Dokter Dan CEO

Dokter Dan CEO
Minum susumu


__ADS_3

Pagi ini Aleya bangun pagi sekali..


"Meskipun dexter menyebalkan, Tapi dia sudah baik padaku.. jadi aku harus membalas kebaikannya, Dan poin plusnya aku selalu menuruti perintah papa.. Berbakti pada suami menyebalkanku itu"


Aleya segera ke dapur masih menggunakan pakaian santai, Celana pendek dan kaos tangan pendek.. Pertama kalinya aleya memakai baju ini keluar kamar, Mungkin karena dia sudah mulai terbuka dengan kehadiran suaminya


"Aku takut sekali manyalakan api ini.. tapi dexter saja yang pria bisa dengan muda menyalakannya, masa aku tidak sih" gumannya..


Lalu aleya mencoba mengetrekan apinya, dan berhasil


"Alhamdulillah.."


Aleya memasak Nasi goreng bermodalkan youtube..


Dexter yang mendengar suara di dapur dia segera turun untuk mengecek.. Karena setahu dexter istrinya akan bangun ketika jam 7 tapi ini masih jam 5,


Saat di tangga dexter melihat aleya sedang memasak, Dexter tersenyum melihat istrinya memasak dengan serius melirik hpnya lalu mempraktekannya,, Dengan keringat yang terus mengucur dari dahinya aleya mengerjakan semuanya berdasarkan apa yang ia lihat di youtube..


Saat sedang memperhatikan aleyaa, tiba tiba yang sedang di perhatikan malah mengagetkan dexter yang sedang asik dengan pikirannya


"Dex.. kamu sudah bangun??"


"I..iyaa, aku mendengar suara di dapur"


"Aku sudah buat sarapan. tapi aku tidak tau dan tidak yakin dengan rasanya.."


Aleya menyiapkan piring dan menuangkan nasi gorengnya di piring dexter, Ia mengambil minum untuk mereka


Dexter tersenyum, Dia seperti melihat yang berbeda dengan istrinya pagi ini.. entah aleya mimpi apa semalam


Saat dexter memasukan nasi goreng ke mulutnya, Tiba tiba dia terhenti.. Aleya yang melihat ekspresi dexterpun terbengong..

__ADS_1


"Kenapa??"


"Tidak apa apa.."


"Apa itu enak??" dengan suara ragu


"Enak.. Aku suka.."


"Syukurlah" menghembuskan nafas tenang


Setelah mengambil minum, Aleya mengambil nasi goreng dan memasukannya ke mulutnya


"Huefttzzz.. Apaa.. kau bilang tadi ini enak"


"Emang enak"


"Ini rasanya manis"


Sebetulnya dexterpun merasakan hal yang sama.. hanya saja dia melihat perjuangan aleya dari subuh, dan peluh keringat di dahinya, jadi dia tidak ingin mengecewakan aleya..


"Tapi ini tidak enak.."


"Masakan istri akan selalu enak di mulut suami.. lagipula ini hanya sedikit manis saja, Bukan asin.. terkecuali rasa asin, baru tidak bisa di makan"


Aleya tersenyum dengan mata yang berkaca kaca dan hampir menigikkan air mata


"Heyy, kenapa menangis??"


"Maaf.."


"Tidak ada yang perlu di maafkan,, Kalau kau tidak ingin memakannya lagi.. biar kuhabiskan saja, lagipula kau hanya bikin sedikit kan.."

__ADS_1


"Tidak mau, Kalau kau saja makan nasi goreng manis ini, kenapa aku tidak"


"Baiklah.. Ini enak, karena usahamu yang mengiringinya,, Pertahankan" Ucap dexter sambil tersenyum ke arah aleya


Dex.. melihat pengertian dan senyumanmu yang seperti ini membuat perasaanku lain padamu.. entah kau sama atau tidak, aku tidak tahu. Ucap aleya dalam hati


Melihatmu yang semakin hari semakin rajin membuat hatiku bergetar padamu, Ternyata kau bukan gadis manja pemalas seperti yang ku bayangkan, kau gadis yang bertekad tinggi untuk mencapai tujuan. Ucap dexter dalam hati


Setelah sarapan, Mereka mandi dan bersiap siap..


Dexter sudah lebih dulu ada di ruang tamu lengkap dengan pakaian formalnya ditemani secangkir teh hijau di pagi hari..


Aleya turun dengan jas putihnya dan senyuman yang membuat siapapun terpana melihatnya..


"Minum dulu susumu"


"Hah.."


"Ahh.. maksudku, Susu ini,, Untukmu.. Diminum" ucap dexter gugup


Aleya pun sama gugupnya dengan dexter, Suasana seketika canggung


"Kau berangkat naik apa? mobilmu belum dibawa kesini"


"Iya papa sama mama masih di singapura,. aku akan naik taksi saja.."


"Biar ku antarkan, Tunggu kimmy datang menjemput sebentar lagi"


"Tidak usah.. hanya akan menambah pekerjaanmu dan asisten kim saja.."


"Tidak masalah.."

__ADS_1


"Baiklah.."


__ADS_2