
setelah acara penyambutan kepulangannya...Marvel segera mengajak istrinya untuk istirahat..dia g mau istrinya kecapek-an...karena besok malam masih ada acara yang cukup menguras tenaga..dan Diandra menuruti keinginan suaminya itu...setelah m mastikan Diandra tertidur dengan pulas,Marvel keluar kamarnya dan menemui mama,papa dan mertuanya yang sedang mengobrol di ruang keluarga
"pa..aku mau ke kantor dulu...tadi Satria menghubungiku ada klien yang minta bertemu langsung denganku.."Marvel menatap papanya sejenak..
"Ok..tak masalah,menantu dan cucuku aman di rumah..."dengan santai papanya menyahuti ucapan putra nya
"setelah Diandra bangun katakan padanya aku ke kantor...dan langsung suruh dia makan..karena pasti Arka langsung menyusu saat bangun dari tidurnya..jangan lupa ingatkan minum obat dan vitaminnya..tungguin dia sampai selesai minum obatnya..dia suka bandel dan susah buat minum obatnya..."tutur Marvel panjang lebar pada orang tua dan mertuanya..
"astagaaa...dia itu dokter Marvel,,pasti tau apa yang terbaik untuk kondisinya saat ini..jangan terlalu banyak memberinya aturan yang ketat..nanti Diandra merasa tertekan.."tutur mananya mengingatkan
"pastikan saja apa yang aku katakan tadi di laksanakan ma...biar Diandra cepat pulih,kondisinya saat ini masih harus ekstra diperhatikan.. meskipun dia dokter tak jarang dia itu sangat bandel dan g mau minum obatnya.."keluh Marvel dan mamanya hanya tersenyum melihat tingkah laku putra nya yang sangat perhatian pada istrinya..dia tak menyangka Marvel bisa sebucin ini pada Diandra..mengingat dulu seberapa bencinya dia pada istrinya itu..
"ma..jangan senyum-senyum aja... ingat pesanku tadi..."kata Marvel mengagetkanmu... mamanya yang sedang melamun ke masa lalu..
"iya-iyaaa..kamu disini juga untuk menjaga dan merawat Diandra dan babby boy sayaank..jadi kamu g perlu cemas seperti itu.."sungut mamanya kesal..
"Ok...Marvel pergi dulu sekarang..setelah urusannya selesai Marvel akan segera pulang..."
__ADS_1
"iyaaaa...pergilah sekarang dan bersantailah sejenak bersama klien mu..jangan khawatirkan istri dan putramu..karena mereka aman disini bersama kami..."sahut papanya sebelum Marvel melanjutkan kalimatnya..karena papa merasa Marvel sangat berat meninggalkan istri nya dirumah...membuatnya jengah melihat tingkah putranya itu..yang lain hanya tersenyum melihat betapa posesif nya Marvel menjaga istrinya..
"CK.. menyebalkan.."sungut Marvel sambil menyalami semua tangan orang tua dan mertuanya lalu pergi begitu saja sambil mengucapkan salam....sempat terkejut juga saat menerima tindakan Marvel...tapi semua mencoba bersikap biasa saja...karena itu perubahan yang baik jadi apa salahnya membiarkannya saja..lagian Marvel dari dulu tak pernah menundukkan kepalanya..dan sekarang malah mencium punggung tangan mereka bukankah itu sangat luar biasa..
"putraku makin berbudi pa...aku terharu dibuatnya.."kata mama Marvel..
"aku tau..dia berubah menjadi lebih baik..karena hatinya sudah melunak dan sudah dijinakkan oleh pawangnya.."kekeh papa Marvel membuat semuanya tertawa terbahak-bahak..dan mereka melanjutkan obrolan santainya sambil makan cemilan yang disediakan para pelayan..
Marvel telah sampai di kantor..disambut oleh Satria yang menerangkan tentang kliennya yang sudah menunggu di ruangan khusus untuk para klien saat meeting bersamanya
"kenapa ingin bertemu denganku secara langsung??apa ada masalah dengan kerjasama kita dengannya??"
"merepotkan...bernyali juga mereka membuat masalah denganku..kenapa g kamu batalkan saja..biar mereka tak congkak seperti itu lagi.."kata Marvel dengan ketus..
"proyek ini sudah jalan setengah tuan..saya khawatir anda akan marah saat merugi puluhan milyar..belum lagi kalau harus ganti rugi dan menyelesaikan masalah lainnya..akan memakan banyak biaya dan masalah yang banyak nantinya..."dengan sabar Satria menjelaskan kepada tuannya itu
"perlu kamu tau Sat..aku bekerja untuk kebahagiaan keluarga ku..kalau saat istriku membutuhkanku dan aku malah disibukkan dengan kerjaan..apa istriku bisa bahagia??apa keluargaku tak akan bermasalah pada akhirnya??lain kali kalau ada yang seperti ini langsung tendang saja...aku rela merugi triliun an dari pada meninggalkan istri ku yang sedang sakit...karena nanti aku akan dapat gantinya lebih banyak lagi..tapi kalau ada masalah dengan istri ku..tak ada jaminan aku bisa bangkit lagi...ingat itu.."ucap Marvel tegas
__ADS_1
"baik tuan.."jawab Satria mantap..dia tau tuannya akan selalu mengutamakan keluarganya...jadi ini yang terakhir kali meladeni klien yang ribet...dan bersiaplah ditendang oleh sang penguasa bisnis tuan ribet..batin Satria semangat ingin melihat tindakan tuannya menangani kliennya kali ini
mereka sampai di ruangan..dan disana ada dua orang pria dan satu wanita..Marvel mengira kliennya membawa asisten dan sekretaris nya,ternyata dia salah mengira..
"selamat pagi tuan Marvel...saya Prima Yustito salah satu klien anda selama kurang lebih 2th..dan ini asisten saya Aldo..sedangkan yang ini putri saya Yolanda.."ucap klien Marvel yang bernama Prima itu memperkenalkan diri..
"pagi tuan Prima..silahkan duduk kembali..jadi ada masalah apa hingga membuat anda meminta saya datang kemari??"ucap Marvel langsung ke inti..karena dia tak mau berbasa-basi dengan hal yang tak penting
"aahh.. sebenarnya tak ada masalah kerjaan tuan..saya hanya menuruti keinginan putri saya yang ingin bertemu dengan anda..orang yang diidolakannya sejak lama.."tawa canggung terdengar dari pria paruh baya itu..membuat Marvel mengernyitkan dahi sejenak mendengar alasan kliennya..
"tuan Prima..saya bekerja secara profesional..dan tak ingin mencampur adukkan dengan masalah pribadi..jadi saya harap untuk kedepannya tak ada lagi hal seperti ini.."ketegasan Marvel membuat Prima ciut nyali..sedangkan Yolanda makin mengagumi pria yang ada di depannya itu...apalagi ketampanan Marvel sangat maksimal saat bertatap secara langsung seperti ini..
"saya mengerti tuan..putri saya hanya ingin lebih banyak belajar bisnis dari ahlinya.."Prima masih berusaha mencairkan suasana..
"tempat belajar yang tepat itu disekolah atau di kampus...kalau ingin mempraktekkan bisa dengan magang agar bisa tau dimana potensi yang dimilikinya..tidak harus bertemu dengan saya..karena saya tak ada banyak waktu untuk hal-hal sepele seperti ini..jadi kalau sudah tak ada urusan lain..saya permisi dulu"beranjak dari tempatnya ingin keluar dari ruangan itu..tapi tangannya di tahan seseorang dan itu ternyata Yolanda..
"oohh..siaaall..anda membangunkan singa Nona.."batin Marvel memejamkan matanya
__ADS_1
"tuan Prima.. sepertinya putri anda memang harus dididik dengan benar.. sebaiknya anda lebih memperhatikan Putri anda lagi..agar bisa bersikap sopan kepada orang seperti saya..atau saya tak akan sungkan mengakhiri kerja sama kita sekarang juga.."dengan cepat Marvel menghempaskan tangan Yolanda..dan membuka jas yang dipakainya..lalu membuang di tempat sampah yang terdekat..itu membuat ketiga orang itu terbengong...baru menyadari betapa sulitnya mendekati tuan Marvel..padahal Yolanda termasuk wanita yang cantik,body bisa dibilang molek..tapi ternyata tak cukup menarik untuk orang seperti Marvel ini..