Dokter Dan CEO

Dokter Dan CEO
part 59


__ADS_3

Beberapa bulan kemudian.


Devano dan Bella semakin dekat di kampus. Mereka juga sengaja ikut kelas yang sama


Aleya juga tak pernah bosan berbicara dengan Devano tentang pandangan hubungan beda agama. Tapi sikap Devano itu persis seperti diri nya.


Malam Ini, Aleya sedang menangis di pelukan Dexter


"Gapapa sayang, Namanya juga anak anak. Kamu yang sabar ya" kata Dexter sambil memeluk Aleya


"Devano tuh gak pernah memotong lalu meninggalkan aku, ketika aku sedang berbicara" kata Aleya dengan isak tangisnya


"Ini seperti nya karma buat aku hubby. Dulu aku pernah memotong ucapan mama lalu pergi ke kamar karena gak mau dengerin omongan mama. Sekarang aku ngerasain apa yang mama Rasain hubby" kata Aleya


"Sayang, denger aku. Semua orang tua itu selalu ingin yang terbaik untuk anak nya, hanya saja terkadang Anak tidak mengerti dengan yang di sampaikan orang tua. Kalo berbicara masalah karma, Entah sebanyak apa karma yang harus aku tanggung, karena dulu mendiami papa sama mama" kata Dexter


"Sama seperti kamu yang akan meminta maaf pada mama Nisa, Devano pun akan datang kepadamu, karena telah mengabaikan nasihat dari ibu nya" kata Dexter


"Sudah sekarang tidur ya" kata Dexter


Aleya mengangguk dan Dexter memeluk Aleya


Beberapa minggu kemudian.


Devano dan Bella hari ini akan menghabiskan waktu bersama di taman


Niat nya Hari ini Devano ingin mengutarakan perasaanya pada Bella


Devano menunggu Bella yang sedang ibadah di gereja. Setelah Bella keluar, langsung masuk ke dalam mobil Devano


"Nunggu dari tadi?" tanya Bella


"Nggak kok, Baru aja" Jawab Devano

__ADS_1


"Baru nya kamu bisa berjam jam sih van hehe" kata bella


"Cuma 2 jam bel, Aman" kata Devano


"Tuh kan bener. maaf yaaaa" kata Bella merasa bersalah


"Aman aman santai aja" kata Devano


"Van, kita ke taman mahkota aja yu. Disana ada pameran" Ajak Bella


"Boleh" kata Devano


Mereka pun bergegas ke taman Mahkota


Ketika sampai, Devano dan Bella melihat beberapa pameran pameran lukisan dan barang barang antik


Setelah melihat pamerannya, Devano dan bella pergi makan siang di lesehan dekat taman


"Van aku aja yang bayar. Gak enak, setiap kita jalan Selalu aja kamu yang bayarin" kata Bella


"Aku gak enak aja Van" kata Bella


Setelah makan, mereka jalan jalan, lalu duduk di kursi di tepi danah dekat teman mahkota.


Karena di taman mahkota ada danau yang lumayan bagus


"Bagus ya van." kata Bella sambil menikmati keindahan danau


"Bel, aku mau ngomong" kata Vano


"Ngomong aja kali. Pake izin segala, kaya mau ngomong apa aja" kata Bella masih belum menatap Devano


"Aku mau ngomomg serius bel" kata Devano

__ADS_1


Bella langsung menatap Devano


"Aku suka sama kamu bel. Aku mau hubungan kita jelas" kata Vano


Bella menatap Devano sayu, Lalu dia memejamkan mata nya, Dan mengalihkan mukanya ke arah lain masih dengan mata yang terpejam


"Van, ini salah" kata Bella


"Aku tau bel, kita berbeda. Tapi toleransi diantara kita tidak ada masalah. Dan itu tidak akan merubah apapun perbedaan dari kita" kata Devano


"Kamu tau Devano. Aku juga menyukaimu, aku nyaman bersamamu. Tapi rasa itu di tampar oleh keadaan"


"Kita kan bisa toleransi vin, seperti yang sudah kita jalani" kata Devano


"Aku tidak mungkin mengambilmu dari tuhanmu, dan aku tidak mau meninggalkan tuhanku. aku ingin menikah sekali seumur hidup, dengan orang yang keyakinannya sama denganku vano" kata Bella


"Ada banyak wanita lain selain aku van. Aku tau, kamu mencintai tuhanmu, dan kamu pun tau aku mencintai tuhanku. Kau dan aku tak bisa bersama"


Bella langsung berdiri dan mulai melangkah kan kakinya.


"Oh iya Van, Aku juga mau bilang, Hari ini mungkin menjadi hari terakhir kita bertemu. Aku mau pindah dari kampus, dan ikut bersama Pamanku ke kalimantan" kata Bella


"Aku tau kamu orang baik Van. Cari lah wanita yang seiman denganmu, dan mencintaimu dengan tulus. Terimakasih selalu ada untukku, Aku minta maaf, untuk semua kesalahanku" kata Bella.


Lalu melangkah pergi meninggalkan Devano yang masih termenung dengan tatapan kosong


Hati Devano sungguh Hancur, Bella adalah wanita ketiga yang di cintainya setelah cintanya untuk mommy dan adik adiknya.


"Mommy" di sela sela kehancuran hati nya


Devano mengelap tetesan air mata nya, dan mulai pergi meninggalkan taman


..

__ADS_1


Yahh anaknya daddy Dexter patah hati guysss


__ADS_2