
Keesokan harinya mereka terbang ke Korea..
✈✈✈✈✈✈
Setelah sampai di Bandara di New york
"Sayang, kita jalan jalan dulu yu" Ajak Dexter
"Tapi taro barang barang ke hotel dulu hubby" kata Aleya
"Tidak perlu, biar supir taksi saja. suruh menitipkan pada lobi hotel" Kata Dexter
"Tapi barang barang ku tidak akan ada yang hilang kan"
"Sayang kau ini seperti tidak pernah keluar negeri saja" kata Dexter
"Ih memang aku sudah lama tidak keluar negeri hubby" kata Aleya
"Becanda haha" ejek Dexter
"Sungguh, Hubby.. Aku terakhir jalan jalan ke luar negeri itu kelas 2 SMA lho"
"tapi papa Ardi sama mama kan suka keluar. Mereka suka ke rumah papa Daffa"
"Ya memang, Tapi aku di rumah, Di Indonesia. Aku menolak untuk ikut, Aku gak mau ketinggalan pelajaran" kata Aleya
"Perfect, pantesan kamu lulus pendidikan Dokter 3.5 tahun" Puji Dexter
"Apaansi. Itu normal kok hubby"
"Sayang kamu emang bener, terakhir keluar negeri kelas 2 SMA?" tanya Dexter
"Kalau liburan Iya. Tapi kalo Dari sekolah atau kampus aku tiap tahun sih keliling, Ke newyork, Amerika, Swiss, dan beberapa negara lainnya"
Dexter hanya menggeleng mendengar ucapan Istrinya
__ADS_1
"Sudahlah sayang, Kamu memang beda dari yang lain, Tidak salah aku punya istri perfect kaya kamu"
Aleya hanya tersipu malu, mendengar ucapan Dexter
Mereka Jalan jalan sebentar melihat keindahan Korea. Lalu setelah bosan, mereka kembali ke hotel
setelah sampai di tempat mereka menginap
"Ahh aku tidak sabar ingin ketemu presdir fang" kata Aleya tiba tiba membuka suara
"Kamu antusis sekali dengan fanglengmu itu" Jawab dexter mengintimidasi
"Sayang.. Aku sangat menyukai presdir fang" kata Aleya
"Setara dengan rasa sukamu untukku?" tanya dexter dengan nada serius
Aleya mendekat, tapi dexter membuang muka
"Sayang, Kamu cemburu??" Merangkup pipi dexter agar menghadap ke arahnya
Dexter membuang mukanya ke arah lain, sepertinya dia benar benar sedang dilanda cemburu
"Hubby,..."
Dexter tetap pada pendiriannya, dia kesal karena selama perjalanan aleya juga mengabaikannya, dia sibuk mencari keseharian presdir fang..
"Hubby, Baiklah.. aku tidak akan menyukai siapapun, lagipula suamiku Adalah CEO Rusdiantara corp, perusahaan besar di asia. Tidak ada apa apanya dengan F corp perusahaan papanya presdir fang yang hanya sebuah film" Mencium pipi dexter..
Dexter tersenyum ke arah aleya
"Kau berani menciumku?" mendekat ke arah aleya
Aleya tertawa dia memundurkan badannya sehingga membuat tubuhnya sedikit berbaring, Tanpa sadar dexter terus maju dan menindih tubuh aleya..
Dia mencium bibir aleya, Semakin lama, Namun tak kunjung me dapat balasan dari aleya.. lidah aleya masih kaku, karena dexter adalah pria pertama yang mengambil ciumannya saat kemarin di newyork..
__ADS_1
Saat aleya membalas ciuman dexter, ada sesuatu yang mengganjal di perut aleya..
Aleya yang kaget refleks melepaskan ciumannya..
Dexter yang tersadar segera bangun,
"Maaf.. maaf, Ak..aku.."
"Lakukan itu sekarang padaku dex, jika kau menginginkannya"
"Aku akan menunggu sampai kau siap" senyum dexter
"Aku tidak ingin dihantui sesuatu dihatiku.. aku merasa tidak enak hati jika harus memberatkan suamiku.. Aku mencintaimu, dan kau mencintaiku, Semakin aku menolak untuk melakukan itu, semakin aku tidak tenang"
"Apa kau yakin sayang?"
Aleya mengangguk..
Perlahan Dexter mendekatkan wajah mereka dan kembali berciuman..
Aleya menempatkan tangannya di leher dexter,
"Jangan malu malu sayang,"
Awalnya aleya malu malu, namun dexter menuntunnya agar tidak membuat aleya malu..
Dexter bertanya lagi pada aleya
"Sayang, apa kau benar benar sudah siap?"
Aleya mengangguk
Meskipun saat kuliah dulu dia sudah pernah melihatnya di gambar atau patung bahkan mempelajarinya.. Tapi baru kali ini dia melihatnya langsung dengan matanya..
..
__ADS_1
Jangan lupa like yaaa