Dokter Dan CEO

Dokter Dan CEO
part 29


__ADS_3

Pagi hari sekali Telfon Dexter berbunyi, Aleya membangunkan Dexter tapi dexter menyuruh Aleya yang mengangkatnya


"Hubby, bangun, telfonmu bunyi"


"Dari siapa sayang?" tanya Dexter


"Tidak ada namanya. Nomor baru" jelas Aleya


"ayang kamu angkat aja, aku masih mengantuk"


Aleya mengangkatnya,


"Hallo, ini siapa?" tanya Aleya


"Selamat pagi bu, maaf menganggu. Ini andra"


"Ooh Andra, iya pagi juga. ada apa dra"


"Ada perlu sama bapa bu."


"Bapa belum bangun dra, ada yang bisa saya sampaikan nanti sama bapa?"


"Kami sudah menunggu di luar rumah Pak Daffa tapi belum di buka kan gerbang oleh satpam. Handphone saya lowbat bu, ini pakai telfon ujang" kata Andra


"Astaga ini kan masih jam 5 pagi Dra, Pagi banget kamu sudah menunggu"


"Saya sampai sejak jam 3 bu" kata Andra


"Yasudah, nanti biar suami saya menyusul keluar" kata Aleya


Aleya mematikan Telfonnya dan segera membangunkan Dexter lagi


"Hubby bangun dulu. Andra sudah menunggu di luar"


"Hah andra?" Dexter masih bengong


"Iya, kalo kamu masih mengantuk, biar aku aja yang keluar. kasian andra sudah menunggu sejak pukul 3" kata


"Astaga. Sudah biar aku saja" kata Dexter segera bangun dari tempat tidurnya


Dia keluar kamar, diluar ada Danar yang sedang memeluk Risa di dekat dapur

__ADS_1


"Khmmm" Dexter berdehem dengan keras


"Kakak" jawab Risa gugup


"Kalau mau buat adik untuk Sharas dan Rean di kamar aja" keta Dexter lalu berjalan ke depan


"Ada ada saja mereka, sepagi ini sudah bangun" gumam Dexter


Dexter keluar masih dengan pakaian tidurnya


Dia meminta satpam rumah untuk membukakan gerbangnya


"Pak maaf mengganggu"


"Masuk Dra"


"Jang, mau langsung pulang atau istirahat disini bareng Andra" tanya Dexter


"Saya ikut perintah bapa saja"


"Yasudah kamu pulang saja, Kasian ibumu pasti sudah menunggu" titah Dexter


"Tadi saya sudah istirahat di mobil pak"


"Yasudah kalau begitu kamu bawa infomasi dan File yang saya minta kan?"


"Iya pak, Memang ini masih belum sedikit cukup, tapi sudah lumayan membantu" kata Andra


"Ayo sini masuk ke ruangan kerja, saya gak mau ada yang denger dra"


Andra mengikuti Dexter menunu ruangan kerja, biasa di pakai Dexter, Daffa dan juga Danar jika sedang berada di rumah Bandung


"Jadi bagaimana dra?" tanya Dexter


"Tuan kimmy bilang, Tahanan yang pernah mencelakai ibu yang bernama Dimas Prasetya meninggal karena Depresi di penjara, pa Dimas adalah musuh dari keluarga bapak, Orang tuanya pa Dimas dan pak Damian saingan bisnis ketat, Sampai pada akhirnya pa Dimas menculik Ibu untuk menghancurkan bapak. pa Dimas juga mencintai Ibu, dia sengaja sekolah di sekolah yang sama dengan Bu Aleya agar bisa dekat, tapi ibu selalu menolaknya" terang Andra


"Lalu apa ada hubungannya dengan Diandra?"


"Betul pak, Orang tua Diandra adalah kakak Dari pa Dimas, telah meninggal sejak lama, mama nya Diandra ikut meninggal dalam sebuah kecelakaan mobil, Lalu Diandra tinggal bersama pa Dimas dan ibu nya pa dimas"


"Nama Asli Diandra bukanlah Diandra"

__ADS_1


"Lalu siapa?" Tanya Dexter


"Diani Prasetya. Dia sengaja mengubah nama depannya dan membuang nama keluarga agar bapa tidak bisa mencurigainya"


"Apa motifnya masuk pada keluargaku"


"Pa kimmy hanya menduga, tapi dugaan pa kimmy masuk akal"


"Kenapa?"


"Diani ingin membalas dendam atas kematian Dimas"


"Kau pernah bilang, jika neneknya Dian gila?"


"Sebetulnya tidak pak, Tidak gila hanya saja ketika depresinya kambuh memang seperti orang gila"


"Baiklah Dra, kamu terus suruh orangmu mengawasi Diani, jangan sampai dia bisa lolos"


"Baik pak"


"Oh iya, berkas yang saya minta?"


"Ini pak"


Andra menyerahkannya pada Dexter


"Untung Kimmy masih setia menyimpannya" gumam Dexter


"Dra, kamu istirahat disini saja, jam 7 nanti kamu ikut sarapan bersama kami. Saya mau menemui istri saya" ajak Dexter


"Baik pak"


...


Terjawab sudah siapa Diandra atau Diani..


Kira kira apa yang mau Dexter lakukan yaaa


Dan apa kira kira berkas rahasia yang Dexter pegang


Jangan lupa Like dan Komen sebanyak banyak nya yaaaaaaaa

__ADS_1


__ADS_2