Dokter Dan CEO

Dokter Dan CEO
part 8


__ADS_3

Sesampainya di mall,


"Mas kita mau nonton?"


"Terserah kamu sayang,"


"Gak usah lah, udh mau beres juga filmnya"


"Kita menunggu di cafe itu yaa"


"Iya sayang"


Tak lama, Film sepertinya sudah selesai, karena Para penonton sudah berhamburan keluar


"Mas, Telfon devano. Bilang kalau kita disini" kata Aleya


Dexter pun menelfon Devano, Devano yang baru keluar dari bioskop pun kaget melihat Dexter menelfonnya


"Hallo daddy"


"Daddy melihatmu berdiri, Lihat ke arah kanan. dan kemarilah" Kata dexter


Devano melihat dexter, diapun melihat dexter bersama Aleya


"Gawatt" Kata Devano Getirr


"Dek, Ada daddy sama mommy"


"Kakak, telfon mba vina aja" saran Embun


Untuk menutupi kegugupan merekapun menghampiri Dexter dan Aleya..


"Hai mommy, Daddy" Sapa Embun


"Hai sayang, Mana kakakmu" Tanya Aleya


"Mommy, kenapa gak bilang kalau mau menyusul. kan bisa bareng"


"Kejutan untuk kalian. Oh iya Mana Kembaranmu Vano"


"Ah.. Vina,, ini, ahh, Vina sedang....."


"Sayang, tolong baris untuk antree pesan Makanan, Aku lapar. Devina sedang di Kamar mandi, Iyakan Vano" Kata Dexter


"Ah iya, Iya Vina sedang di kamar mandi dalam bioskop mommy"


"Baiklah. Kalian mau pesen apa"


"Pilihan mommy adalah yang terbaik untuk kita" Jawab Dexter, Devano, dan Embun kompak"


"duhh, sayangnya mommy"


Aleyapun segera bergegas, Karena Antrian memang sedikit panjang


"Vano, Dimana adikmu?" tanya Dexter


"Vina... Vina pergi setelah bertemu diandra" kata Vano gugup


"Kenapa kau izinkan dia pergi hah?" tanya Dexter


"Mba Vina memaksa kakak daddy, Kakak sudah berusaha menahan mba vina, Tapi diandra jelek itu memaksa kakak"


"Embunn"


"Kenyataan kan dia memang jelek" kata Embun

__ADS_1


*Flashback


"Haii Vinn" sapa Diandra


"Hallo"


"Bar yu"


"Gua mo nonton sama Vano sama adik gua"


"Dahlaa, bar aja vin.. Ayooo"


"Gabisa Di"


"Ah gaasik lo Vin"


"Sorry di"


"Diandra tolong pergi, adik saya tidak mau diajak kamu"


"Ayolah kak, Kali ini saja"


"Heh wanita jelek, jangan bawa pengaruh buruk sama kakak saya" Kata Embun


"Dek, gaboleh gitu" kata Devina


apa kali ini gue ikut aja ya sama diandra, untuk terakhir kalinya gue main sama dia. Guman Devina


"Kak, Aku mau pergi sama diandra dulu ya sebentar, Aku janji aku akan balik lagi"


"Nggak Vin, Kita kan izin mau nonton. Aku juga suruh jagain kamu"


"Kumohon kak, Sebentar sajaa. Aku janji aku akan menunggu disini setelah kalian keluar nonton"


"Udah ayoo Vin" Diandra menarik tangan Devina


"Jam 9.30 sudah disini lagi Vinaa" Teriak Vano terpaksa


*Flashback off


Sedangkan di Bar,,


"Di, gue gamau minum lagi"


"Sedikit doang"


"Enggak, gue gak mau. Gue mau air putih aja"


Diandra mengedipkan mata nya pada Barista club, lalu segelas Air putih tersaji


"Vin, gue kesana dulu ya sebentar"


Devina mengangguk


"Hallo" Sapa Diandra


"Hai diandra calista"


"Mana katanya ada barang bagus"


"Ada Lo tenang aja, Yang penting bayarannya Oke" kata Diandra


"Udah Gue transfer di rekening lo diandra"


"Oke, Lo Dateng ke hotel ini aja" titah Diandra

__ADS_1


Sebentar lagi dendam gue buat hancurin keluarga anda akan selesai dexter rusdiantara, Gak cukup hanya merusak kepribadian anak perempuanmu, Gue juga harus merusak tubuhnya, kesedihan ibu gue harus di balas dengan kehancuranmu juga, Apa yang lebih berharga bagi seorang ayah selain puterinya. Ucap Diandra dalam hati dengan sangat Geram


"Gue kesana dulu ya" Pamit Diandra


Sementara di Kursi VVIP


"Hans Lo gak bosen gunta ganti cewe tiap malem"


"Enggak lah bro, malahan enak. Lo harus cobain sih, bair gak sibuk mikirin bisnis aja lo"


"Gue sih ogah. Untung lo temen gue dari kecil, kalo enggak udh gue gebukin lo"


"Yu Anterin gue ke hotel, Gue cape nih gue butuh vitamin"


"Sama aja gue salah kalo nganterin lo Hans"


"Ayolahh, lo naik taksi aja, Sono pesan online"


"Otak lu emang briliant sejak Dulu sahabatku"


"Ah Bacot lu"


"Gue duluan ya bro, taksi sudah menunggu di depan"


Di sisi lain, Devina merasa mengantuk sekali, dan bertepatan dengan kedatangan diandra


"Di, Gue ngantuk banget, gue mau balik, Vano pasti udh nungguin gue"


"Ayo gue anter Vin"


Diandra membopong Devina dan membawanya masuk ke dalam mobil, Tapi bukannya ke mall dia malah menuju ke hotel, Devina yang masih setengah sadar pun bertanya


"Di lo mau bawa gue kemana,"


"Bentar Vin, Ada barang gue yang ketinggalan di hotel ini, Ayo lo ikut gue"


"Gue tunggu disini aja" kata Devina


"Ayolah anterin gue"


Di Lobi, Diandra sengaja membuat Devina terduduk agar dia tertidur


"Sini, lo nyandar di bahu gue, bentar ya gue nunggu orang dulu, lagipula ini masih jam setengah 9 malam ko"


"Thanks ya lo baik banget" kata Devina


Devina pun tertidur di bahu Diandra. Setelah Pulas, Ia menyuruh Orang untuk menggendong tubuh mungil namun berisi milik Devina


sesampainya di depan kanar hotel, Hans membuka pintunya, dan


"Cantik sekali. Kau memang pintar Diandra" kata Hans


"Awas, Ayo cepat bawa dia masuk"


"Thank you Diandra"


"Oke, Selamat bersenang senang" Kata Diandra


.


..


..


Oke Guys, baru sempat Up, Ayo Like Komen, dan Vote biar semakin semangat Up

__ADS_1


__ADS_2