
saat di jalan,Vita sudah tertidur di pangkuan Diandra...
"sini..biar aku yang pangku..nanti kamu pegal-pegal badannya.."kata Marvel..
"ssstt...g apa-apa...nanti kalau udah sampai saja,kamu yang gendong..kalau sekarang dipindahin..Vita bisa kebangun..kasihan dia pasti kelelahan.."Marvel hanya tersenyum melihat kelembutan Diandra pada keponakannya itu...
"tak ku sangka kamu begitu tulus menyayangi Vita..wanita sebaik kamu gimana bisa g diberi kesempatan untuk memiliki anak sendiri..aku akan berusaha untuk memberi kamu benih terbaikku..apapun akan ku lakukan untuk mengobatimu..biar kamu juga bisa merasakan jadi wanita sempurna.."batin Marvel sambil menyandarkan kepalanya di bahu Diandra..
"nyonya muda sangat murah hati..sangat sayang pada nona kecil...semoga tuhan memberi keturunan yang baik untuk pasangan baru ini..."batin pak sopir..
sedangkan di tempat yang berbeda...Nia sedang berbelanja di minimarket dekat rumahnya...saat sedang mengambil pembersih lantai..ternyata ada seseorang yang juga mengambilnya..jadi tangan mereka bersentuhan..
"eeh..maaf.."ucap Nia spontan melepas tangannya..
"nona Kania??sahut satria..
"Nia saja..."jawab Nia santai..berlalu begitu saja sambil mencari keperluan rumah lainnya..
"anda belanja juga disini??"tanya satria dengan polosnya..
"g..aku sedang makan malam.."sahut Nia asal..
"hehe..maaf,,saya tak tau harus bicara apa lagi pada anda.."
"sudahlah.. lanjutkan belanjamu..aku juga akan melanjutkan belanjaku.."langsung menuju ke kasir karena semua yang dibutuhkan nya sudah lengkap dan segera membayar belanjaannya..
begitu juga dengan satria yang udah selesai dengan belanjanya..biasanya dia g pernah berbelanja..karena semua sudah dibelanjakan oleh art yang dia pekerjakan..tapi saat ini art yang dia kerjakan sedang cuti 2 hari..dan kebetulan kebutuhannya habis..jadi mau g mau dia harus berbelanja sendiri..dan disinilah dua sekarang..setelah selesai membayar satria langsung keluar dan masuk ke mobilnya..tapi baru beberapa meter mobilnya berjalan..dua melihat Nia sedang bersama dengan ibu hamil yang seperti nya sangat kesakitan..dia langsung turun dari mobilnya dan menolong mereka..
"ada apa??"tanya satria..
"cepat kita bawa ibu ini ke rumah sakit terdekat..."
"apa ibu ini kecelakaan??kenapa ada banyak darah di kaki nya..??"
"diamlah..jangan banyak tanya..ibu ini mau melahirkan.."
"apa??"jawab satria jadi panik..
"tenanglah..itu biasa untuk para wanita..bantu aku mengangkat ibu ini ke mobil mu.."
"kenapa mobilku??"
"karena aku g bawa mobil.."bentak Nia kesal..
"baiklah-baiklah.."satria langsung menggendong ibu itu masuk ke mobilnya..lalu Nia juga langsung masuk ke dalam menemani bumil yang kesakitan itu..
"kenapa kamu dibelakang??kamu kira aku sopir.."protes satria..
"diamlah...dan segera jalankan mobilnya..aku harus menenangkan ibu ini.."bentak Nia lagi..karena dibuat kesal oleh satria..dan satria hanya bisa mendengus kesal dibuatnya..
sedangkan Nia berusaha menenangkan bumil agar tidak panik,dan bisa merasa nyaman..mengajaknya ngobrol untuk mengalihkan perhatian nya..dan sedikit meredakan sakit yang dirasakannya...sesampainya di rumah sakit..sudah ada rekan Nia yang siap dilobi..karena tadi Nia udah menelpon mereka..rumah sakit terdekat dari tempat mereka adalah rumah sakit tempat Nia bekerja..
saat tau rumah sakit yang didatanginya itu rumah sakit yang sangat besar..si bumil malah jadi panik..
"nona..saya melahirkan di klinik saja..saya g bisa membayar biaya persalinan di rumah sakit sebesar ini.."kata bumil yang sudah di bawa ke ruang bersalin itu..
"tenanglah Bu..sebaiknya anda tidak usah memikirkan biaya persalinannya..sekarang berikan no.ponsel keluarga anda,biar bisa segera dihubungi.."kata Nia sambil menyodorkan ponselnya..dan ibu itu menurutinya..mengetik no.suaminya lalu menyerahkan kembali ponsel itu pada Nia..dan Nia segera menerimanya..
__ADS_1
"segera hubungi no.ini,katakan kalau istrinya sedang dirumah sakit untuk bersalin.."kata Nia tegas pada satria..dan dengan cepat satria menurut saja pada perintah Nia..padahal dia tak pernah diperintah oleh siapapun selain Marvel dan orang tua Marvel..
Nia segera masuk ruang bersalin dan menangani pasien dadakannya itu..padahal tadi Nia batu saja pulang kerja..dan harus balik lagi untuk tugas mulia ini...Nia dan Diandra memang tak pernah setengah-setengah dalam menolong orang..siapapun yang sedang membutuhkan pertolongan..mereka akan dengan senang hati mengulurkan tangan untuk membantu..jiwa sosial mereka memang sangat tinggi..dan itu terbukti dari semua perbuatan baik yang sering mereka lakukan setiap saat dimanapun dan kapanpun mereka dibutuhkan..
setelah beberapa jam berkutat menolong persalinan ibu yang tak dikenalnya itu..Nia bisa tersenyum lega..karena seorang bayi mungil yang lucu berjenis kelamin perempuan lahir dengan selamat..tangisnya memecah ketegangan diruangan itu..membuat semua tenaga medis diruangan itu bisa bernafas lega..karena awalnya mereka sangat panik,bayi yang lahir tidak langsung menangis..tapi setelah penanganan darurat.. akhirnya si mungil itu bisa menangis dengan kencang..
"selamat ibu..bayi anda perempuan..dan sangat cantik,setelah dibersihkan..nanti bayinya akan dibawa kemari..."kata Nia sambil tersenyum lembut pada ibu yang baru saja melahirkan itu..
sedangkan satria yang ada di luar ruang bersalin ikut cemas karena suami dari ibu itu mondar-mandir di depan pintu ruang bersalin..saat mereka mendengar tangis bayi.. akhirnya mereka berdua bisa lega..apalagi saat Nia sudah keluar dari ruangan itu dan mempersilahkan suaminya untuk masuk melihat bayi mereka...
setelah selesai Nia segera pamit pulang pada rekan-rekannya..dan langsung menuju meja administrasi dan dibelakangnya satria terus mengekorinya..
"ibu-ibu yang aku bawa tadi..semua biayanya aku yang tanggung..jadi jangan ditarik sepeserpun.."kata Nia santai..
"baik kak Nia.."jawab petugas yang berjaga..
"Ok..aku pergi dulu..semangat kerjanya.."berlalu meninggalkan meja administrasi rumah sakit itu..
"pasti kak.."jawab petugas administrasi dengan semangat..
"kak Nia itu orangnya sangat baik yaa..g ragu buat nolong orang.."kata penjaga 1
"iya..kak Nia dan kak Diandra itu sepemikiran..sering banget biayain orang-orang yang tidak mampu bayar biaya pengobatan disini.."tambah penjaga 2
"bener tuh..udah cantik,seksi,baik hati,g sombong.....duuuh...pengen banget bisa kayak mereka.."sahut penjaga 1
"mimpi..kita buat makan aja susah,,kok mau nolongin orang..nolongin duri sendiri dulu...baru mikirin orang lain.."sela penjaga 2
"iya juga ya... huuffhh buat beli skincare aja masih nyicil..gimana mau nolong orang??"sahut penjaga 1
"iya lah..g pakai skincare bisa kabur kekasihku..."jawab penjaga 1
"itu tandanya kekasihmu g mencintai kamu dengan tulus..tapi kalau dipikir-pikir..dari mana kak Nia dan kak Diandra punya uang sebanyak itu yaach??"tanya penjaga 2
"dari kekasihnya kali..kamu g tau kalau kak Diandra baru nikah dengan tuan muda Marvel??pemilik dari rumah sakit ini??"sela penjaga 1
"aku tau itu..orang cantik itu memang selalu beruntung yaach...kalau gitu aku juga tak boleh putus asa untuk jadi lebih cantik lagi..."jawab penjaga 2 semangat..
"cih..cantik juga butuh modal besar nona..jangan asal ngomong...wajah pas-pasan kayak kita perlu permak sana sini..modal kecil pasrah aja dengan takdir.."sahut penjaga 1
"kau ini mematahkan semangatku.."balas penjaga 2 kesal..
"hehe..kita juga harus sadar diri dan kondisi keuangan Doong...sudahlah..mending kerja..biar bisa dapat naik gaji.."sahut penjaga 1
"kamu benar..."jawab penjaga 2 dengan lesu..
sedangkan Nia dan satria udah berada di dalam mobil satria..
"kenapa kamu bayar semua biaya persalinan nya??"
"mereka orang biasa..jelas sangat berat kalau harus membayar biaya persalinan dirumah sakit besar kan??"
"bukankah itu keharusan mereka??"
"kondisinya tidak memungkinkan untuk bisa membayarnya.."
"harusnya biar mereka berusaha dulu untuk mencari uangnya"
__ADS_1
"g semua orang punya gaji besar sepertimu..mungkin gaji suaminya hanya cukup buat makan,belum lagi setelah anaknya lahir,akan banyak membutuhkan biaya tambahan..apa salahnya kita bantu sedikit meringankan beban mereka...??kita juga tak kekurangan setelah membantunya.."kata Nia santai..
"kamu sering melakukan ini??"
"eemmhh..lumayan,yang lebih sering melakukan seperti ini Diandra..dia yang mengajariku..jadi aku hanya ikut-ikutan saja.."
"jadi..nona muda juga sering melakukan seperti itu juga??"
"iya..bahkan dia juga sering melakukan itu dirumah sakit yang lainnya..dia selalu berkata,kalau kita masih diberi kesempatan untuk bisa membantu orang,kenapa kita tidak melakukannya..bukankah itu salah satu tujuan tuhan telah memberikan kita rejeki yang lebih??agar kita bisa saling membantu dengan orang yang lebih membutuhkan..gituuu!! jadi aku belajar darinya.."
"waaah..tuan muda g salah pilih pasangan.."
"dan Diandra juga tak salah pilih pasangan.."
"benarkah??"
"iya..dengan kekuasaan yang tuan muda miliki..Diandra bisa berkesempatan untuk lebih banyak membantu orang..g apa-apa kan sedikit memanfaatkan kekuasaan suami..hehehe.."jawab Nia santai sambil tersenyum manis..
"pasti tuan muda juga senang bisa di manfaatkan oleh istrinya.."sahut satria santai..
"benarkah??apa tuanku itu tidak akan murka??"tanya Nia penasaran..
"benar..tuan sangat mencintai nona muda..dia bahkan rela memberikan semua yang dimilikinya untuk nona muda.."
"wooow..pesona Diandra memang tak bisa dianggap remeh...aku harus banyak belajar darinya.."gumam Nia..
"belajar apa??"
"belajar tebar pesona laaah..biar bisa dapet jodoh yang luar bisa cinta mati sama aku.."
"mau mencoba peruntungan denganku??"
"maksudnya??"
"mencoba dekat denganku..karena entah kenapa aku sangat nyaman saat bersama denganmu.."
"haah?? tunggu-tunggu..aku masih belum paham.."
"jadilah kekasihku..aku akan berusaha memberi yang terbaik untuk mu..meski aku tak sehebat tuan muda..tapi aku juga tak bisa kamu anggap remeh.."
"eemmhh..jadi ceritanya,saat ini kamu sedang menyatakan cinta padaku??"tanya Nia mencoba memahami keadaannya saat ini..
"iya..maaf,aku g bisa romantis seperti pria para umumnya..aku tak pernah berurusan dengan hati dan perasaan..jadi aku tak tau bagaimana cara mengungkapkan isi hati yang benar.."
"aahh..yaa,,aku bisa maklum..kamu benar-benar didikan dari tuanmu.."jawab Nia sambil terkekeh..mengingat cerita Diandra saat Marvel menyatakan isi hatinya..
"jadi..apa jawabanmu??"
"boleh..kita bisa mencobanya.."
"apa sekarang kita jadi pasangan..??"
"heemmhh..begitulah.."
"terima kasih..."kata satria..lalu keduanya hening tak mengeluarkan suara..sibuk dengan pemikiran masing-masing...
hehehe..bang satria orangnya kaku..Nia yang biasanya nyablak jadi canggung sendiri..masak iya dia yang berinisiatif melakukan sesuatu yang romantis...g banget,,itu bukan gayanya..jadi Nia hanya pasrah menerima keadaan yang canggung ini hingga mereka sampai di rumah Nia...😁😁
__ADS_1