
Sementara di kamar pengantin baru
keduanya sama sama merasa canggung, baik Rey maupun vina
Vina duduk di tepi kasur, dia belum siap malam ini. tapi nasihat dari Aleya yang memintanya untuk melayani suaminya terngiang di telinganya
"Tidurlah, kamu pasti lelah" titah reynathan
"T..tapi un..cle"
Reynathan berlutut di depan kaki devina sambil memegang tangan devina yang gemetar,
"jangan panggil uncle lagi, akukan sekarang suamimu" kata reynathan
"lalu aku harus panggil apa?"
"Terserah vina, vina mau manggil apa"
"Kan bisa panggil hubby seperti mommy aleya, Panggil mas seperti kak icha"
"trus uncle panggil aku apa?" Tanya Devina
"Maunya di panggil apa?"
"Vina"
"Cuma nama?"
"Lalu, aku harus panggil apa?"
Devina berbalik membelakangi Reynathan
"Dulu manggil sharas pake kata sayang" omelnya yang masih terdengar reynathan
Sadar istri kecil nya ngambek, Rey berniat untuk mengerjai Devina
Rey ikut berbaring di samping Vina.
__ADS_1
Tangan rey mulai usil dan memeluk Devina. Devina sejujurnya kaget dan takut tapi dia mencoba untuk tenang
"Maafkan aku sayang" kata Reynathan di belakang ceruk leher devina
"Aku mencintaimu, sejak 10 tahun yang lalu, dan tidak ada wanita lain yang bisa menggantikanmu di hatiku"
Devina berbalik, dan kaget karena mukanya sangat dekat sekali dengan muka Reynathan. Untuk menutupi kegugupannya, Devina beringsut kebawah dan bersembunyi di dada Rey
"Benarkan ucapan uncle?" tanya devina
"Tentu saja" jawab Reynathan mantap
"Vina sangat mencintai uncle, tolong jangan pernah sakitin hati vina lagi" kata Vina
"Tidak akan pernah" Balas Rey sambil memeluk devina
"Uncle, apa vina boleh nanya sama uncle"
"kenapa sayang?" tanya
"Mau jawab jujur atau bohong?"
"tentu saja jujur"
"Mas dari dulu suka Vina. Vina kecil yang manja juga cerewet, sangat pintar dan mandiri" jawab reynathan
"Tapi kenapa uncle tidak memperjuangkan aku"
"Dulu sepertinya kak dex, ah maksudnya daddy. Daddy bilang sama mama Rania agar mas menjauh drai Vina karena cinta kita salah"
"Uncle tau ga, Vina menganggap semua orang gak ada yang sayang vina. termasuk uncle karena menjauh dari vina" kata devina
"Sekarang tidak lagi, mas tidak akan pernah membuat senyuman hilang dari bibirmu" kata Reynathan
"Boleh vina tanya lagi" kata Devina ragu ragu
"Kenapa lagi sayang?"
__ADS_1
"Kenapa uncle masih mau menikahi Vina, Vina sudah kotor uncle hiks..hikss..hikss" kata devina sesenggukan
"Heyy kenapa menangis, Kotor apanya, kenaa bisa berfikir begitu sayang" protes reynathan
"Laki laki itu menyentuh pipi Vina"
"Katakan apa lagi yang dia sentuh"
"Hanya pipi, Ketika Vina meludahi tangannya, dia mencengkram erat pipi vina" kata Devina
"Kau tau siapa pria itu?"
"Dia adalah teman Dian, yang ingin menghancurkan Vina" kata Devina
"Dia juga teman mas, Mama Rania juga mengenalnya, ketika kami di club, dia selalu menghabiskan malam bersama wanita malam, Diandra itu sudah sering sekali menjual gadis padanya"
"Apa!!!"
"Iya sayang, makanya uncle tidak pernah memberitahu daddy dan juga papa daffa tentang pria itu"
"Akupun akan ikut uncle.. oh iya uncle, apakah uncle masih bersedia bersamaku?" tanya Devina
"Kenapa masih bertanya sayangku"
"Vina sudah kotor, Vina sebenarnya takut uncle jiji menyentuh vina" kata Devina
"Malam ini mas tidak melakukan itu karena mas takut vina belum siap sayang, bukan karena jiji. Kalau jiji mana mungkin mas mau menikahimu, lagi pula kau masih suci sayang"
"Kalau Vina siap malam Ini" Tanya devina masih tidak menghadap Reynathan
Reynathan terdian melihat kepala Devina, Dia sebetulnya bahagia bukan kepalang dikasih lampu hijau oleh Devina
..
Guys maaf baru On, aku kejar target tugas kuliah soalnyaaa, maaf yaaa
Ayo Like n Komen malam ini author nulis lagi
__ADS_1