
"Mommy, jangan bilang mommy dan daddy gak jadi bulan madu?" kata Devina
"Demi kebaikanmu sayang" jawab Aleya
"Kakak lihat, rencana kita gagal" kata Vina sambil menoleh ke belakang melihat Vano dan Embun yang duduk di kursi belakang
"Mommy dan daddy sudah tak lagi muda nak. Yang harusnya bulan madu itu kamu sama Rey, iya kan mom" kata dexter
"Iya itu benar, yang harusnya bulan madu itu Vina sama Rey, Biar bisa kasi mommy sama daddy cucu"
"Bagus juga ide mommy sama daddy" jawab Vano
"Bagus bagus, kakak kapan menikah" tanya Devina jutek
"Apaan sih" jawab Vano lagi
"Vina sama uncle gak perlu bulan madu kok. Masalah cucu, Dirumah aja kalo udh saatnya hadir. pasti segera hadir ko" kata Vina
"Iya juga sih" jawab Aleya
"Vano, kamu gak ada cewe yang mau di kenalin sama mommy?" tanya Aleya
"Apaan sih mom, Orang aku masih kuliah. gak lah aku gamau menikah muda. Aku mau jadi dokter spesialis dulu"
"Pendidikan dokter itu lama loh vano sayang, Sedangkan mommy dan daddy sudah tak lagi muda"
"Mommy jangan bilang begitu. Mommy sama daddy pernah janji akan selalu mendampingi Vina merawat anak anak vina nanti" kata Devina
__ADS_1
"Iya mommy, Mommy kalo bicara suka jauh banget" sambung Devano
Aleya hanya tersenyum mendengar anak anaknya yang begitu amat menyayanginya
"Embun dari tadi nggak di tanya mommy" kata Embun
"Ohh iya hehe anak mommy mau di tanya juga.. Oke sekarang Mommy tanya, Embun nanti mau lanjut kuliah ke sydney atau newyork" tanya Aleya
"Ko pertanyaan Embun beda" protes Embun
"Kamu masih kecil sayang. Usiamu masih 15 tahun, tidak mungkin mommy tanya tentang pernikahan" jawab Aleya
"Benar kata Mommy sayang" Sambung Dexter
"Mom, Dad. Rey punya usul buat vina agar melanjutkan kuliahnya"
"Vina nggak mau kak. Orang vina mau dirumah aja, mau fokus rawat kak Rey, mau temani mommy tiap hari di rumah, mau bantu mommy beres beres rumah. Vina gak mau jadi wanita karir, Vina mau menjadi seperti mommy. Appa Ardi orang kaya juga, tapi mommy tiap hari menunggu Daddy pulang dari kantor. Vina mau jadi istri yang berbakti kepada suami" kata Devina
"Tapi sayang..." jawab Aleya terpotong
"Apa kak Rey malu, punya Istri hanya tamatan SMA seperti Vina" tany vina sensitif
"Sudah sayang, Kamu ko sensitif nak.. Tidak apa apa kalau rey hanya usul. Dulu waktu mommy memutuskan untuk tidak melanjutkan Koas mommy, Daddy juga tiap hari mengusulkan Mommy untuk melanjutkan, tapi mommy tetap pada pendirian mommy sayang" peluk Aleya
"Maaf sayang, aku cuma usul. Nggak sama sekali, aku bangga punya istri seperti mu, Aku bahkan akan mempublish status ku sekarang juga jika kamu mau"
"Kenapa ditunda? tidak apa apa.. kan masalah diandra sudah kelar" kata Aleya
__ADS_1
Akhirnya merekapun sampai rumah di Bandung
Mereka semua masuk lebih dulu, kecuali Dexter yang menahan Rey
"Rey"
"Iya kak"
"Panggil aku daddy. Aku mertuamu" kata Dexter
"Iya dad?"
"Istrimu seperti sedang mengandung"
"Masa sih secepat itu dad" jawab Rey
"Aku ini laki laki, aku sudah lebih dulu muda daripada kamu Rey. Ketika 2 manusia saling Cinta pasti mereka juga suka mengekspresikan cinta mereka di ranjang"
Rey hanya menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, karena ketahuan sama mertuanya suka menyerang anaknya
"Vina sensitif soalnya. Besok kamu bawa dia cek ke dokter ya" saran Dexter
"Iya dad" jawab Rey
..
Kira kira Vina Hamil atau tidak Nih????
__ADS_1