
Cantik sekali. Gumam danar dalam hati
"Silahkan nona, tanda tangan disini" Titah pengurus pernikahan
...
Acara pernikahan telah selesai, Mereka berkumpul di ruangan sambil menuunggu waktu untuk resepsi nya pukul 15.00 nanti sore..
"Tadi kau kemana?" Tanya dexter dingin. Hampir saja, Adik nya batal menikah karena nya
"Maaf tuan dexter, tadi ada kendala" Ucap danar yang memang merasa bersalah
"Lhoo.. ko panggil tuan sih, Dexter kan kakak iparmu. panggil dia kakak saja" Papa daffa menimpali
"Sudahlah dex, Danar kan sudah menikah dengan Risa.. Tidak ada yang perlu di khawatirkan"
"Benar. Awas saja, jika kau menyakiti adikku" Ucap dexter mulai melunak
Oak.oak..oak
Aleya dari tadi mondar mandir menenangkan anak perempuannya yang sangat cengeng..
Dexter segera beranjak dan menghampiri istrinya
"Devi ingin apa sayang?"
"Tidak tau hubby. Dia sepertinya ingin tidur, dia rewel sekali"
"Yasudah, tidurkan saja"
"Aku tidak membawa fotomu"
"Untuk apa fotoku. kan aku ada di hadapanmu sayang. Ayo"
"Ma.. Lea titip Deva yaa," berbicara pada nisa yang sedang menggendong baby devano
"iya nak"
Dexter dan aleya masuk ke dalam salah satu kamar untuk menyusui devina..
__ADS_1
Dexter duduk di samping aleya yang memberikan ASI pada Devina, Sesekali dia mengelus pipi Gembul putri kesayangannya, Namun dexter tetaplah dexter.. Si mesum kata aleya
Tangannya sengaja menyentuh sumber ASI nya devina
"Hubby" Bentak aleya yang merasa geli
"Sayang, jangan teriak, nanti devi kita bangun"
"Sudah kau kembali saja sana.. devi juga sudab memejamkan matamya" Dengus aleya sebal
"Aku malas. disana membosankan"
"Hubby.. kau...."
"Kumohon mommy.."
"Hmm baiklah, tidurlah jangan macam macam. kau kan sudah dapat tadi malam"
"Ya baiklahh"
Dexter pun ikut terlelap bersama putrinya..
"Mana dexter le?"
"Dexter istirahat di kamar mah, sambil menemani devina di Kamar"
Aleya mengambil devano dari pangkuan mama nisa..
"Al.. Devano tidak diberi asi juga?" Tanya mama rania
"Devano dan devina berbeda mah jam nya.. Devina akan memintanya subuh ketika bangun tidur lalu siang hari begini, dan menjelang tidur jam 8. Sedangkan devano seperti orang dewasa yang meminta sarapan pukul 7 lalu sore hari dan malam menjelang tidur pukul 10.."
"Devano suka bergadang yaa ley" Jawab tante linda
"Devano seperti papa nya dulu jeng" Jawab mama rania
"Papa mana mah" Tanya aleya pada Nisa
"Papa, papa daffa, om budi dan Danar pergi mengobrol kedepan sayang"
__ADS_1
"Ooh begitu.. Mah Ica biar istirahat aja di kamar untuk nanti sore biasanya cape menerima banyak tamu" Usul aleya
"Bener jeng, Ayo si neng di bawa ke kamar aja jeng" kata mama linda
"Linda aja yang mengantarnya mba, biar dekat dengan menantu" Cletuk Nisa
"Yaudah hehe,, Ayo Sa sana ke kamarmu bersama mertuamu" Titah Rania
"Aleya kau istirahat aja nak, bersama suamimu. Devano sama mama disini"
"Mba aja yang istirahat, dari semalam mba belum istirahat" Ucap Nisa menimpali
"Gapapa nis.. Kamu juga istirahat aja"
"Mama sama mama rania istirahat aja, Biar aleya menidurkan Devano bersama daddy dan adiknya" usul aleya
"Baiklah nak. Ayo mba ke kamarnya bareng"
Nisa dan Rania beranjak untuk menuju kamar istirahat..
Aleya kembali ke kamar melihat suami dana anak gadisnya terlelap dengan posisi yang sama..
"Yaampun Lihat daddy mu nak, Seperti adikmu saja jika tertidur"
Baby devano hanya tertawa menanggapi ucapan aleya
"Gantengnya mommy, tumben tertawa begini.. aduhh gemesss.. bobo yaa sama daddy sama ade"
Aleya menidurkan Devano di sisi Devina
.
.
.
Maaf telat Up..
Menurut kalian Cerita Risa sama Danar mau di buat lagi apa nggak nih??
__ADS_1
Eitss jangan lupa like yaa