
sudah sebulan Jessica menginap dirumah Marvel..berbagai cara dia lakukan untuk bisa menarik perhatian Marvel...dari mulai pagi bangun lebih awal untuk membantu memasak sarapan,siang hari yang selalu nempel pada Marvel..karena memang dia adalah brand ambassador di produk kosmetik yang Marvel launching bulan ini...jadi banyak kesempatan dekat dengan Marvel dengan berbagai macam alasan...sore sampai malam..juga selalu nempelin pasangan yang ingin bermesraan...seperti nyamuk yang tak tau malu...tapi semuanya tak pernah digubris oleh Marvel..bahkan Diandra juga tak peduli dengan tindakan Jessica yang tak tau malu itu..bukannya dia tak cemburu..tapi dia hanya ingin lihat sejauh mana wanita itu menjadi ulat bulu yang bikin gatal sekitarnya...sedangkan pertunangan Nia di undur karena papanya harus pergi ke luar kota untuk urusan penting yang tak bisa diwakilkan...
"gimana kabarnya ulat bulu dirumahmu??"tanya Nia saat mereka sedang diruangan Diandra
"hehe...biasa saja,,dia masih berusaha jadi pengganggu..kenapa emangnya??"dengan santai menjawab pertanyaan Nia
"kau ini terlalu santai,,kenapa g langsung digulung aja siiih...bikin gatal aja.."dengan nada ketus karena kesal
"tenanglah...dia masih bisa ditoleransi...lalu,kapan pertunanganmu akan di langsungkan??bukannya papamu udah kembali??"
"iya...mungkin Minggu depan,,"
"kenapa g langsung nikah aja siih...??kelamaan kalau harus tunangan dulu.."ledek Diandra
"CK..kami masih ingin saling mengenal dulu,,g mau buru-buru.."
"terserah deh..."
"kamu g takut kalau tuan muda tergoda dengan ulat bulu itu?? kelihatannya dia sangat gencar mengejar tuan muda.."
"ngapain takut..suamiku berada dibawah kendaliku...dia bisa jadi gelandangan tampan kalau berani buat masalah denganku.."dengan santainya Diandra menjawab ketakutan temannya itu
"aku jadi penasaran...apa kamu beneran cinta sama suami tampanmu itu??"
"kenapa emangnya??"
"g pernah ada cemburunya,,g ada takut kehilangannya,dan kalau dilihat-lihat kamu g pernah ngajak jalan atau kencan duluan..."cecar Nia
"hehehe..Nia,kamu tau aku gimana kan,,selalu menjaga hati dan perasaan aku agar tidak terlalu dalam percaya pada seseorang..termasuk suamiku.."
"tapi itu tak adil buat suamimu...dia sangat cinta sama kamu.."
"aku juga,,tapi aku tak ingin menunjukkannya saja...aku tak pernah merasakan secinta ini dengan lawan jenis Nia,,dia sangat baik,lembut,sedikit nakal dan sangat mengerti aku...bagaimana mungkin aku tak mencintainya.."
"lalu...misalnya dia berbuat salah,atau terjadi kesalah fahaman diantara kalian..apa kamu akan beneran meninggalkannya dan mengambil semua hartanya??itu bukan kamu banget kan..!!"
"tepat sekali...aku tak akan pernah melepaskan milikku Nia..belajar dari pengalaman orang tuaku,,saat pelakor datang kita harus menghadapinya,bukannya malah kabur..itu akan membuat si pelakor senang dan menang..."
__ADS_1
"jadi??apa maksudnya??"
"aku akan buat si pelakor mendapatkan ganjarannya...tapi tidak sekarang,,kamu bisa lihat tontonan gratis saat ulat bulu mulai menjangkau ranah pribadiku.."dengan seringai licik yang lama tak terlihat dibibirungil itu,membuat Nia sedikit ngeri
"jangan bertindak sendirian..aku bisa menjadi partner buat berakting.."
"tentu...tapi kali ini aku akan jadi antagonis,yang menindas gadis lemah..dan kamu mau jadi apa??"
"peran figuran saja...yang mendukung antagonis.."sahut Nia malas..
"haha..kau yang terbaik temaaan...."teriak Diandra sambil memeluk Nia,membuat temannya itu sesak..
"An...aku bisa mati kalau seperti ini terus...lepas,nanti suamimu cemburu padaku.."sungut Nia
"iisshh...kau ini g suka lihat aku girang dikit yaach..dasar nyebelin.."cibik Diandra kesal
"sudahlah..kita cari makan dulu aja,,aku udah lapar ini..."lerai Nia
"baiklah..nyonya ini yang akan mentraktir mu cantik..."
"udah cocok belum??itu perlu buat aktingku nanti.."kata Diandra sambil menghampiri lengan Nia dan keluar dari ruangan nya
"udah..cocok banget malahan...cepatlah mulai filmnya...aku g sabar mau lihat live streaming nya.."
"hahaha...bersabarlah...tunggu ulat bulu mengusik ego ku...biar aku bisa langsung melemparnya ke kondisi paling mengenaskan dalam hidupnya.."lalu keduanya tertawa terbahak-bahak..hingga membuat rekan dan orang-orang yang ada disekitarnya menoleh melihatnya..tapi sang pembuat onar tak peduli...dan asyik dengan obrolan mereka...
sesampainya di kantin,..mereka langsung memesan makanannya...
"tumben suamimu g jemput kesini??"tanya Nia memulai obrolan nya
"dia sedang sibuk dengan calon suamimu itu..akan ada acara besar,sepertinya melouncing produk baru..jadi ada kemungkinan akan ada drama saat pesta perayaannya nanti.."
"apa maksudmu?? jangan-jangan kamu akan...."kalimat Nia tergantung karena fikirannya udah kemana-mana..dan itu membuat Diandra terkekeh geli melihatnya
"hehehe...tentu saja,aku udah menunggu semua musuhku berkumpul...dan akan menampilkan drama special buat mereka...aku bisa pastikan,ulat bulu itu akan membuat ulah sebentar lagi...aku tak sabar ingin segera menunjukkan taringku padanya...jadi,apa nona Nia akan ikut berpartisipasi dalam drama ini??"ledek Diandra sambil tersenyum nakal pada temannya itu..
"cih... senyuman mu itu membuatku jijik...!!apa ada imbalannya nyonya muda yang kaya raya??karena saya g mau bekerja sama tanpa adanya imbalan..."
__ADS_1
"ooohh...tentu saja ada,,akan saya berikan calon suami yang sempurna untuk anda...jadi,apa anda menerima kesepakatan ini nona cantik??"tambah Diandra
"dengan senang hati...dengan imbalan yang sepadan dengan kerjaan...itu tidak merugikan sama sekali..."sahut Nia
"hahaha...segitu cintanya kamu dengan kak satria...??"ledek Diandra sambil tertawa,,saat pelayan menyuguhkan pesanan mereka di meja..dan keduanya langsung menyantap makanannya sambil melanjutkan obrolan nya
"CK..aku hanya mengikuti alur darimu saja..."cibik Nia...
"hihihi...sudahlah,,kita habiskan makanannya..setelah ini aku mau langsung pulang"
"tetap berhati-hatilah...jangan lengah,,aku takut kamu kenapa-kenapa..."pesan Nia
"santai saja Nia...jangan anggap ini terlalu serius...kita akan ikuti permainan mereka...dan membuat mereka merasakan kekalahan pada permainan mereka sendiri.."sahut Diandra..
"kamu kan selalu ceroboh...wajar kalau aku khawatir padamu..."
"hehehe...kamu paling mengerti aku...makin cinta deh...."goda Diandra pada sahabatnya itu
"jangan menunjukkan wajah menjijikkan seperti itu...bikin merinding tau..."balas Nia ketus...
"aah...kamu mematahkan hatiku nona,,bagaimana bisa aku membiarkan mu menikah dengan pria lain...pasti aku akan kesepian..."dengan wajah dibuat sedih...
"astaga....kalau ada yang dengar,,mereka bisa salah faham pada kita...jangan menggila kamu..."balas Nia dengan sok-sokkan panik
"tak bisakah kamu membiarkanku bersenang-senang sebentar..."cibik Diandra kesal..
"bersenang-senanglah saat di drama terbarumu nanti...biar kamu puas bermain-main.."
"aah...kamu benar,aku hampir saja lupa,,katakan pada calon suamimu..dia harus berada di pihak kita,,kalau tidak,aku tak akan menggajinya selama 3 bulan...biar kalian g bisa melangsungkan pernikahan..karena g ada dana.."ancam Diandra,,sambil berdiri untuk membayar makanannya..sedangkan Nia bukannya takut,tapi malah terkekeh dibuatnya...
"hehe...siap nyonya muda,,saya akan laksanakan tugas dari anda...jangan lupa bonusnya segera ditransfer..."balas Nia dengan santai...Diandra yang sudah kembali ada didekat Nia baru membalas ucapan temannya itu..
"gimana kalau bonusnya diganti tiket bulan madu...??"goda Diandra..dan itu membuat Nia tersedak minumannya..
"uhuk..uhuk...kau ini, kira-kira dong kalau bercanda,,,nikah aja belom..udah mau kasih tiket bulan madu.."jawab Nia kesal...
"siapa tau kamu mau DP buat buka segel dulu..biar pas malam pertama g rasain sakit..tinggal enaknya doang...katak aku.."bisik Diandra tanpa rasa malu..dan itu membuat Nia melotot padanya...jangan tanya wajah Diandra..dia sangat senang melihat kekesalan temannya itu..membuatnya tertawa terbahak-bahak...hingga pengunjung kantin menoleh padanya..tapi dasar Diandra,,dia selalu cuek dan tak peduli..sedangkan Nia tersenyum canggung menanggapi tatapan pers pengunjung lain...lalu keduanya pergi meninggalkan kantin..agar tidak jadi pusat perhatian lagi...
__ADS_1