
Bel pulang berbunyi. Waktunya Syakuila membereskan buku buku yang berada di meja.
Alena menghampiri Syakuila yang sedang memasukan buku bukunya ke dalam tas.
"Pulang bareng ga? " Tanya Alena, selesai membereskan buku buku Syakuila segara menggendong tas nya. Dan menjawab pertanyaan Alena.
"Gausa, Gue udah di jemput sama Kay. Kalau Lo mau pulang, biar gue suruh Kay anterin Lo dulu? Mau?" Tawar Syakuila. Kay adalah Kaka lelaki Syakuila
Alena menggeleng. Takut untuk merepotkan.
"Gausa, Gue bisa ko!. Naek angkutan umum." Ucapnya yakin.
"Seriusan?" Tanya Syakuila mamastikan.
Alena mengangguk.
"Oke deh. Kalau gitu gue duluan ya hehehe" Syakuila pun pergi dengan bersenandung ria. Itulah Syakuila sekalu senang anaknya.
Alena pun juga pergi dari kelas. Alena berjalan dengan santai sampai di gerbang Alena di tarik tangannya oleh seseorang.
Alena pun menoleh. Dan ternyata itu Gio.
"Eh gy, kenapa?" Tanya Alena.
"Lo balik bareng gue!" Ujarnya.
"Gausah." Tolak Alena
"Gue maksa." Sahut Gio enteng.
'gue takut Syakuila salah faham io.' batin Alena.
"Maaf Gio, Tapi gue tetep gabisa!" Sahut Alena kekeuh.
"Kenapa? Apa karena temen Lo itu?" Gio pun mengangkat alisnya sebelah. Seperti cenayang ternyata Gio tau pikirannya Alena sampai situ
Alena mengangguk ragu.
"Tenang aja, Dia udah pergi, Sekarang Lo naik ke motor gue, Dan pake helm nih!." Gio pun memasangkan helm pada Alena. Gio segera menaiki motornya. Sama halnya dengan Alena.
Di perjalanan, Hanya keheningan yang terjadi tanoa ada obrolan. Tiba tiba motor Gio berhenti karena tentunya lampu merah. Saat Alena menoleh dia mendapati mobil Kay.
__ADS_1
"****** gue!!" Batin Alena
Dan Alena membulatkan matanya saat Syakuila mengetahui bahwa dirinya di bonceng oleh Gio. Dan reaksi Syakuila menatap cemburu kepada Alena dan Gio. Tetapi ia mencoba untuk tegar.
Alena yang di tatap seperti itu merasa bersalah. Dia Bingung harus apa. Dia tidak ingin merusak persahabatannya dengan Syakuila.Gio yang melihat itu di kaca spionnya, Sikapnya santai
"Lo tenang aja" kata Gio.
"Gimana mau tenang? Dia udah tau gue nebeng di Lo. Gue tadi sempet di tawarin sama dia. Gue bilangnya naik angkutan umum. Aelah jadi ribet gini, Lagian elu udah tau Syakuila suka malah ngajak gue! Peka dikit kenapa sih!" Sewotnya, Alena sangat panik. Di saat Syakuila langsung menundukkan kepalanya. Pasti gadis itu menangis.
Lampu hijau pun menyala. Dengan cepat. Gio melajukan motornya itu. Tanpa menoleh ke arah mobik yang di tumpangi Syakuila.
"RUMAH LO DIMANA?" teriak Gio.
Alena hanya mendengus. Dia malu.
"Di jln.kaliaren no 54. " jawabnya tanpa menatap kaca spion.
Gio pendengarannya Masi bagus. Jadi dia mendengar jawaban Alena itu dengan jelas. Lalu Gio hanya menganggukan saja.
Tibanya di rumah Alena. Selain segera turun dari motor Gio.dan membuka helm nya Gio.
"Awas lu! kalau ga di jelasin ke Syakuika gue gamau temanan sama elo!" Sesalnya.
Gio mendengus, "Iya-Iya gue bakal jelasin! Puas lo?!"
Alena tersenyum dan mengangguk, "Yauda sna lu pergi makasi ye btw."
"Sama sama, Kalau gitu gue duluan." Usai mengucapkan itu Gio pergi, Alena menpuk jidatnya dia pusing. Dia belum sempat berbicara kepada Gio soal Syakuila. Alena takut Syakuila akan marah padanya. Mungkin sekarang Alena seperti orang jahat. Alena meringis saat mengingat nasibnya itu. Lalu Alena segera masuk kedalam. Rumah.
***
Alena cepat cepat dia membuka heandphone. Dan dia akan menjelaskan soal dirinya dengan Gio.
SyakuillaR
Syaaaa
17:01
Gue mau ngejelasin yang tadi.
__ADS_1
17:0
Plis jangan marah sama gue.
17:03
Yayayaya??
17:04
*Sans aja ibu.
17:21
Lagian kan niat dia baik ehe..
17:23*
Bener ya?.
17:24
Yauda deh hehe
17:25
Hooh ih
17: 29
Okelah
16:30
*Justread
Alena menghela nafas lega. Ternyata syakuila sama sekali tidak marah kepadanya.
Alena hari ini sangat lelah lambat laun mata Alena terpenjam, nafasnya sangat lah lega kali ini. lalu ia pun tertidur.
Tbc
__ADS_1