Dokter Cinta

Dokter Cinta
Aku Tak Akan Melepaskanmu...


__ADS_3

setelah selesai sarapannya..Diandra tetap duduk disofa,dan Marvel menghubungi pelayannya untuk mengambil bekas tempat makan itu..dan sekalian membawakan makanan ringan yang sehat untuk mereka..


tak lama pelayan masuk dan membersihkan meja..sesekali mereka melirik ke Diandra yang fokus pada ponselnya..sedangkan Marvel yang melihat itu sangat kesal..


"jaga pandanganmu,kalau masih ingin bisa melihat dunia.."kata Marvel datar tapi tegas..dan itu membuat para pelayan itu gemetar ketahuan..sedangkan Diandra hanya terkekeh kecil menanggapinya..


setelah para pelayan selesai dengan tugasnya..Marvel segera menatap Diandra..


"rebahan.."kata Marvel,dan itu membuat Diandra bingung..


"hah??kenapa??"tanya Diandra masih dengan wajah bingungnya


"huuffh..kamu rebahan Diandra..biar aku bisa mengobati lukamu.."


"luka??luka apa??aku g terluka..hari ini aku tak terjatuh atau kejatuhan sesuatu tuan.."jawab Diandra polos..


"kau yakin tidak terluka??lalu noda darah yang ada di seprei ranjang itu milik siapa??"goda Marvel..dan Diandra langsung blushing karenanya...


"i..itu..tidak perlu,,nanti aku bisa mengobatinya sendiri.."tolak Diandra halus..


"tidak ada penolakan Diandra..lagian mana bisa kamu mengolesinya sendiri..tempatnya tersembunyi,,g terlihat olehmu.."sambil merebahkan tubuh Diandra disofa..dan langsung mengangkat kedua kaki Diandra dan hendak membuka pahanya..tapi Diandra menahan tangan Marvel..


"jangan tuan..biar aku saja yang melakukan itu.."


"diamlah..atau aku akan mengikat tanganmu ."ancam Marvel..dan itu membuat Diandra diam tak bergerak dan melepas cengkramannya..


lalu Marvel mulai membuka kedua paha Diandra..dan tampaklah sesuatu yang semalam berhasil membuatnya menggila..dan dengan perlahan dia mulai mengoleskan sesuatu disana..


bukannya kesakitan,Diandra malah tanpa sadar mendesah saat jari Marvel menyentuk daerah sensitif nya..sedangkan Marvel malah tersenyum tipis mendengar suara terlarang itu...


"karena perbuatan ku yang semalam menggempurnya..sekarang surga dunia itu nampak bengkak dan memerah..pasti sangat sakit dan tak nyaman untuk Diandra.."batin Marvel..tapi dia tak menyesali nya..dengan perbuatannya semalam membuat Marvel tau kalau Diandra bukan wanita malam dia hanya liar,tapi masih dalam batas wajar dan dalam pengawasan..buktinya dia masih perawan..dan dialah orang pertama yang memasuki wanitanya itu..ada rasa senang dan bahagia saat ini..


"tu..tuan..apa masih belum selesai.."kata Diandra lirih.."


"eemmhh..sudah..tetaplah berbaring..jangan banyak bergerak.."lalu Marvel mengambil salep yang satunya lagi..dia mengoles ke semua tanda yang diberikannya semalam..biar cepat hilang memarnya..saat semua yang terlihat sudah dioles..Diandra dan Marvel saling tatap...ada kecanggungan disana..


"biar aku saja..berikan salepnya.."pinta Diandra


"biarkan aku yang melakukannya Diandra.."lalu Marvel berdiri dan mengambil selimut diranjang untuk menutup bagian bawah milik diandra..lalu membuka kaos yang dikenakan Diandra dan itu membuat Diandra memerah karena malu..


"apa ini sakit??"sambil mengoles ke sekitar dada Diandra yang cukup banyak merahnya..


"eemmhh..tidak.."sahut Diandra lirih..

__ADS_1


"Minggu depan kita akan menikah..persiapkan dirimu.."kata Marvel santai..


"apa??jangan bercanda.."


"aku serius..besok aku akan menemui papamu bersama orang tuaku...."


"jangan terburu-buru mengambil keputusan tuan.."


"aku sudah lama memikirkan hal ini Diandra..sungguh,aku tak bisa menahan diri untuk tidak memakanmu saat kita berdekatan.."


"dasar cabul dan mesum.."


"hehe..terserah apa katamu..tapi kenyataannya.. myshopobia ku tak berlalu untukmu.."


"kamu bisa menyewa wanita malam kalau hanya ingin kepuasan tuan...tak perlu terikat dengan pernikahan.."


"kalau gitu,aku akan menyewa mu sebagai wanitaku untuk seumur hidupmu.."


"dasar gila.."


"aku gila karena mu Diandra..kamu tau,aku udah lama mengobati myshopobia ku ini..bahkan aku pernah membayar banyak wanita hanya untuk terus menggodaku dengan berbagai cara...agar bisa membuatku terangsang dan bernafsu..tapi hasilnya sia-sia..bahkan aku berfikir kalau aku ini tidak normal.."


"lalu??"


"lalu..saat kedatanganmu membuatku merasakan sesuatu yang aneh..saat awal kamu menjadi dokterku..dan sering menggodaku..ada sedikit ketertarikan..padahal hanya ucapan menggoda,sentuhan singkat..tubuhku merespon mu..dan aku makin penasaran padamu..dan ingin tau aku ini pria normal atau tidak.."


"kenapa diam??apa yang kamu fikirkan dikotak kecilmu itu??"


"huuffhh..entahlah,aku pusing..ponselku habis baterai..bisakah aku pinjam ponselmu untuk pesan pakaian tuan??g mungkin aku keluar seperti ini.."


"siapa yang menyuruhmu keluar??kamu tetap disini sampai besok..lagian kamu belum bisa berjalan Diandra...lalu lihatlah ada banyak tanda di tubuhmu..."


"CK..itu karena kebuasan mu semalam tuan..padahal aku yang dikasih obat,kenapa kamu yang terus menyerang ku.."gerutu Diandra kesal..


"hehehe..aku tak perlu obat perangsang..karena rangsangan ku ada pada dirimu.."goda Marvel sambil menaik turunkan alisnya..


"sejak kapan anda pintar merayu??g cocok untuk wajah bengis anda itu.."


"sejak dekat denganmu..dan itu hanya berlaku untukmu..sudahlah,sekarang kamu istirahat lagi..aku ada rapat virtual sebentar lagi..jadi mau siap-siap dulu.."


"Ok..minggir dulu,aku mau lewat.."tapi bukannya minggir Marvel malah menggendong Diandra dan mendudukkannya di kursi rias..


"aku mau tiduran di ranjang tuan.."rengek Diandra..

__ADS_1


"sebentar,aku ganti dulu seprei nya..biar kamu bisa tidur dengan nyaman.."Marvel segera melipat seprei yang ternoda darah milik Diandra semalam..dan menggantinya dengan yang baru diambil dari lemari..kemudian seprei yang kotor di masukkan ke lemari..


"kok g ditaruh di ranjang baju kotor sepreinya??nanti kelupaan g dicuci..??"tanya Diandra bingung dengan tingkah Marvel..


"bukannya dia gila bersih??kenapa seprei kotor malah disimpan??"batin Diandra yang dari tadi memperhatikan Marvel yang sangat lincah mengganti seprei tempat tidur itu...seperti sudah terbiasa..


"aku sengaja g mencucinya..biar bisa buat kenang-kenangan..kalau aku yang udah mengambil kesucian mu.."kata Marvel datar..dan itu membuat Diandra terkejut..dan sedikit malu..


"aneh.."cibir Diandra..Rabu Marvel tak peduli..


"sudah siap tuan putri..silahkan beristirahat.."langsung merebahkan Diandra di ranjang dan menyelimutinya..


"g usah lebay.."sungut Diandra tapi tak digubris oleh Marvel..yang malah mengambil baju ganti..dan dengan santainya mengganti pakaiannya didepan Diandra tanpa malu-malu..


"hey...bisakah anda berganti pakaian di kamar mandi tuan??anda menodai penglihatan ku.."bentak Diandra tanpa sadar sambil menutup wajahnya dengan selimut..dan itu membuat Marvel terkekeh..


"hehe..apa kamu sadar dengan yang kamu katakan??bahkan semalam kita udah sama-sama ternoda dari ujung rambut hingga ujung kaki...luar dan dalam udah kita nikmati bersama.."ledek Marvel sambil tersenyum nakal..sambil menyodorkan dasi pada Diandra..


"apa??"Diandra g paham dengan maksud Marvel..


"pasangkan..belajar malayani calon suami..biar terbiasa nanti Ok.."dengan terpaksa Diandra membantu Marvel memakai dasinya..


"siapa juga yang mau menikah dengan anda..??aku masih belum menyetujui nya..jadi jangan terlalu banyak berharap.."gerutu Diandra sambil menggembungkan pipinya..membuat Marvel makin gemes melihat nya..dan langsung menyambar bibir yang sangat menggoda itu..


"eemmhh..."desah Diandra saat kedua bibir itu menyatu..


"jangan banyak bicara dan aku tak suka dibantah..atau aku akan melakukan itu setiap kamu melakukan itu dimanapun kita berada aku tak peduli.."ancam Marvel membuat Diandra melotot..dan mengerucutkan bibirnya..


"CK..dasar pemaksa.."


"kamu tau itu sayaank..jadi menurutlah.."lalu segera mengambil laptop kerjanya dan duduk di samping Diandra yang sudah menggulung tubuhnya dengan selimut tebalnya..


sedangkan Marvel sudah mulai rapat virtualnya..Marvel sebenarnya bisa melakukan rapat virtual nya di sofa..biar lebih privat,dan tak terganggu dengan gerakan tanpa sadar yang dilakukan Diandra yang sudah tertidur di sebelahnya..tapi dia tak ingin berjauhan dari wanitanya itu..entahlah sihir apa yang ada pada Diandra yang membuat seorang Marvel ingin selalu berada di dekatnya...


hingga tanpa sadar tiba-tiba Diandra memeluk pinggang Marvel dan menyandarkan kepalanya di lengan kekar Marvel..dan itu terlihat olek para karyawan yang sekarang sedang ikut rapat virtual bersamanya..


semua yang ikut rapat terkejut ada sosok wanita di samping bos besarnya..dan seperti sedang tidur nyaman..bahkan bos besarnya sama sekali tak terganggu dengan itu semua..


saat Marvel menyadari bahwa ada yang aneh..karena wajah keterkejutan dari bawahannya..langsung menutup wajah Diandra yang sedikit nampak di layar laptop nya..bukan karena malu ketahuan sedang bersama wanita..tapi karena dia tak suka wajah cantik wanitanya dipandang bawahannya yang kebanyakan adalah wanita..


tapi bukannya diam.. Diandra malah menyibak selimutnya..dan tanpa sadar bergumam dan terdengar jelas di telinga karyawan yang ikut rapat..


"iiih..jangan ditutup..ini membuat panas Abang..."rengek Diandra dengan suara serak dan manja..dan Marvel langsung menatapnya..ternyata dia masih terpejam..dan mau tak mau Marvel segera menutup sedikit laptopnya dan membenarkan posisi tidur Diandra dengan nyaman..baru dia melanjutkan rapatnya lagi...

__ADS_1


sekitar 2 jam Marvel melakukan rapat virtualnya..dengan segala macam gangguan dari tingkah Diandra yang tak disadari oleh wanita yang tidur disampingnya itu..tapi akhirnya semua bisa selesai dengan baik..setelah rapat selesai..Marvel segera membuka dasi dan kemejanya,lalu ikut merebahkan tubuhnya untuk memulihkan tenaganya yang semalam habis terkuras dengan kegiatan panasnya..


"wangi..nyaman..aku suka suasana seperti ini..apapun yang terjadi,aku tak akan melepaskan mu..."gumam Marvel lalu memeluk Diandra dengan erat..dan ikut tertidur bersama wanita itu


__ADS_2