Dokter Dan CEO

Dokter Dan CEO
Hadiah Oma..


__ADS_3

Setelah aleya mendingan mereka memutuskan untuk kembali ke jakarta, Saat di perjalanan aleya melihat sebuah taman bermain dan ada Korsel juga


"Dex, Kita mampir dulu yu kesana.. Aku ingin sekali mencari gula gula berwarna pink, rasanya sudah lama sekali aku tak pergi ke tempat begini"


"Tidak mau, Becek, Kotor, dan pasti bau"


"Tenang saja, sekarang kan gak lagi hujan jadi bakal bau kok.. Ayooo,, Kumohon"


Aleya terus merengek, merecoki dexter sebelum pintu masuk ke taman benar benar terlewat..


"Diam atau ku turunkan kau disini"


"Menyebalkan" Aleya terdiam dan pandangannya beralih menatap jendela


Dexter sekilas melihat aleya yang merasa sedih, Akhirnya dexter berbelok..


Karena hati aleya sedang dongkol jadi dia tidak perduli dengan jalanan, Dia terus saja memandangi awan awan..


"Turun.." perintah dexter sambil melepas seatbeltnya


Aleya beralih memandang dexter


"Tidak mau. Aku bahkan diam saja dari tadi" Ucap aleya meninggi


"Baiklah, Jika tidak mau gula gula pink nya" hendak memasang kembali seatbelt


Aleya segera melihat ke arah luar, Ternyata mereka sedang berada di parkiran taman


"Aaahh, Terimakasihhhhh" Aleya turun dengan perasaan bahagia..


Dexter tersenyum melihat aleya sebahagia itu..


kemudian dexter menyusul aleya dan segera turun


"Ayoo dex, kita naik kora kora dulu"

__ADS_1


"Tadi kau hanya minta beli gula gula pink, Cepat atau kutinggalkan kau disini sendiri" ucap dexter penuh penekanan


"Dasar, Menyebalkan" gerutu aleya


"Aku bisa mendengarmu"


Aleya segera pergi membeli gula gula berwarna pink, setelah selesai membeli dia langsung kembali ke tempat di mana dexter berada..


"Nih ku belikan untukmu"


"Aku tidak suka makan sembarangan"


"Cihh.. awas kau memintanya dariku"


Aleya segera memakannya,


"Kau makan di mobil saja, Ini sudah jam 4 sore dan ini hari minggu, pasti jalanan menuju jakarta sangat padat"


"Aku tidak perduli, bukan aku yang bawa mobil, Aku tidak perlu cape cape lagi menginjak gas dan rem"


"Heyyy" Menyusul dexter menuju mobil mereka


Dexter dan aleya kini sudah menaiki mobil, Mereka akan kembali ke jakarta..


Dan benar sekali jalanan begitu padat, Mungkin arus balik orang orang karena besok pagi mereka harus bekerja..


Keadaan mobil hening tak ada suara, Saat dexter menoleh ternyata aleya sedang tidur


"Kalau tertidur begini, enak juga diliatnya. daripada berisik dan banyak tingkah" Ujar dexter sambil tersenyum kecil kearah aleya


Setelah menempuh jarak Bandung-Jakarta akhirnya mereka sampai rumah..


"Hey bangun, sudah sampai.."


Namun tak ada gerakan dari aleya,

__ADS_1


"Dia tidur atau pingsan sih,,"


Akhirnya dengan terpaksa dexter mengangkat aleya untuk masuk ke rumah Rusdiantara,,


Diruang tamu ada Daffa, Rania, Rissa dan juga Herawati


"Sayang, kau sudah pulang.. dan aleyaa..."


"Dia tidur oma, Dex akan membawanya ke kamar tamu"


"Apa apaan kamu ini dex, dia istrimu. bawa ke kamarmu"


Karena dexter malas berdebat dengan herawati dan dia juga sudah cape mengangkat berat tubuh aleya jadi dia menuju kamarny untuk membaringkan aleya


"Kecil kecil berat sekali.." ucap dexter segera membaringkan aleya di kasurnya


Dexter bergegas ke kamar mandi, dan setelah dia turun ke bawah, tujuannya untuk makan, karena perutnya terasa lapar.. tapi herawati memanggilnya


"Dex.. sayang"


"Ada apa oma"


"Kemari nak"


"Bi Ambilkan makan dan bawa ke ruang tamu" Setengah berteriak ke arah pelayan yang ada di dapur


"Ada apa oma" menghampiri oma, orangtua dan adiknya


"Dex, dulu Kamu kan ingin tinggal sendiri di rumah kamu.. dan sekarang oma sudah membeli rumah untuk hadiah pernikahanmu dari oma sayang. Besok kau boleh pindah ke sana nak"


"Omaa itukan dulu, Setelah papa mama dan icha kembali ke newyork, oma sendirian"


"Dexx.. kau sudah menikah nak, Dulu oma melarangmu karena oma takut tidak ada yang bisa menjagamu sayang, tapi sekarang ada istrimu"


"Baiklah terserah oma.."

__ADS_1


Kemudian dexter makan makanan yang telah di antarkan pelayan untuknya..


__ADS_2