
Sebelumnya Terimakasih untukk Votee Dari Readersku tercintaaa
TARISYA ACHMAD
NHA24
MUSTIKA SARI
NITA PELAMONIA
NDANYA NOVAL
LISIA MEILIANA
Yang lainn Ayooo dong kasih Vote juga buat Authorr biar lebih semangattt
Ini Vote dari rank periode yaa..
_________________________________
Dexter turun bersama baby devano
"Setelah sarapan kakak akan mengantar kalian ke bandara" Ucap Dexter sang kakak pada Risa,
"Sendirian?"
"Yaa, karena setelah itu kakak akan langsung ke kantor"
"Sini biar Oma buyut yang gendong Vano"
Dexter memberikan Devano pada sang nenek
"Dimana Vina?" tanya Risa
"Seperti biasa, Vina sedang ngadat di kamar" kata dexter
"Lalu kau tinggalkan istrimu sendiri disana hah?"
"Tau yaa kakak nii, dasar suami durhakaa" ucap risa memprovokasi
"Berani provokasi lagi kutambah bulan madumu menjadi 5 bulan, Biar gak pulang ke rumah ini" Ancam dexter
"Itumah menetap aja disana, Selama berbulan bulan"
"dasar bodoh, kau kan mengelilingi negara bukan hanya diam di 1 tempat"
"Sudah diam kalian ini kebiasaan. Kau sudah punya dua anak, Masih saja suka ribut"
Mendengar Kakaknya di marahi oleh nenek Risa menjulurkan lidahnya pada dexter
"Kau juga Risa, Sudah punya suami masih saja ribut dengan kakakmu."
__ADS_1
Dexter tertawa melihat Risa di marahi juga oleh oma..
Aleya yang turun bersama mama Rania sudah bisa menebak, jika ada Oma Risa dan Dexter pasti akan selalu berantem, entah apa yang membuat mereka demikian.
"Sayang, Vina rewel lagi?" Tanya oma
"Sedikit oma, Karena Vano yang menyusu lebih dulu, Lalu Vano jahil memukul Vina, Jadi Vina mewek. Makanya Lea suruh Dex Bawa Vano keluar lebih dulu"
"Kau Denger Risa Angelina Tukang provokator"
"Kak. Kauu..." Ucap Risa
"Dex..." Potong oma
"Kenapa? Benar kan" Tawa dexter canggung
Semenjak kejadian Angela yang menyelingkuhi dexter, semua keluarga sangat antie menyebut nama itu karena Dexter akan berubah jika mendengar nama wanita jahat itu..
"Aku sudah bahagia bersama Aleya, Vano dan Vina. Anak anakku, Jadi tidak ada alasan untuk tetap memendam Kebencian terhadap nama angel."
"Alhamdulillah kalau kamu sudah melupakan itu semua nak, Sudah Sarapan dulu. abis inii dex antarkan Risa dan Danar ke bandara, sini Biar Rama papa yang gendong, Dan Naya Mama yang gendong" kata papa daffa
"Risa, Dexter Kalian jangan bertengkar terus, cepat habiskan sarapan. dan pergi ke bandara" Titah Oma
"Tau ya Risa, Dexter. Kalian harusnya malu, Kamu dexter harusnya malu sama Vina dan Vano, Kamu Risa malu pada suamimu. Kalian ini bertengkar terus" kata mama
"Icha dan Kakak saling menyayangi ko mah hehe, Iya kan kak"
"Benar de," Merekapun berpelukan
Setelah Sarapan Pagi Dexterpun berangkat untuk mengantarkan Risa dan Danar ke bandara lalu dia langsung ke kantor
"Sayang aku berangkat ya"
Aleya tersenyum lalu mengangguk
"Hati hati" Sambil mencium tangan suaminya, laku dexter mencium kepala aleya
"Vano Vina, Daddy berangkat ya nak" mencium satu persatu anak anaknya
"Dex, mama, oma sama mama nisa mau ajak Lea, Vina sama Vano jalan jalan ke taman komplek, Boleh yaa"
"Nggak ahh, Vano sama Vina masih kecil"
"Cuma di taman aja dex, Gak jauh.."
Dexter melirik aleya, Dan aleya memangguk dengan tatapan memohon
"Yaudah, jangan lama lama ya mah"
"Mah pah Icha pergi dulu,"
__ADS_1
"Hati hati nak" Kata mama Rania
"Jangan lupa, Kembar seperti vano dan vina" Kata oma herawati
"Omaa, Oma apaan sih ihh"
Setelah Pamitan Dexter dan Risa lalu danar
berangkat
Di dalam mobil,
"Kakak, memangnya kakak memesan tiket sampai berbulan bulan?"
"Tidak bodoh, aku kan hanya bercanda"
"Kakak menyebalkan"
"Oh jadi kau ingin berbulan bulan?"
"Bukan itu, Kakak menyebalkan karena bilang aku bodoh. aku gak suka!!" Dengus Risa
"Diamlah, berisik"
Akhirnya mereka sampai di Bandara, dan bertemu dengan Orang suruhan Dexter untuk mengantar Risa dan Danar
"Jaga adikku dengan baik dr danar"
"Aku akan menjaga Risa..."
"Jangan kaku, kau mau panggil nama atau kak seperti istrimu itu tidak masalah" Sambil menepuk pundak Danar
"Terimakasih kak, Aku akan menjaga Risa dengan baik"
"Baiklah aku pergi dulu, Ca yang nurut sama suamimu" Pesan dexter
Risa mengangguk.. Dexter hendak meninggalkan mereka tapi Risa
"Kakak," Sambil merentangkan Tangannya
Dexter tertawa, karena telah melupakan kebiasaan manja adiknya
"Jaga dirimu baik baik de" Peluk dexter
"Sudah, suamimu bisa cemburu jika aku mencium pipimu"
Akhirnya merekapun sama sama pergi, Risa dan Danar terbang ke Eropa dan Dexter balik kanan pergi ke kantor
..
Aku Mau Up lagi, Tapi masih Nunggu Votee dari kalian duluuuu hehee
__ADS_1
Oh iyaa, Di bab selanjutnya akan ada konflik, Tapi cuma konflik ringan sih heheeeee
Jangan berat beratt, biar Rindu ajaaa yang beraat, Sama Berat badan authorrrrrr