
Diandra menghentikan mobilnya di tepi pantai..dia sedang merebahkan tubuhnya diatas mobil bagian depannya...dengan santainya dia menikmati pemandangan pantai,,tak lupa kaca mata hitam bertengger manis menambah kesan wow padanya..
sedangkan Marvel sudah kalang kabut dibuatnya...dengan kesal dan emosi yang memuncak...satria mengamuk di mansion nya..semua dapat amukannya...
"kenapa kalian membiarkan wanita tak tau diri itu masuk ke kamar pribadiku??sampai memakai gaun istriku haah??"teriak Marvel pada para pembantunya yang saat ini sudah dikumpulkannya..
"ma-maaf tu-tuan..kami tidak tau kalau nona Jessica masuk ke kamar anda.."sahut kepala pelayan..
"lalu apa saja kerjaan kalian disini..??"bentak Marvel..dan semuanya terdiam.. mereka tak ingin membuat tuannya makin marah..setelah kedatangan Diandra..Marvel tak pernah marah lagi..dan ini pertama kalinya Marvel meledak hingga tak bisa mengendalikan diri..bahkan banyak barang yang sudah melayang ke mana-mana..membuat ruangan itu seperti kapal pecah.. tiba-tiba Jessica memasuki ruangan itu mencoba untuk menenangkan Marvel
"kak Marvel,maafkan Jessi..karena membuat kakak ipar marah dan pergi dari rumah,Jessi sangat menyesal.."kata Jessi dengan sendu..membuat para pelayan muak dibuatnya..bahkan satria mendengus kesal..
"diam kau..aku akan mengurusmu nanti,,dan segera lepas gaun istriku..kau tak pantas memakainya.."bentak Marvel dengan tatapan tajam yang mengerikan..
"tapi kak..Jessi.."
"cepat pergi..sebelum kau menyesalinya nanti.."bentak Marvel lagi..
"kak..Jessi hanya tak mau kak Marvel terlalu memanjakan wanita itu..hanya karena baju,dia langsung pergi dari rumah..dia sangat tidak menghormati kakak sebagai suaminya.."cecar Jessica kesal..mengeluarkan uneg-unegnya,,dan Marvel langsung berdiri untuk mendekat ke arah Jessica...membuat Jessica senang,merasa kalau Marvel termakan omongannya,dan akan mulai tertarik padanya..
tapi semua yang difikirkan nya salah...Marvel mendekat karena tak terima ada orang yang menghina istrinya..
"PLAK....jaga mulutmu,,kau tak sebanding dengan istriku...seribu wanita seperti mu tak bisa mengalihkan perhatian ku pada istri ku.."kata Marvel tegas..membuat Jessica ketakutan..dan kesakitan karena tamparan Marvel tak main-main..sampai membuat ujung bibir Jessica berdarah..
"kak..kamu telah dibutakan oleh wanita itu..apa kakak sudah diguna-guna olehnya???banyak diluar sana yang lebih dari Diandra..bahkan dia tak bisa apa-apa..masak tak bisa,dia juga tak bisa memberikan keturunan,bisanya hanya membuat masalah pada kakak..apa yang kakak suka dari dia??kakak bisa dapatkan wanita yang kakak mau.."kata Jessica..membuat Marvel makin emosi..
"anda cari mati nona Jessi.."batin Satria..
"semoga nona Jessi bisa keluar dalam keadaan hidup..."batin yang lainnya..
"habis sudah...tak akan ada nafas yang berhembus dari hidungmu nona.."batin sopir Marvel
"satria..aku tak ingin melihat wanita ini di rumahku lagi..dan jangan biarkan dia masuk ke rumahku lagi.."kata Marvel tegas..lalu pergi dari ruangan itu...tapi sebelum membuka pintu..Marvel kembali berucap
"urusan kita belum selesai Jess..jangan kira aku berbelas kasih padamu..aku hanya ingin menemukan istriku dulu...nanti kamu akan ku urus..jadi persiapkan dirimu.."langsung keluar dan membanting pintu dengan kencang...
"huuffhh..mar nona,kemasi barang anda dan segera tinggalkan rumah ini.."kata satria datar..
__ADS_1
"aku tak akan pergi dari sini.."kata Jessica tajam
"jangan membuat kesabaran saya habis nona.."
"terserah..aku akan menjadi calon nyonya baru disini..jadi bersiaplah akan kehilangan kerjaan kalian,kalau berani padaku.."tambah Jessica..
"jangan mimpi disiang bolong nona..itu tak akan pernah terjadi..!!keamanan...seret nona Jessica sekarang..bik kemasi semua garang nona Jessica..."perintah satria sama dengan perintah Marvel..jadi semua selalu mematuhi satria saat Marvel tak ada
"satria..aku akan ingat perlakuanku ini...saat aku jadi nyonya disini..orang pertama yang akan aku pecat adalah kamu..."teriak Jessica saat ditarik kasar oleh para pengawal...dia juga meronta minta dilepaskan,tapi kekuatannya kalah dengan pengawal itu..dan langsung dikeluarkan didepan mansion mewah itu..ditambah kopernya juga dilempar..sungguh pengusiran yang dramatis...
dengan kekesalan yang memuncak.. Jessica mengumpat mereka semua...dan pergi meninggalkan rumah Marvel menuju hotel untuknya menginap..
mama dan papa Marvel yang dihubungi pembsntunya langsung pulang..dia sangat khawatir dengan kondisi putranya
"Marvel...ada apa sayaank...heemmhh.."
"Diandra pergi ma...dia marah sama Marvel.."kata Marvel sendu sambil memeluk mamanya..ini pertama kalinya orang tua Marvel melihat putranya sangat lemah dan terpuruk..bahkan saat dulu adiknya meninggal,lalu kelumpuhannya dan putusnya pertunangannya..Marvel tak sampai seputus asa ini..
"mungkin dia hanya ingin menenangkan diri saja..beri dia sedikit waktu sayaank.."kata mama lembut..
"kamu udah menghubunginya??"tanya mamanya
"udah..tapi g aktif..aku takut dia kenapa-kenapa..tadi saja dia sangat marah karena aku bentak,..lalu melajukan mobilnya dengan sangat kencang.."terang Marvel..
"kenapa kamu membentaknya hanya karena Jessi sayaank.. Diandra pasti sangat kecewa padamu.."
"aku tak bermaksud membentaknya ma...aku hanya tak ingin dia terus marah..aku takut dia stres dan tertekan..itu tidak baik buat kesehatannya..tapi dia salah faham .mengira aku membela wanita gila itu.."
"ya sudah...kita sama-sama mencarinya yaach..Diandra tak akan kemana-mana sayaank..satria udah menutup semua bandara,stasiun,terminal,dan pelabuhan..bahkan dia juga meminta anak buahnya untuk memeriksa semua cctv yang ada di kota ini..kamu jangan khawatir lagi.."bujuk mamanya..
"tetap aja ma...aku g bisa tenang,,Diandra sangat keras kepala..dan sulit untuk dibujuk..kalau dia kekeh g mau pulang gimana??"
"mama dan Vita yang akan bujuk dia nanti..kamu mandi dulu..biar g lengket.."Marvel hanya mengangguk pasrah dengan perintah mamanya..setelah 20menit dia udah keluar dengan pakaian yang rapi...dan turun ke bawah menemui orang tuanya
"apa udah ada kabar sat??"tanya Marvel saat melihat satria masuk ke mansionnya..
"biarkan satria duduk dulu vel..kasihan dia dari tadi belum rehat.."kata papa lembut..
__ADS_1
"aku g mau buang-buang waktu pa.."balas Marvel
"cih..kamu bahkan hampir membuang menantu kesayanganku...demi membela wanita g jelas itu.."cibik papa..
"pa..Marvel g membela Jessi..sebenarnya Marvel bermaksud membujuk Diandra,agar tak marah-marah lagi..."
"dengan cara membentaknya didepan wanita yang lancang itu??kamu anggap istrimu itu apa??harusnya kamu tak menerima Jessi tinggal disini..emangnya disini tempat penampungan.. bisa-bisa nya kamu biarkan wanita g jelas itu tinggal disini.."kata papa sinis..
"huuffhh...aku hanya tak ingin dia sedih pa..lagian dia g ada keluarga disini..itu pun tak ada maksud,,hanya membalas budinya atas kebaikannya dulu saat menjaga mamanya Vita..itu saja,g lebih.."
"tapi sekarang kamu buat menantuku bersedih dan pergi dari rumah...kalau papa duluan yang menemukan Diandra..papa g akan membiarkan dia menemuimu..lihatlah,,cucuku jadi sedih juga karena g bisa ketemu maminya.."
"jangan gitu dong pa...Marvel juga nyesel..g nyangka akan seperti ini jadinya..."
"kamu jadi kurang waspada Marvel..memasukkan ular kedalam rumah..ular itu tak hanya berbisa..tapi dia juga bisa menggigit...dasar g peka.."
"iya-iyaaa...Marvel yang salah..tapi tolong jangan memperkeruh keadaan..Marvel juga g bisa kehilangan Diandra...sekarang aja kepalaku udah mau pecah karena memikirkannya.."
"rasain itu...lain kali jangan diulangi lagi..."
"g ada lain kali pa...cukup kali ini saja,,.."bentak Marvel lalu meninggalkan ruang keluarga..dan satria hanya mengikutinya dari belakang..
"kenapa papa membuat Marvel makin kesal..papa kan tau dia udah sangat frustrasi karena kepergian Diandra..."kata mama sedih melihat putranya seperti itu..
"biar dia tau ma..kalau sesuatu yang berharga itu harus dijaga...kalau hilang,dia sendiri yang akan susah..."
"tapi g gitu juga..apa ancaman papa juga beneran??akan melarang Diandra menemui Marvel..??"
"enggaklah...lagian,Diandra bentar lagi juga pulang..papa cuma mau buat putramu itu sedikit putus asa... jarang-jarang lihat dia sekalut ini..."jawab papa santai..
"jadi??apa papa tau Diandra pergi kemana??"
"tau...Diandra pergi bersantai di pantai..nanti malam dia pulang...tadi saat pulang meeting,papa tak sengaja ketemu dia..sang ngobrol sebentar..jadi papa biarkan dia mengerjai putramu itu...biar Marvel tau rasa..kita lihat saja,apa yang bisa dilakukan menantu kita pada putra arrogant mu itu..."
"astagaaa..dia juga putramu pa..."
"hahaha... iya-iyaaa..putra kita sayaank..."sahut papa sambil memeluk istrinya..
__ADS_1