
"Bener kata Vina. siang siang begini" kata Aleya
"Lagian gak usah lah. yang penting aku adalah Istri Sah nya mas Rey, aku gak perlu pengakuan publik. Aku cuma perlu suami ku setia denganku seperti daddy yang setia dengan mommy" kata Devin
"Aku akan belahar seperti daddy"
"Aku juga akan belajar seperti mommy"
"Mommy, Bukannya kak Vano mau ajak kak Bela ke rumah?" tanya Embun
"ooh iyaa, astaga mommy hampir saja lupa" kata Aleya sambil menepuk kepalanya
"Kalau gitu kita harus pulang mom" kata Devina
Akhirnya Aleya memutuskan mengajak anak anak pulang tapi berpamitan dulu pada Dexter
"Hubby, aku bawa pulang dulu ya"
"Iya sayang hati hati" kata Dexter
"Ohiyaa kamu pulang jam berapa?" tanya Aleya
"Jam 4 sore sayang, lebih cepat. soalnya aku tidak ada jadwal lagi" kata Dexter
"Kamu mau aku masakin apa pulang nanti?" tanya Aleya
"Semua masakan mu selalu cocok dengan lidahku sayang" kata Dexter sambil memeluk Pinggang Istrinya
"Mas, aku pamit yaa" kata Vina sambil mendekat ke arah Reynathan
"Hati hati bawa mobil nya sayang. aku akan ajak kamu bikin SIM nanti" kata Reynathan
"Daddy mbun pulang yaa" kata Embun
__ADS_1
"Sayang, Nilai hanya lah sebuah angka. Pencapaian yang sesungguh nya adalah apa yang lakukan setiap hari nya. Semangat yaa" kata Dexter yang sebenar nya dari tadi dia tahu apa yang sedang Embun Rasakan
"Iya Daddy. Thanks to support" kata Embun
Akhirnya mereka pun pulang ke rumah.
ketika sudah sampai di rumah, mereka melihat mobil Devano sudah terparki di garasi. Aleya melihat Devano dan temannya duduk di teras rumah mereka
"Vano" sapa Aleya yang baru turun dari mobil
"Mommy" kata Devano sambil menuju ke arah Aleya.
Di iringi dengan Langkah Bella, lalu dia pun menyapa Aleya
"Hai tante" sapa Bella
"Hai.. pasti bela ya?" tanya Aleya
Ketika Devina turun dan
"Hai Vin"
"Hai bel, apa kabar?" tanya Devina
"Baik baik. Kamuu?" kata belaa
"Alhamdulillah gue juga baik" kata Devina
"Vina antar Embun masuk ke dalam" pinta Aleya
"Mommy dari mana? kenapa menjemput Embun sampai jam 2 begini" tanya Devano
"Adik mu tadi, ketika mommy jemput di sekolah, naik ke mobil ngambek," kata Aleya
__ADS_1
"Kenapa?" tanya Devano
"Biasa. nilai nya turun 2 angka" kata Aleya
"Kebiasaan Embun. Ambis banget sih"
"Kakak dan Adik sama sama Ambis ya ternyata anak tante Aleya" kata Bella
"Siapa dulu mommy nya" kata Devano sambil memeluk Aleya
"Enak ya Vano punya Ibu yang selalu dampingi dan support. Aku sudah hidup sendiri sejak SMA" kata Bella Lirih
"Bella boleh anggap Tante, sebagai mama Bella kokk" kata Aleya sambil memeluk Bella
"Makasih ya tante. Akhirnya Aku bisa merasakan lagi pelukan seorang Ibu, setelah Ibu ku meninggal ketika aku masih SMA"
"Bella yang kuat ya." kata Aleya
"Makasih tante"
"Yaudah ayo masuk, kalian mau ngerjain tugas apa emang?" tanya Aleya
"Oh Bella, Mommy aku juga seorang dokter loh. Kata Daddy, Mommy selalu dapet Nilai A. Jadi kita bisa minta bantuan mommy kalau ada kesusahan"
"Itu kan dulu sayang. Momy sudah tua nak, sudah banyak Lupa" kata Aleya lembut
"Bisa dong tantee, kasih tips bela buat memahami dan mudah menghafal Anatomi, Soalnya Vano cepet banget faham dan hafalnya" kata Bella
"aduh kalian ini, sudah ayo masuk" ajak Aleya dengan tersenyum
..
Kira kira Bella siapa yaa???
__ADS_1