"selamat tidur.. istirahatlah yang cukup..agar besok bisa melakukan gencatan senjata lagi bersamaku..kamu butuh tenaga ekstra untuk memuaskan suamimu ini.."bisik Satria membuat Nia meremang kembali...
"OMG...semua yang Diandra katakan jadi kenyataan...pria pendiam itu sangat menakutkan... bisa-bisa aku g bisa jalan beneran ini.."batin Nia..tapi tak bisa di ungkapkan secara langsung..dia memilih untuk memejamkan mata dan mencoba beristirahat malam ini..sebelum suaminya menerkamnya kembali...