Dokter Dan CEO

Dokter Dan CEO
Apakah sudah ada tanda tanda?


__ADS_3

"Diam dex, Lakukan perintahku.. selama kau belum menjadi orang tua, maka kau akan tetap menjadi dexter kecil oma.."


Disisi lain.. Aleya baru bangun, Melihat jam sudah jam 8,


"Astaga aku terlambat" Dia mungkin terlambat karena kecapean melayani suaminya itu..


Aleya segera beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya,, Miliknya terasa sakit ketika ia bangun, jadi dia agak sedikit susah berjalan lancar, semalam dexter benar benar memakannya dengan ganas..


Setelah ia mandi, ia memakai kaos yang memperlihatkan leher jenjangnya, dan celana selutut yang tidak stret di pahanya, untuk memberikan nafas pada area intimnya, yang masih sedikit perih, karena ulah suaminya..


"Dexter pasti sedang menyiapkan sarapan di bawah, Dia memang lelaki idaman. Tidak perduli dia selalu menyiksaku dengan kenikmatan di ranjang, dan akan berakhir ngilu pada area intimku, Dia selalu bikin hal romantis.. Aku akan menyusulnya ahh,"


Aleya turun ke bawah, setelah memakai baju, dia tidak memakai makeup, bahkan untuk bercermin saja tidak.. Sehabis mandi tadi, Rambutnya basah, jadi di gulung dengan handuk dan di tarik ke atas.... Lalu dia segera ke bawah menyusul dexter..


Saat di tangga..


"Mana istrimu dex..?"


"Mama.. omaa.. Kalian disinii??" Tanya aleya dari arah tangga..


"Sayang...." Ucapan rania terpotong oleh aleya


"Maaf maah, Oma.. Lea bangun kesiangan" Ucap aleya dengan berjalan sedikit tertatih


meskipun ia mencoba menyembunyikan dari nenek dan mertuanya.. tetap saja karena orang tua itu sudah pengalaman..


Karena jarak tangga dan sofa tamu lumayan. sekitar 25 meteran, Tapi karena desainnya, jadi Dari sofa bisa melihat arah tangga. dan dari tangga bisa melihat arah sofa..


Rania berbisik pada Herawati tentang aleya..


Herawati yang faham, langsung ikut memperhatikan aleya, dan dia tertawa. lalu menyenggol lengan dexter..

__ADS_1


"Cucu oma sudah besar yaa.. tapi jangan di gajrug teing atuh istrimu dex.. kasian jalannya sampe sedikit ngegang gitu"


Dexter tersenyum kikuk mendengar ucapan omanya, Dia menggaruk tengkuknya yang tidak gatal..


Saat aleya sudah mulai mendekat, Dan napak semakin jelas, karena di lehernya nampak tanda kepemilikan dari dexter.. Segera dexter


"Oma, mama jangan bilang apa apa pada istriku, Dia pasti malu, dan akan memarahiku nanti" perintah dexter..


"Omaa.. Mama,, Kapan sampai? Aleya pikir oma sama mama masih di new york" tanya aleya mencium tangan nenek dan mama mertuanya..


"kamu sering bangun kesiangan begini sayang?" tanya herawati sambil tersenyum


"Tergantung oma, Jika malamnya aku tidur nyenyak aku pasti bangun tepat waktu.. tapi akhir akhir ini aku sedang tidak bisa tidur nyenyak omaa" Ucap aleya penuh penekanan dan menatap dexter..


Sementara dexter hanya merespon acuh tak acuh, dia lagi lagi menggaruk kepalanya yang tidak gatal..


"Memangnya apa yang membuatmu tidur tidak nyenyak sayang?"


Aleya gelagapan mendengar pertanyaan mama mertuanya


"Jawab sayang, kenapa tidurnya tidak nyenyak kata mama" Dexter mulai menjahili istrinya, Sudah jelas aleya tidak bisa tidur nyenyak karena ulah aksinya, yang tidak pernah puas sekali itu..


Aleya melotot ke arah dexter.. bukannya membantunya, suaminya ini malah ikut memojokannya,, Ingin sekali aleya mengadu jika ia tidak bisa tidur karena ulah tuan muda rusdiantara ini..


"Biar kubantu jawabkan.. Aleya sepertinya sedang Insom.. nanti dexter sendiri yang akan mengobatinya. iyakan sayang?" Tanya dexter


"I..iyaa,, iyaa Karena itu ma hehe"


"Sayang kamu belum makeup atau menyisir rambutmu?"


"Belum oma.. lea kira hanya ada dexter di bawah, jadi setelah pakai baju lea langsung turun ke bawah omaa"

__ADS_1


Herawati tersenyum, sepertinya aleya benar benar tidak menyadari tanda yang di buat oleh dexter di lehernya..


"sayang, bagaimana.. Apakah sudah ada tanda tanda cicit oma akan segera hadir?" tanya herawati tiba tiba


Aleya yang sedang minum teh terdedak teh nya..


"Uhuk.. uhuk.. uhuk"


"Sayang pelan pelan dong.." ucap dexter mengelus punggung aleya..


"Yasudah, Oma kemari hanya ingin memberitahu tentang pesta ulang tahun dexter nanti malam.. di hotel Mangku Bumi nanti malam, kalian harus sudah ada disana sebelum jam 8,, Lea, pastikan suami mu hadir tanpa alasan apapun.."


"Baik omaa" Jawab aleya sambil tersenyum


"Oma tidak ingin mengganggu kalian,, Kalian lanjutkan saja kerjaan kalian mumpung ini hari libur" Ucap herawati sambil tertawa..


Aleya merasa bingung, kerjaan yang mana yang di maksud herawati..


"Dex, jangan di jagrug teing.. nanti malam kalian harus hadir"


Herawati dan rania pamit,, Mereka memeluk dexter dan Aleya, saat herawati memeluk aleya, dia mengelus perut cucu menantunya..


"Cepat hadir dexter kecil di sini yaaa" Ucapnya sambil mengelus perut rata milik aleya..


"I..iy..a omaa" Jawab aleya..


Saat herawati hendak pergi, Karena dia memeluk aleya jadi jaraknya sangat dekat, dia bisa melihat betapa banyaknya tanda yang di berikan dexter di balik kaos yang aleya kenakan..


"Sayang, nanti malam, atau Kalau mau keluar rumah, pakai baju berkerah tinggi yaah.. jangan lupa dandan dan bercermin.."


"Memangnya kenapa oma?"

__ADS_1


.


Jangan lupa like yaa👍👍👍👍


__ADS_2