Dokter Cinta

Dokter Cinta
Ancaman Seorang Istri..


__ADS_3

Diandra mengajak Vita mampir ke taman bermain sebentar...biar putri cantiknya itu bisa bermain sejenak dengan anak-anak seusianya...kebetulan tamannya sangat rindang..membuat lokasi bermain itu sangat sejuk meski di siang hari...


"sayaank...apa kamu ke selatan Jessica menginap di mansion untuk beberapa hari??"tanya Marvel..


"tidak...emang kenapa??"jawab Diandra santai


"takutnya kamu akan salah faham..jangan berfikir yang berlebihan yaa..dua hanya aku anggap adik saja...karena dulu sering main kerumah saat masih ada mamanya Vita.."terang Marvel hati-hati..takut istrinya marah..


"oohh...g masalah,,asal dia g bersikap aneh-aneh..aku tak akan keberatan..."


"bersikap aneh-aneh gimana siih??"tanya Marvel bingung..


"Abang tau kan gimana istrimu ini...??selama dia tak mengusik ketenangan ku...aku akan membiarkannya...tapi kalau dia berani mengusikku...siapapun tak bisa menghentikan ku untuk memberinya pelajaran.."kata Diandra penuh ancaman...


"eeh.. iya-iya,,dia mana berani mengusik istri kesayangan Abang ini..jadi kamu tak perlu khawatir.."tambah Marvel


"aku g khawatir..seharusnya Abang yang lebih waspada..kalau sampai dia berulah,dan Abang membelanya...aku tak segan-segan untuk membuat Abang tak bisa tidur selama satu Minggu.."ancam Diandra dengan tegas..dan itu membuat Marvel ngeri membayangkannya..


"kok jadi bawa-bawa Abang sih sayaank..emang kamu g kasihan apa??kalau Abang g bisa tidur selama satu Minggu??nanti Abang g seger lagi...muncul mata panda dan pasti terlihat kusut..."rengek Marvel..


"terserah...ingat ya bang...aku bisa membuat Abang g hanya g bisa tidur saja...tapi,,akan membuat Abang panas hati,dan menguras emosi...jadi,, berhati-hatilah dalam bersikap dan berkata-kata nantinya...jangan sampai Abang juga menyinggung hatiku...karena aku tak bisa berbaik hati pada siapapun..termasuk Abang sekalipun.."lalu Diandra beranjak dari duduknya dan menghampiri Vita yang sedang bermain..untuk diajak pulang,,karena hari udah makin siang..


"kenapa perasaanku jadi g enak,setelah mendengar ancaman dari Diandra...."batin Marvel sambil termenung..hingga suara Diandra yang memanggilnya membuyarkan lamunannya...lalu mereka menuju mobil untuk pulang dan beristirahat...


tak terlalu banyak perbincangan didalam mobil..hanya Vita yang sesekali bercerita tentang apa yang dilakukannya hari ini...Marvel sibuk dengan perasaan nya yang sedikit terganggu dengan ancaman istrinya..dan Diandra fokus mendengarkan cerita putrinya...hingga tak terasa mobil sampai digaransi mansion mewah milik keluarga Julian...tak menunggu dibukakan pintu,,Diandra sudah membukanya sendiri...dan mengantarkan Vita beristirahat dikamarnya

__ADS_1


"sayaank..sebelum istirahat,,jangan lupa mandi dan ganti baju.."sambil mengelus lembut rambut Vita


"siap mami...kalau gitu,Vita mandi dulu...mami juga harus istirahat..."sahut Vita senang..karena maminya selalu memberinya perhatian-perhatian kecil seperti ini...dia sangat sedang dengan sikap Diandra itu...membuat hati anak kecil itu nyaman bersamanya...


"baiklah...jangan lupa berdo'a sebelum tidur..biar selalu dapat perlindungan dari Tuhan.."tuturnya lembut...dan Vita hanya mengangguk lalu berjalan menuju kamar mandi...setelah Vita masuk,,Diandra segera menyiapkan pakaian ganti untuk putri kecilnya itu...tak lupa memanggil pengasuh Vita untuk menemani Vita tidur..


"mbak..nanti saat Vita selesai mandi..bantu dia berpakaian,,dan merapikan perlengkapan sekolahnya..ingat,hanya membantunya..tunjukkan pada Vita tempat penyimpanan barang-barang sekolahnya...biar dia sendiri yang menatanya.."kata Diandra tegas...karena Diandra selalu mengajarkan Vita untuk mandiri dan tidak mengandalkan pengasuhnya...dia g mau Vita tumbuh jadi anak yang manja dan semena-mena terhadap orang lain..dia selalu menanamkan sikap menghormati kepada orang yang lebih tua,,meskipun itu pembantu,pengasuh,tukang kebun ataupun sopir...dan Vita dengan senang hati mematuhi perintah maminya..dia nyaman melakukannya tanpa paksaan...hingga sudah menjadi kebiasaannya melakukan apapun sendiri,selama dia bisa..dia tak menyuruh para pembantu di mansion itu..


Diandra keluar dari kamar Vita,dan masuk ke kamarnya sendiri...Marvel masih disofa untuk melanjutkan kerjaannya...


"Abang belum mandi??"tanya Diandra sambil mendekat ke suaminya..


"belum..masih nungguin istriku...pengen mandi bareng...biar tambah seger.."sahut Marvel sambil tersenyum manis


"baiklah...aku siapin dulu airnya..."sahut Diandra sambil berlalu ke kamar mandi untuk menyiapkan air..setelah beberapa saat,air telah siap..Diandra segera menyiapkan pakaian suaminya diatas ranjang...dan menghampiri suaminya lagi..


"jadi Doong..."sahut Marvel sambil menc*u* pipi istrinya...


"iiihh...geli abaang... sepertinya kumis Abang udah waktunya dicukur..."mengelus lembut kumis dan jambang suaminya yang sudah mulai tumbuh bulu-bulu..


"iya kah??mau bantu Abang mencukurnya??"tanya Marvel lembut sambil membenamkan wajahnya di dada Diandra yang padat berisi...


"emang boleh??kalau nanti lecet gimana??"mengelus lembut rambut suaminya


"pelan-pelan dong..."sambil menggendong istrinya menuju kamar mandi..

__ADS_1


"Ok..beri arahan,,aku harus apa dulu nih...??"tanya Diandra saat bokongnya udah mendarat di meja yang ada di depan suaminya..


"beri bisa dulu area yang mau dicukur..."kata Marvel sambil menatap istrinya penuh kasih..


"eemmhh....lalu setelah ini apa lagi??"sambil mengoles busa yang cukup tebal di rahang suaminya...


"ambil cukurannya..dan cukur secara berlahan..."Marvel tak pernah melepas pandangannya dari sang istri..dia tak pernah bosan menatapnya setiap saat..apa lagi saat ini terlihat Diandra sedang serius mencukur bulu-bulu di wajahnya..membuatnya terlihat makin menggemaskan


"isi sangat menyenangkan..lain kali biar aku aja yang mencukur Abang tas??"kata Diandra penuh harap...


"boleh saja,,bersihkan busanya sayaank...ini udah selesai,,kita bisa melakukan yang lain saat ini.."kata Marvel ambigu,tapi karena Diandra fokus membersihkan sisa-sisa bisa yang ada di wajah suaminya,jadi g terlalu menanggapi ucapan Marvel..


"udah bersih...terlihat lebih muda sekarang..."ledek Diandra..


"hey...suamimu ini emang masih muda sayaank..."


"ohya??kenapa aku tak merasa seperti itu...??"cibir Diandra tak mau kalah...


"baiklah...akan ku tunjukkan kekuatan pemuda ini..."tambah Marvel sambil tersenyum nakal..dan langsung menerjang istrinya yang berada tepat didepannya...


"hey...hey...jangan seperti ini pak tua..."ledekan Diandra makin membuat Marvel semangat melahap istri nakalnya itu...setiap lekuk tubuh sang istri mulai dic*u*nya...tak ada yang terlewatkan...membuat Diandra menggeliat menahan sensasi yang luar biasa pada tubuhnya itu...


"aaahh...abaang makin nakal,,,"kata Diandra lirih karena menahan sesuatu yang membuatnya geli-geli sedap...


"tapi kamu makin suka kan...Abang masih proses belajar sayaank...jadi kita nikmati sama-sama..."bisik Marvel sambil sedikit menggigit ujung telinga istrinya...membuat Diandra makin tak kuasa menahan gejolak didalam dirinya...

__ADS_1


Marvel sangat senang saat Diandra sudah mulai membalas sentuhannya...itu tandanya sang istri udah siap dimasuki...tanpa ragu Marvel langsung melakukan penyatuan...membuat keduanya mendesah bersama...merasakan sensasi kenikmatan yang mereka ciptakan sendiri... hingga gerakan Marvel menambah kenikmatan itu makin menjadi-jadi...tak lagi ada kata-kata..hanya ******* yang memenuhi ruangan itu..membuat keduanya makin semangat menuntaskan hasratnya untuk menuju puncak kenikmatan yang sempurna...


__ADS_2