
setelah menyelesaikan dansanya..mereka mendapat tepuk tangan yang meriah...Diandra buru-buru pergi ke toilet untuk menyelesaikan panggilan alam yang tiba-tiba datang...setelah beberapa menit..Diandra sudah selesai dengan urusannya..dan keluar dari toilet..namun saat dia keluar ada yang menarik tangannya dengan kasar dan mengunci pergerakannya..
"hey..apa yang kau lakukan..??"teriak Diandra kaget karena tiba-tiba ditarik oleh seseorang...
"kenapa??saat tuan Marvel yang menarikmu..kamu terlihat sangat menikmatinya.."ucap Danil dengan terus menatap Diandra dengan tatapan yang sulit diartikan..
"ada apa lagi kak Daniel??bukankah urusan kita sudah selesai??"
"kita akan menyelesaikannya sekarang sayaank..aku tak akan melepaskan mu lagi.."
"apa maksudmu??"tiba-tiba Daniel mencengkram kuat dagu Diandra dan membuat mulutnya terbuka..Daniel langsung mengambil minuman yang sudah dia sediakan dari tadi saat mengikuti Diandra...
Diandra memberontak dan mencoba menolak minuman itu,tapi sial..kekuatannya tak seberapa dibandingkan dengan kekuatan Daniel..hingga mau tak mau Diandra meminum minuman yang berbau sangat aneh itu...
"sial..aku bisa mabuk meski hanya meminumnya seteguk..karena aku tak pernah minum alkohol.."batin Diandra kesal...
"uhuk-uhuk..."Diandra merosot ke bawah setelah minuman itu habis masuk ke perutnya..tak ada yang tersisa digelas itu..
"bagus...sekarang kita akan bersenang-senang sayaank.."kata Daniel sambil mengelus lembut pipi Diandra..lalu menggendongnya ala bridal style..awalnya Diandra masih bisa berontak..tapi tiba-tiba badannya melemas..keringat dingin muncul dan tubuhnya terasa panas...
"kak Daniel...apa yang kau berikan padaku..."ucap Diandra lirih...dan merasa ada yang tak beres dengan tubuhnya..
"aku hanya memberimu alkohol dan sedikit campuran obat perangsang sayaank..biar kamu bisa agresif malam ini..aku ingin melihatmu liar saat diatas ranjang.."dengan santainya Daniel menjawab pertanyaan Diandra..tapi berbeda dengan Diandra yang terkejut dan panik..
"lepaskan aku kak Daniel..sadarlah kalau ini salah...kamu tak bisa menghancurkan hati dua wanita sekaligus...dulu kamu udah mengkhianati ku..jangan lakukan itu juga pada kak silfi..."Daniel tak menggubris perkataan Diandra dan terus saja berjalan menuju kamar yang telah dia sewa malam ini..
"kenapa kamu terlalu baik sayaang??aku menyesal telah mengkhianati mu..jadi malam ini aku akan menebus kesalahanku waktu itu.."
"ini salah,kak Daniel...ku mohon..jangan kecewakan kak silfi..nanti dia akan kecewa"dengan memasang wajah melas dan penuh permohonan..tapi itu juga tak berpengaruh pada Daniel..dan tetap membawanya masuk ke lift..
"itu yang ku harapkan..aku hanya ingin bersamamu,setelah malam ini..aku akan membatalkan pertunangan ku dengan silfi..dan akan menikahi mu sayaank..."
"sadarlah kak Daniel..apa yang kamu lakukan ini keliru..orang tuamu butuh cucu untuk penerus keluargamu..dan kamu tak bisa mendapatkan itu dariku.."Diandra masih berusaha menyadarkan Daniel,tapi kelihatannya semua sia-sia Daniel sudah gelap mata karena cemburu melihat Diandra berdansa mesra dengan Marvel..hingga berbuat nekat seperti saat ini..
"mereka sangat senang kalau aku bisa menikah denganmu.."keluar dari lift dan berjalan mencari kamarnya..
__ADS_1
"kamu salah kak Daniel..mereka dengan kalau aku bisa menjadi putri nya..bukan menantunya.."
"Diandra..jangan terus menolak ku..aku tak menyangka kamu sangat kuat menerima obat perangsang itu..hingga bisa menahan pengaruhnya selama ini...tapi tenang saja..saat kamu lepas kendali..kita bisa bersenang-senang.."
"kak..ku mohon lepaskan aku..kalau kamu berbuat nekat saat ini...sungguh,aku akan sangat membencimu.."
"kenapa??bukannya kamu udah sering bermain dengan banyak pria??lalu apa salahnya saat bermain denganku kamu selalu menolaknya??"
"aku bermain dengan pria lajang yang tak memiliki pasangan,baik istri ataupun kekasih..karena aku tak ingin menyakiti hati wanita lain.."
"Diandra..mau sampai kapan kamu menolak ku terus...??dari dulu sampai sekarang..cinta dan hatiku hanya untukmu.."
"cih..tak ada cinta yang bisa dibagi kak..tak ada hati yang bisa kau mainkan sesuka hati..kalau kau cinta padaku..kau tak akan bermain api saat itu.."
"itu karena aku khilaf dan tergoda dengan silfi.."
"hehe..khilaf yang bikin nagih,hingga 6 thn g sadar-sadar..apa itu g kelewatan kak??"cibir Diandra..
"jangan menghukum ku seperti ini Diandra..aku sudah menyadari kesalahanku sekarang..jadi beri aku satu kesempatan lagi.."membuka kamar yang telah dia sewa untuk malam ini..dan merebahkan Diandra di ranjang itu dengan lembut..
"katakan sesuatu Diandra..jangan mendiami ku seperti ini..dan jangan gigit bibirmu,nanti bisa terluka.."Daniel menyentuh bibir Diandra dengan lembut..lalu mengusapnya
"jangan sentuh aku dengan tangan kotormu itu..pergilah aku jijik denganmu.."
"tidak..aku tak akan pergi..ini kesempatan terbaik untukku memilikimu..aku tak akan menyia-nyiakan kesempatan ini..apalagi saat aku tau kamu dekat dengan tuan Marvel..kesempatan ini tak akan datang lagi padaku.."
"kau akan menyesali ini kak Daniel..tuan Marvel tak akan melepaskan mu.."teriak Diandra..
"hehehe..kamu fikir,setelah aku menyentuhmu..tuan Marvel masih mau denganmu??tidak Diandra..tuan Marvel mempunyai myshopobia..kalau dia tau kamu seorang j*l*ng,dia tak akan Sudi melihatmu..."
"dia tau siapa aku..dan dia masih mau denganku..jadi sebelum semuanya terlambat..berhentilah sekarang.."bentak Diandra dengan emosi yang tak terkontrol..dia benar-benar tak bisa mengendalikan dirinya..dia udah tak bisa menahan hasratnya lagi..obat itu sangat kuat untuknya..
"ternyata kamu sangat penting untuk tuan Marvel..kalau begitu,aku tak akan sungkan lagi..aku juga ingin menikmati wanita tuan Marvel ini.."mendekat kearah Diandra..hingga tak ada jarak diantara keduanya..
"tidak...tidak..pergi..menjauhkan dariku.."teriak Diandra histeris..sambil menepis sentuhan Daniel pada tubuhnya..meski tenaganya sangat lemah dan makin lemas..tapi kesadarannya masih ada,entah obat apa yang diberikan Daniel padanya..efeknya sangat aneh tubuh panas,tapi berkeringat..rasa tak nyaman.tubuh makin lemas dan melemah..tapi pikiran nya sadar apa yang dia lakukan..tapi tak bisa melawan dan makin lama dia tak bisa mengontrol kondisi tubuhnya sendiri meski dia berusaha untuk tidak melakukan hal gila itu..Diandra benar-benar frustasi karena keadaannya ini..
__ADS_1
sedangkan disisi lain Marvel yang menunggu Diandra di aula mulai cemas karena terlalu lama Diandra meninggalkannya..sedangkan satria juga g ada,jadi tak ada yang bisa dia suruh untuk mengecek situasi yang membuatnya resah ini..
tanpa pikir panjang Marvel segera menyusul Diandra di toilet,tapi tak menemukan siapapun..Marvel langsung menuju ke ruang cctv..dan meminta petugas untuk menunjukkan cctv yang ada disekitar toilet itu..dan betapa terkejutnya dia saat mendapati wanitanya dipaksa meminum sesuatu oleh mantan gilanya itu..dia sangat kesal dan meminta petugas memberitahukan kamar yang disewa oleh Daniel itu..tak butuh waktu lama,Marvel sudah mengetahui kamar Daniel..karena Marvel lah pemilih dari hotel ini,jadi semua informasi yang dia butuhkan sangat cepat bisa dia dapatkan..
tanpa pikir panjang..Marvel segera menyusul ke kamar itu menggunakan lift khusus miliknya..dia berlari sekuat tenaga,dia g mau wanita yang sudah dia klem sebagai miliknya disentuh pria lain..meski dia tau sebelumnya Diandra juga sering disentuh pria lain..tapi setelah jadi miliknya..hanya dialah yang boleh menyentuhnya..itulah yang ada difikirkan Marvel saat ini..
Marvel sudah berada didepan kamar Daniel .dengan kasar dia mendobrak pintu itu dengan tendangannya..sungguh dia sangat emosional saat ini..
"braaakkk"suara kencang itu membuat dua orang yang ada di kamar terkejut..Diandra yang sadar ada yang akan menolongnya segera bangkit dengan sisa tenaganya..dia melihat Marvel yang datang menolongnya..jadi langsung beranjak dari ranjang..hingga membuat tubuhnya terjatuh karena lemas dan pusing dikepalainya..
Marvel tak lagi bisa menahan diri,melihat kondisi wanitanya yang acak-acakan..meski belum diapa-apakan oleh Daniel,tapi perlawanan Diandra membuatnya terlihat kacau saat ini..
karena emosi yang sudah meluap-luap..Marvel langsung memukuli Daniel dengan beringas,sampai membuat Daniel tak ada kesempatan untuk membalasnya.. wajah,perut,kaki, punggung,semua dipukuli dan ditendang oleh Marvel,hingga membuat Daniel babak belur dan tersungkur tak berdaya....tak ada lagi wajah lembut dan ramah..yang ada hanya kemarahan yang membuncah..hingga membuat wajah tampan itu menggelap..
"tu..tuan Marvel..hentikan,dia bisa mati.."ucap Diandra lirih..
"apa kamu masih ingin membela ******** ini hah??"bentak Marvel dengan nafas yang ngos-ngosan..
"Bu-bukan begitu..a-aku hanya g mau kamu mengotori tanganmu dengan membunuh orang seperti dia.."
"huuffh..baiklah,untuk saat ini aku melepaskannya..tapi tidak untuk lain kali.." Marvel segera melepas jas yang dipakainya untuk menutupi tubuh Diandra..lalu menggendongnya masuk ke lift khusus miliknya menuju kamar pribadi miliknya yang ada di lantai paling atas di hotel ini..
tapi siapa yang menyangka saat di dalam lift Diandra malah mencium bibirnya dengan rakus dan mendominasi ciuman itu dengan liar..Daniel yang kaget hanya diam dan melotot mendapat serangan dadakan yang membuatnya ketagihan itu..
"eemmhh...hentikan Diandra..apa yang kamu lakukan.."kata Marvel saat ciuman mereka terlepas karena hampir kehabisan nafas..
"tu..tuan Marvel..kak Daniel memberiku obat..dan aku tak bisa mengontrol tubuhku ini..dari tadi aku sudah menahannya sekuat yang aku bisa..tapi sekarang..aku tak bisa menahannya lagi..rasanya sangat tak nyaman.."dengan nada manja yang menggoda..ucapan Diandra membuat jiwa laki-laki Marvel bergejolak juga..ini pertama kalinya Marvel merasakan gejolak hasrat yang menggelora hanya dengan mendengar suara Diandra saja...
"hentikan Diandra..kamu akan menyesalinya nanti.."kata Marvel sambil menahan diri untuk tak terpengaruh dengan tingkah Diandra itu..hingga mereka keluar lift dan masuk ke kamar yang sangat besar dan desain unik..karena terdapat jendela-jendela kaca yang besar..hingga terlihat semua pemandangan kota di malam hari..dan atap yang transparan..membuat bintang-bintang di langit tampak nyata.. benar-benar sangat mengagumkan..
Marvel meletakkan Diandra di ranjang dan menggulungnya dengan selimut..biar tak menggeliat kemana-mana..lalu Marvel membuka dasi dan kancing teratasnya..jujur saja..tubuhnya sangat panas mendapatkan ciuman liar dari Diandra..jadi dia ingin mandi saat ini..
mungkin dengan mandi air dingin bisa membuat panas tubuhnya berkurang..begitulah fikir Marvel..jadi Marvel langsung masuk kamar mandi..tak butuh waktu lama..Marvel sudah keluar dari kamar mandi dengan melilitkan handuk di pinggangnya..dan betapa terkejutnya dia saat melihat Diandra yang sudah melucuti semua pakaiannya dan menyisakan Daleman yang senada berwarna pink terang..duduk di ranjang dengan rambut yang berantakan..terlihat sangat menggoda..
"ya Tuhan...apa lagi ini..??kenapa aku diberi cobaan yang melebihi batas kemampuanku untuk menahan diri...!!lalu aku harus apa sekarang...??"gumam Marvel frustasi melihat keindahan dunia ada didepan matanya..dan dia hanya terpaku melihat itu semua..tak bergerak dari tempatnya..dan tak melakukan apa-apa..dia bingung mau ngapain saat ini..
__ADS_1