
Diandra berada dimobil Marvel..saat ini dia sedang mode ngambek..karena dibuat malu oleh sang calon suami...tapi bukan Marvel namanya kalau g bisa buat calon istri kembali dengan kekesalan yang menggoda...
"sayaank..udah doonk ngambeknya..."
"aku tuh kesal tauk...kamu buat aku malu tadi..sampai g berani lihat wajah orang..."
"za g usah lihat...cukup lihat wajah ku saja..."
"tuuh kan,kamu tambah ngeselin...bukannya membuatku seneng!!"
"lalu aku harus apa??bilang doonk...??"
"udah,diem aja..bikin rusak suasana.."dumel Diandra makin kesal..
"za udah..gimana kalau kita habiskan malam ini dihotel??biar suasananya yahud lagi??"goda Marvel...dan itu langsung membuat Diandra menatapnya dengan tajam..
"jaga batasan mu tuan..atau aku minta diturunkan disini.."ancam Diandra...
"jangan berprasangka buruk...dihotel aku ada rooftop yang tembus pandang,bisa dibuka tutup.....terdapat taman yang cantik,,berdinding kaca...kita bisa lihat bintang dan keindahan kota di malam hari..."
"benarkah??"
"benar...aku serius...!!makanya jangan suka nuduh orang mesum..kamu aja pikirannya kesana terus.."goda Marvel sambil tersenyum nakal..
"Marvel..kamu yang m membuatku berfikir seperti itu..!!"
"jangan menuduh sembarangan..."
"aku g menuduh...biasanya pikiranmu itu selalu kotor..dan sekarang aku jadi tercemari juga.."cibik Diandra kesal..
"apa kamu punya bukti kalau pikiranku ini selalu kotor??"
"jangan memutar balikkan fakta tuan muda...??"
"semua tuduhan harus ada data dan fakta nona cantik..."
"CK..kalau aku bisa mencetak isi pikiran mu..pasti aku bisa dapatkan buktinya..."
"gimana kalau kita langsung praktek saja..??kamu bisa mendokumentasikannya..biar bisa dapat buktinya??"
"dasar licik..aku tak bisa kamu bodohi.."
"hehe..aku hanya ingin membantumu sayaank..dan aku tak akan menghalangi jalanmu mencari bukti...bahkan aku dengan suka rela membantumu.."sambil menaik turunkan alisnya
"iiiihhh...dasar sinting,tak tau malu.. bisa-bisa nya kamu yaachh.."memukuli dada Marvel dengan tangan mungilnya..dan Marvel langsung menangkapnya..dan..
haapp..marvel menghentikan gerakan Diandra..dan mulai mendekatkan wajahnya di leher Diandra yang dari tadi memanggil untuk diuyel-uyel..
sambil menekan tombol yang bisa menutup pembatas antara kursi kemudi dan penumpang dibelakangnya..Marvel langsung melancarkan aksinya mencium dan menikmati leher Diandra...dan menurunkannya hingga ke dada..bahkan tangan Marvel sudah merayap ke belakang untuk menarik satu tali spaghetti yang ada di punggung mulus itu..tapi kegiatannya terhenti saat Diandra mengembalikan kesadarannya dari buaian Marvel...
"hen...tikan Marvel...kamu udah janji g akan menyentuh ku sebelum kita resmi menikah..."kata Diandra terbata-bata..
"hadeeeh.. konsentrasi ku bisa buyar kalau seperti ini..."batin pak sopir gusar..
"huuuffhhh...bisakah aku mencicipinya sedikit..."kata Marvel dengan penuh harap..
"no.."jawab Diandra singkat dan merapikan rambut dan pakaiannya...
"syukurlah....nona muda bisa menghentikan tuan,,aku tak tau harus gimana kalau mereka main disini... bisa-bisa aku ikut panas dingin..."batin sopir..
"sayaank...kamu tega sekali menyiksaku..ini udah 3hati kita berpisah..dan sekalinya ketemu,aku tak bisa sedikit saja menikmatimu.."rengek Marvel mode merajuk tingkat tinggi ..dan itu membuat Diandra gemeess..
"ok...kamu bisa lakukan itu sesuka hatimu..tapi...."kalimat Marvel sengaja digantung..
"g jadi... Ok..!!"sahut Marvel kesal sambil memeluk pinggang ramping Diandra..dan menariknya duduk dipangkuan nya...
__ADS_1
"hehe...sabarlah sedikit lagi.."bisik Diandra
"jangan menggodaku sayaank...aku udah sekuat tenaga menahan diri untuk tidak memakanmu..."
"hihi...anak pintar...antarkan aku langsung ke bandara saja..."
"kok gitu??kamu marah padaku??"tatapan Marvel penuh tanda tanya...
"tidak..aku hanya takut kamu g bisa bahan diri kalau terlalu lama bersamaku..."
"tapi aku masih kangen..."
"kan empat hari lagi kita udah bisa bersama terus.."
"dan empat hari itu sangat berat ku lalui tanpamu..!!"
"lalu aku harus gimana??tetap disini tapi batalkan pernikahan..atau balik lagi dan empat hari lagi kita nikah??"
"pilihan yang sulit....mau g mau tetap pilih yang kedua..."
"pilihan yang bagus...aku mencintaimu sayaank..."bisik Diandra lirih hampir tak terdengar...tapi Marvel yang pendengaran nya sangat tajam dengan jelas mendengar ungkapan itu...
"ulangi lagi...aku ingin mendengarnya..."
"g ada siaran ulang Marvel..."goda Diandra sambil mengedipkan sebelah matanya nakal..
"hahaha...kau membuatku gila..."
"benarkah...aku suka kegilaan mu...membuatku makin menginginkan mu.."bisik Diandra lagi dengan nada sensual..
"shiitt...sayaank kamu sengaja menggodaku kan...??"
"hehehe...aku senang melihat wajah frustasi mu ini..."menempel kan hidung mancung mereka..
"kelinci nakal..."
"sangat..amat suka...apalagi kalau seperti ini..rasanya g ingin melepaskan mu lagi..."
"itu sih maumu...aku harus balik sayaank...karena saat aku disana kondisi mama ada kemajuan...udah sedikit mengingat kepingan-kepingan ingatan yang berserakan...meski belum semua diingat..paling tidak,udah ingat sama aku dan papa..dan kenangan-kenangan yang manis keluargaku.."cerita Diandra antusias..
"bagus kalau gitu..semoga pas pernikahan kita,mama kamu udah bisa mendampingi mu.."
"itu... sepertinya g mungkin.."
"kenapa g mungkin..??"
"karena papa g mau keselamatan mama terancam.."
"semua akan baik-baik saja...aku akan memperketat keamanan nya.."
"tapi..kalau Tante Nina melihat mama..pasti langsung mengancam papa lagi..."
"itu g akan terjadi...aku sudah mengambil bukti yang dia miliki,,kalau pun dia masih memiliki bukti itu..aku bisa membuktikan kalau mama mertua g bersalah..karena bukti yang mereka miliki hanya setengah kebenaran saja...nanti aku yang akan berbicara dengan papa mertua.."
"kamu serius??apa ku juga menyelidiki mereka??"
"tentu saja..bahkan aku mengawasi semua gerak-gerik mereka..termasuk mantan kamu itu.."
"kak Daniel maksud kamu??"
"siapa lagi??emang ada mantan yang lainnya??"
"g ada..tapi ngapain kamu awasi dia juga??"
"setelah kejadian malam itu..aku selalu mengawasinya..takut dia berbuat macam-macam sama kamu.."
__ADS_1
"heemmh...kamu g bermaksud cari obat seperti yang kak Daniel berikan padaku kan??"selidik Diandra curiga..
"hahaha...aku tak perlu obat seperti itu...bahkan kamu udah bisa aku makan setiap saat setelah pernikahan kita..dan kemampuan bertahanku tidak diragukan lagi kan..??"goda Marvel..dengan menatap nakal kearah Diandra..
"yaa-yaa-yaa..bahkan mungkin tak ada yang bisa menandingi mu.."
"hahaha...jadi aku bisa memuaskanmu sayaank..."
"cih..membuat tubuhku remuk itu iya..."
"tak akan ku biarkan tubuh ini terluka sedikitpun...aku bahkan sudah menyiapkan salon dan spa pribadi di mansion,buat kamu nanti..biar kamu g perlu capek-capek pergi ke luar untuk perawatan.."
"lalu siapa yang akan melakukan perawatan nya padaku??"
"tentu saja ahlinya sayaank..kamu tinggal telpon,mereka akan datang untuk merawat kulit mu,wajahmu,apapun yang ingin kamu rawat..bahkan kamu bisa pijat terapis setiap saat yang kamu mau.."
"apa itu tidak terlalu berlebihan??"
"tidak..mama yang menyarankan itu,,aku hanya mengikuti sarannya saja.."
"horang kaya mah bebas mau lakukan apa saja..."
"dan horang kaya itu adalah calon suamimu..jadi gunakan kekayaannya dengan sepuas hatimu.."
"apa aku g salah dengar??harusnya kamu bilang,gunakan kekayaanku dengan baik dan bijak..bukan sepuas hatiku..??"
"hehehe..karena aku tau,kalau kamu akan menggunakannya dengan baik dan bijak...jadi,jangan sungkan untuk bersenang-senang..."
"apa kamu merencanakan sesuatu??kamu itu pembisnis..pasti otakmu itu selalu bergelut dengan urusan bisnis...g mungkin kamu memberiku kenyamanan tanpa imbalan..??selidik Diandra
"hahaha...kelinciku ini sangat cerdas..."
"katakan apa yang kamu inginkan.."
"aku hanya menginginkan mu..tetaplah bersamaku..disisiku apapun yang terjadi aku tak akan bisa menjauh darimu..dan kamu tak akan ku biarkan jauh dariku.."
"sudah kuduga..pasti kamu g mau rugi..."
"kamu juga g akan rugi mendapatkan ku sayaank..apa kamu masih meragukan kuasaku??"
"tidak...sudah cukup kamu menunjukkan arrogansimu padaku.."tolak Diandra sambil mengalungkan tangannya di dada Marvel..
"jangan menggodaku..sebentar lagi kita sampai bandara..."
"aku hanya ingin memeluk calon suamiku..untuk cadangan kangen selama 4 hari kedepan..."goda Diandra...
"nakal...apa kamu udah benar-benar mencintaiku??"
"aku tak tau seperti apa rasanya jatuh cinta..rapi aku nyaman saat berada di dekatmu,,saat kamu mendekat tiba-tiba jantungku berdetak lebih kencang..gugup dan sedikit cemas..tapi aku akan selalu membuka hati untukmu.."
"aku akan membuatmu jatuh cinta padaku..sampai saat itu tiba..katakan dengan pasti bahwa kamu sangat mencintaiku..tak ada lagi nama lain dihatimu selain namaku.."
"hehe..aku menunggu saat itu..."aku Diandra mengecup bibir Marvel sekilas..
"kenapa hanya kecupan...itu tak cukup untuk stok empat hari sayaank..."rengek Marvel..
"aku g ada pengalaman berciuman..jadi masih amatir..g bisa melakukan seperti yang kamu lakukan.."kata Diandra malu-malu..dan menundukkan wajahnya..
"oooh...kamu merona sayaank,,jangan tundukkan wajahmu,aku suka rona diwajahmu ini..aku juga tak ada pengalaman,,hanya ikuti naluriku saja.."jawab Marvel santai..
"really??"muke gileee....g ada pengalaman aja bisa beringas kayak gini..apalagi kalau udah berpengalaman..bisa ancur nih bibir ku disisir Mulu..batin Diandra g percaya dengan ucapan Marvel..
"aku serius sayaank..aku kan punya myshopobia dari dulu...jadi jangankan berciuman..pegang tangan saja g bisa..."
"iya juga..."tiba-tiba sopir bilang kalau mereka sudah sampai di bandara...
__ADS_1
"kita mau turun sekarang atau besok??"
"hehe..sekarang laah.."lalu mereka berdua turun dari mobil menuju bandara..Diandra tak berganti pakaian dan tak membawa apapun..karena memang Marvel menyuruhnya memakai jet pribadi nya agar bisa membuat Diandra lebih nyaman saat di perjalanan panjangnya itu...setelah Diandra lepas landas Marvel kembali pulang ke mansion nya dan harus berjuang lagi melawan rasa rindu yang menderanya...sungguh lawan yang paling berat untuknya adalah menahan rindunya pada Diandra..😁😁