
saat dijalan raya..Marvel sangat fokus ke jalanan..dan Diandra jadi ketakutan..karena ulahnya membuat dirinya terjebak dalam situasi yang membahayakan...Marvel berhenti disebuah apartemen..
"kita ngapain kesini??"tanya Diandra bingung..bukannya cari hotel,malah berhenti diapartemen..apa Marvel mau bertamu ketempat temannya dalam keadaan panas seperti ini??batin Diandra mulai menerka..
tapi bukannya menjawab..Marvel langsung menggendong Diandra ala bridal style..tak peduli dengan pertanyaan Diandra..karena dia sudah menahan hasratnya yang menggebu-gebu..kalau harus nunggu sampai hotel itu sangat menyiksanya..bisa saja dia melakukannya di mobil..tapi pasti Diandra akan menolaknya..jadi dia datang ke apartemen miliknya,yang jaraknya cukup dekat dengan butik yang dia kunjungi tadi..
tanpa banyak bicara..Marvel langsung membuka kamar dan membanting Diandra dikasur empuknya..dan membuat Diandra terkejut..
"aauu..bisakah kamu lembut tuan...??"kata Diandra ketus...meski tidak sakit tapi cukup mengejutkan..Marvel malah merangkak naik ke ranjang dan menyentuh lembut pipi Diandra..dan merapikan rambut yang menutup wajah cantiknya...
"Diandra...kau selalu menggodaku..bagaimana aku bisa menahan diri untuk tidak menikahimu.. seperti nya aku akan mempercepat pernikahan kita sayaank.."
"no...satu Minggu udah sangat mepet untuk persiapan Marvel..."rengek Diandra sambil bergerak-gerak melepaskan cengkraman Marvel..
"jangan banyak gerak...aku tau kamu dari tadi sengaja menggodaku..saat aku mulai tergoda kenapa kamu mundur??heemmmhh..??"
"Marveeeeel..tadi aku cuma kesal karena harus ganti gaun berkali-kali..jadi aku iseng mau ngerjain kamu...jadi maaf untuk itu,bisakah kamu lepaskan aku sekarang.."jawab Diandra jujur...dengan memasang wajah super imut dan lucu dengan mata mode puppy eyes..yang menggemaskan..dan baru kali ini dilihat oleh Marvel..
"ooh..God,,kenapa dia sangat menggemaskan saat seperti ini...bukannya menurunkan hasratku..dia malah meningkat kannya berkali-kali lipat..lain kali tak akan ku biarkan dia menunjukkan ekspresi wajah seperti ini pada orang lain..sungguh ceroboh,,menggoda tanpa sadar..apa dia tidak tau kalau itu bisa membahayakan dirinya...dasar nakal.."batin Marvel
"Marvel..lepasin aku..tahan sampai kita nikah,,"
"g bisa Diandra...ini sangat mendesak...makanya jangan suka mancing-mancing.."
"aku g memancing..orang g ada umpannya,gimana mancingnya??"
"kamu bisa jadi umpan yang akan mendapatkan tangkapan besar..buktinya kamu bisa dapatkan aku.."mulai mengendus-endus leher dan bahu Diandra dan menjilatinya dengan rakus...
"aaahh...geli..hen..tikan itu.."
"g bisa berhenti lagi sayaank.."menurunkan ciumannya ke dada Diandra..dan mulai membuka kancing bajunya satu persatu...hingga terekspos dada sintal yang kenyal tertutup bra warna merah menyala..
"eemmhh...aahh...mar..vel..jangan di..remas.."
"kenapa??ini stimulasi biar kamu juga ikut panas.."goda Marvel..sambil memilin-milin p*t*Ng indah itu..
"aah...mar..vel.."
"yaa..teruslah sebut namaku..."mengarahkan mulutnya ke dada Diandra dan langsung ********** dengan rakus...
"ja..jangan di..gi..git.."ucap Diandra terbata-bata..dan Marvel mendongakkan kepalanya..menatap wajah yang sangat sangat terlihat menggoda untuk nya
"aku suka ini..ukurannya sangat pas untuk dinikmati..."sambil terus menikmati keindahan didepannya itu..
"ke..kenapa kamu se..lalu berubah saat di kamar..."
__ADS_1
"g hanya dikamar sayang..dimanapun aku bisa berubah jadi liar dan buas kalau ada dirimu..."kata Marvel sambil melucuti semua pakaian yang dikenakan Diandra dan dirinya..hingga akhirnya keduanya polos...
"Bi..bisakah kau..ma..tikan lampunya??"
"no..aku tak akan pernah mematikan lampu saat bercinta denganmu.."tolak Marvel tegas,sambil memposisikan tubuhnya..
"ke..kenapa??"
"karena aku ingin menikmatimu seutuhnya...aku ingin melihat semua yang ada di tubuhmu,aku suka ekspresi wajah mu,gerakan tubuhmu,keringat yang menetes,hembusan nafasmu yang memburu..aku tak akan melewatkan itu semua hanya karena kita bercinta dalam keadaan gelap..
"ta..tapi itu memalukan..."
"kenapa??apa yang mau kau tutupi dariku??"
"Marvel... mengertilah..aku malu kau menatapku dengan tatapan aneh dalam keadaan polos.."rengek Diandra..
"hehehe...jangan malu..aku suka semua yang ada pada dirimu.."dengan tiba-tiba Marvel memasukkan senjatanya ke dalam tubuh Diandra..dan itu membuat Diandra kaget..
"aaaahhh..kau.."
"maaf,aku sudah tak tahan lagi..."mulai memaju mundurkan pinggulnya dengan perlahan..dan mulai terdengar suara desahan yang merdu seperti musik yang mengalun indah ditelinga Marvel...
Marvel tak pernah puas menjamah tubuh Diandra.. disela-sela kesibukannya menghentakkan juniornya masuk ke surgawi..tangannya menikmati gunung kembar yang menantangnya dari tadi..jangan lupa bibirnya yang terus menerus rakus menciumi bibir Diandra tak ada jeda..sangat pintar mengambil kesempatan...tak ada yang disia-siakan... 😄😄 dan itu membuat Diandra makin menggelinjang tak karuan..
"terima kasih..kamu selalu nikmat sayaank..."
"heemmh..lepas,,aku lelah.."kata Diandra lirih..
"tidurlah..biar dia tetap berada di sarangnya..dia masih kangen menikmati kehangatan tiada Tara dari tubuhmu.."sambil mencium kening Diandra lembut..
"tapi ini g nyaman,seperti ada yang mengganjal..Marvel,nanti milikku jadi longgar.."rengek Diandra..
"g akan..kita udah bermain berkali-kali..mulikkmu asih sangat sempit.."
"lama-lama juga nanti akan longgar,dan kamu akan cari sarang baru buat memuaskan mu.."
"itu g akan pernah terjadi..uangku banyak,kamu bisa melakukan perawatan setiap saat biar sarangku selalu nyaman saat ku nikmati..dan hanya kamu yang aku inginkan tak ada yang lain..ingat itu tak ada yang lain..jadi jangan berfikir terlalu jauh.. Ok.. istirahatlah,kalau tidak..kita akan melakukannya lagi..ronde ke dua..
"apa..?? marveeeeel..apa kau gila..??darimana semua tenagamu itu..?? seperti Samson saja.."omel Diandra sambil menggembungkan pipinya..
"hahaha..jangan menggodaku lagi dengan wajah menggemaskanmu..aku tak bisa menjamin keselamatan mu.."sambil menarik selimut dan menutupi tubuh polos keduanya..
"kenapa kamu selalu melakukan ini padaku??padahal kamu tau ini salah.."membelakangi Marvel..
"aku tau..tapi aku tak pernah mau berhenti menyentuhmu...dan aku tak menyesali itu.."mengecup pundak Diandra singkat..lalu memakai boksernya dan beranjak dari ranjang menuju kamar mandi untuk membersihkan diri..setelah selesai Marvel membawa ember kecil dan handuk kecil..lalu mendekat ke arah ranjang dan melihat Diandra melamun..
__ADS_1
Marvel membuka selimut yang menutupi tubuh polos Diandra..dan itu membuat lamunannya buyar..
"eeh...kau mengagetkanku saja..!!loo..ngapain dibuka??"menahan selimut agar tak terbuka
"aku hanya ingin menyeka tubuhmu,,biar kamu bisa nyaman saat tidur.."Diandra masih menahan selimutnya..
"g usah..aku bisa ke kamar mandi sendiri.."tolak Diandra..
"aku tau kamu lelah,,jadi menurutlah..g perlu malu Diandra..tak ada yang bisa kamu tutupi dariku..aku udah melihat semuanya..bahkan tanda lahir diselakangan mu pun aku tau.."jawab Marvel santai,tapi itu malah membuat Diandra terkejut..
"kau ini..menyebalkan sekali.."jawab Diandra kesal..lalu pasrah melepas selimutnya..
"hehe..kamu mikirin apa??tadi kok melamun??heemmhh.."tanya Marvel lembut sambil menyeka setiap inci tubuh Diandra dengan lembut..
"g ada.."
"jangan bohong..katakan padaku apa yang ada difikirmu..biar aku tau,jangan menjadikan sesuatu yang kamu fikirkan itu jadi beban.."
"aku merasa kamu menikajiku hanya karena kamu menginginkan tubuhku??kamu terobsesi dengan tubuhku Marvel..."
"itu tidak benar sayaank..percayalah padaku..bagaimana aku bisa membuktikan rasa cintaku padamu kalau kita tidak menikah??setelah menikah..aku akan membuktikan semua yang kamu fikirkan itu tidak benar..
"semoga saja.."
"jangan kotori fikiranmu dengan meragukanku Diandra...ini juga pertama kali nya untukku..perasaan ini,,rasa bercinta ini..berdekatan dengan wanita..hingga aku tak ingin melepasnya.."
"kalau nanti ada wanita lain yang kau inginkan gimana??"
"hehe..itu tak akan terjadi.."
"semua itu bisa saja terjadi Marvel..."
"huuffhh..baiklah..aku akan mengalihkan semua hartaku atas namamu setelah menikah,jadi saat aku melakukan kesalahan,kamu bisa membuang ku..biarkan aku jadi gembel dijalanan..apa ku puas sekarang??"menyelesaikan kegiatannya menyeka tubuh Diandra dan menutupnya kembali dengan selimut..
"g perlu seperti itu juga...aku bukan wanita matre.."
"aku suka kamu jadi matre...karena semua milikku juga akan jadi milikmu..gunakan semaumu..sepuasmu..aku bekerja juga untukmu sayaank.."
"itu maumu yaach..aku akan menuruti kemauanku..jadi jangan nyesel kalau aku menghabiskan uangmu.."
"baiklah nyonya...aku ingin lihat seberapa hebat kamu menghabiskan uangku nanti..tapi sekarang tidurlah kalau tidak ingin aku terkam lagi sampai kamu tak bisa bangun dari ranjang lagi.."
"iya-iyaaa..kamu selalu mengancam ku.."lalu Marvel juga merebahkan tubuhnya diranjang sambil memeluk Diandra erat.. seolah-olah dia takut kehilangan miliknya
"aku tak ingin kehilanganmu..sungguh aku bisa memberikan semua milikku agar bisa mendapatkanmu..kamu cahaya dalam gelapku Diandra.."batin Marvel..
__ADS_1