Dokter Dan CEO

Dokter Dan CEO
Tendangan


__ADS_3

Tengah malam, Aleya terbangun.. kebetulan Dexter masih bekerja dengan laptopnya..


"Sayang kenapa, pengen pipis lagi?"


"Aku tidak bisa tidur" Ucap aleya


"Kenapa?"


"Nggak tau.."


"Mau tanya dr vita. mumpung dia ada dirumah kita"


"tidak perlu hubby.. aku sebenarnya ingin makan nasi goreng buatanmu" ucapnya lirih.. Ia takut dexter akan mengomelinya..


"Kenapa tidak bilang sayang.. Tunggu disini, biar ku masak kan untukmu.."


"Kau tidak marah hubby?"


"Bagaimana daddy akan marah untuk memenuhi permintaan anak anak daddy yang ada di perut mommy ini" Ucap dexter mengelus perut aleya


"Terimakasih daddy" Ucap aleya


Karena lama menunggu dexter memasak, akhirnya aleya memutuskan untuk menyusul suaminya ke dapur


"Hubby, lama sekali"


"Ini sudah jadi sayang.. kenapa kau turun"


"Aku sudah sangat lapar daddy" Ucap aleya seperti suara anak kecil


"Baiklahh,, Ayo makan yang banyak anak anak daddy"


Aleya tersenyum bahagia, melihat suaminya sangat perhatian padanya..


Dia bersyukur kerena suaminya adalah suami yang baik, pengertian, dan juga sabar.. meskipun saat awal kenal, dexter adalah laki laki arogan, Menyebalkan, dan suka memerintah menurut aleya..

__ADS_1


3 bulan kemudian


Kini kandungan Aleya Sudah berusia 7 bulan, Perutnya semakin membesar, Dia sering sekali kesusahan melakukan sesuatu, namun suaminya selalu ada untuknya, Semenjak insiden Penculikan aleya oleh Dimas, Dexter selalu bekerja dari rumah, Terkadang dia membawa aleya ke kantor,, Dan untuk urusan keluar kota dia menyerahkan sepenuhnya pada seketaris kim..


Hari ini Keluarga mereka sedang mengadakan 7 bulanan kandungan aleya, Acaranya di gelar di rumah dexter.. sederhana namun penuh ritual..


Ritual demi ritual dilakukan oleh aleya maupun dexter,, Hingga semua acaranya selesai..


Masing masing keluarga sudah kembali pulang ke rumah mereka masing masing..


Malam hari di ranjangnya,


Dexter dan aleya setengah berbaring dan bersandar pada sandaran ranjang..


Saat aleya mengelus elus perutnya tiba tiba


Ada sesuatu yang bergerak pada perutnya


"Hubby" Menarik tangan dexter


Mereka bahagia merasakan tendangan dari baby twins mereka..


tapi lama kelamaan aleya mulai mengaduh perutnya yang sakit karena babynya menendang terlalu kuat


"Aduhh,"


"Sayang, Jangan nendang nendang terus yaaa, Kasian mommy perutnya sakit" Ucap dexter mengelus perut aleya.. Dan mencium perutnya..


Dan berhasil, baby twins mulai tenang dan tak menendang lagi..


Aleya yang merasa geli karena ciuman suaminya di perutnya, merasa gairahnya bangkit, dan akirnya dexter dengan senang hati membantu aleya..


Akhir akhir ini aleya menjadi lebih agresif,, Dia menginginkan lahir normal meskipun babynya kembar..


Setelah melakukan percintaan aleya pun tertidur..

__ADS_1


Pagi hari, Mereka langsung mandi, Dan saat aleya ingin membuat sarapan dexter melarangnya, setiap pagi selalu dexter yang membuatkan sarapan untuk mereka, Aleya merasa tidak enak pada suaminya


"Kita masak berdua sama hubby"


"Ta.."


"Tidak ada penolakan"


"Hmm baiklah,, ayo mommy kita masak ke dapur"


Mereka pun memasak sarapan, Aleya hanya membuat jus dan susu saja di dapur, karena dexter melarangnya ini dan itu..


Lalu mereka sarapan, setelah sarapan dexter mengajak istrinya duduk di taman menikmati udara pagi, Namun aleya menolak.. Dia sedang ingin menonton tv.. Dexter pun menurut, karena sebetulnya dia masih mengantuk, karena setelah percintaannya tadi malam, dia harus mengecek email yang masuk dulu


"Sayang aku ingin tiduran di pangkuanmu"


"Uduuuu Daddy manja sekali.. sini sinii" Menepuk pahanya


Dexter merebahkan kepalanya di paha aleya, Sementara aleya menonton kartun kesukaannya, si kembar kesayangan, Sampai anaknya pun ikutan kembar😅


Saat dexter menghadap perut aleya, wajahnya begitu dekat dengan perut istrinya, tiba tiba


'Bughhhh'


Wajahnya di tendang oleh baby twins


"Aduuuhhh.. Kalian kenapa menendang wajah daddy"


Aleya tertawa melihat reaksi dexter..


.


.


Jangan lupa like n komen yaaa👍👍💗💖

__ADS_1


__ADS_2