Dokter Cinta

Dokter Cinta
Rena dan Rina..


__ADS_3

setelah selesai makan malam..mereka berbincang di ruang keluarga...begitu juga dengan nenek Vita yang baru datang..tapi Vita diajak Diandra masuk ke kamarnya untuk istirahat..


"jadi..apa tujuan anda datang kesini??"tanya Marvel sinis..


"eeh..maaf tuan muda..saya hanya ingin mengunjungi cuci saya saja.."kata nenek Vita gugup..karena memang dia tak pernah berani juga berhadapan langsung dengan Marvel..


"tak perlu berpura-pura..katakan sejujurnya.."tambah Marvel tak suka


"saya jujur tuan muda.."ucap nenek Vita yang bernama Rina itu


"cih..setelah bertahun-tahun lamanya tak berkunjung..dan sekarang tiba-tiba muncul,,apa aku sebodoh itu mempercayai mu nenek tua??"sindir Marvel..sedangkan kedua orang tua Marvel hanya menatapnya datar..


"eemmhh..saya..hanya ingin mengajak Vita ikut saya untuk beberapa hari saja..karena menurut saya,,sudah cukup lama dia bersama kalian..dan saya sebagai neneknya juga ingin menghabiskan waktu bersamanya juga..."ucap Rina berusaha meyakinkan besannya itu..


"menjijikan..dulu Vita tak dipedulikan,sekarang sok-sokan peduli..apa sebenarnya tujuan mu??kamu katakan sendiri,atau aku yang cari tau.."dengan sifat arrogant nya yang kuat membuat Rina sangat cemas dan khawatir..


"ma..maaf tuan muda,saya hanya ingin jadi nenek yang baik untuk Vita..lagian,dulu saya masih sangat bersedih atas meninggalnya putra saya..jadi belum bisa berfikir normal.."terang Rina gugup


"aku tak ijinkan kamu membawa Vita,jangankan untuk satu hari..untuk satu jam saja tak akan ku berikan.."


"apa maksud tuan muda??saya juga neneknya..anda tak bisa bersikap seperti itu kepada saya.."


*benarkah??sekarang Vita sudah jadi anak saya secara hukum..kalau anda tak terima,kita bisa bertemu di pengadilan.."jawab Marvel santai..membuat Rina terdiam..

__ADS_1


"sialaaan...dia sangat cepat bertindak..aku tak boleh ceroboh..atau bisa-bisa aku yang terlempar jauh..."batin Rina..


"maafkan putra saya nyonya Rina...meskipun anda tidak bisa mengajak Vita bersama dengan anda..tapi anda bisa sesekali berkunjung kesini untuk menemuinya..."sahut mama Marvel menengahi ketegangan yang tercipta


"aah...iya,,terima kasih banyak..saya akan sering-sering berkunjung ke sini.."ucap Rina dengan senyum palsunya..kalau bukan karena Vita yang jadi pewaris dari keluarga Julian..Rina juga tak akan Sudi dekat dengan gadis kecil yang merepotkan menurutnya...


"jangan terlalu sering..saya akan bosan melihat wajah tuamu itu.."kata Marvel sinis..


"Marvel..sudahlah..jangan bersikap seperti itu.."tegur mamanya..


"dia itu wanita tua yang licik ma..kita harus selalu waspada padanya.."sela Marvel..dan saat itu Diandra duduk disebelahnya..sambil mengelus lembut paha suaminya agar tidak terlalu emosional..


"sudahlah...Vita juga perlu mengenal neneknya kan..."ucap Diandra dengan lembut,sambil menatap suaminya..


"uuffhh..kau beruntung nenek tua..tapi saat dua bersama Vita,harus tetap dengan penjagaan yang ketat.."tutur Marvel masih dengan mode tak sukanya..


"itu tak cukup..kamu saja tak bisa menjaga diri sendiri..jadi harus ada pengawasan dari para pengawal dan pekerja dimansion ini..aku g mau ada sesuatu yang terjadi karena ulah licik dari wanita tua itu.."dengan tegas memberi perintah yang tak bisa dibantahkan..


"Ok..jadi semuanya sudah jelas,,,waktunya kita beristirahat sekarang.."kata papa Marvel santai..sambil mengajak istrinya beranjak dari duduknya..


"kau dengar itu..?cepat pulang,,malam semakin larut..disini bukan hotel yang bisa kau tinggali sesuka hati saat kau bisa membayarnya..dan bukan panti jompo yang bisa menampung wanita lansia.."ejek Marvel sinis,membuat Rina makin geram karenanya..tapi dia tak bisa berbuat apa-apa selain tersenyum dengan paksa..untuk menutupi emosinya..


"i..iya tuan muda,saya pamit sekarang.."kata Rina bergetar,,karena menahan kekesalannya yang tak bisa terungkapkan..sedangkan Marvel sudah berdiri dan menggandeng istrinya,berjalan menuju kamarnya....

__ADS_1


"baik..tolong antarkan nenek tua itu ke depan..jangan lupa kunci pintunya.."teriak Marvel tanpa memandang lawan bicaranya..


"baik tuan muda...!!mari saya antar ke depan nyonya..."kata salah satu pelayan yang akan mengantarkan Rina..dengan kesal Rina segera beranjak dari tempat duduknya dan langsung pergi dari mansion megah itu...ingin sekali dia menginap disana,..menikmati pelayanan seperti nyonya besar seperti di film-film..tapi nyatanya,mimpi uang dia harapkan tak terwujud...sungguh ironis..


setelah keluar dari mansion mewah itu,dia segera menghubungi putrinya untuk segera menjemputnya..karena g akan ada taksi atau kendaraan umum yang lewat sana..bahkan jalan dari mansion sampai gerbang depan saja jauhnya bikin kaki cenut-cenut...masak iya dia harus nunggu jemputan dengan berdiri sendirian ditengah malam yang dingin dan sunyi.. benar-benar kesialan yang sempurna...


lumayan lama Rina menunggu putrinya datang untuk menjemputnya..dia sudah mengumpat tak karu-karuan dari tadi...karena berdiri dari tadi...sehingga saat putrinya datang..dia langsung meluapkan emosinya yang tak terbendung lagi...


"kau ini dari mana saja..??mama sudah berlumut menunggumu,,kaki mana sampai pegal kelamaan berdiri dengan high heels,belum lagi sambutan yang tak mengenakkan membuat emosi mama naik hingga keubun-keubun..kamu malah jemput nya lamaaa banget.."cerocos Rina pada putrinya..


"maaf ma,Rena tadi udah cepet..tapi emang jaraknya cukup jauh,jadi mau g mau za harus sedikit lebih lama.,"


"emang kamu dari mana??jarak kontrakan yang kamu sewa kan g terlalu jauh dari sini.."selidik Rina..


"biasa lah ma..tadi udah nongkrong di club cari orderan...belum dapat,mana udah minta jemput..."gerutu Rena sedikit kesal juga pada mamanya..


"huuffhh...kau ini,,kerjanya g pernah bener..dari pada jadi wanita penghibur .lebih baik jadi simpanan pengusaha kaya..biar hidup kita jadi terjamin...g pasang surut seperti ini.."omel Rina..


"maunya gitu ma...tapi belum dapat aja yang mau jadikan Rena simpanan atau sugar babbynya... bahkan para klien aku udah tak tawarin,tapi belum ada yang butuh simpanan ma...butuhnya cuma sesekali aja...pada takut ketahuan.."terang Rena


"sesekali pergi ke pesta mewah para pengusaha..jebak aja salah satu diantara mereka...pasti g ada yang bisa menolakmu lagi..."jawab Rina ketus..memang ibu dan anak ini sangat kompak..apalagi kalau masalah uang ,belanja dan kehidupan mewah...jalan pintas lah yang selalu mereka tempuh...kalau Rena jadi pemuas ***** pria kesepian..kalau mamanya mencari gigolo untuk memuaskan nafsunya... benar-benar sempurna kehidupan mereka...


"sulit ma....klien Rena sangat berhati-hati..jarang sekali Rena diajak ke pesta,mereka takut terekspos media dan memperburuk citranya dipublik.."

__ADS_1


"makanya..usaha dooong,,biar hidup kita ada perubahan...emang kamu mau hidup miskin dan tak bermartabat??"


"iya-iyaaa ma...nanti Rena fikirkan lagi cara yang bisa buat Rena bisa ikut ke pesta-pesta kalangan atas..."meskipun pernah ikut ke acara-acara besar..tapi tak pernah ada kesempatan untuk berbuat licik atau menjebak orang..karena butuh keberanian dan modal besar,untuk berbuat kriminal pada para pengusaha...selain keamanan yang cukup ketat..harga harus punya orang ketiga untuk melancarkan aksi jebak-menjebak seperti itu..


__ADS_2