
Kalau Lupa Alur tinggal baca lagi cerita yang terakhir kalian baca. Please jangan matahin semangat author dengan mengatakan "Up nya kelamaan lupa alur. dsb" Author butuh Support.. Kalian author kasih cerita Dan kalian harus kasih author semangat dengan cara Like komen dan Vote..
.
.
.
Ini Hari minggu, Dan Dexter benar benar menepati omongannya semalam..
Dia meminta jatahnya double, Kalau saja devina tidak menggedor pintu kamar mereka mungkin saja dexter belum selesai dengan aksinya
Flashback
"Sayang bangun, Sholat" kata dexter membangunkan aleya..
Selama ini memang dexter tidak terlalu rajin sholat, Tapi dia akan berusaha untuk menjadi imam yang baik bagi Aleya, Devano dan Devina
"Hmm" Jawab aleya..
Lalu mereka Sholat berjamaah..
Usai Sholat, Aleya hendak turun untuk membuat sarapan tapi Dexter mencekal tangannya
"Mau kemana?"
"Turun.." Jawab aleya yang masih tak ingat akan omongan semalam
"Semalam aku bilang apa?"
"Hah? Apa" Berusaha mikir
Lama aleya mikir akhirnya dia menemukannya
"Ya ampuun hubby, Kau masih ingat saja" Kata aleya
"Mana mungkin aku lupa"
"Baiklah, Aku yang akan mendominasi. dan kau tidak boleh mengambil alih permainan hubby" kata aleya
"Baiklah. Tapi tidak janji yaa"
Aleya pun mulai melancaran aksinya..
meskipun Rumah tangga mereka sudah 9 tahun, tapi mereka semakin langgeng Dan Romantis
Saat aleya selesai, Dan hendak masuk ke kamar mandi, Tangan dexter melingkar sempurna di pinggang istrinya
"Hubby, Aku mau mandi"
"Aku masih ingin"
"Tap..."
Dexter sudah naik di atas tubuh istrinya.. Tapi saat hendak melalukan aksinya tiba tiba pintu kamar di gedor oleh Devina
"Mommy, Daddy Ayo ke rumah Appa.."
__ADS_1
"Mommy Daddy"
Dexter kesal karena aksinya terganggu oleh putrinya
"Hubby, kan bisa dilanjut nantii"
"Kamu sih yang, kan harus ya aku yang pimpin. aku yang minta kamu yang mendominasi" protes dexter
"Eh, kenapa tadi biarin aku yang main.. ini pasti akal akalan kamu biar bisa dapet lebih iyakan" sergah aleya
Sebelum dexter menjawab, Dari luar pintu
"Daddy, mommy. Ayo berangkatt"
"Baiklah baiklah, Nanti aku akan menagih lagi, Sekarang kamu mandi. biar aku yang nemuin devina"
Aleya mengangguk dan berlenggang pergi ke kamar mandi
Dexter keluar kamar menemui putrinya
"Ehh sayangnya daddy sudah bangun nak" Sapa dexter
"Iya Daddy bangun kesiangan. Ayo kita ke rumah Appa, Tadi Vano nelfon katanya mau jalan jalan. vina gak mau ditinggal sama appa" kata devina
"Kan ada daddy. vina bisa pergi sama daddy sama mommy nanti"
"Tapi nanti pasti Vano dibelikan banyak mainan sama appa, Kalo Vina pergi sama daddy sama mommy, pasti mommy membatasi" kata Devina
"Yasudah, Vina tunggu di bawah dulu ya sam oma Rania nanti kita pergi ke rumah amma Nisa sama appa Ardi" Kata dexter
"Daddy kenapa daddy tidak pakai celana panjang" tanya Devina penasaran karena melihat daddy nya hanya meakai Kimono, Biasanya dexter selalu memakai kimono dan celana panjangnya
"Ooh, olah Raga.." kata devina
"Apa olah raga harus lepas celana daddy. Mommy selalu memakaikan devina celana panjang kalau mau olah raga"
"Tidak semua olah raga sayang. Sudah daddy mau mandi dulu" ucap dexter yang merasa terpojokan oleh pertanyaan putrinya
"Baiklah, dede tunggu di bawah yaaa"
"Iya sayang"
"Daddy cepat yaa"
"iya nak."
"Daddy...."
"Devi ngomong lagi, Daddy nggak jadi ajak ke rumah amma"
"Hehe baiklah daddy. Vina turun duluu"
Di kamar, Aleya baru saja keluar dari dalam kamar mandi..
"Sayang Devina kenapa?"
"Dia mengajak ke rumah papa ardi.. Tadi kayanya deva nelfon memanas devi kalo mau di ajak papa ke mall dan beli banyak mainan"
__ADS_1
"Hufftt papa ini, Anak anak jadi kebiasaan ingin beli banyak mainan"
"Gapapa lah yang sekali kali" kata dexter
"Hmm baiklah. sana kamu mandi, sebelum adik ini bangun lagi" Iseng aleya sambil tertawa aleya dan menyentuh adik kecil dexter
"Sayangg, kau harus tanggung jawab" Kata dexter
"Tidak bisa.. hari ini kita harus ke mall haha" kata aleya
Dexter pasrah dan akhirnya dia mandi..
Aleya turun ke bawah dan melihat meja makanan sudah tertata rapi..
"Mah, maaf ya.. lea kesiangan" kata aleya pada mama mertuanya
"Gapapa sayang.." kata mama rania tersenyum ramah..
"Hai anak mommy, Sudah sarapan sayang?" tanya aleya pada Devina
"Vina menunggu daddy.. Kasian daddy abis olah raga mommy"
"Hah?"
"Iya tadi vina nanya, kenapa daddy gak pake celana panjangnya, kenapa daddy cuma pake kimono aja. Trus daddy jawab katanya abis olah raga, Vina tanya olah raga apa, Daddy gak jawab. tapi deddy keringetan, pasti daddy cape jadi Vina mau nunggu daddy aja mommy" terang devina
Mama Rania dan Papa Daffa yang mengerti pun hanya tertawa dalam diam..
Aleya menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, dia juga merasa salah tingkah
Sementara itu
Setelah mandi dexter turun ke bawah menyusul istrinya
"Pagii, Mah Pah.. dan Gadis Daddy tersayang"
"Pagi Daddy. Ayo saraan, Vina nunggu daddy dari tadi" kata devina
"Kenapa nunggu daddy. harusnya anak daddy gaj boleh kelaparan" kata Dexter
"Vina kasian sama daddy, katanya abis olah raga.. kayanya daddy cape jadi vina nunggu daddy. Vina jug udah ceritain Sama semuanya disini"
Dexter mengangkat matanya menatap Mama Rania dan Papa Ardi.. Mereka yang tertawa melihat tatapan dexter, Lalu Dexter menatap Istrinya dan sukses mendapat tayapan mematikan dari aleya, dan dexter hanya nyengir kuda, Lalu aleya menghembuskan nafasnya dan
"Sudah sayang, sekarang Sarapan ya.. nanti baru kita menyusul kakakmu di rumah Amma" Kata aleya
"Iya mommy.."
Setelah Sarapan Akhirnya mereka pergi ke rumah Nisa dan Ardi menyusul Devano..
.
.
Guys Maaf ya Gak Up selama beberapa Hari ini, Sekolah Online ini membuat saya keteter dengan tugas dan waktu.. karena kadang tugas dadakan itu tiba tiba muncul..
Dan saya pun harus mikir keras karena sedang tidak ada ide, karena pikiran saya sedang terfokus lada tugas yang diberikan oleh dosen..
__ADS_1
Saya harap kalian bisa memaklumi.. Sebisa mungkin saya akan Up ko..