
setelah pergulatan panas yang mereka lakukan..membuat keduanya kelelahan dan tertidur pulas hingga pagi...Marvel bangun terlebih dahulu..dia benar-benar tidak menyangka kalau Diandra yang memulai kegiatan panasnya semalam..dan perlu dicatat..dalam keadaan sadar,tanpa paksaan atau pengaruh obat..Marvel menatap wajah polos tanpa make-up yang sedang tidur dipelukannya itu dengan lembut..sambil mengelus pipi yang kadang merona karena ulah keisengan nya...
"aku tak akan melepaskanmu lagi,,hanya kamu yang bisa membuatku hilang kendali dan tergila-gila pada mu...dan kamu harus tanggung jawab untuk itu.."batin Marvel sambil mengecup singkat pipi mulus yang dari tadi menggodanya
membuat yang punya pipi terusik karena geli terkena bulu-bulu halus yang ada di wajah Marvel..
"eemmhh..hentikan,aku masih ngantuk Nia.."gumam Diandra yang belum sadar sepenuhnya dari tidur panjangnya..
"haah??Nia katanya??dia pasti belum sepenuhnya bangun.."batin Marvel sambil tersenyum nakal..dan melanjutkan keusilannya..dengan mengecupi seluruh wajah Diandra..
"hey...kau ini kenapa??hentikan..."masih dalam keadaan memejamkan mata..dan berbalik membuat selimut yang menutupi tubuh polosnya tersingkap..dan sukses membuat Marvel menelan salivanya dengan susah payah...
"oh God..pemandangan pagi yang indah.."gumam Marvel..lalu langsung menurunkan ciumannya ke leher Diandra dan membuat Diandra melengkuh..
"eemmhh..aah..."desahannya malah membuat Marvel makin panas..
"sshhiiitt..aku mulai menegang lagi...bagaimana bisa,saat tidurpun dia bisa membuatku kelimpungan seperti ini....."batin Marvel sambil menikmati permainan nya saat ini..dia mulai menyecapi dada sintal milik Diandra yang merupakan salah satu tempat favoritnya..
"aaarrhh..apa yang kamu lakukan...??"saat sadar kalau Marvel telah menikmati dadanya dengan rakus...
"aku butuh nutrisi dari sumbernya..."jawab Marvel tanpa dosa..
"hey..apa kau gila??eemmhh..."sambil menahan desahannya..
"jangan ditahan,,aku suka suaramu...aku gila karena mu..dan aku juga tergila-gila padamu.."
"ooohh...shiit,,pria ini benar-benar membuatku merasa seperti j*l*Ng...apa ini yang namanya karma??aku kemakan omonganku sendiri..yang selalu mengaku j*l*Ng padanya..."batin Diandra sambil menggigit bibir bawahnya agar desahannya tak keluar..
"jangan gigit bibir mu...nanti luka,,biar aku aja yang menggigitnya..."sambil mendongakkan wajahnya untuk melihat wanitanya..
"hentikan ini tuan.."rengek Diandra...
"hanya bagian atas saja..bawahnya tidak akan ku usik..."
"ta..tapi eemmmhhh.."
"kapan kita menikah??aku g ingin bertunangan..aku ingin langsung menikah.."menatap Diandra yang ada dibawah Kungkungan nya dengan lembut
"jangan terburu-buru..pernikahan bukanlah hal yang bisa dipermainkan..saat kita memutuskan untuk menikah,kita harus siap lahir dan batin..menerima semua kekurangan pasangan..merubah semua kebiasaan..pernikahan bukan sesuatu yang bisa dikompromikan dalam keadaan apapun.."
__ADS_1
"aku tau itu..umurku udah cukup untuk menikah..dan kamu juga begitu...apa kamu mau kita melakukan ini terus tanpa status..??"
"apa maksudmu dengan kata "terus"??ini tak akan terjadi lagi untuk kedepannya..."protes Diandra kesal..
"apa kamu yakin bisa menghentikan ku saat aku menginginkanmu??"
"eemmhh...itu,seharusnya kamu tak melakukan itu lagi kan??"
"aku tak bisa menjaminnya...!!"
"kenapa??"
"karena saat berdekatan denganmu,tubuhku selalu meresponnya..mendengar suaramu seperti godaan yang membuatku selalu menginginkanmu,mendapat sebtuhanmu seperti sengatan listrik yang langsung tertuju pada pusat gairahku...melihatmu tersenyum dengan pria lain membuatku ingin mencongkel mata yang melihatmu..aku tak bisa berbaik hati untuk semua yang bersangkutan denganmu...seakan aku ingin mengurungku hanya untuk diriku sendiri.."
"haah..apa yang terjadi??apa aku punya pelet pemikat..untuk menarik pria dingin ini menjadi begitu gilanya padaku??"batin Diandra bingung...
"jangan melamun..atau aku akan membuatmu kelelahan lagi..."
"jangaaan...cukup semalam saja,awalnya aku hanya ingin berterima kasih denganmu..tak taunya kamu malah tak mau menghentikan kegilaanmu.."gerutu Diandra..
"hehe..mau gimana lagi,kamu yang mulai,aku yang harus mengakhiri..."jawab Marvel santai..
"aku suka seperti ini...bisa menatapmu sepuasnya..apalagi saat tubuhmu polos seperti saat ini..."goda Marvel sambil tersenyum nakal dan
"apaa??aaaaaa....dasar mesum,cabul,be*Ng*ek,ba*i*gan..kurang ajar..."rentetan umpatan diteriakkan oleh Diandra untuk Marvel sambil menarik selimutnya hingga menutupi dadanya yang terekspos nyata..dia benar-benar tidak menyadari kalau tubuhnya masih polos setelah kegiatan panasnya semalam...
"hahaha...aku sudah melihat dan menikmatinya semua,,g perlu ditutup lagi..."Marvel tanpa malu beranjak dari ranjang dan merebahkan tubuhnya disamping Diandra..
"bagaimana anda bisa semesum ini?? bisa-bisa nya memanfaatkan orang yang masih tidur.."
"apa salahnya??aku hanya ingin membangunkan mu..."
"tapi g begitu kan caranya...!!"
"lalu..aku harus gimana??saat tubuh polosmu terpampang jelas tak tertutup didepan ku...??aku juga pria normal...meski tubuhku hanya merespon mu saja...kalau disuguhi pemandangan panas dipagi hari..itu bisa buat sarapan penambah semangat saat bekerja nanti..."dengan santainya Marvel mengatakan hal-hal vulgar itu pada Diandra yang sudah memerah wajahnya karena malu yang luar biasa...
"astaganagaaaaa...aku benar-benar merasa seperti j*l*Ng saat ini..."desah Diandra menahan kekesalan nya pada Marvel..
"itu g benar..kamu wanitaku,calon istriku,ratu di hatiku..dan akan menjadi nyonya Marvel untuk kedepannya nanti...jadi jangan berani merasa seperti j*l*Ng..."
__ADS_1
"tak ada bedanya..kita melakukan hal diluar batas,tanpa status yang jelas..."
"udah ku bilang...kita akan segera menikah..aku bahkan bisa menikahimu saat ini juga.."
"aku belum siap.."
"tak perlu persiapan..aku yang akan menyiapkan semuanya..kamu tinggal menyetujuinya..."
"kenapa kamu selalu ngotot ingin menikah denganku...??aku..aku..!!"Diandra tak bisa melanjutkan kalimatnya..malah tertunduk sedih..
"sebenarnya kamu kenapa selalu menolak ku??katakanlah...kalau alasanmu masuk akal..aku akan menunggumu sampai kamu siap menikah denganku..tapi kalau itu hanya alasan g jelas yang kamu buat-buat untuk menolak ku..saat ini aku akan menikahimu,dan nanti malam aku segera menggelar pesta pernikahan kita.."
"itu g mungkin..paling cepat,pernikahan itu diurus satu Minggu sebelum hari H,karena perlu berkas yang harus disiapkan..syarat-syarat yang harus dipenuhi dan masih banyak lagi yang g mungkin bisa secepat seperti yang kamu mau.."cibir Diandra yang tak percaya dengan apa yang Marvel katakan..
"apa kamu menantang ku??"kata Marvel penuh percaya diri saat Diandra meremehkannya..
"tidak-tidak..aku percaya..apapun bisa kamu lakukan.. Ok jadi aku tak perlu bukti lagi.."jawab Diandra gugup..karena dia tau,apapun bisa dilakukan Marvel kalau dia mau..harta dan tahta memang bisa diandalkan dalam situasi apapun..
"bagus kalau gitu,jadi..sekarang katakan kenapa kamu selalu menolak ku??"
"huuffhh..itu karena aku takut kalau berstatus janda diusia muda.."kata Diandra lirih..
"apa maksudmu??aku tak akan pernah meninggalkan.. "
"tuan..."
"panggil namaku,atau beri panggilan sayang untukku.."sela Marvel yang mulai kesal dengan panggilan Diandra untuknya..
"baiklah...Marvel,aku tak percaya cinta..kamu tau pernikahan yang didasari rasa cinta saja masih bisa diguncang oleh adanya orang ketiga..apalagi seperti kita,yang diawali dari sebuah kesalahan.."
"jangan katakan itu sebuah kesalahan..karena aku tak menganggap itu sebagai kesalahan..tapi sebuah berkah yang bisa menyelamatkan kita berdua...kamu dari pengaruh obat itu,dan aku dari myshopobia ku...catat itu baik-baik,berkah yang sangat nikmat,yang membuatku ketagihan ingin melakukannya lagi dan lagi.."sambil membayangkan kejadian yang terjadi malam panas yang mereka lakukan saat itu..
"bersihkan otakmu..atau aku perlu mengoperasi nya..dan membersihkan otakmu dari pikiran-pikiran kotor itu.."
"hahaha..oohh aku tak akan melupakan malam itu,,seandainya ada cctv dikamar ku,..aku akan melihatnya setiap saat.."tak peduli dengan pelototan tajam dari Diandra yang seolah-olah ingin menusuknya..
"kau..iiiihhh..aku g nyangka kalau pria seperti mu,sungguh mengerikan tingkat kemesuman mu itu.."
"jadi...bersiaplah nyonya Marvel,,setelah menikah...tak akan ku biarkan kamu istirahat meski sesaat..."beranjak dari ranjang..menuju kamar mandi...tak menghiraukan Diandra yang berteriak keras karena keusilannya...yang menarik selimut hingga terjatuh dari ranjang..dan itu membuat tubuh polos Diandra terlihat tanpa penghalang ..
__ADS_1
"Marveeeeel.... benar-benar menyebalkan.. bisa-bisa nya aku berurusan dengan pria seperti itu...ooh,,aku bingung harus melakukan apa padanya...aku tak mungkin bisa melarikan diri darinya..tapi juga tak mungkin menikah dengannya..ini seperti mimpi disiang bolong,,sama sekali tak ada dalam rencana hidupku.."gumam Diandra bimbang dengan apa yang akan dia putuskan..