
setelah keluar dari kamar pengantin baru itu..Nia dan satria turun bersama menaiki lift khusus..
"apa kamu sudah sarapan??"tanya satria sedikit canggung..cz dia g pernah berbicara santai pada siapapun..
"belum..apa kamu mau mentraktirku??aku cukup miskin kalau mau mentraktirmu..kecuali kalau kamu mau makan dipinggir jalan.."
"dengan senang hati saya akan mentraktir kamu.."jawab satria senang..entah kenapa..rasanya sangat senang bisa sarapan bersama dengan Nia..lalu satria mengajak Nia makan direstoran yang ada di hotel itu..dan Nia hanya mengikutinya tanpa protes..
sedangkan Diandra..setelah membersihkan diri kembali mencari keberadaan Marvel..
"eeh..dimana dia??kok disini sepi..dan semuanya udah rapi kembali,,bahkan seprei dan selimut udah diganti dengan yang baru..."gumam diandra, pekan..
"sudah selesai mandi??"tanya Marvel yang tiba-tiba muncul dari ruang tamu..
"kamu mengagetkanku saja...aku sangat lapar,,"rengek Diandra dengan manjanya..
"hehe..semua udah disiapkan di meja sayaank..makanlah dulu,aku mau mandi sebentar..nanti setelah sarapan kita temui papa dan mama mertua,karena mereka akan segera kembali.."
"secepat itu??padahal aku masih ingin bersama mereka..."
"tenang saja..kita bisa berkunjung lain kali...kalau mereka tetap disini..berbahaya untuk mama.."
"apa kamu tak bisa menyuruh orang untuk melindungi orang tuaku??"
"bisa..tapi papamu menolaknya..jadi aku menyuruh orang untuk melindungi mereka secara diam-diam.."
"lalu kenapa mereka ingin cepat-cepat pergi dari sini..??"
"kamu tau sayaank..mama masih ada trauma disini...jadi untuk menjaga kestabilan kesehatannya..kira harus membuatnya terus merasa nyaman..kamu ngerti kan??"
"iya juga siih..mama baru saja sembuh,masih dalam proses pemulihan..baiklah..setelah sarapan kita akan ketemu dengan nama dan papa..cepatlah mandi.."
"tentu..beri aku kecupan untuk hadiah pagi ini.."
"hadiah??dalam rangka apa??apa kamu berulang tahun hari ini??"
"dalam rangka memberimu kesempatan untuk bertemu dengan orang tuamu.."
"astagaaa..kenapa kamu perhitungan sekali...??"jawab Diandra kesal..
"aku g mau rugi sayaank.."jawab Marvel santai sambil tersenyum nakal..
"cup..dasar otak bisnis...selalu saja g mau rugi.."
"terima kasih sayaank..."berlalu meninggalkan Diandra yang menggerutu karena kesal..
"kenapa aku bisa menikah dengan orang mesum seperti dia siih..."gumam Diandra sambil melahap makanannya..setelah beberapa menit,Marvel telah keluar dari kamar mandi..dan berganti pakaian yang sudah disiapkan Diandra diatas ranjang..meski terlihat cuek..tapi Diandra akan selalu berusaha menjadi istri yang baik bagi untuk Marvel..dia akan melakukan tanggung jawab nya sebagai istri dengan senang hati tanpa paksaan..setelah rapi dengan pakaiannya...Marvel menghampiri istrinya yang sedang makan dengan lahap..bukannya ilfil..Marvel malah tersenyum melihat kerakusan istrinya itu..
"pelan-pelan saja..g ada yang ingin berebut makanan denganmu sayaank.."sambil duduk di sebelah Diandra..dan mengelap sudut bibir istrinya yang sedikit belepotan..
"aku sangat lapar...ini udah lewat jam makan pagiku biasanya..."
"maaf...aku yang salah,tadi g memesankan makanan untukmu terlebih dahulu..."
__ADS_1
"g masalah..kamu g makan??"
"melihatmu makan dengan lahap..aku jadi kenyang sendiri.."
"kenapa??ilfil yaach..lihat wanita makan banyak gini??"
"hehe..g laah..aku malah suka kalau kamu makannya banyak..biar makin montok.."sambil mengedipkan sebelah matanya..
"iisshh..kamu nih,bilang aja biar gendut..g usah di halus-halusin kalimatnya...tapi tenang aja,aku susah buat gemuk,meski porsi makanku banyak.."
"benarkah??padahal aku ingin kamu lebih berisi..biar nyaman saat dipeluk.."goda Marvel dengan senyum nakalnya..
"jadi saat ini aku g nyaman untuk dipeluk??kalau gitu g usah peluk-peluk lagi mulai sekarang.."ancam Diandra..sambil menatap tajam ke arah Marvel..
"kok gitu siiih...kamu yang paling nyaman saat diapa-apain sayaank..mau seperti apapun kamu..tetap kamu yang bisa buat aku luluh lantah tak berdaya..."gombalan mulai meluncur dari mulut Marvel..
"pagi-pagi udah dapat gombalan gratis...bisa kenyang g sih makan gombalan??"ledek Diandra sambil menyiapkan makanan yang dia makan untuk Marvel..tanpa ragu Marvel melahapnya juga...awalnya Diandra kaget..masalahnya sendok yang di pakai itu bekas Diandra..makanannya juga satu piring dengan Diandra..
"eeh..kok kamu makan siih??"tanya Diandra bingung..
"kan kamu suapin aku..ya aku makan Doong yaank..gimana siih??"
"aku tadi cuma iseng loo..kan biasanya kamu g mau makan pakai alat makan orang lain..apa lagi bekas aku looh ini.."menunjukkan alat makan dan makanannya pada suaminya..
"hehehe...udah berapa kali aku katakan padamu..kalau kamu itu pengecualian sayaank.."
"gitu kah...serah kamu deh.."lalu melanjutkan makannya sambil sesekali menyuapi Marvel yang terus saja memperhatikan nya saat makan..dia juga g mau melihat suami kayanya itu kelaparan..apa kata dunia kalau raja bisnis kelaparan setelah resepsi pernikahan mewahnya dilangsungkan..nanti dikira gara-gara resepsi pernikahan yang mewah..membuat sang pembisnis itu bangkrut...kan g lucu banget tuuh..setelah semua ludes Diandra hendak merapikan alat makan yang mereka gunakan...
"hentikan...biar nanti para pelayan yang melakukan itu...sebaiknya kamu berdua dan kita bisa langsung berangkat sekarang..."tutur Marvel lembut..
"za udah..kita berangkat sekarang.."memeluk erat pinggang Diandra..dan langsung keluar dari kamar pribadinya menuju lift khusus untuk turun ke bawah menuju lobi hotel..semua karyawan hotel tersebut menatap kearah pasangan baru yang semalam menikah dengan sangat mewah itu... mereka sangat kagum dengan kecantikan Diandra yang sangat alami...mereka kira kecantikannya hanya karena keahlian perias yang dibayar mahal.. ternyata asli dari orok udah syantiiik...😅😅
"setelah papa dan mama balik..kita nanti tinggalnya di mana??"tanya Diandra saat mereka berjalan menuju lobi..
"aku ngikut kamu saja,,mau tinggal dimana saja g masalah buat aku.."
"serius???"
"ya..aku serius..yang penting selalu bersama kamu.."
"cih..gombal banget..aku ajak kamu tinggal di kontrakan murah baru tahu rasa kamu..."
"aku bahkan bisa membelikan kamu mansion mewah seisinya sayaank..kenapa juga harus ngontrak... ada-ada saja kamu.."
"makanya..jangan bilang terserah aku..karena aku bisa tinggal dimana saja,sedangkan kamu pasti punya standartnya sendiri untuk kenyamanan kamu kan..??"sambil masuk ke dalam mobil yang sudah disiapkan didepan hotel..
"sebenarnya aku mau kita tinggal sama mama dan papa aku,,karena aku ingin kamu juga bisa membantu mama merawat Vita..tapi kalau kamu keberatan aku bisa kemauan kamu..."
"baiklah..tapi bisakah aku minta Vita untuk memanggil ku mami??"
"tentu saja sayaank..kita bisa menjadikan Vita sebagai putri kita,gimana??"
"benarkah??aku mau..makasih sayaank,,cup..cup..cup.."dengan refleks Diandra langsung menghujani Marvel dengan kecupan singkat yang bertubi-tubi..
__ADS_1
"kamu pelit sekali..."
"pelit apa siih...??aku g ngerti deh...??"kata Diandra bingung..
"masak cuma kecupan..aku maunya lebih.."kata Marvel dengan nada manja..
"kecupan ku juga g sekali loo...masak masih kurang,,aku rasa itu cukup untuk pagi hari ini.."
"tambah sekali...disini.."menunjukkan bibirnya...
"sekali yaach??"
"iya..."kata Marvel sambil tersenyum penuh arti..tanpa ragu Diandra mendekatkan wajahnya pada suaminya..Marvel langsung memeluk pinggang Diandra dengan erat,lalu langsung mencium bibir istrinya dengan lembut tapi menuntut..ditambah tangannya yang menahan Tengkuk Diandra untuk memperdalam ciumannya...membuat Diandra tak bisa menjauh dan melepaskan ciuman mereka...bahkan keduanya menikmati setiap detik apa yang mereka lakukan itu..tanpa peduli dengan perasaan pak sopir...
"nasib ku gini amat yaach...jadi ingin cepat pulang dan ketemu istri dirumah deh..."batin pak sopir yang tak berani melihat sang majikan yang sedang melakukan kegiatan yang membuatnya sedikit bergejolak...
setelah hampir kehabisan oksigen...keduanya melepaskan ciuman panas itu dan menyatukan keningnya..
"aku mencintaimu..."bisik Marvel..Diandra hanya tersenyum tipis..karena menahan malu pada sang sopir yang sesaat terlupakan...😁😁
"jangan lakukan ini lagi saat di mobil..malu sama pak sopir.."rengek Diandra sambil tersenyum malu-malu dan memendamkan wajahnya di lengan Marvel..membuat Marvel terkekeh kecil..
"mang Nurdin g melihat kita sayaank..bukan begitu mang??"kata Marvel sambil menatap tajam penuh ancaman pada sang sopir lewat kaca mobil..
"eeh..iya tuan,Manang tidak melihat apapun.."jawab sang sopir gugup..
"sudahlah..aku g mau kamu seperti itu lagi..g enak kan..nanti pak sopirnya bisa gagal fokus kita bisa berbahaya sayaank..."
"baiklah..baiklah..tapi g janji juga,,kalau aku udah g tahan za dimana aja jadi..."jawab Marvel santai..
"menyebalkan.."gerutu Diandra kesal...sedangkan Marvel hanya tersenyum..
setelah beberapa menit berlalu..mereka sampai di apartemen Diandra..karena orang tua Diandra tinggal disana...dan saat ini udah bersiap akan berangkat ke bandara...
tanpa menunggu dibukakan pintu mobilnya..Diandra langsung keluar sendiri..dan meninggalkan Marvel begitu saja..sedangkan Marvel hanya bisa menggelengkan kepalanya beberapa kali..
"kebiasaannya itu harus didisiplinkan...kalau tidak, bisa-bisa dia dikira masih gadis yang belum bersuami... bisa-bisa nya dia ninggalin suaminya sendiri begitu saja..."gumam Marvel sambil mengikuti Diandra dari belakang..
Diandra yang terbiasa bersikap seenaknya..mulai sekarang dia harus membiasakan dengan aturan ketat dari sang suami yang over protective kepada nya..(yang sabar yah syantiiik...🤭🤭)
mereka berdua sudah masuk ke apartemen dan bertemu dengan orang tuanya Diandra yang sedang bersiap-siap..
"pa..ma...kenapa g tinggal disini saja siih??"rengek Diandra..
"kamu udah tau alasannya kenapa masih tanya seperti itu??papa hanya mengikuti keinginan mamamu...dimana mamamu merasa nyaman..papa akan dengan senang hati mengikutinya..."
"mama cuma g mau kalian khawatirkan mama terus menerus...kalau disini,mama masih belum bisa melupakan kejadian kelam itu..biarkan mama menata kembali kenangan yang manis kita saat itu..dan menghapus kenangan yang menyakitkan di masa lalu.."
"apa mama akan menetap disana??"
"iya sayang...kamu bisa berkunjung kesana kan.."
"baiklah...jaga diri kalian yaach..papa jangan capek-capek kerjanya..mama juga,jangan lupa minum obatnya...biar bisa cepat pulih kembali.."
__ADS_1
lalu mereka semua mengantarkan orang tua Diandra hingga masuk ke mobil..Marvel telah menyiapkan mobil untuk menjemput mereka dan mengantarkannya ke bandara..bahkan jet pribadi Marvel sudah menunggu di bandara itu...suap untuk memberangkatkan mertua sang tuan muda dengan aman dan nyaman...