Dokter Cinta

Dokter Cinta
5. Dia Kembali (Makan bersama gagal)


__ADS_3

Di meja makan. Terdapat 3 orang yang sedang makan. satu laki laki dua perempuan.


"Kok pada diem si?" Tanya seorang gadis cantik putih berkerudung hitam. Dia adalah Syakuila.


Gio langsung tersenyum ke arah Syakuila dan Alena. "Jadi gue ngumpulin kalian disini itu cuman mau menanyakan hal sesuatu tentang Cinta." Ucap Gio.


Membuat Alena serta Syakuila tercengang. "Emang kenapa ka? Kaka suka sama citra?" Tanya Alena. Jujur saja Alena sangat sedih di saat sahabatnya di samping diam menatap Gio sangat dalam.


"hah? ka Gio suka sama ka citra?" batin Syakuila


"Iya, Saya suka sama Cinta." Gio menjawab pertanyaan alena. Syakuila terdiam, Tidak berkutik sama sekali. Alena melirik Syakuila.


"Cinta itu baik. dia suka banget tipenya kaya kaka" ujar Syakuila, Mencoba untuk menahan rasa sesak di dadanya.


"Serius? terus terus dia pernah cerita tentang saya ga Sya?" tanya Gio. aneh sekali bukan. jika kepada Alena bahasanya tidak formal tetapi dengan Syakuila bahasanya formal.


" Ga pernah. cuman nyebutin tipenya aja. iyakan len?" Alena hanya megangguk saja karena Syakuila telah mengkodenya lewat kakinya.


"i-iya"


Sebenarnya apa yang dikatakan oleh Syakuila itu berbohong. sebenarnya citra tidak memiliki tipe seperti Gio melainkan memiliki tipe seperti kay, kakanga sendiri.


"Emh.. ka Gio mending sekarang kita makan aja dulu. " Ujar Alena. dia tidak menginginkan sahabatnya terluka.


"oke."


15 menit kemudian...


Tapi tiba tiba hp Alena berdering...


sesaat Alena menghentikan aktivitas makannya lalu dia mengangkat telepon dan menjauh dari Syakuila dan Gio.


5 menit sudah Alena menelpon lalu dia kembali.


"ka Gio, Syakuila kayaknya gue gabisa lama lama deh. soalnya mas bayu lagi di Indonesia. gue harus pulang." setelah mendengar kata mas bayu tubuh Syakuila menegang. itu artinya Daniel kembali ke indonesia.


"lo serius?" tanya Syakuila


Alena mengangguk. dia panik.


"Gue takut.." lirih Syakuila wajah sangat pucat pasi.


Gio yang bingung dengan situasi ini dia langsung mebatap Alena meminta penjelasan tetapi Alena malah berkemas dan pergi.


"Maaf duluan, jagain Syakuila ya ka!"


Gio mengangguk. saat dia melirik Syakuila air mata di pipinya sudah menetes.


"kamu kenapa Sya? " tanya Gio panik.


"Anterin gue pulang yu ka? "


Gio langsung mengagguk dan dia langsung memegang tangan Syakuila ke dalam mobil. setelah itu dia langsung menuju rumah Syakuila.


Di mobil Syakuila diam. dan menangis.


"Aku takut ka.." lirih Syakuila


suaranya sangat serak. membuat iqbaal tak tega melihatnya. saat tadi iqbaal pegang tangan Syakuila, Gio meraskaan tangan dingin milik Syakuila.


"ka, daniel kembali ka!"

__ADS_1


Gio menyeritkan keningnya. siapa daniel? dia tidak kenal dengan nama itu!



"ka, daniel kembali ka!"


Gio menyeritkan keningnya. siapa Daniel? dia tidak kenal dengan nama itu!


"Daniel siapa? saya gak tau Syakuila." Gio mencoba untuk menanyakan hal ini kepada Syakuila.


"Dia..Dia pembunuh ka! hiks..hik..s"


DEG


"maksud kamu? dia ngebunuh orang? siapa?"


"Iya! Dia ngebunuh orang yang gue sayang! Gaga dia di bunuh sama daniel! GAGA MATI KARENA DANIEL ARGH!"


kaget? bukan main!


Gio kira selama ini Syakuila tidak seperti orang yang memiliki trauma berat dengan masa lalunya tetapi malah sebaliknya. Syakuila memiliki sebuah trauma berat.


" Mending sekarang kamu tarik nafas terus turunin ya. buat nenangin semua pikiranmu biar ga sesek di dada aja. " Perintah Gio.


Syakuila menuruti perkataan Gio dia menarik nafas dan membuangnya. Dan dia mencoba memejamkan matanya untuk tidak kembali mengingat masa lalu yang tidak seharuanya dia ingat.


*Flashback


Di taman. dua orang yang tengah duduk manis di taman.


Gaga dia tersenyum ke arah Syakuila. Dia menatap Syakuila dengan penuh cinta.


"sampai kapan kita terus terusan kaya gini? padahal kita udah kelas 1 SMA tapi belum juga boleh pacaran." Syakuila tersenyum.


"ko? temen sih? ish.."


Gaga mulai melepaskan tangannya dari tangan Syakuila.


"maksud aku itu temen hidup. hahaha... iiih lucu banget si ekspresinya" Syakuila mencubit pipi Gaga membuat Gaga tersenyum senang.


Gaga dan Syakuila adalah sahabatan dari kecil. orang orang yang melihat mereka selalu menyebutkan mereka sepasang kekasih. tetapi belum juga menjadi seorang kekasih.


"Oiya pricesnya Gaga. Gagakan pengennya dulu kuliah di luar negri jadi Gaga boleh dong kuliah di luar negri? kamu ikut mau ga? setelah kita lulus. " tanya Gaga sembari menggenggam tangan Syakuila


"Boleh deh. nanti kalau aku disini sendiri yang ada kamu selingkuh. entar aku sedih deh" ujar Syakuila diiringi tawa.


"Yah terus nanti kamu galau kalau kamu sedih. terus cerita Gaga sama Syakuila nya Sad ending deh. hahahaha " kata Gaga


"ihh apasih ga "  Syakuila mulai tersenyum ke arah gaga. lalu Gaga menempelkan kening dirinya dengan Syakuila.


"aku sayang sama aku. lebih dari apapun. lebih dari diri aku sendiri. jangan pernah tinggalin aku. bilang aja orang yang menyakiti hati kamu. nanti aku tonjok mukanya. terus kamu jangan pernah berpaling dari aku selagi aku masih ada um-"


Syakuila mulai mendorong dada bidang Gaga.


"kamu itu ngomong apa sih. kamu pasti nikah lah sama aku."


"Dengerin dulu aku sayang.." ujar lembut Gaga.


"janji ya sama aku, kalau gaada aku, kamu ga boleh nangis? janji ya?" Gaga


" kamu tuh ngomong apa sih! kayak kamu mau mati aja. pokonya aku syaang kamu titik! cinta malah." Syakuila mengecrutkan bibirnya. dia kesal dengan Gaga.

__ADS_1


Gaga terkekeh.


"janji dulu sayang.. " ucap Gaga lembut.


"i-iya"


Gaga tersenyum menatap Syakuila sangat dalam. membuat Syakuila menunduk malu. pipinya merah merona.


" I love you forever girls " ucap lembut Gaga. Gaga pun langaung memeluk Syakuila


DOR.


suara tembakan di taman sangat keras membuat Gaga serta Syakuila kaget.


Syakuila merasakan tangannya ada sebuah cairan sesat dia melihat tangannya.


Darah?


Gaga mencoba tersenyum meski rasanya yang di alami sangat sakit.


"jangan pernah sedih ya tanpa aku. kamu harus terus bahagia. i..ngh.. lov..e -" gaga terjatuh. Syakuila melihat ke arah depan.


"Daniel? LO NGAPAIN DISINI ******** LO KA DANIEL."  Syakuila panik dia langsung menelpon seseorang untuk membawa gaga ke rumah sakit.


Sesaat Syakuila menatap daniel penuh dengan kebencian.


"Sampai  kapanpun lo gaakan bahagia tanpa gue Syakuila gue sayang sama lo. cara apapun gue sanggupin asal janagn ada yang deketin lo selain gue! " ujar keras Daniel lalu dia pergi.


Syakuila menangis. Gaga? dia pasti tidak terselamatkan sudah 1 jam lebih dia tertembak tetapi maaih saja belum ada yang menolongnya.


" Syakuila ayo bawa gaga ke rumah sakit" kay? yap dia kaka Syakuila. Gaga langsung dibawa ke rumah sakit.


Di perjalanan Syakuila terus mengusap kepala Gaga dia sangat sayang dengan Gaga. dia mencoba untuk tidak memikirkan hal hal negatif.


sampai di rumah sakit gaga langsung di bawa ke ruang UGD. dan di tangani oleh dokter.


Dokter keluar


"keluarga pasien"


" saya dok. dia tidak memiliki keluarga hanya saya saja. saya pacarnya. "


"maaf mba mas tetapi nyawa pasien tidak terselamatkan"


Daniel sialan! Syakuila menangis. dia sanagat terpukul Gaga tidak ada.


flashback off*


" Hei udah sampe ni? gamau turun?" tanya Gio


karena sudah sampai rumah Syakuila.


"Maaf ka, sekarang kaka ga boleh deket deket gue lagi. gue gamau hal yang dulu ke ulang lagi. makasih ka. maaf kalau gue selalu ganggu kaka. permisi.. " Syakuila langsung keluar dari mobil Gio.


Gio bingung? mengapa dia harus menjauh dari Syakuila. ah gadis itu benar benar membuat Gio kebingungan.


"kenapa si emangnya? dia cemburu kalau gue suka cinta? yatuhan itu cuman naskah gue aja. padahalkan gue sama cinta sepupuan. kenapa malah sekarang malah minta di jauhin. dulu aja minta di deketin ck udah terlanjur cinta gue sama Syakuila " Gerutu Gio. lalu pergi dari rumah Syakuila menuju rumahnya.


tanpa Gio sedari ada orang yang memperhatikannya seorang lelaki gagah di belakang tong sampah besar. siapa lagi kalau bukan Daniel?


orang yang terobsesi kepada Syakuila. ternyata benar si ******** itu kembali.

__ADS_1


TBC


__ADS_2