
Aleya mengantarkan cemilan untuk kedua anaknya,
"Mau mommy temenin"
"Gak usah mommy, biar vano aja yang temenin embun. daddy kan baru pulang, mommy temenin daddy aja" kata vano
"Vano gak sibuk sayang?" tanya aleya lembut
"Nggak mommy, Vano sedang tak memiliki banyak tugas kok"
"Baiklah, mommy tinggak ya sayang. Embun perhatikan penjelasan kakakmu, dan kamu Vano, Jangan sekali kali mengisikan tugas Embun, Ajari saja Caranya" kata Aleya
Aleya sangat memperhatikan kedua anaknya ini, Sungguh Vano dan Embun sangat menuruti sekali semua perkataan aleya
Setelah mereka beres mengerjakan tugas,
"Kak, ayo ke kamar Ka Vina" Ajak Embun
Devano pun mengangguk, lalu mereka beranjak untuk ke kamar devina..
"Kak vinaaa" panggil Embun dari luar
"apa?" saut vina dari dalam tapi belum membuka pintu kamarny
"Buka dongggg pintunya" sambil menggedor gedor pintu kamar Devina
"Apa sii embunn" sambil membuka pintunya
"Kita mau ajak kamu nonton vin. kamu ikut ya" kata Vano
"Gue lagi mager van, lo aja sama embun" kata devina
"Sudah dapet izin mommy ko" kata Embun
__ADS_1
"Ya gue lagi males kemana mana aja ko. dahlah"
"Biasanya kamu paling semangat kalo diajak nonton" ledek Devano
Tiba tiba, Aleya sedang lewat ke bawah untuk mengambil secangkir teh untuk Dexter
"Kenapa Vina gak mau ikut nak?" tanya aleya lembut
"Mo..mmyyy ak..akku" Jawab Devina gugup, ia takut daddy nya mengadu pada Aleya
"Ikut saja, mommy kasih izin untuk kalian. Dengan catatan turuti kata kakak kalian" Ujar Aleya bersikap lembut seolah tak ada apa apa
"I..iyaa, aku ikutt"
"Tadi aja pake lo gue, ada mommy aja pake aku" gerutu Embun
Di dalam Kamar Devina
"Aku pikir daddy mengadukannya pada mommy, Aku sangat takut sekali tadi" kata Devina bergumam sendiri di dalam kamarnya..
"Mas, apa yang akan mas lakukan setelah ini pada devina?" tanya Aleya
"Dia mencintai Reynathan mas, sejak sebelum embun lahir, makanya dia menjadi pendiam,, Terlebih ketika ulangtahun Sharas kemarin, Reynathan menciumnya di depan mata Devina mas, Aku dapat merasakan bagaimana perasaannya" kata Aleya
"Kita juga tidak bisa memaksa reynathan untuk menikahi puteri kita jika dia tak mencintainya, Aku tak mau bermain main dengan masa depan anak anaku sayang" terang dexter
"Aku mengerti mas, tapi mas kaya ngerasa janggal gak sih, hubungan Reynathan sama Sharas"
"Janggal gimana?" tanya Dexter bingung
"Berpura pura misalnya" kata aleya
"Kita harus telfon Risa mas" Sambung Aleya
__ADS_1
"Jangan. Kita tidak boleh menanyakan pada Risa" cegah dexter
"Danar,.. Ya Danar bisa kita tanya" sambungnya
"Apa bedanya sih, danar sama Risa" gerutu Aleya
"Aku tau bagaimana adikku. Meskipun kami sudah memiliki keluarga masing masing, Risa tetaplah Risa. Dia pandai berakting jika Sharas dan Rey merencanakan sesuatu yang melibatkan Risa" kata Dexter
"Tapi mas, apakah itu artinya kita akan menikahkan puteri kecil kita?" tanya Aleya sedih
"Mungkin saja, devina akan berubah ketika dia menjadi seorang istri" kata Dexter
"Sulit untuk merubah itu mas"
"Kau pun bisa berubah sayang, kenapa anak kita tidak!" jelas dexter
"Baiklah, aku akan mengirimkan pesan pada kak danar" kata Aleya
"Risa itu pandai mengancam juga sih, Kalau dia mengancam Danar untuk tak memberi tahu kita bagaimana?" tanya Dexter
"Aku tau bagaimana cara membuat kak danar membuka rahasia.." kata aleya sombong
"Kau memang pandai masalah buka membuka sayang" Goda Dexter
"Apalagi buka celanamu ya haha" balas aleya dengan tawa nya
"Haha betul sekali"
..
..
..
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE, KOMEN, DAN VOTE YAA