
setelah makan yang lebih dari cukup..Diandra segera mengambil putranya dari sang mertua...Marvel membantunya menyusui baby Arka..Diandra sudah mulai terbiasa dalam hal ini..karena sudah beberapa kali melakukannya,apalagi dengan adanya sang suami sangat membantunya..
"apa kondisi dedeknya sudah membaik sepenuhnya bang??"tanya Diandra secara tiba-tiba..karena dia sebagai dokter tau betul..alay babby yang prematur biasanya memiliki kondisi tubuh yang berbeda dari babby yang sudah waktunya untuk dilahirkan...bisa jadi organ tubuhnya belum sempurna terbentuk sepenuhnya..dia sangat takut kalau putra nya juga mengalami hal yang tak diharapkan nya..
"dia baik-baik saja sayaank...kamu tak perlu mengkhawatirkannya.."dengan lembut Marvel menjelaskan pada istrinya
"aku seorang dokter...jadi tau pasti apa yang dialami babby yang lahir prematur...katakan yang sebenarnya..biar aku bisa lebih hati-hati dalam merawatnya..ini terjadi karena kesalahanku yang terlalu mudah diprovokasi oleh seseorang...hingga tak berfikir terlalu jauh dan bertindak secara impulsif"
"shuuuuttt...jangan mengatakan hal seperti itu..ini semua musibah,tak ada yang mau hal seperti ini terjadi...tapi kita sudah bisa melewatinya,anggap saja ini ujian kita.. Arka lemah di jantungnya...tapi dokter mengatakan kalau itu semua bisa diatasi seiring dengan berjalannya waktu..jadi kamu jangan terlalu khawatir.."
"tetap saja dia masih terlalu kecil untuk itu..aku tak akan membiarkannya melakukan aktivitas fisik yang berat nantinya.."
"jangan mengejang anak..apalagi dia anak laki-laki..mama bilang,Abang dulu juga memiliki jantung yang lemah...makanya sejak kecil Abang sangat suka berolahraga,meskipun kadang hanya sekedar lari pagi di sekitar rumah..tapi itu cukup baik untuk kesehatan jantung Abang...kita bisa konsultasi pada dokter spesialis nanti..jadi tak perlu parnoan.."
"makasih Yach bang...selalu bisa menenangkan hati aku..g tau deh kalau Abang g ada bersamaku..."
"ngomong apa siiih...kalau mau berterima kasih harus dengan nyata...jangan diomongin doang.."
"caranya gimana??"
__ADS_1
"beri kecupan misalnya!!atau lebih juga boleh..."goda Marvel sambil mengerling nakal
"jangan mulai nakal deh...nanti Abang sendiri looo yang repot..."sungut Diandra...dengan wajah yang sudah memerah karena malu...
"hahaha...tenang saja sayaaank...Abang tak akan menyiksamu dalam waktu yang lama...untuk sementara kamu bisa istirahat yang cukup untuk memulihkan kondisi tubuh yang masih lemah...tapi nanti,Abang akan buat kamu lembur tiap malam...jadi manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin..."
"hehehe...apa nanti aku perlu memakai kontrasepsi??karena takutnya jadi lagi... kasihan Arka kalau masih kecil udah punya dedek lagi..."
"Abang yang akan melakukan fasektomi...karena Abang g mau kamu hamil lagi...Abang masih takut dengan kejadian beberapa hari yang lalu...sungguh Abang g mau kehilangan kamu...jadi turuti keinginan Abang tanpa bantahan.."
"baiklah..tapi aku tetap g setuju kalau Abang yang ingin melakukan fasektomi..
"emang Abang mau kemana?? balik kantor lagi??"
"enggak sayaank...Abang mau di ruang kerja..,ada berkas yang tadi belum sempat Abang lihat dan tanda tangani,jadi Abang mau lanjutin kerja di rumah aja..g apa-apa kan Abang tinggal sebentar??atau kamu mau temenin Abang di ruang kerja??"
"g deh..aku mau ngobrol sama mama saja di taman...bosen kalau di kamar terus..."beranjak dari duduknya untuk menaruh babby Arka di bok nya..dan keluar dari kamar meninggalkan suaminya...membuat Marvel geleng-geleng kepala..
"bosen katanya...untung masih tanggal merah..kalau g,udah ku makan habis dia biar g bosen saat di kamar..."gumam Marvel sambil tersenyum kecil...dan mengikuti istrinya dari belakang dengan langkah lebarnya...dua g mau istrinya kenapa-kenapa...meskipun ini di rumah tetap saja harus tetap memastikan kalau Diandra selalu dalam keadaan baik-baik saja...
__ADS_1
Diandra sudah bersama mama dan mama mertuanya di taman belakang..ternyata mereka sedang memotong tanaman hias agar terlihat rapi dan cantik saat di lihat...
"ma..."panggil Diandra lembut dan duduk di kursi taman...
"loooh...kok kamu kesini??kenapa g istirahat saja di dalam..??disini panas sayaaank..."tutur mama Marvel sambil mendekat ke menantunya itu,diikuti oleh mama Diandra yang juga ada disana,karena memang akan menginap untuk sampai acara pemberian nama cucunya...Marvel hanya memantaunya dari jauh..dua g mau ganggu acara para nyonya..
"bosen kalau di dalam terus...pengen cari angin biar seger.."balas Diandra sambil nyengir
"kamu bisa saja...Marvel g ngikutin kamu??kemana tuh anak??tumben-tumbenan g nempelin kamu??"sambil mencari keberadaan Marvel putra tampannya itu
"dia sedang di ruang kerjanya ma...ada kerjaan yang belum selesai tadi...jadi mau di lanjutkan di rumah..."sahut Diandra sambil mencium bunga yang ada di dekatnya...
"kamu keadaannya gimana sayaank??apa nanti sudah enakan buat jalan dan aktivitas lainnya??"tanya mamanya lembut
"udah ma...tapi masih terasa sedikit nyeri di bekas jahitan operasi nya...tapi untuk lainnya g ada masalah..."
"memang seperti itu...kadang meskipun jahitannya sudah terlihat sembuh sempurna..tetap saja rasa nyeri itu ada saat kamu melakukan aktivitas yang berat..misal angkat yang berat-berat.. aktivitas yang berlebihan hingga kelelahan...jadi mama minta kamu harus bisa jaga kondisi tubuh kamu sayaank..."dengan lembut mengelus rambut putrinya..dan Diandra mengangguk sambil tersenyum
"ya udah...kita masuk kedalam saja..disini panas,,kita bisa nonton sambil ngobrol.."kata mama Marvel dengan merapikan peralatan berkebun nya..dan meminta pelayan yang tadi membantu mereka untuk menyelesaikan pekerjaan nya...dia g mau Diandra terlalu lama kepanasan... bisa-bisa kepalanya pusing dan drop gawat urusannya dengan suami posesif nya...sedangkan Marvel segera kabur dari tempat persembunyiannya..dia g mau di kira ngintip istri sendiri...g keren kan kalau sampai ketahuan...
__ADS_1