Dokter Cinta

Dokter Cinta
Trik Ngerjain Suami..


__ADS_3

pulang kerja..Nia dan Diandra segera melakukan perawatan seluruh tubuh...mereka benar-benar memanjakan diri...tak ingin menyia-nyiakan kesempatan..mereka bersantai sambil menikmati pijatan para terapis..membuat tubuh mereka terasa ringan..dan wangiiii...


"apa ini juga salah satu trik untuk mengerjai suamimu??"tanya Nia


"hehe..bisa dibilang seperti itu..."


"kasihan sekali suamimu itu..dia pasti sangat tersiksa...punya istri cantik,hanya bisa melihatnya.mtapi tak bisa menyentuhnya..."ledek Nia


"biar dia tau...kalau istrinya ini bukan wanita yang murah hati..."


"kamu tidak takut,,tuan muda cari pelampiasan??"


"dia tak bisa melakukannya..."


"kenapa kamu yakin sekali...??"


"tanpa ku,dia itu seperti pria impoten yang tak bisa melakukan apapun pada wanita..."


"hahaha..dan saat bersamamu..dia seperti serigala buas yang tak pernah puas..."ledek Nia sambil tertawa lepas


"sialaaan...tapi itu benar,,dia tak pernah terkendali saat memakanku...sampai membuat pinggangku sakit.."keluh Diandra..


"jadi...selain memberi hukuman pada suamimu..kamu juga ingin meliburkan tubuhmu nyonya??licik sekali anda..."cibir Nia


"ini namanya cerdas nona....dia selalu membungkus ku dengan gaun yang tertutup...memang pilihannya sangat berkelas..tapi kalau udah dipakai ulat bulu...ogah banget aku memakai gaun dengan model yang sama.."


"hihihi...wanita itu benar-benar cari masalah..."


"tauk tuh...aku kesel banget padanya..."


"lalu apa yang suamimu lakukan??"


"dia membelanya..."


"jangan bohong...tuan muda bucin pada istrinya...kau mau menipuku??"


"hehehe...kau tau,,dia bahkan langsung membuang semua furniture dan merenovasi kamar..."kekeh Diandra puas dengan perbuatan suaminya


"gilaaaa....g tanggung-tanggung suamimu itu... benar-benar bucin akut.."


"so...apa kamu mengakui pesonaku nona??"ledek Diandra dengan gaya sombongnya


"hahaha...aku tak pernah meragukan pesonaku nyonya..hanya,g habis fikir saja...tuan muda bisa sebucin itu.."


"huuffhh...kadang aku juga merasa dia terlalu berlebihan dalam mencintaiku..rasanya sangat manis tapi juga takut...dia terlalu over protective dan posesif...aku tak tau dia itu cinta atau obsesi padaku.."


"jangan banyak berfikir...nikmati saja peranmu..bahkan aku rasa seorang ratu tak bisa mengalahkan kenyamanan hidupmu.."


"kamu juga akan merasakannya saat bersama kak satria.."


"hadeeeh...dia itu terlalu kaku.."

__ADS_1


"kalau gitu,buat dia lemas.."goda Diandra dengan senyum nakalnya..


"jangan aneh-aneh kamu...dua itu,datar seperti tembok..aku kadang bingung mau mulai pembicaraan.."keluh Nia..


"tembok aja..kalau dicat bisa jadi berwarna Nia...kamu tinggal memberikan warna pada kehidupan kak satria..dia seperti itu karena selalu sendirian..tak ada yang bisa diajaknya berbagi keluh kesah,dan hanya tau bekerja pada tuan yang gila kerja..dia hanya perlu beradaptasi saja dengan kehadiranmu..."


"begitulah menurutmu??dan tuannya itu adalah suamimu...."sambil menimang-nimang perkataan Diandra


"hehe..iyaa....kamu coba saja mencari celah..biar bisa membuat kak satria memandangmu sebagai tempat ternyaman untuk mengungkapkan semua yang ada dihati dan fikirannya.. sering-seringlah mengajaknya berkomunikasi..membuka jalan agar bisa mengenal satu sama lain..."


"apa dulu kamu juga seperti itu pada tuan muda??karena setahuku dia 11-12 dengan tuannya. bahkan mungkin suamimu lebih dingin dan tak tersentuh.."


"cih...sejak awal ketemu dengan suamiku..kesan pertama ku..tuan muda itu santan menyebalkan..kamu tau itu kan.."


"hehe.. lama-lama jatuh cintrong juga..."


"capek ngehindar Nia...bahkan kamu tau sendiri ..setelah menikmati tubuhku,,dia tak bisa lepas dariku..maunya nambah lagi dan lagi..."


"hahaha...gilaaaa,,gunung es yang mencair bisa sangat mengerikan mengalahkan ombak di lautan.."


"tepat sekali...dan kadang aku penasaran..gimana dia bisa segila itu padaku.."


"dan jawabannya udah kamu temukan??"


"tidak...jadi,jangan sepelekan orang yang pendiam...karena apa yang pepatah katakan itu benar..air yang tenang menghanyutkan...aku udah membuktikannya..."


"serem amat..."


"baik guru..aku perlu belajar banyak pada anda yang sudah berpengalaman.."tambah Nia


"hehehe..aku akan jadi mentormu...jadi siapkan biayanya..semua didunia ini tidak ada yang gratiskan nona...."lalu setelah keduanya menyelesaikan ritual memanjakan diri luar dalam...mereka langsung jalan menuju sebuah kafe yang tak jauh dari tukang foto


"kamu tau aja kalau aku udah kelaparan" kata Nia setelah mereka memesan makanannya


"tentu saja...cacing diperutmu berdemo sampai terdengar di telingaku.."goda Diandra


"sialaaan...mending kita makan dulu..berdebat denganmu sungguh menguras tenagaku.."sahut Nia dengan gaya lemas tak bertenaga...


"dasar ratu drama.."dengan mencibirkan mulutnya kedepan,dan itu membuat Nia terkekeh..tapi tetap langsung menyantap makanannya


"apa tuan muda akan mencekikku kalau tau akulah yang menculik istri tercintanya??"tanya Nia


"bisa jadi lebih dari itu Nia.."


"haaaah...jangan menakutiku..."


"cih...jangan berpura-pura,,kamu berkhianat padaku Nia...aku bisa pastikan,suamiku menitipkan ku padamu saat dia meneleponku tadi.."cibir diandra


"bagaimana kamu tau??"Nia sangat penasaran..


"tentu saja tau..kalau dia tidak menitipkan ku padamu...bisa dipastikan,ponselku tak akan berhenti berdering..dan aku yakin,dia juga memberi pengawalan padaku..."

__ADS_1


"kamu sangat mengerikan..."dan Diandra hanya mengangkat bahu nya acuh..dengan tetap menikmati makanannya..setelah makan keduanya mencari gaun dan langsung pulang...


saat Diandra sampai dirumah..suaminya sudah berada di rumah untuk menyambutnya...


"apa kamu lelah sayaank??"tanya Marvel selembut mungkin..dia sudah sangat merindukan istrinya itu...


"lumayan...aku mau mandi dan beristirahat..."


"tentu..abang udah siapkan air untukmu.."Diandra menatap suaminya dengan tatapan menyelidik..


"abang hanya ingin melayani istri tercintaku ini...apa ada yang salah??"udah dengan mode manjanya..


"tidak sih...aneh aja..."tak peduli..


"sayaank...udah dong marahnya...Abang kan udah menyadari kesalahan Abang dimana...udah janji juga g akan ulangi lagi.."rengek Marvel sambil memeluk tubuhnya dari belakang sambil mendusel bagian lehernya..membuat Diandra menahan senyumnya sekuat tenaga..


"hentikan...ini geli Abang.."masih dengan gaya datarnya..


"Abang kangeeen...apa kamu g kasihan lihat Abang tersiksa kayak gini??"dengan mengendus-endus aroma tubuh istrinya yang sangat wangi...


"lalu??apa yang Abang inginkan sekarang??"dengan membalikkan badannya..dan keduanya mulai berhadapan dengan Diandra yang sedikit menengadahkan wajahnya..karena Marvel lebih tinggi dari nya..


"Abang mau kamu g marah lagi..jangan abaikan Abang lagi...manjain Abang lagi yaach..."dengan wajah dibuat seimut mungkin...dan itu membuat Diandra sangat gemas,dan Diandra mendorong suaminya secara berlahan..hingga terjatuh diatas ranjang...dan dengan gaya sensualnya...Diandra merangkak naik diatas nya..sambil membelai dada bidangnya..


"boleh saja....tapi,,tidak sekarang abaaang..."bisik Diandra penuh dengan nada godaan yang nyata,membuat Marvel ingin sekali menerkam istri nakalnya itu


"sampai kapan kamu akan menyiksa Abang seperti ini..dan besok juga ada pesta..apa kamu juga g mau menemani Abang??"


"eemmhh...aku akan datang..tapi tidak bersama Abang...mungkin dengan papa dan mama,,atau dengan Nia.."beranjak dari atas tubuh suaminya...tapi Marvel segera menahannya


"a?bang masih ingin di posisi seperti ini...kamu sengaja menggoda Abang,lalu pergi tanpa tanggung jawab..ini membuat kepala Abang ingin pecah rasanya..."kata Marvel manja


"apa aku perlu membantu Abang untuk menuntaskan nya??"bisik Diandra..dan Marvel mengangguk lucu...


"eemmhh...tapi tidak untuk saat ini...mungkin besok atau lusa..."jawab Diandra santai..


"sayaank..."rengek Marvel lagi..


"sudahlah...jangan membuatku makin kesal.."kata Diandra lembut..


"huuffhh..baiklah,,jangan lama-lama marahnya,,Abang bisa gila kalau seperti ini terus..."


"akan aku fikirkan..."


"bisakah kita dinner malam ini??"


"boleh juga..usaha yang bagus buat menyenangkan hatiku.."


"baiklah...abang akan menyiapkan semuanya..."kata Marvel antusias...langsung meraih ponselnya..dan menghubungi satria untuk menyiapkan dinner romantis untuknya dan sang istri...sedangkan Diandra langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan diri .


.

__ADS_1


__ADS_2