
Biar kalian gak lupa alur, kalian baca 1 episode sebelum ini yaa..
Dexter mendekati keranjang bayi baby Embun. Dan megusapkan jari jari nya di pipi sang baby
"hubby, kau sudah cuci tangan?" tanya aleya
"Sudah sayang, kau tenang sajaa.. tanganku higenis"
"Le, mama keluar dulu yaa menyusul papa. Dex, jaga aleya ya" kata mama Nisa
"Iya mah" kata Dexter dan Aleya berbarengan
"Apa kau bahagia hubby?"
"Kenapa bertanya, tentu saja aku sangat bahagia"
"Apa aku boleh nanti mengandung lagi"
"itu terserah kamu sayang. tapi aku gak tega kalo harus liat kamu kesakitan seperti hamil baby" kata dexter penuh perhatian
"Baiklah, biar itu urusan nanti.. kalau tuhan kasih, ya kita terima dengan senang hati"
"Terimakasih sayang telah bersedia mengandung anak anakku"
Aleya pun tersenyum..
"Kau sekarang istirahat dulu"
Aleya mengangguk dan diapun istirahat..
...
__ADS_1
Singkat cerita, Author udah bingung banget soalnya hehe
5 tahun kemudian
"ayo embun, mba gendong kamu" kata Devina yang sekarang sudah berumur 13 tahun
"mbun mau digendong kakak vano"
"baiklah, sini biar kakak gendong"
Hari ini, reynathan sedang pulang ke indonesia, dia baru saja menyelesaikan S1 nya di luar negeri
"hubby, ko devina sekarang gak excited yaa setiap rey pulang" tanya aleya
"yaudah itu bagus dong yang" kata dexter
"aku hanya takut saja by.."
"tidak ada yang perlu di takutkan lagi" kata dexter
Dexter aleya dan ketiga anaknya tinggal di jakarta, sedangkan daffa rania dan herawati tinggal di bandung. sekarang mereka menuju bandara soeta untuk menjemput reynathan
"embun, ayo sini sama mommy nak. kasian kak vano cape mangku embun yang embul inii" kata aleya
"embun mau sama kakak ajaa mommy"
"tapi nak.."
"biarkan saja mommy, embun biar vano dan vina yang jaga"
"hmm baiklah"
__ADS_1
Devano dan Devina sangat rajin merawat Embun, mereka adalah kakak kakak yang baik.. mereka selalu membantu pekerjaan aleyaa ketika dexter sedang ke kantor atau embun sedang rewel
"vina kenapa kau diam saja" bisik vano
"diamlah kakk, tidak usah banyak nanya"
Sebenarnya Vina sangat tidak ingin ikut, tapi vano dan dexter yang memaksa vina.. alih alih untuk membantu menjaga embun dan akan membeli ice cream coklat kesukaannya.. karena meskipun vina sudah besar, dia tetap sangat menyukai ice cream, jadi dia terpaksa ikut
Sesampainya di Bandara
"Mommy, aku mau ke kamar mandi dulu ya sebentar"
"Biar daddy antar nak"
"Tidak perlu dad, aku bisa sendiri. lagipula dekat ko" kata devina
"Baiklah, hati hati dan segera kembali" kata dexter
Aleya dan Dexter tidak pernah memaksa devina atau devano untuk selalu menuruti perkataanya, Devina dan Devano memiliki ruang lingkup sendiri untuk kebebasannya, meski itu mereka sebagai orang tua tetap membatasi pergaulan devina dan devano agar tidak bebas..
seperginya devina ke kamar mandi
"Vano, adikmu ada masalah apa dengan rey?" tanya aleya, karena selama ini meskipun devano cuek, dialah yang tau seluk beluk devina
"Tapi mommy janji tidak akan memarahinya ya!" kata devano
"iya mommy janji"
"dia menyukai uncle" kata devano
"mommy dan daddy sudah tau sejak kalian berusia 10 tahun"
__ADS_1
"Dia patah hati, melihat postingan aunty icha yang saat perayaan ultah sharas, sharas kan mencium uncle juga. lalu uncle tersenyum" kata devano
"Astaga" kata aleya kaget