
sesampainya di mansion Marvel..Vita sudah menunggu kedatangan Diandra diteras rumah itu..sehingga saat Diandra dan Nia datang..Vita langsung berlari menghampiri Diandra dan memeluknya..
"oooh..sudah lama menunggu kakak yaach??"
"iya..kakak lama sekali datangnya.."menggandeng Diandra masuk ke mansionnya..
"maaf yaach..tadi kakak masih membeli kue dulu.."mengikuti Vita masuk ke mansion..
"sekarang di mana kuenya??"
"tuuh..dibawakan kak Nia..sekarang panggilkan Oma..yaach.."
"iyaa..kakak duduk dulu disini..tadi Oma masih masak di dapur..Vita minta Oma siapin banyak makanan buat kakak loo..."
"waah..berarti kak Nia g dapat niih??"goda Nia..
"za kan masaknya banyak??nanti kita bisa makan sepuasnya.."
"hehe..boleh bungkus buat bawa pulang juga g??"tambah Nia sambil nyengir..
"boleh..tapi kak Nia harus sering-seringlah anter kakak cantik main kesini..gimana??"
"widiiih..setuju deh..biar kak Nia juga sering dapat makanan gratis..."tambah Nia dengan cengengesan..
"g masalah dokter Nia..saya malah senang kalau kalian setiap hari bisa main kesini..biar jadi rame.."kata mama Marvel yang tiba-tiba muncul dari arah ruangan yang berbeda..
"aah..kalau gitu saya tidak akan sungkan lagi nyonya.."
"beneran yaaach..saya tunggu loo..za udah,kita makan malam dulu yuuk,semua udah siap.."
"ayo kakak cantik dan kak Nia yang manis..kita ke ruang makan,Vita udah lapar.."menggandeng Nia dan Diandra menuju ke ruang makan..dan ternyata disana udah ada papa Marvel dan Marvel..yang duduk di kursi menunggu kedatangan mereka..
"ayooo..kita langsung makan,jangan sungkan yaach.."kata mama Marvel yang menyiapkan semua makanannya diatas meja dan dibantu oleh para pelayannya..
"kakak cantik..Vita mau disuapi yaach.."rengek Vita manja..
"Vita..jangan manja"kata Marvel tegas..
__ADS_1
"boleh..tapi Vita harus habiskan makanannya yaach..g boleh ada yang tersisa.."tak menghiraukan ucapan Marvel yang menegur Vita
"jangan terlalu memanjakannya.."
"ini bukan memanjakan tuan..tapi memberi perhatian..anda harus bisa membedakannya.."sahut Diandra tanpa melihat Marvel..
"apa bedanya..sama saja.."jawab Marvel ketus..tapi Diandra malah nyuekin dia..dan tetap menyuapi Vita sambil diajak ngobrol dengan lembut..
"Vita tau..,kita itu g boleh pilih-pilih makanan,kita juga harus selalu menghabiskan makanan kita,,karena banyak sekali orang yang kurang beruntung..bahkan buat makan saja sulit atau bahkan g bisa..jadi kita yang bisa makan dengan enak dan bergizi harus selalu bersyukur kepada Tuhan.."tutur Diandra lembut..sedangkan mereka yang sedang makan diruang makan hanya memperhatikan interaksi keduanya dengan senyuman tipis..
"kenapa ada orang yang g bisa makan kak??"tanya Vita polos..
"karena ada orang yang tak beruntung sayaank..misalnya para pemulung,pengemis,dan orang-orang yang dijalanan..banyak loo yang seusia Vita yang harus ikut bekerja untuk bisa makan..."terang Diandra lagi...
"benarkah??kasihan sekali mereka...udah capek karena sekolah,masih harus kerja..lalu kapan mereka belajarnya..??"
"mereka punya caranya sendiri untuk menjalani hidup mereka sayaank..jadi mereka akan bangun lebih awal..dan tidur lebih akhir..biar waktu mereka bisa untuk sekolah,bekerja dan belajar.."
"kok kakak cantik tau banyak tentang mereka??"
"siaaap..Vita akan jadi anak yang lebih baik lagi..apa Vita juga bisa melihat orang yang kurang beruntung itu kak??"
"haah??buat apa sayaaank??"tanya Diandra sambil mengusap lembut sisa makanan yang ada dibibir Vita..karena udah selesai menyuapinya...
"Vita juga ingin berbagi kak..baju,sepatu,mainan punya Vita banyak yang g kepakai,tapi masih bagus..jadi bisa disumbangkan untuk mereka..iya kan kak??"jawab Vita penuh harap..
"eemmhh...itu,harus izin sama Oma dan Opa dulu..."jawab Diandra canggung sambil menatap Opa dan Oma Marvel yang tetap memasang senyum lembut membalas tatapan Diandra pada mereka..
"gimana Oma??boleh kan Vita ikut kakak cantik berbagi dengan orang yang membutuhkan...??"
"tentu boleh sayaank..tapi harus nunggu kakak cantiknya libur..biar g ganggu kerjaannya.. Ok.."
"Ok Oma,,apa Oma dan Opa juga akan ikut berbagi..??biar kita bisa bertambah rizkinya...paman juga harus berbagi yaaach..biar bisa dapatkan hatinya kakak cantik..."kata Vita polos..dan membuat Diandra kaget..
"uhuk..uhuk..."Diandra tersedak makanannya..dan langsung mengambil gelas minumannya..
sedangkan Marvel malah tersenyum tipis mendengar perkataan keponakannya itu..yang lainnya terkekeh kecil..dan pura-pura tidak mendengar ucapan Vita..
__ADS_1
"kakak cantik tidak apa-apa??kenapa g hati-hati??atau kakak cantik mau disuapin juga??"
"g..g perlu sayaank..kakak bisa makan sendiri..habis ini Vita minum obat terus istirahat yaach..setelah ini kakak juga harus pulang.."sambil mengusap lembut rambut vita..
"baiklah..kakak hati-hati dijalan yaach.."lalu mengecup singkat kening dan hidung Diandra..begitu juga sebaliknya..setelah itu Vita masuk ke kamarnya ditemani pengasuhnya..
"eeh..sejak kapan mereka punya kecupan sayang seperti itu..???aku juga mau dikecup,,tapi bukan di kening.."batin Marvel..
"mereka sangat dekat..aku berharap Marvel juga bisa lebih dekat lagi dengan Diandra...g masalah kalau Diandra g bisa punya anak..aku tak butuh cucu lagi..aku hanya ingin melihat Vita dan Marvel bahagia..karena setelah mengenal Diandra..ku lihat mereka berdua makin sering tersenyum..apalagi Vita,dia sudah seperti anak-anak lainnya..bisa tertawa,bermain dan berinteraksi dengan teman dan lingkungannya.."batin mama Marvel penuh harap..
"Diandra sangat menyayangi Vita.. seperti ada ikatan tersendiri dengan anak itu..aku senang kalau dia bisa bahagia seperti ini terus.."batin Nia..
"semoga Marvel bisa berjodoh dengan dr.Diandra..aku sangat ingin melihat putra dan cucuku selalu merasa bahagia..tak peduli apapun latar belakang dari dr.Diandra,tapi aku yakin dia bisa membuat Marvel dan Vita bahagia.."batin papa Marvel..
"pemandangan apa ini??keluarga lengkap yang bahagia kah??"batin satria..
setelah mereka selesai makan malam..Diandra dan Nia langsung pamit pulang pada tuan rumah itu...
"terimakasih untuk jamuannya tante.."kata Diandra ramah..
"Tante senang kalian main kesini.. sering-sering lah main kesini yaach..biar rumah Tante bisa ramai dan lebih berwarna..."ATA mama Marvel sambil memegang tangan Diandra lembut..
"aah...itu pasti Tante..saya Senang bisa mein kesini sesering mungkin.."sahut Nia tanpa sungkan-sungkan..
"hahaha.. beneran yaach..Tante tunggu loo.."kata mama Marvel sambil tertawa..
"iya..Tante g usah khawatir..saya akan mengajak Diandra kesini sesering mungkin.."tambahnya dengan cengengesan...dan itu mendapat timpukan dari Diandra yang kesal dengan tingkah temannya itu..
"maafkan Nia Tante..dia memang konyol anaknya.."
"g apa-apa kok..Tante malah seneng.."
"baiklah..kamu pamit pulang dulu Tante..."
"iya.. hati-hati dijalan sayaank.."hanya dibalas anggukan dan senyum ramah..lalu mereka berdua pergi dari mansion mewah itu,...
saat dijalan Diandra dan Nia membuka cap mobilnya..lalu menyalakan musik dan ikut bernyanyi sepanjang perjalanannya menuju apartemen Diandra..tak peduli dengan orang yang memperhatikan tingkah mereka..tetap saja kedua wanita cantik itu dengan santainya terus bernyanyi..bukannya merasa terganggu..pengguna jalan uang lain malah terhibur dengan tingkah keduanya..karena selain cantik..suara mereka juga sangat merdu.. seperti melihat konser live di jalan raya..😅😅
__ADS_1