
Setelah acara resepsi pernikahan Risa dan Danar selesai, semua keluarga beristirahat di hotel tempat mereka mengadakan resepsi..
Devano tidur bersama Amma nisa dan kali ini tumben Devina menangis ingin bersama Oma Rania.. Jadi dexter dan aleya hanya tidur berdua,,
Aku akan tetap mendiamkanmu hubby, Aku masih kesal, kau bahkan jarang berkutik dengan sosial mediamu tentangku, Tapi tentang ****** itu dulu kau sering. Ujar aleya dalam hati..
Di dalam kamar, setelah aleya membersihkan dirinya dia duduk di depan cermin, dia tidak memakai perawatan kulit dan wajahnya, karena skincare nya berada di rumah, dia malas meminta orang lain untuk masuk ke kamarnya, Sementara dexter masih berada di dalam kamar mandi..
Ceklekk
Pintu kamar mandi pun terbuka..
"Sayang, ambilkan bajuku dong" Titah dexter
"Ambil aja sendiri" Cuek aleya
"Sayang, kau masih marah?" Tanya dexter
Aleya hanya diam saja..
"Tadi kau bilang pada nindy.." Ucapan dexter terpotong
"Kau pikir aku akan bilang bilang pada orang lain jika aku marah padamu, sementara bukan hanya kau yang menguping pembicaraanku dan nindy" Ketus aleya
"Kau tau aku menguping sayang?" Tanya dexter kaget
Aleya tak menjawab pertanyaan suaminya, Dia malah beranjak menuju kasur..
"Yang...." Panggil dexter sambil meraih tangan istrinya
"Apaa sih dadd, aku ngantuk mau tidur" balas aleya malas
"Ko gak panggil hubby, kan gak ada vina atau vano"
__ADS_1
Aleya mengacuhkan dexter dan memposisikan badannya duduk di tepi kasur..
Dexter pun menyusul istrinya duduk di tepi kasur
"Kamu pakai baju dulu sana ihh." Ucap aleya dengan ketusnya
"Ambilin dong yang..."
"Minta aja diambilin sama ****** yang sering kamu post fotonya di Snap ig mu, Aku kan gak pernah kamu publikasikan" Ketusnya sambil memunggungi suaminya
DeGg...Dexter sadar, ternyata istrinya sedang cemburu, Entah apa yang Nindy ceritakan pada istrinya ini sebelum dia datang menguping..
"Yangg kamu cemburu??"
"Pikir aja sendiri" Ketusnya
"Yang.."
"Yaaanggggg"
3 kali dexter memanggil, aleya masih saja menghiraukannya..
"Kamu mau jadi istri durhaka?" Akhirnya dexter mengeluarkan senjatanya yang paling ampuh untuk menaklukan aleya sejak dulu awal pernikahannya..
"Apa sih dex.. kamu mau apa?" Ucapnya malas
"Pilihin baju"
"Tinggal ambil di lemari, sudah aku pilihkan" ucapnya, lalu dia balik badan memunggungi dexter lagi
Dexter bingung, sepertinya istrinya memang benar benar sedang ngambek
"Nindy sialan, pasti dia menceritakan sesuatu ada aleya sampai dia bisa ngambek begini"
__ADS_1
Dexter mengambil bajunya di lemari.. Ternyata aleya menyiapkan celana bahan panjang warna abu dan kaos putih merk Green Light, Tapi dexter hanya memakai kaosnya saja, lalu dia memilih celana boxer saja, Karena dia punya maksud tersendiri untuk membujuk istrinya itu..
Setelah selesai memakai baju, Dia menyusul aleya ke kasur dan merebahkan tubuhnya di sisi lainnya, Mereka saling berhadapan, karena aleya belum tidur dan melihat suaminya di hadapannya dia segera berbalik memunggungi suaminya,
Dexter lalu memeluk istrinya dan menghembuskan nafasnya berkali kali di tengkuk istrinya
"Daddy diam. Tidurlah"
Tapi dexter masih tetap melakukan aksinya, tangannya sudah bergerak kemana mana
"Daaaaaad" Ucap aleya panjang
"Aku ingin"
"Aku tidak mau jadi istri durhaka, tapi saat ini aku sedang malas" Ucap aleya
"Kenapa?"
"Aku tau kamu marah, tapi marah kenapa? Aku bukan peramal yang bisa menebak langsung perasaanmu aleya" Ucap dexter mulai tak sabar
"Kamu membentakku?" Ucap aleya diiringi tangisnya
"Maaf, maafkan aku sayang.. Tapi aku bingung menghadapi ini"
"Tidurlah. ini sudah malam"
"Aku tidk akan tidur dan tidak akan membiarkanmu tidur sampai kau bilang, kau ken......" Ucapan dexter terpotong
"Aku Cemburu Pada ****** Itu. Puas" Ucapnya dengan nada yang lumayan tinggi..
Jangan lupa like n komen yaa.. yaa..
banyak like n komen, semakin semangat author Up
__ADS_1