Dokter Dan CEO

Dokter Dan CEO
part 61


__ADS_3

2 bulan kemudian


Hari ini adalah tepat hari ulang tahun Devano dan Devina. Keluarga sedang merayakan kecil kecilan di rumah Dexter.


Ada Mama Rania, Mama Nisa, Papa Ardi, dan Papa Daffa. Risa, Danar dan anak anak tidak ikut karena sedang tidak bisa ke Indonesia. Jadi Risa dan Danar hanya lewat zoom handphone menghadiri ulang tahun Devano dan Devina


"Happy brithday sayang sayangnya Mommy" kata Aleya sambil mencium kening Devano dan Devina secara bergantian


"Thanks a lot mommy" jawab Devano dan Devina ber barengan


"Happy birthday sayang" Ucap Dexter dan melakukan hal yang sama seperti Aleya, yaitu mencium kening Devano dan Devina secara bergantian


"Thank you daddy" kata Devina lalu di susul Devano


"Happy birthday sayang" ucap Reynathan sambil mencium kening Devina


"Thanks suamiku" kata Devina lembut


"Happy birthday kakak kakaku sayang" kata Embun


"Thank you adik kakak yang cantik, tapi masih cantikan kakak" kata Devina sambil tertawa


Embun hanya acuh mendengar jawaban Devina karena sudah terbiasa


"Thanks de" kata devano sambil mengusap kepala Embun


"Happy birthday cucu cucu kesayangan kami" kata Daffa, Rania, Nisa dan Ardi bersamaan


lalu di lanjut dengan Risa, Danar, Sharas dan Rean melalui media online


"Thanks bunda icha" jawab Devano


"Bunda, Semoga bisa segera ke indonesia lagi yaa" kata Devina

__ADS_1


"Iya Bunda. Bulan depan pas ulang tahun Embun, bunda ke Indonesia ya" kata Embun


"Bunda nggak janji ya sayang. Tapi bunda usahin ya nak" kata Risa


Setelah itu, akhirnya mereka makan makan biasa


Setelah acaranya selesai, mereka pun kembali ke kamar nya masing masing


Di kamar Dexter dan Aleya


"bby, Gak nyangka ya Anak kita udah umur 21 tahun, gak kerasa banget. perasaan baru kemarin Devano Devina rebutan aku, rebutan kamu" kata Aleya


"Iya sayang, Semoga kita semua di berikan panjang umur, agar bisa selalu bersama ya sayang" kata Dexter


di kamar Devina dan Reynathan


"Sayang sebentar lagi pernikahan kita sudah mau satu tahun"


"Kamu bahagia nggak sama aku yang," tanya reynathan


"Bahagia dong. Aku tuh beruntung banget punya suami kaya kamu mas" kata Devina


"Amm, mas aku mau nanya" kata Devina


"Iya sayang, mau nanya apa?"


"Tentang Anak mas, kamu gak keberatan kan?" tanya Devina


"Sayang, kalau kamu belum siap punya anak ya gapapa. kita bisa menunda nya sampai kamu benar benar siap untuk mengandung, Tidak perlu kamu pikirkan kata mommy atau oma" kata Reynathan


"Kamu udah mau punya anak belum?" tanya Devina


"Sayang gini, kamu itu hidup aku, aku sayang banget sama kamu, aku lebih memprioritaskan kebahagiaan mu di bandingkan kebahagiaan ku sendiri" kata Reynathan

__ADS_1


"Itu artinya kamu udah menunggu hadirnya anak di antara kita kan mas"


"Bukan begitu sayang"


"Udahlah mas, kamu kalo mau main, gak usah pakai pengaman lagi" kata Devina memotong ucapan Rey


"Sayang kamu kebiasaan suka memotong ucapan Suami" kata Rey sambil mengelus pipi Devina


"Kamu mau punya anak di usia 25 tahun kan?" tanya Rey


"Ko kamu tau?"


"Aku liat di buku harian kamu sayang" jawab Rey


"Itu kan dulu mas, pas aku masih kuliah. Sekarang kan berbeda, aku menikah di usia 20 tahun" kata Devina


"Sudahlah, Anak itu anugrah dari tuhan, Sekuat apapun kamu menahannya untuk tidak datang, kalau sudah waktunya pasti datang, begitu juga sebaliknya. Tapi btw aku ngakak banget baca tulisan kamu" kata Rey menggoda Istrinya


"Kamu lancang mas, buka buka buku harian aku" kata Devina sambil menelusupkan kepalanya di bawah ketiak Dexter karena malu


"Tidak usah malu sayang. Sekarang orang yang kamu tulis namanya di buku harianmu sudah sah menjadi suamimu" kata Rey


"Tidur mas, aku ngantuk banget" kata Devina


"Hmm baiklah iya ayo tidur sayang. Good night" kata Devano sambil mencium kening Devina


Devina pun memeluk Badan Reynathan


..


Guyss yang mau kisah Devano, sudah aku Up yaa,, Judulnya Janji pernikahan. Jangan lupa ramaikan yaaaa guysss.. Like Komen n votee.. Semakin banyak komen, semakin aku sering Up❤😉


__ADS_1


__ADS_2