Dokter Cinta

Dokter Cinta
Bonus.. Kemarahan Marvel


__ADS_3

Marvel pergi ke kantor bersama Satria..tapi tidak ke kantor perusahaan nya..melainkan kantor polisi,untuk melihat biang dari semua masalah yang terjadi pada istrinya...sungguh dia masih belum puas melihat pelakunya hanya di penjara dengan makan tidur gratis..harusnya dia buat pelakunya itu menderita terlebih dahulu..agar dia merasakan sakit yang luar biasa,baru dijebloskan ke penjara,..


"kenapa g kamu tahan dulu ke ruang penyiksaan..aku ingin sekali melihat mereka menderita...biar bisa jadi efek jera untuk semua orang yang berani mengusik keluargaku.."bentak Marvel setelah mereka berada didalam mobil..


"maaf tuan muda,saat pengejaran..ternyata polisi juga sudah datang..jadi kami g bisa membawa mereka.."Satria mencoba menjelaskan pada tuannya


"CK..sudah berapa lama kamu ikut denganku Satria??apa perlu aku mengajarimu dari awal lagi??atau kamu aku masukkan ke pelatihan militer saja..??"Marvel sangat marah dengan keteledoran yang Satria lakukan..hampir saja dia kehilangan istri dan buah hatinya..


"maaf tuan..tidak akan saya ulangi lagi lain kali..."Satria sudah kehilangan kata-kata...memang kesalahannya kali ini sangat vatal..hampir saja nyonya mudanya kehilangan nyawa dan calon pewaris...padahal sang nyonya adalah belahan jiwa tuannya...


"tidak ada lain kali Sat..atau aku sendiri yang akan memenggal kepalamu itu...kalau kinerjamu makin menurun...aku bisa menggantikanmu dengan orang yang lebih berkompeten...jangan kau kira karena sudah menikah dengan sahabat istriku kamu bisa seenaknya...aku tak akan bersikap lembek hanya karena itu..camkan itu"mobil berhenti tepat di depan kantor polisi...tak menunggu pintu di bukakan,Marvel telah membukanya sendiri dan berjalan masuk ke kantor polisi meninggalkan asistennya yang masih tegang karena menerima amarah tuan mudanya yang sudah lama tidak meledak...dan ini langsung menyemburkan lahar panas...membuatnya berkeringat dingin dengan ancaman yang pasti akan diwujudkan kalau dia melakukan kesalahan lagi....

__ADS_1


"ya Tuhan...gunung berapi yang sudah lama tidak aktif saat meledak,ternyata sangat menakutkan..aku tak akan lagi lengah dalam bertugas...atau tamat riwayatku....intinya hanya pada nyonya..selama nyonya aman,nyaman dan damai..tuan pasti akan tenang.."gumam Satria masih dalam tahap menenangkan diri..sedangkan sopir yang ada disampingnya hanya mendengarkan dan menganggukkan kepalanya tak berani menanggapi gumaman Satria..


"nyonya adalah malaikat pelindung..sedangkan tuan adalah malaikat pencabut nyawa...jodoh memang tak ada yang bisa menebak..semoga nyonya selalu berada di sisi tuan...agar ada yang bisa mengendalikan tuan muda...selama ada nyonya semua pasti aman terkendali.."batin sopir yang tak berani mengucapkannya secara lisan...sedangkan Satria yang sudah mulai tenang segera menyusul tuannya masuk ke kantor polisi agar tuannya tak makin emosi


Marvel telah bertemu dengan dua wanita paruh baya yang berani membuat masalah dengan keluarganya..dan Satria sudah berdiri di belakang tuannya setelah membersihkan kursi yang akan diduduki tuannya..


"apa tidur anda nyenyak selama disini??"sindir Marvel dengan tatapan tajam yang mengintimidasi kedua wanita di depannya...


"pasti sangat nyenyak karena kalian tidak kesepian disini...jadi tak akan tamu kalau mimpi buruk mendatangi kalian.."dengan santai Marvel makin mengejek dua wanita didepannya. sambil tersenyum sinis


"jangan basa-basi..ada apa kau datang kemari??apa mau mengabarkan duka karena istri dan calon anakmu telah tiada??"ejek Rina makin berani... Satria yang ada di belakang Marvel sempat kaget langsung maju dan ingin menampar mulut wanita yang berani menyumpahi nyonya muda nya,tapi Marvel segera mengangkat tangannya tanda agar Satria tetap ditempatnya

__ADS_1


"sepertinya Tuhan masih sangat menyayangi istri dan putraku..jadi masih diberi kesempatan untuk menjadi orang yang lebih baik lagi dan membantu orang yang membutuhkan..serta memberi pelajaran kepada orang seperti kalian.."dengan melipat tangannya di dada..Marvel tersenyum mengejek kedua wanita didepannya...


"kalian telah menghancurkan kehidupan dua gadis tak berdosa... Tuhan tak akan membiarkan kalian bahagia..."bentak Rina tak tahan melihat keangkuhan Marvel


"ohya??putri kalian itu menjual diri demi bisa hidup mewah dan berfoya-foya apa itu yang kalian sebut gadis tak berdosa??astagaa dimana gadisnya??sedangkan mereka sudah banyak melayani pria hidung belang..."cibir Marvel sambil terkekeh


"tuan muda Marvel...saya tau putri ku bersalah..tapi ibu mana yang tega melihat putrinya menderita di tangan pria jahat seperti itu...tolong kasihanilah putriku tuan...saya sangat minta maaf karena telah berani mengganggu keluarga anda..."mama jessi sudah menangis tersedu-sedu..dia memang sudah sangat menyesal karena berani mengusik seorang Marvel..bukannya berhasil membebaskan Putri nya..malah dia yang masuk penjara..dan sudah dipastikan dia tak akan bisa keluar dengan jaminan apapun...karena kuasa seorang Marvel tak akan bisa dilawan siapapun...


"kenapa tak anda tak berfikir dulu sebelum melakukan kejahatan pada keluarga ku..dan saat ini sudah terlambat untuk minta maaf..karena saya bukanlah seorang pemaaf..nikmati hari tua kalian dipenjara..saya pastikan kalian tak akan bisa bebas sampai usia renta atau bahkan mati..."setelah menegaskan ancamannya Marvel berdiri meninggalkan dua wanita paruh baya yang tercengang dengan kalimat terakhir Marvel...bahkan mereka terdiam sesaat setelah petugas menariknya masuk kembali ke sel baru mereka sadar dan menangisi nasib sial yang mereka alami karena berani mengusik kehidupan seorang Marvel..


"Sat...pastikan mereka dipenjara seumur hidup atau beri hukuman mati...aku tak terima kegagalan.."setelah itu Marvel segera masuk ke mobilnya..sedangkan Satria masih mengurus semua untuk memberatkan hukuman kedua wanita paruh baya yang sedang sial-sialnya itu..

__ADS_1


__ADS_2