Dokter Dan CEO

Dokter Dan CEO
part 26


__ADS_3

Malam hari, Devano dan Embun juga Devina pergi keluar rumah untuk rapat tentang rencana mereka tadi siang. Mereka tidak memberi tahu siapapun di rumah. Reynathan selepas sholat berjamaah mengobrol di ruang belakang bersama Semua anggota Keluarga. Saat kembali ke kamar ternyata istrinya tidak ada, diapun kembali turun ke bawah untuk menanyakan pada Aleya


"Mommy, liat Vina?" Tanya Rey pada Aleya yang sedang berada di dapur bersama Risa


"Mungkin di kamar Rey, kau lihat saja"


"Tidak ada mi, aku sudah cari"


"Dibelakang juga tidak ada dari tadi, Coba kau ke kamar Devano dan juga Embun"


Reynathan bergegas mencari ke kamar Devano


"Dasar pengantin baru" kata Risa


"Pernikahan kita dulu sama sama di jodohkan ya kak. jadi tidak merasakan dicari seperti Reynathan mencari Devina" sambung Risa


"Hahaha Kau bisa aja ca"


"Ayo bawa cemilannya keluar" titah Aleya


Aleya membawa minum dan Risa membawa cemilan untuk keluarga


"Tadi di dapur Reynathan kelimpungan mencari Istrinya" kata Risa


"Rean juga cari kak Vano tidak ada"


"Sharas juga, Cari Embun tidak ada"


"Bagaimana ceritanya dex, ketiga anakmu hilang begini" kata mama Rania mulai panik


Reynathan pun datang kembali ke belakang


"mah, tidak ada. Mobil Devano juga tidak ada"


Dexter segera mengeluarkan ponselnya. Untung saja dia meletakkan GPS di mobilnya Devano. Dia melihat mobil anak anaknya berada di Cafe yang tak jauh dari rumah mereka

__ADS_1


"Jangan panik, mereka berada di cafe luar komplek" kata Dexter


"Dasar anak anak ini"


Tak lama suara mobil Devano masuk kedalam pekarangan rumah


Semuanya sudah beralih duduk dan menunggu di ruang depan


"Kalian dari mana?" Tanya Aleya tegas


"mm..ommy" Devina mulai gugup melihat kemarahan Aleya


"Sudah sayang duduk lah lagi" titah Dexter


"Kalian bertiga juga duduk" titah Dexter pada anak anak


Mereka bertiga duduk dengan kepala menunduk, seperti sedang ketahuan diam diam pergi ke supermarket membeli ice cream


"Kalian dari mana?" papa Daffa


"Amaa" Embun yang takut beralih duduk di tengah Ardi dan Nisa


Embun dan Devina kaget mendengar ucapan Devano


Dexter tersenyum mendengarnya. Karena setelah kejadian Diandra, Dexter memasang mata mata yang akan mengetahui apapun dan kemanapun anak anaknya pergi


Sebetulnya malam ini Devina dan Embun lah yang mengajak pergi diam diam. Devano sudah melarang, karena ini beresiko


*Flashback


"Kak, kita sebaiknya ngomongin ini di La cafe saja, di depan komplek rumah Oma" ajak Devina


"Iya ayo kita keluar saja, Embun setuju sama saran kak Vina"


"Kita izin dulu sama orang rumah"

__ADS_1


"Kalau izin nanti ketauan kak. gimana sih" omel Embun


"Tapi kalo tidak izin ini sangat beresiko, kalau mommy marah bagaimana?"


"Sudahlah kak, kita akan segera kembali nantinya" bujuk Devina


"Jika suamimu mencarimu bagaimana. kau harus izin pada suamimu"


"Hanya sebentar tidak papa, tidak akan ada yang tahu kok"


"Aku tidak mau, aku tidak mau bertanggung jawab nantinya"


"Yasudah Embun, ayo kita pergi berdua saja" ajak Devina dengan gaya Ambeknya


"Eh tidak tidak, kalian berdua adikku, bahaya keluar malam malam"


"Udahlah ayo kak, kita pergi saja. Kak vano juga gak mau ikut" ajak Embun dengan menggandeng tangan Devina sambil berjalan ke arah pintu keluar


"Heyy baiklah tunggu, aku ganti sarung dengan Celana dulu" kata Devano terpaksa


*Falshback Off


Dexter tersenyum bahagia, Anak laki lakinya sangat bertanggung jawab melindungi adik adiknya, Meskipun bukan dia yang harusnya bertanggung jawab atas kepergian mereka malam ini


"Sudah, Jangan di ulangi lagi. Sekarang kalian kembali ke kamar" titah Dexter


"Vina, suamimu menunggumu sejak tadi dengan cemas. Minta maaflah, lain kali jangan pergi tanpa izin suami" kata Aleya


"Iya mommy"


..


Daddy Dexter bakal tau atau enggak yaa rencana si kembar dan Embun


Ayoo tunggu kelanjutannyaaa

__ADS_1


Ehh Athor mau minta maaf gak Up kemarin, Author mau cerita, Tugas Analisis yang author kerjakan selama 4 Bulan ke hapus tau.. Sedangkan Minggu ini terakhir pengumpulannya, Jadi author harus Extra kebut untuk kejar targett..


So, Thanks a lot, untuk yanh masih setia menunggu Cerita ini Up.. maaf ya kalo alurnya masih kurang menarik, karena pikiran Author harus terbagi bagi


__ADS_2